
Setelah selesai tugas di sekolah, Kenny langsung melajukan motornya menuju ke rumah Icha, dia berencana akan mengajak Felly dan Icha untuk ikut dalam acara family gathering yang akan di adakan dari sekolah.
Setelah Kenny sampai, Icha sudah menunggunya di depan pintu gerbang rumahnya sambil memeluk boneka kesayangannya.
"Mister Kenny!!!" Icha berlari mendapati Kenny yang baru saja turun dari mobil.
"Wah, Icha semangat sekali hari ini!" Seru Kenny saat Icha menggelayutinya.
"Iya dong Mister, hari ini kan aku sudah libur panjang, nilai rapotku juga bagus-bagus, tidak ada remedial!" Celoteh Icha bangga. Kenny mengelus lembut kepala Icha.
"Nah, begitu dong, Icha harus semangat belajar, pasti nilainya juga bagus!" Sahut Kenny.
"Mister, jadi kan kita liburan ke pantai, kapan Mister? Aku sudah tidak sabar nih ... Nanti di pantai kita bikin video ya, yang banyak, nanti kita upload di youtube!" Ujar Icha.
"Iya Cha, kan liburan masih panjang, Oya, Mami mana?" tanya Kenny.
"Yah, Mami lagi ... Mami lagi ... Mister sayang Mami atau aku sih!" Cetus Icha cemberut. Kenny mencubit pipi Icha gemas.
"Mister sayang dua duanya kok ... Icha cemburu ya kalau Mister sayang Mami?" Senyum Kenny menggoda Icha.
"Iyes! Maunya sih Mister sayang aku saja, tapi tidak apa-apa deh, sayangnya di bagi ke Mami juga ... " Sahut Icha sambil menggandeng Kenny masuk ke dalam rumahnya.
"Kenapa Icha sayang Mister?" tanya Kenny.
"Karena Mister Kenny ganteng hehehe ... " Jawab Icha cengengesan.
Felly muncul dari arah dapur sambil tersenyum manis ke arah Kenny dan Icha yang baru duduk di sofa dan nampak sangat akrab.
"Asyik sekali kalian, ngobrolin apa sih?" tanya Felly yang langsung duduk bergabung di antara mereka.
"Ada deh, Mami kepo aja deh!" Cetus Icha.
"Ah Icha, sejak kapan main rahasia sama Mami? Oya Ken, makan siang di sini ya, aku baru selesai memasak ... " Ucap Felly menawari. Kenny menganggukan kepalanya dengan antusias.
"Oh, tentu saja, aku senang bisa makan masakan calon istri! Pasti rasanya sangat nikmat, karena penuh dengan bumbu cinta!" Ucap Kenny.
"Huh Mister gombal!" Sungut Icha.
"Lho Cha, memang betul kok Mister suka makan masakan Mami, Icha juga kan!?" Kenny mengacak gemas rambut Icha.
Mbak Nur datang menghampiri mereka di ruang tamu.
"Makanannya sudah siap di sajikan Bu, silahkan makan!" Kata Mbak Nur.
Felly berdiri dan menarik tangan Icha dan Kenny. Mereka langsung menuju meja makan.
Di atas meja sudah tersedia beraneka jenis makanan, semuanya enak dan menggugah selera. Mereka pun mulai menikmati makan siang bersama.
__ADS_1
"Fell, Sabtu ini akan ada acara family gathering dari sekolah, kalian ikut ya ... kita akan menginap satu malam di villa puncak ... " Ajak Kenny.
"Lho, katanya kita ke pantai Mister?!" Celetuk Icha.
"Nanti setelah acara family gathering Baru kita ke pantai, bagaimana? Jadi kita puas deh liburannya ...!" Sahut Kenny.
"Asyiik! Aku ikut ah Mister, Mami, kita ikut ya!" Kata Icha antusias.
"Tidak!" Cetus Felly. Icha dan Kenny memandang heran ke arah Felly.
"Kenapa Fell?" tanya Kenny.
"Memangnya kamu pikir kita adalah satu keluarga? Apa kamu tidak berpikir bagaimana pandangan orang-orang saat melihat kita? Apa kamu tidak risih saat orang bergunjing di belakang kita, karena kamu jalan dengan aku dan Icha?" Ucap Felly sambil menatap tajam ke arah Kenny.
Tiba-tiba Kenny berdiri dan langsung memeluk Felly. Kemudian mengusap lembut rambut Felly dengan tangannya.
"Aku tidak peduli pandangan orang terhadap kita, aku bahagia jalan denganmu dan Icha ... tolong jangan dengarkan pendapat orang lain terhadap kita, kebahagiaan kita hanya kita yang bisa menentukannya ... " Bisik Kenny.
"Tapi Ken, aku ... "
"Ssst .... sudahlah, teruskan makan mu ... " Kemudian Kenny kembali ke tempat duduknya. Mereka kembali makan bersama.
Setelah selesai makan, Kenny berniat akan pamit karena Ayahnya sudah meneleponnya. Felly dan Icha mengantarnya sampai depan gerbang.
"Nanti hari Sabtu pagi-pagi sekali aku jemput ya, bersiaplah kalian ... " Ujar Kenny.
"Trimakasih Ken ... !" Ucap Felly.
"Nih tidak ada yang mau cium Mister nih?" tanya Kenny sebelum masuk ke dalam mobilnya.
Icha langsung dengan sigap menarik tangan Kenny agar menunduk sejajar dirinya.
Kemudian Icha langsung mencium pipi Kenny. Kenny tersenyum senang.
"Ayo Mami! Mister minta di cium dulu sebelum pulang, Mami malu ya karena ada aku? Aku tutup mata deh!" Seru Icha sambil menutup kedua matanya dengan tangan mungilnya.
Kenny mengedipkan sebelah matanya ke arah Felly.
Dengan ragu-ragu Felly mencium pipi Kenny, kemudian menarik wajahnya yang bersemu merah.
Kenny melajukan mobilnya dengan senyum cerah meninggalkan rumah Icha.
****
Kenny memarkirkan mobilnya di depan rumahnya yang masih tertutup, suasana rumah sangat sepi sekali.
Perlahan Kenny membuka pintunya dengan kunci duplikat yang biasanya dia bawa kemana-mana.
__ADS_1
"Aneh, masih siang kenapa pintu di kunci?" Gumam Kenny.
Kenny langsung membuka pintu kamar Ayahnya yang memang tidak pernah di kunci.
Pak Banu nampak sedang tidur. Kemudian Kenny kembali menutup pintu kamarnya.
Kenny langsung beranjak menuju ke kamarnya. Baru saja dia hendak membuka pintu kamarnya. Dia mendengar suara orang berteriak dari dalam kamar suster Lela.
"Aaarrggh!"
Kenny dengan cepat berlari menuju ke kamar Lela yang terletak di belakang dekat dapur. Tanpa basa basi dia langsung membuka pintu kamar itu.
Tidak ada orang di sana, kemudian Kenny langsung membuka pintu kamar mandi.
Matanya terbelalak saat melihat Lela duduk terpeleset dengan tidak memakai sehelai benangpun.
Kenny memalingkan wajahnya, kemudian dia segera mengambil selimut dan menutupi tubuh Lela. Lalu Kenny membantu Lela untuk berdiri. dari duduknya.
"Apa yang terjadi denganmu suster? Kau terjatuh?" tanya Kenny.
"Iya Mas ... saya terpeleset, waktu saya mandi tiba-tiba kaki saya menginjak sabun ... " Ujar Lela.
Kenny membimbing Lela menuju ke tempat tidurnya.
"Kau pakailah bajumu, aku mau keluar!" Kata Kenny.
Tiba-tiba tangan Lela menarik tangan Kenny hingga terjatuh di atasnya. Selimut yang di pakai Lela sudah jatuh ke lantai.
Kenny terkesiap saat tubuhnya ada di atas tubuh Lela yang polos itu.
Dengan cepat Kenny segara bangun dan menatap tajam ke arah wajah Lela.
"Kenapa kau menarik tanganku??!" Bentak Kenny.
"Mas Kenny, tidakkah kau tertarik melihat tubuhku? Kau tinggal selangkah lagi melakukannya Mas!" Ucap Lela sambil bangkit berdiri dan berjalan mendekati Kenny yang mundur beberapa langkah.
"Jangan mendekat! Ternyata kau punya niat busuk masuk ke rumahku! Mulai hari ini kau keluar dari rumahku!!" Teriak Kenny.
"Ya, aku memang tidak tertarik merawat Ayahmu yang tua itu, sejak aku melihatmu di rumah sakit, aku begitu tertarik padamu, makanya aku mengajukan diri untuk merawat ayahmu agar aku bisa mendapatkan mu!" Ungkap Lela.
"Ken! Ada apa kau berteriak di kamar suster Lela??!" Tanya Pak Banu tiba-tiba. Suara langkah kaki Pak Banu terdengar mendekati kamar Lela.
Tiba-tiba Lela dengan cepat menarik tangan Kenny dan mereka sama-sama terjatuh di lantai, kembali pada posisi Kenny yang berada di atas Lela.
Saat masuk ke dalam kamar Lela Pak Banu terbelalak melihat apa yang ada di depan matanya.
Bersambung....
__ADS_1
*****