Nikah Rahasia

Nikah Rahasia
Bab 146


__ADS_3

"Kalian juga ikut...?" tanya Aisyah saat melihat teman temannya juga semangat memasukan ransel mereka ke dalam bagasi mobil.


"Ikut lah, kami kan juga mau kenalan sama papa kami, emang loe doang anaknya papa Yuda, kita kita juga kali... Iya ngak ma..?" jawab Tio tengil sambil merangkul Bu Sandran.


Membuat Bu Sandra tersenyum haru melihat ke akraban anak dan teman temanya.


"Dih....si mama...di tanyain malah senyum senyum sendiri" ucap Tio memanyunkan bibirnya.


Bu Sandra terkekeh melihat tingkah Tio itu.


"Iya, kalian semua anak Papa Yuda" sahut Mama Sandra.


Membuat Tio tersenyum pongah dan mengejek Aisyah.


"Kak, nanti di kampung, Tio tidurnya suruh di luar aja ya, buat jaga pintu" rengek Aisyah.


Rido menganggukan kepala, mengiyakan permintaan sang istri, dan mengusap sayang kepala Aisyah, Aisyah lansung memeletin lidahnya kepada Tio.


Membuat Tio melotot tidak terima.


"Apa apaan, ngak ada gitu ya, enak aja aku di jadiin satpam" dengus Tio tidak terima.


"Klau ngak mau ya udah tinggal di rumah aja sendiri" cuek Aisyah berjalan menghampiri sang Mama.


"Astaga... Ibu hamil ini ngak bisa di ajak berjanda" keluh Tio.


"Bercanda...." ucap Ganen dan Rara kompak.


"Ya itu maksudnya" kekeh Tio.


"Sudah, sudah masuk ke dalam mobil, mau ikut apa ngak!" tegas Rido. karena kalau di biarkan terus bicara, yang ada tidak akan ada habisnya.

__ADS_1


"Baik pak..." sahut mereka kompak.


"Yo... loe bawa mobil" titah Rido.


"Siap ndan...!" jawab Tio tegas dan mengambil kunci mobil dari tangan Rido, dan dia lansung masuk ke dalam mobil.


Mereka masuk ke dalam mobil satu persatu, di bagian belakang, duduk Rara dan Bu Sandra, di tengah Rido dan Aisyah, di depan Ganen dan Tio.


Setelah semua masuk, dan merasa aman dan tidak ada lagi yang tertinggal Tio menjalankan mobil secara perlahan meninggal kan Rumah Rido dan mulai membelah jalanan menuju kampung halaman Bu Sandra.


"Nanti kita melewati pantai loh..." ujar bu Sandra.


"Serius Ma..." tanya Aisyah berbinar.


"Hmm..." saut Bu Sandra.


"Kak, nanti kita mampir ke pantai ya kak" ucap Aisyah manja.


Membuat sang suami gemes dan mencubit pipi chaby Aisyah.


"Aaa... Ica sayang kaka" pekik Aisyah lansung memeluk tangan suaminya, maklum semenjak hamil, Aisyah memang belum pernah di ajak jalan jalan sama Rido, berhubung Rido memang lagi banyak proyek yang sedang dia tangani, dan beberapa masalah yang harus mereka selesaikan akhir akhir ini.


Bu Sandra terharu melihat menantunya itu. tidak pernah Bu Sandra melihat Rido menolak kemauan Aisyah, apa pun yang di minta oleh Aisyah selalu di turuti oleh Rido, dan untungnya permintaan Aisyah tidak lah yang aneh aneh.


Lama berkendaraan akhirnya mereka sampai di pinggir pantai yang sangatlah indah, dan sebuah rumah makan di depannya.


Rido memutuskan untuk beristirahat sekalian makan siang di sana.


"Sayang... bangun sayang" Rido mengusap usap wajah istrinya yang sedang teridur pulas dan bersandar di bahunya.


"Eeeuuugghhh...." lenguh Aisyah membuka mata.

__ADS_1


"Sudah sampai ya kak" tanya Aisyah dengan suara seraknya melihat di sekeliling nya.


"Huaaaa..... indah banget...." seru Aisyah pas matanya melihat ke pinggir pantai, mata Aisyah lansung berbinar melihat ciptaan tuhan itu.


Rido terkekeh melihat tingkah sang istri, dia merapikan rambut sang istri yang berantakan dengan jari jari nya dan baru membuka pintu mobil.


"Hati hati sayang" tutur Rido membantu sang istri keluar dari mobil, setelah istrinya keluar dan berdiri di tempat yang aman, Rido membantu mertuanya keluar dari dalam mobil.


"Kak,mau pipis dulu" ucap Aisyah berbisik di telinga suaminya.


"Ayo kakak antar" Rido lansung merangkul sang istri mencari toilet.


"Mau kemana kalian" seru Rara yang juga menahan sesuatu di bawah sana.


"Mau ke toilet" jawab singkat Rido.


"Gue ikut..." seru Rara mengikuti sepasang suami istri itu.


"Mama juga ikut" seru mama Aisyah itu.


"Ayo ma..." ajak Aisyah.


mereka berjalan ke toilet umum yang ada di samping rumah makan itu.


Sementara Tio dan Ganen masih memarkirkan mobil dan lansung masuk ke rumah makan dan memesan makanan buat mereka semua, tanpa bertanya kepada orang orang mau makan apa, dia sudah tau makanan ke sukaan masing masing teman temannya itu.


"Sudah pesan makan" tanya Rido kepada ke dua temannya itu.


"Sudah, lagi nunggu di hidangkan aja" saut Tio.


"Duduk di sana yu kak" ucap Aisyah menunjuk bale bale di samping rumah makan yang menghadap ke laut.

__ADS_1


"Yu..." ucap Rido memegang lembut tangan sang istri, membawa ke bale bale samping, di ikuti sama yang lainnya.


Bersambung....


__ADS_2