Nikah Rahasia

Nikah Rahasia
Bab 130


__ADS_3

Di sini lah mereka berada di sebuah Cafe yang menyediakan makanan laut.


"Mama mau makan apa?" tanya Rido, sementara pesanan Aisyah sudah di catat oleh Rido.


"Samain aja, tapi mama mau jus lemon aja minumnya" ucap Bu Sandra.


"Ok.." Rido langsung memesan makanan mereka.


"Nanti mama lansung tinggal sam kita kan Kak?" tanya Aisyah penuh harap.


"Iya dong, klau bukan tinggal sama kita, trus mama mau tinggal dimana lagi sayang?" sahut Rido lembut.


Bu Sandra tersenyum melihat perhatian Rido kepada anaknya, dia bersyukur karena sang anak mendapatkan suami yang menyayangi nya dengan tulus.


"Makasih kak..?!" Aisyah lansung berhambur memeluk sang suami, membuat Rido terkekeh dan mengangguk tak lupa mendaratkan kecupan manis di puncak kepala sang istri.


Makanan datang, mereka menyantap makanan dengan lahap, Rido sibuk mengupaskan kulit udang untuk Aisyah, Bu Sandra begitu menikmati makanan yang tersedia di hadapannya, sudah bertahun tahun dia tidak pernah menikmati makanan seenak itu, biasanya saat di pasung, bu Sandra hanya di beri makanan sudah mau basi, kadang di kasih hanya nasi putih saja.

__ADS_1


"Mama mau nambah?" tanya Rido saat melihat Mama mertuanya sangat lahap menikmati makanannya.


"Tidak ini saja" ucap Bu sandra dengan senyum tulusnya.


Rido mengangguk tanda mengerti, Aisyah ikut tersenyum melihat perhatian sang suami, kepada mamanya.


"Kita mau kemana sekarang Ma...?" tanya Rido saat mereka selesai makan.


"Mama mau menemui pengacara papa kalian, Mama tidak rela harta Papa kamu di nikmati oleh orang orang serakah itu, sudah cukup mereka bersenang senang selama ini, mereka pikir selama ini mama tidak tau apa yang mereka perbuat di belakang papa kamu nak, di tambah saat papamu meninggal, dengan tega nenek kamu merampas kamu dari gendongan mama, dan membawa kamu entah kemana, setelah itu mereka memasung mama" oceh Bu Sandra dengan sendu.


"Baik lah... kita temui dia sekarang juga, mama tau siapa namanya, dan dimana mereka tinggal?" tanya Rido.


"Nama Pak Raul lemos dia tinggal di jalan xx kantornya di jalan xx" tutur Bu Sandra.


"Ouh... aku kenal dia juga pengacara aku Ma..." ucap Rido senang.


"Haa... benarkah, klau begitu kita ke sana sekarang" titah Bu Sandra semangat.

__ADS_1


Di sini lah mereka sekarang berada.


"Ya ampun Bu... akhirnya kita ketemu, saya sudah mencari keberadaan kalian selama ini" tutur Pak Raul kepada Bu Sandra dengan senang.


Bu Sandra hanya tersenyum, melihat tingkah Pak Raul itu, memang dari dulu dia dan suami Bu Sandra sangat dekat.


"Jadi selama ini ibu dan Aisyah tinggal di mana?" tanya Pak Raul penasaran.


"Saya di pisahkan sama anak saya Pak, ibu mertua saya merampas Namira dari saya, dan membawa dia pergi entah kemana, seminggu setelah itu saya juga di pasung oleh mereka di sebuah rumah yang jauh dari pemukiman penduduk, saya baru beberapa minggu ini di temukan sama menantu saya, ini kamu baru habis test DNA, ternyata Aisyah adalah Namira saya Pak" Bu Sandra.


"Astaga... tega sekali mereka, dari dulu hingga sekarang mereka tidak berubah!" Pak Raul ikutan kesal.


"Iya Pak. Anita sudah di tangkap oleh polisi, yang lain belum, saya takut Anita tidak bekerja sendiri" tutur Bu Sandra.


"Nanti kita usut mereka, sekarang kita baca surat wasiat suami ibu dulu, kita berangkat sekarang kerumah ibu, tadi Sandi juga menelpon saya, katanya dia sudah menemukan anak kalian, mari kita lihat permainan mereka" tutur Pak Raul dengan mata sulit di artikan.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2