Nikah Rahasia

Nikah Rahasia
Bab 51


__ADS_3

"Ica, Do... kita di sini" teriak Rara yang melihat Rido ada Aisyah keluar dari pintu mall.


Rido dan Aisyah melihat teriakan dari Rara lansung melambaikan tangan dan menuju ke arah teman temanya di parkiran.


"Buset dah Ra, suara loe luar biasa, sakit kuping gue nih" keluh Tio yang memang duduk di samping Rara.


"Maaf" ucap Rara terkekeh.


"Kok kalian lama banget, udah lapar nih?" keluh Ganen.


"Biasa lah Tuan Putri banyak yang di cari" ucap Rido santai sambil mengelus kepala Aisyah.


Aisyah hanya terkekeh mendengar dumelan sahabat suaminya itu.


"Ayo kita berangkat sudah lapar nih" oceh Tio.


"Yuk... " ucap yang lain bangkit dari duduknya, dan menuju kendaraan masing masing.


Rido yang memang membawa mobil tadi kesekolah, lansung menarik tangan sang istri ke arah mobil dan membukaka, pintu depan buat Aisyah masuk.


Semua yang Rido lakukan untuk Aisyah tidak lepas dari pandangan Novi, dia sangat iri dengan perlakuan Rido terhadap Aisyah.

__ADS_1


"Do... ntar dulu" ucap Rara.


"Ada apa Ra" tanya Rido.


"Ini oleh oleh dari kampung nyokap gue, buat loe berdua Aisyah ya" ucap Rara.


"Iya makasih ya" ucap Rido mengambil bingkisan dari tangan Rara.


Rido masuk ke dalam mobil dan melajukan mobil dengan kecepatan sedan menuju Cafe R & A.


Sesampai di Cafe seperti biasa, Rido akan berprilaku sebagai pembeli biasa bukan sebagai pemilik Cafe, karyawannya pun sudah di wanti wanti oleh Rido, agar pura pura tidak mengenal dia saat bersama teman temannya.


"Duduk di mana nih" tanya Tio.


"Ngapain sih, kayak bocah aja, tempat biasa aja lah" sinis Novi, yang tidak mau menerima usulan Aisyah.


"Ya sudah aku dan Aisyah mau di sana, siapa yang mau ikut, klau yang ngak mau cari tempat lain aja" ucap Rido memutuskan pilihannya, dia akan selalu mengikuti permintaan sang istri.


"Kamu apa apaan sih Do, segalanya mau di turuti deh, nanti dia ngelunjak, tadi juga ngapain kamu bela belain belanjain dia segala macam, kamu juga Ca, kok pacaran sama Rido loe jadi matre banget sih, trus ngelunjak banget lagi apa apa mau pilihan sendiri" omel Novi.


"Emang kenapa kalau gue jadi matre dan emang apa juga urusan sama loe, klau Rido selalu ngikutin kemauan gue, masalahnya apa sama loe, gue udah jengah ya Nov, dari tadi pagi gue diemin loe semangkin menjadi jadi deh!!' marah Aisyah.

__ADS_1


"Tau nih, Novi dari pagi cari gara gara mulu, lagian ya dari kita pergi ke mall dan mau ke sini, kita ngak ngajak loe kok, loe nya aja yang mau ikut, klau loe ngak mau ngikutin kita juga ngak pa apa kok, loe cari aja tempat sendiri" omel Ganen jengah melihat tingkah Novi.


"Ingat ya Novi, klau loe ngak mau temanan sama Aisyah juga ngak apa apa kok, ngak ada yang maksa, satu lagi jangan pernah loe punya niat buat ganggu hubungan gue sama Aisyah!" tekan Rido menatap Novi dengan mata tajam nya.


Setelah itu, mereka mencari tempat yang di kasih tau oleh Aisyah tadi.


"Wooowww... ternyata di sini keren juga ya, mana kita bisa berendam lagi" oceh Ganen.


"Huaaa... ada ikan kecil kecil gigitin kaki gue" teriak Rara.


"Noh lihat anak anak bisa nyari ikan juga ya, benar benar konsep yang bagus nih Cafe" seru Tio.


"Hmmm... Benar" ucap Aisyah sumringah dan melihat ke arah Rido. Rido yang di pandang sang pujaan hati lansung mengusap pipi Aisyah dengan jarinya.


"Ayo... buruan pesan lapar nih" keluh Tio.


"Wokeh...."


Bersambung...


Haiii.... sayang sayang Outhor jangan lupa like komen dan Vote ya.

__ADS_1


Kalian juga bisa baca karya Outhor yang berjudul "AIRA SI GADIS DINGIN"


"Terimakasih..."


__ADS_2