Nikah Rahasia

Nikah Rahasia
Bab 109


__ADS_3

"Aisyah kenapa?" tanya Rara saat melihat Aisyah baru masuk ke dalam rumah dengan mata yang sembab, seperti orang habis menangis, baru kali ini Aisyah berwajah murung semenjak menikah dengan Rido.


"Tidak apa apa, nanti gue ceritain" seru Rido dengan wajah dingin, dia kesal gara gara orang orang yang mengaku akui Aisyah keluarga mereka, membuat Aisyah jadi murung.


Aisyah hanya diam, dan berjalan masuk terus naik tangga memasuki kamar mereka, sementara Rido pergi menuju dapur, untuk membuatakan minum untuk sang istri.


"Ada apa sama Aisyah...?" tanya Tio dan Ganen dalam hati, klau berantam dengan Rido itu mustahil, karena Rido begitu menyayangi Aisyah.


"Nanti kita tunggu Rido aja, tadi dia bilang akan cerita" ujar Rara, dia kembali duduk untuk belajar, karena besok mereka akan ujian, namun sesekali matanya tetap melihat ke arah tangga.


Begitu pun dengan Tio dan ganen, ikut duduk dan belajar bersama, namun pikiran mereka tetap ke Aisyah.


Ceklek...


Rido masuk ke dalam kamar membawa minuman hangat buat sang istri.

__ADS_1


Dia melihat Aisyah yang masih diam di balkon kamarnya, Rido menghampiri Aisyah ke sana.


"Sudah ya sayang....?!" jangan di pikirin, fokus sama ujian dulu, nanti baru kita pikirin lagi, tenang aja Ica kan ngak sendiri ada Kakak, Tio, ganen dan Rara" bujuk Rido, kepada sang istri.


Aisyah tersenyum dan memeluk sang suami, ngak kok, Ica hanya ingin lihat lihat aja" elak Aisyah walau tidak bisa di pungkuri hatinya tetap memikirkan masalah itu, namun dia tidak mau Rido jadi khawatir tentang keadaannya.


Rido membalas pelukan sang istri dengan erat, walau istrinya bilang tidak memikirkan masalah, Rido tau siapa istrinya, mereka kenal bukan sehari dua hari, sudah bertahun, mana bisa Rido di bohongi, dia berjanji akan mencari tau semua ini, ingat Rido memang masih muda tapi dia punya anak buah yang berserakan di mana mana, dan mempunyai otak jenius semua, mengingat Rido juga seorang pengusaha yang banyak musuh ingin mencelakainya, tentu Rido punya orang orang kuat untuk menjaga dia dan sang istri dengan jarak dekat namun tak terlihat.


"Mau mandi bareng?" bisik Rido di kuping sang istri, membuat Aisyah merinding karena geli oleh hembusan nafas Rido, bukan merinding karena ada setan.


"Mmm... " Aisyah menjawab hanya dengan dehaman, dan Rido lansung mengangkat Aisyah ke dalam gendongannya, masuk ke dalam kamar mandi, untuk mandi bersama, namun bukan hanya sekedar mandi, tapi ada mandi plus plusnya juga, agar membuat Aisyah lelah dan tertidur, itu tujuan Rido agar Aisyah melupakan sejenak masalahnya.


Tak...


Tak...

__ADS_1


Tak..


Bunyi suara langkah kaki Rido menuruni tangga, membuat para sahabatnya yang dari tadi sudah kepo, lansung menoleh ke arah Rido berjalan.


Rido terkekeh melihat tampang para sahabatnya, pasti mereka sengaja menunggu Rido di sana, mereka ingin tau apa yang terjadi sama Aisyah.


"Kenapa muka kalian kayak gitu?" goda Rido, meski dia tau jawabannya, namun dia ingin menjahili sahabatnya.


"Ncek... Cepat kasih tau Aisyah kenapa?" omel Rara kesal melihat wajah tengil Rido itu, bisa bisanya dia bercanda, padahal mereka sudah sangat penasaran dengan masalah Aisyah, ingin menyusul Aisyah ke dalam kamarnya, mereka masih berpikir panjang, yang ada bukan mendengar masalah Aisyah, malah mendengar de**han Aisyah, Ridokan suka khilaf sama tubuh istrinya.


"Hayu... lah... cerita malah cengengesan!" omel Tio yang juga tidak kalah penasaran.


"Huuffff... jadi gini....." mengalir lah cerita Rido dari awal sampai akhir tanpa ada yang di tutup tutupi.


Teman mereka kaget dan mengeram kesal juga kepada orang orang itu, bisa bisanya maksa Aisyah yang belum tau kebenarannya dan satu lagi yang mereka tangkap, seperti ada yang di cari dari Aisyah, karena melahat cara mereka memaksa Aisyah.

__ADS_1


Apapun yang terjadi pada Aisyah mereka akan ikut melindungi Aisyah, sudah cukup gadis itu menderita selama ini, tidak akan membiarkan siapa pun untuk menyakiti gadis itu lagi.


Bersambung....


__ADS_2