
Di sini lah kini Rido dan Aisyah berada di sebuah rumah sakit, di mana Aisyah akan mengambil hasil test DNAnya bersama Bu Sandra.
Bu Sandra sendiri pun sudah sampai di rumah sakit tersebut dari tadi, di kawal oleh beberapa orang anak buah Rido, keadaan Bu Sandra saat ini sudah lebih baik dari pada saat itu.
"Ibu...." teriak Aisyah yang melihat ke beradaan Bu Sandra yang sudah menunggu di depan ruang dokter.
"Aisyah...." panggil Bu Sandra tak kalah semangatnya, dia berharap Aisyah adalah anaknya yang selama ini hilang. Bu Sandra merentangkan tangannya, berharap Aisyah mau memeluk dirinya.
Aisyah yang melihat tangan Bu Sandra terbuka, dia tau kode itu, tanpa ba bi bu, Aisyah lansung berlari dan melepaskan pegangan tangannya dari sang suami.
Hap.....
"Ais, kangen Ibu...." seru Aisyah lirih di dalam pelukan Bu sandra.
"Ibu juga kangen kamu sayang, Ibu berharap kamu memeng anak Ibu yang hilang" ucap Bu Sandra sambil memeluk Aisyah dengan erat.
"Aisyah juga berharap seperti itu Bu..." mereka larut dalam diam sambil berpelukan.
Rido hanya geleng geleng kepala, sambil tersenyum haru melihat tingkah sang istri.
"Aku berharap kalian memang Ibu dan Anak, aku ingin melihat istri ku bahagia" gumam Rido dalam hati.
__ADS_1
"Boss..." anak buah Buah Rido menyapa Rido dengan hormat.
Rido hanya mengaguk dengan wajah dinginnya, ya Rido hanya bersikap hangat kepada sang istri dan ke tiga sahabatnya saja, selebihnya Rido akan bersikap dingin, tanpa pandang bulu.
"Apa dokter sudah datang?" tanya Rido dingin.
"Belum Boss paling sebentar lagi" jawab anak buah Rido. Rido mengaguk tanda mengerti.
"Oh... ya Boss, Pak Sandi masih mencoba bertemu dengan nona Aisyah" anak buah Rido.
"Iya, saya sudah tau, abang tolong pantau keluarga itu, terutama Amira, gadis itu sedikit keras kepala, dan karena Anita di penjara, dan tidak mungkin dia akan menyalahkan Aisyah, saya tidak mau istri dan anak dalam kandungan istri saya kenapa napa!" tutur Rido.
"Siap Boss, kami akan menjaga Nona dan Bu Sandra" tegas anak buah Rido.
Rido, Aisyah dan Bu Sandra masuk ke salam ruangan dokter tersebut, dengan perasaan deg degan.
"Permisi dok..." tegur Rido basa basi.
Dokter itu pun tersenyum dan menganggukan kemudian mempersilahkan ke tiga orang itu untuk duduk.
"Ah... Iya silahkan masuk...?!" jawab sang dokter ramah.
__ADS_1
"Gimana dok, hasil dari test Aisyah dan Bu Sandra?" tanya Rido to the point, dia tidak mau basa basi karena melihat wajah sang istri dan Bu Sandra sudah penuh harap, Rido tidak tega melihatnya, dari tadi dua orang beda usia itu lengket bagai perangko, Rido pun sampai di abaikan oleh sang istri.
Sebentar ya... kita lihat dulu?!" jawab sang dokter sambil membuka amplop hasil pemeriksaan Bu Sandra dan Aisyah.
Dokter tersebut membaca lembaran kertas tersebut dengan serius, membuat jantung Bu Sandra dan Aisyah deg degan, seketika wajah ke dua wanita itu tegang, dan mereka melafaskan do'a dalam hati.
"Dari hasil yang kami dapat kan, kesamaan antara Bu Sandra dengan Nona Aisyah 99,9%" ucap dokter tersebut dengan senyum tampannya melihat ke arah Aisyah dan Bu Sandra.
"APA.... DOK....! JADI....?!!" seketika Bu Sandra dan Aisyah berteriak dan ingin sekali lagi mendengar penjelasan dokter tersebut, klau mereka tidak salah dengar.
"Benar kalian Ibu dan Anak?!" ucap sang dokter.
"MAMA.... HU.... HU...!!!"
"ANAKKU.... HUAA.. HIKS... HIKS...!!" seketika tangis haru dari ke dua perempuan itu menggelegar di dalam ruangan dokter tersebut.
Rido dan dokter juga ikutan berkaca kaca melihat adengan haru biru tersebut.
Bersambung...
Maaf ya dua hari tidak up, karena outhor menanti anak outhor tanding, hari minggu masih lelah jadi tidak fokus untuk menulis, in sha Allah hari ini outhor ak up lebih banyak, sabar menunggu ya🙏🙏🙏
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote ya....