Papi Untuk Mami

Papi Untuk Mami
Berita Viral


__ADS_3

Pagi-pagi Felly terbangun dari tidurnya, dia mengucek matanya sebentar sambil mulai beranjak duduk.


Diliriknya Kenny yang masih pulas tertidur dengan suara dengkuran halusnya.


Melihat wajah Kenny yang tertidur membuat Felly gemas, dia langsung mengecup bibir suaminya itu, hingga kenny terbangun dari tidurnya.


"Good morning suami kesayangan!" ucap Felly.


"Ah sayang, kau mengagetkan aku saja!" ujar Kenny sambil tersenyum manis.


"Sudah siang, bangun yuk, bukankah hari ini kau akan ke sekolah?" tanya Felly.


Kenny segera bangkit dan langsung menyambar handuknya, dan berjalan masuk ke kamar mandi.


Tring ... Tring ...


Suara ponsel Felly berbunyi, ada sebuah pemberitahuan baru dari ponselnya.


Felly mulai membuka ponselnya, ada pesan dari teman Felly kalau Felly harus membuka akun sosial medianya.


Felly lalu mulai membuka akun sosmed nya. Matanya terbelalak lebar saat melihat video dalam media sosial itu.


Felly terduduk lemas di sisi tempat tidurnya.


Kenny yang baru keluar dari kamar mandi terheran menatap Felly yang duduk sambil menangis.


Perlahan Kenny mendekati Felly.


"Ada apa sayang? Apa yang terjadi padamu? Apa kau sakit lagi?" tanya Kenny.


"Ken!! Jawab Aku, benarkah kau melakukan seperti apa yang ada dalam video ini??" tanya Felly sambil menyodorkan ponselnya ke arah Kenny.


Mata kenny melotot saat melihat video yang berisi tentang dirinya dan Bu Ana, mulai dari dia mengantar Bu Ana pulang kerumah, sampai kejadian di sekolah kemarin, di tambah lagi dengan Kenny kembali mengantar Bu Ana untuk yang kedua kalinya.


"Felly, semua isi video itu tidak benar!!" seru Kenny.


"Tidak benar?? Tapi bukankah video itu nyata?? Itu dirimu kan?? Bersama dengan staf mu??" tanya Felly sengit.


"Felly, dengar aku dulu, mungkin ada orang yang mengerjai aku, ada yang coba menjatuhkan aku, aku di fitnah Fell!" sahut Kenny.


"Di fitnah, apa kau mengantar dia pulang itu juga di fitnah, lalu kenapa di video itu kau bisa jatuh berdua dengan dia??!" sentak Felly.


"Aku bisa menjelaskannya Fell, dengar aku dulu!" bujuk Kenny.

__ADS_1


"Ternyata kau ini murahan juga Ken!! Kau mudah sekali dekat dengan wanita!! Kau lihat ini, aku sedang mengandung anakmu dalam kesusahan dan kecemasan!!" Felly mulai menangis.


Kenny mencoba membelai rambut Felly, namun Felly menepisnya.


"Sudah Ken! Jangan ganggu aku, kepalaku pusing!! Kau cepatlah berpakaian, setelah itu turunlah, aku mau tidur!!" ujar Felly sambil mulai berbaring dan membelakangi Kenny.


Kenny langsung cepat berpakaian, hatinya geram terhadap fitnah yang menimpa dirinya.


Tak mau mengganggu suasana hati Felly, setelah berpakaian Kenny langsung keluar kamar dan turun ke bawah.


Icha sudah menunggunya dengan seragam dan tasnya yang sudah menempel di punggungnya.


"Ken? Kenapa wajahmu terlihat tegang begitu?" tanya pak Banu yang masih duduk di kursi roda nya menghadap ke meja makan.


"Tidak apa-apa Ayah, aku hanya masih mengantuk!" sahut Kenny berusaha menutupi kegundahan hatinya.


Setelah selesai, Kenny dan Icha langsung menuju ke mobil, mereka langsung naik ke dalam mobil.


"Papi, kok tumben Mami tidak mengantar kita sampai naik mobil?" tanya Icha.


"Mami lagi kurang sehat sayang, biarkan Mami istirahat dulu di kamarnya!" jawab Kenny.


"Oke deh Papi, yuk kita cuss!" ujar Icha.


Mereka pun langsung berangkat menuju ke sekolah.


Kenny terus berjalan menuju ke ruang kepala sekolah, Pak Budi sudah duduk sambil membaca sebuah buku.


Melihat kedatangan Kenny, Pak Budi langsung meletakan bukunya di mejanya.


"Selamat Pagi Mister Kenny!" sapa Pak Budi.


"Selamat pagi!" sahut Kenny singkat.


"Pak Budi, Bapak pasti sudah tau mengenai video yang pagi ini viral, siapa yang berani mencemarkan nama baik saya??" tanya Kenny sambil menatap tajam ke arah Pak Budi.


"Maaf Mister, saya sungguh tidak tau mengenai hal ini, kemarin memang ada beberapa yang membawa ponsel saat kejadian Mister jatuh dengan Bu Ana, tapi saya tidak menyangka akan jadi seviral ini!" jawab Pak Budi.


"Tolong selidiki kasus ini!! Saya tidak mau nama saya tercemar sehingga akan merugikan banyak pihak, tolong klarifikasi dari berapa sumber, dan selidiki orang-orang yang membawa ponsel pada saat kejadian itu!" titah Kenny.


"Baik Mister, nanti saya akan tanyakan guru satu per satu!" jawab Pak Budi.


Kemudian Kenny segera keluar dari ruangan Pak Budi, dia berjalan menyusuri koridor sekolah menuju keruangannya.

__ADS_1


Kenny berpapasan dengan Bu Iren dan Bu Ira yang sedang berbincang serius, saat mereka berpapasan, mereka menghentikan pembicaranya.


"Good Morning Mister Kenny!" sapa Bu Iren dan Bu Ira hampir bersamaan.


"Morning!" jawab Kenny singkat sambil terus berjalan menuju ke ruangannya.


Bu Iren dan Bu Ira melanjutkan pembicaraannya.


"Kamu percaya pada berita itu Bu?" tanya Bu Iren.


"Tidak, Mister Kenny bukan orang seperti itu!" sahut Bu Ira.


"Berarti, ada yang sengaja menyebar luaskan berita itu hingga jadi viral! Dari judulnya sudah bikin orang penasaran, Seorang pemilik sekolah yang sedang proses naik daun berselingkuh dengan staffnya!" ujar Bu Iren.


"Tapi video itu bukan bohong kan? Jelas terlihat Mister berjalan bersama Bu Ana, sudah dua kali lho di waktu yang berbeda!" tambah Bu Ira.


"Siapa ya yang menyebarkan berita itu?" gumam Bu Iren.


"Sudahlah Bu, kita balik ke kelas saja, mungkin sebentar lagi akan terungkap!" kata Bu Ira yang langsung masuk ke dalam kelasnya.


Sementara Kenny yang kini sudah berada di ruangannya, langsung menghempaskan tubuhnya di kursi kebesarannya.


Tiba-tiba, Bu Nuri, wakil kepala sekolah masuk ke ruangan Kenny dengan tergopoh-gopoh.


"Mister Kenny! Gawat! Berita tentang Mister dan Bu Ana sudah jadi trending topik hari ini, bahkan banyak orang yang berkomentar mengenai video ini Mister!" seru Bu Nuri sambil menyodorkan ponselnya ke arah Kenny.


Kenny meraih ponsel itu lalu melihatnya sekilas, tanpa basa-basi Kenny langsung membanting ponsel itu ke lantai hingga pecah terbagi dua.


"Lho Mister, itu ponsel saya!!" jerit Bu Nuri.


"Bu Nuri, tolong tinggalkan ruangan saya!! Saya perlu ketenangan!!" sentak Kenny.


"Baik Mister!" Bu Nuri memungut ponselnya yang kini hancur dan langsung berjalan keluar meninggalkan ruangan Kenny.


Kenny menjambak rambutnya frustasi, sesaat dia bingung apa yang harus di lakukannya.


Kenny langsung meraih ponselnya dan menelepon ke ruang TU.


"Halo ..."


"Halo, bisa panggilan Bu Ana keruangan saya?!" tanya Kenny.


"Maaf Mister Kenny, mulai hari ini, Bu Ana sudah tidak bekerja di TU lagi, dia sudah di berhentikan oleh Bu Nuri!" jawab petugas TU itu.

__ADS_1


Kenny terkesiap mendengar perkataan salah satu staf TU itu.


****


__ADS_2