Nikah Rahasia

Nikah Rahasia
Bab 70


__ADS_3

Hari berganti kini Aldi, Aisyah dan murid murid lainya sedang mengikuti ujian tengah semester dan kini Novi tidak lagi menggangu Aisyah, dia berubah pendiam dan lebih banyak menghabiskan waktu di perpustakaan, karena semu temanya tau klau hasil nilainya adalah hasil dari mencontek, jadi guru guru dengan berat hati, memberi hukuman setiap hari di beri pr tanpa bantuan siapa pun, mau tidak mau, Novi harus mengerjakannya.


"Kita ujian lagi, semoga kita bisa ngerjain soal bersama sama" ucap Aisyah.


"Iya sayang, ngak boleh nyontek nyontek" tegas Rido.


Ya... walau pun mereka suami istri tapi Rido mau pun Aisyah tidak akan mau mengerjakan pr atau pun ulangan dari hasil contekan, mereka akan berusaha sendiri, klau tidak bisa baru lah mereka akan meminta bantuan, bukan bantuan isiannya ya, tapi bantuan untuk rumusnya, dan hasilnya tetap dari hasil masing masing.


"Siap Kaka... tapi kita pisah kelas lagi" rajuk Aisyah.


Cup....


satu kecupan mendarat sempurna di bibir mengerucut itu.


" Cuma seminggu sayang, kan nanti pas istirahat kita bisa bareng" ucap Rido.


"Iya sih..." ucap Aisyah jarinya asik bermain main di dada sang suami, si empunya dada sudah menahan sesuatu yang terbangun di bawah sana.


Happp.... Rido menangkapa tangan sang istri.


"Jangan bikin Kakak ingin menerkam kamu sekarang sayang, nanti kita bisa telat, lagi ulangan ini" omel Rido dengan suara sudah mulai berat, dengan tidak sengaja memandang jam di dinding, ternyata masih ada waktu untuk menunggang kuda setengah jam lagi.

__ADS_1


Rido lansung mengungkung Aisyah dari atas.


"Nggak usah goyang biar ngak kecapean, biara Kakak aja yang olah raga, kamu nikmatin aja" ucap Rido dan di anggukin pasrah sama Aisyah.


Terjadi lah kul mencangkul sambil menanam bibit premium pagi itu, sebelum berangkat ujian, dan Rido mempersingkat waktu, hanya lima belas menit saja, takut kesingan.


Selesai menabur benih, Rido mengangkat tubuh polos itu ke dalam kamar mandi, mereka mandi bersama tanpa ada adengan nganu lagi, soalnya mereka mau berangkat ke sekolah.


Rido duluan selesai mandi, seperti biasa dia akan menyediakan sarapan untuk mereka berdua, dan Aisyah membersihkan tempat tidur sisa sisa pejungan belanda itu.


"Sudah rapi sayang?" tanya Rido yang masuk ke dalam kamar dan melihat sang istri mengoles sesuatu, untuk menyamarkan tanda cinta dari sang suami.


Rido terkekeh...


"Sorry sayang... lupa tadi, pas mau nembak ngak sengaja ngisap di sini" kekeh Rido sambil membantu Aisyah menyamarkan tanda merah itu.


"Ncek... jawabnya gitu mulu, padahal sudah di bilang berkali kali, jangan bikin di sini, tetap aja bikin di sini, tiap begituan, apa ngak puas sama yang di dalam, ini saja di dalam sudah bukan kayak kulit Aisyah tau, sudah kayak kulit macan tutul" dengus Aisyah.


Rido hanya terbahak mendengar ocehan sang istri, memang iya dia sengaja membuat tanda di leher sang istri, entah lah... dia senang saja melihat hasil karyanya saat Aisyah di rumah memakai baju **** dan menapakan hasil karyanya, dan dia sangat bangga dengan itu semua membuat karya di tubuh sang istri, tak jarang teman temanya melihat bagian leher Aisyah itu berubah warna asal main di sini, Rara saja sampai bergidik ngeri melihatnya.


Kini mereka sudah sampai di sekolah, dengan wajah yang berbinar.

__ADS_1


"Woosss seeehhh... bro wajah loe sudah cerah secerah mentari pagi, ada apa gerangan?" ucap Tio.


"Biasa lah, pagi pagi sudah dapat suntikan imun" ucap Rido santai. tentu saja yang lain tidak mengerti selain Tio, yang mempunyai otak gesrek.


"Widiiihhh... hambis mantap mantap nih... sebelum ujian" celetuk Tio.


Dan di jawab Rido dengan menaikan bahunya acuh sambil memegang tangan sang istri, mengantarkan istri cantiknya itu ke dalam ruangan ujian.


"Semangat ujian ya sayang, nanti habis ujian abang kasih hadiah" bisik Rido terkekeh.


Asiyah tau banget dengan otak mesum suaminya itu, hanya memberengut kesal.


"Sesah sana keluar, bentar lagi bel bunyi" usir Aisyah sebal.


"Dih... ngusir, baik lah, klau gitu kakak ke kelas dulu" ucap Rido melirik ke sekeliling kelas memastikan tidak ada yang melihat mereka.


Cup....


Satu kecupan mendarat sempurna di bibir sang istri, dan secepat kilat Rido kabur dari sana, meninggalkan Aisyah yang melotot kaget dengan ulah suami mesumnya itu, kalau ketahuan orang gimana.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2