
Zhuang An dan sebelas gadis calon murid, Sekte Burung Merak Emas, telah kembali ke Penginapan Besar Kota Harbin.
"Kalian, segera istirahat saja!" Perintah Zhuang An.
"Baik! Tuan Muda!" Mereka segera bergerak ke kamarnya masing-masing.
Demikian juga dengan Liu Tiansi dan Liu Xie, yang telah selesai membagikan harta dan koin yang mereka dapat kan, dari rumah bordir dan gedung milik bandit kota, juga dari rumah bordir.
Zhuang An, juga menyuruh mereka berdua istirahat.
Malam itu, Zhuang An segera menemui Han Yu, untuk membicarakan keadaan Shen Xiuying.
Han Yu ini, adalah ibu muda yang berumur 27 tahun, sedangkan putri kecilnya, Shen Xiuying berumur 7 tahun.
Tetapi, yang menjadi masalah adalah, tubuh fisik dari Shen Xiuying, yang tidak sesuai dengan umurnya.
Walaupun, gadis kecil itu tumbuh dengan cantik, manis dan kulit seputih salju. Akan tetapi, fisiknya masih lah sama, dengan anak umur 5 tahun, ini aneh.
Dan tentu saja hal ini, yang menjadi perhatian Zhuang An. Padahal, anak itu menurut hemat Zhuang An, memiliki kepribadian yang sangat bagus.
Jadi, ia menemui Han Yu, selaku ibu kandung dari Shen Xiuying.
Zhuang An, memiliki banyak pertanyaan, yang akan dia sampaikan, kepada ibu dari gadis kecil, Shen Xiuying.
"Ada apa? Tuan Muda!" Han Yu, bertanya pada Zhuang An.
"Begini, ada beberapa pertanyaan yang ingin aku tanyakan.Jadi, mengapa fisik Shen Xiuying, masih tampak kecil, untuk usia anak 7 tahun? Apakah dia terlahir sangat kecil, saat bayi?" Zhuang An, bertanya dengan memperhatikan reaksi sedih Han Yu.
"Och! Tuan Muda! Kalau tentang itu, tidak seperti itu, Tuan Muda! Bahkan! Dia terlahir lebih besar dari bayi pada umumnya. Hanya saja, kami jarang memiliki makanan, yang cukup dan bervitamin bagus, untuk keluarga kami" Han Yu, menjawab dengan sangat sedih.
Zhuang An, yang mendengarkan, menjadi ikut merasakan kesedihan itu.
"Atau mungkin, Shen Xiuying, pernah sakit parah dan lama?" Zhuang An, menambahkan pertanyaan selanjutnya.
"Itu, juga tidak pernah! Tuan Muda!" Han Yu menjawab tegas.
"Baiklah! Jika seperti itu, aku tahu solusinya. Mulai hari ini, Shen Xiuying, akan aku angkat sebagai murid ku secara pribadi" Zhuang An, langsung mengutarakan maksudnya, setelah mendapatkan kesimpulan, tentang keadaan Shen Xiuying.
Pemuda tampan itu, meminta tolong Han Yu, untuk memanggil putrinya.
__ADS_1
"Tuan Muda! Memanggil saya?" Shen Xiuying, datang dengan sopan dan hormat, ditemani ibunya.
"Iya! Adik kecil! Hari ini, aku Zhuang An, secara pribadi akan menjadikan mu, sebagai murid ku! Apakah engkau bersedia?" Zhuang An bertanya serius.
Gadis kecil, yang manis dan cantik itu, menoleh ke arah ibu nya.
Han Yu, mengangguk dan tersenyum.
"Tuan Muda! Saya bersedia menjadi murid pribadi, Tuan Muda" Jawab Si kecil, yang imut itu, sambil menghormat.
"Baiklah! Jika seperti itu, mulai sekarang, jangan panggil aku, Tuan Muda!" Kata Zhuang An.
"Baik! Guru! Terima hormat murid, pada Guru!" Gadis kecil itu, langsung melakukan Kongkwo tiga kali, sebagai bentuk adat, penghormatan diterima sebagai murid, oleh Gurunya.
Zhuang An tersenyum, mengelus pucuk kepala, gadis kecil imut itu.
"Iya! Aku, terima!" Zhuang An, berkata dengan senyum lembut.
"Sekarang, kamu silahkan duduk bersila! Kemudian konsumsi herbal ini! Ini Ginseng Air lima ratus tahun, kamu akan menjadi lebih kuat, dan akan lebih cepat tinggi" Zhuang An memberikan Ginseng Air, lima ratus tahun pada murid kecilnya itu.
Shen Xiuying, tanpa ragu segera menerima sumber daya itu dengan sopan, kemudian segera memakan nya pelan-pelan, dengan mengambil posisi duduk. bersila.
"Atur pernafasan! Tarik nafas pelan-pelan, sampai mentok full di paru-paru, tahan sekuat mungkin, lalu keluarkan sangat santai dan pelan, ulangi sekali lagi, dan ulangi lagi!" Zhuang An, terus memberi instruksi.
Energi yang cukup besar meresap masuk, hingga si kecil sedikit mengangkat perut nya, karena ada dua rasa hangat dan sejuk, masuk ke tubuh sampai perutnya, menjalar keseluruh sendi tubuhnya.
Ada rasa segar, dan kuat menjadi satu. Bocah imut itu, menjadi bersemangat dan terus mengulangi tekhnik pernafasan nya.
"Iya! Bagus! Ulangi terus dengan telaten dan pelan!" Zhuang An memberi semangat, murid baru nya itu.
Sementara, Han Yu terus memperhatikan putrinya dengan perasaan senang, ia dapat melihat rasa segar dan berenergi dari wajah putrinya yang semakin cerah, dan bersemangat.
Ada rasa bangga dalam hatinya, karena Tuan Muda Zhuang, bersedia mengangkat putrinya menjadi murid secara pribadi.
Tanpa sadar, senyuman muncul dari bibir Han Yu.
Zhuang An, melihat itu hanya diam, baginya seorang ibu melihat putrinya mengalami kemajuan pasti bahagia.
"Guru! Murid, merasa sangat sehat dan kuat" Shen Xiuying membuka matanya.
__ADS_1
Proses itu, dilalui tidak sampai satu dupa, energi yang besar dari Zhuang An, mempermudah proses tersebut.
Wajar lah dikatakan, murid yang hebat, akan lahir dari Guru yang hebat. ( Padahal yang melahirkan, tetap ibu nya,!! haha..!!)
"Bagus! Sekarang kamu, istirahatlah! Besok saya beri sumberdaya lagi" Kata Zhuang An.
"Baik! Guru! Murid undur diri" Shen Xiuying berkata dengan sopan.
Akhirnya, Shen Xiuying berdiri dengan senyum mengembang, kemudian melihat ke arah ibunya.
"Terima kasih! Tuan Muda!" Han Yu berucap senang.
"Iya!" Jawab Zhuang An, singkat.
*
*
Malam itu, Liu Tiansi dan Liu Xie, mengajarkan Tekhnik penyerapan sumber daya dari Tekhnik dasar Kitab Sakti Dewi Li Chin, kepada Matriark dan Tetua plus lima murid, Sekte Burung Merak Emas.
Oleh karena itu, Zhuang An membagikan beberapa herbal langka kepada Matriark dan dua Tetua, Sekte Burung Merak Emas.
"Bibi Xue! Ini sumber daya, herbal langka, yang bisa bibi serap, dengan tekhnik penyerapan yang Nona Liu Tiansi, ajarkan" Zhuang An, memberikan sumber daya cukup banyak, sekitar dua belas macam dari jenis herbal langka.
"Terima kasih An'er!" Ucap Matriark Sekte Burung Merak Emas.
"Dan ini, untuk Tetua Xiao Ya" Zhuang An memberikan sumber daya, herbal langka dalam jumlah dan jenis, yang sama dengan milik, Matriark Sekte Burung Merak Emas.
"Terima kasih! Tuan Muda Zhuang!" Suara Tetua Xiao Ya terdengar gembira.
"Terakhir, untuk Tetua Qiao Mei" Zhuang An mengeluarkan herbal yang sama dengan milik Tetua Xiao Ya maupun Matriark Xue Yuelin.
"Tuan Muda Zhuang! Anda baik sekali! Terima kasih!" Ucap Tetua Qiao Mei.
Sedangkan untuk Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, Zhuang An tidak memberikannya, karena mereka sudah dapat cukup banyak, saat di gunung ChangBai.
.
.
__ADS_1
.