Nikah Rahasia

Nikah Rahasia
Bab 50


__ADS_3

"Do..." panggil seseorang, saat Rido sedang berjalan mencari toko seragam sekolah untuk Aisyah.


"Bang Kevin" gumam Rido melihat abang tirinya yang sedang berjalan menuju ke arah Rido.


"Apa kabar kamu dek" tanya Kevin memeluk sang adik, Rido pun ikut memeluk sang abang.


"Aku baik Bang, abang apa kabar, kapan pulang?" tanya Rido kepada abang tirinya, ya di antara yang lain hanya Kevin lah yang menganggap Rido ada di rumah Ayahnya.


Hanya kevin yang selalu mengajak Rido bicara dan bermain yang lain mah, jangan kan bicara melihat ke Rido pun dengan tatapan jijik.


"Abang juga baik, baru dua hari abang di sini, abang lansung kerja di rumah sakit, abang belum sempat mengunjungi mu" ucap Kevin.


"Iya Bang, tidak apa apa, aku tau pasti abang sangat sibuk" ucap Rido yang memahami, kegiatan sang abang.


"Ini siapa Do?" tunjuk Kelvin ke arah Aisyah.


"Ahh... Iya kenalin ini Aisyah istrinya aku bang!" ucap Rido mengenalkan sang istri.


"Haiii... Aisyah kenalin, aku abangnya suami mu" ucap Kevin ramah kepada Aisyah.


"Salam kenal bang Aku Aisyah" ucap Aisyah tersenyum tulus ke arah kevin.


Kevin juga ikut tersenyum, dia tau sang adik sudah menikah, namun dia belum mengenal wanita yang adiknya nikahi, baru hari ini Kevin melihat adik iparnya.

__ADS_1


"Do, apa ngak pernah datang ke rumah?" tanya Kevin.


"Ngak bang" aku sedang lumayan sibuk bang" jawab Rido canggung.


Kevin hanya menganggukan kepalanya tanda mengerti, dia tau adiknya tidak akan mau menginjakan kakinya di rumah orang tuanya, tanpa di suruh datang.


"Kamu sudah makan, makan bareng abang yok, kumpul sama teman abang di sana!" tunjuk Kevin ke meja restoran yang ada di lantai tersebut.


"Ngak deh bang, makasih, kami harus mencari sesuatu dulu" tolak Rido.


"Ya udah klau gitu, abang ke sana dulu ya, jangan lupa klau ada apa apa jangan lupa hubungin abang" ucap Kevin.


"Iya bang, kami ke sana dulu" ucap Rido dan meninggalkan sang abang di sana.


Kevin melihat kepergian Rido bergandengan tangan bersama sang istri, dia hanya berdoa, semoga adiknya selalu bahagia bersama orang yang di cintainya, cukup sudah adiknya hidup menderita setelah kepergian sang bunda ke pangkuan ilahi.


Beruntungnya Rika dan Ibunya tidak melihat k arah Aisyah, namun Rido melihat keberadaan orang yang meresahkan, lansung membawa buru buru sang istri ke kasir, sebelum di sadari oleh Rika dan Ibunya.


"Gawat, ada titisan siluman lagi, bini gue masih asik mencari kaos kaki, ahhh... sudah lah mending gue ajak pergi aja, dari pada ketemu titisan siluman" gumam Rido menghampiri sang istri.


"Sayang udah yukkk, besok cari lagi, perut abang sudah lapar" ucap Rido pura pura lapar, agar sang istri mau menyudahi belanjanya.


"Ok, ayo kita bayar dulu" ucap Asiyah mendorong troly isi belanjaannya.

__ADS_1


Selesai membayar belanjaan, saat mau keluar, Aisyah melihat sepintas Ibu angkatnya, saat ingin menyamperin Ibu nya itu, Rido lansung menarik tangan sang istri.


"Eeiiittsss... mau kemana?" tanya Rido.


"Itu aku melihat Ibu!" jawab Aisyah.


"Ngak usah di samper nanti malah memancing keributan" ucap Rido.


Lama berpikir Aisyah pun menurut, benar kata sang suami bukan tidak mungkin, ibu angkatnya itu akan memaki maki dirinya di tempat se ramai ini.


"Jadi kakak, ngajak aku selesai gara gara melihat mereka?" tanya Aisyah.


"Hmmm..." jawab Rido mengajukan kepalanya.


"Ooohhh... Kakak baik bangettt..." seru Aisyah manja.


"Baru tau" pongah Rido.


"Ncek... nyesel muji kakak" sungut Aisyah.


Rido hanya terkekeh dan mengelus kepala sang istri.


Bersambung....

__ADS_1


Haiii jangan lupa like komen dan vote ya...


"Terimakasih...."


__ADS_2