PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
158. Pertempuran Sengit


__ADS_3

Di dalam benteng, pendekar Klan Zhu kelas 2 dan 3 berjumlah 5 ribu.


Mereka menyambut kedatangan musuh dengan semangat. Namun, ketika gerbang benteng telah diledakkan, jumlah musuh yang masuk, begitu banyak.


Maka, situasinya menjadi runyam. Suara dentingan pedang beradu, dan suara teriakan kesakitan bercampur baur dengan suara teriakan semangat.


"Jangan gentar! Dengan jumlah musuh. Kami, akan segera membantu" Teriak Zhu Fai, memberi komando.


Zhu Fai melompat tinggi, menghadang para pendekar, yang telah menerobos masuk.


"Yunior, Fai! Kami datang!" Teriak Wu Ming


Wu Ming pun, tak tinggal diam, ia segera melompat dan menghadang ratusan musuh, yang ada di depan nya, diikuti Qiao Jin dan juga Zhao Sheng.


Ketika, empat sekawan itu, tampak mendominasi pertempuran, di dalam benteng.


Muncul empat pendekar, yang setingkat dengan Wu Ming dan rekan-rekan nya.


"Hai..! Kawan..! Aku lah lawan mu!" Teriak Pendekar Satria tingkat delapan, meneriaki Wu Ming.


"Och! Majulah! Siapa takut?!" Balas Wu Ming, dengan percaya diri.


Alhasil, ke empat nya menjadi sibuk dengan lawan nya masing-masing.


"DUUAARR" "DUUAARR"


"DUUAARR" "DUUAARR"


Tiba-tiba 12 ledakan keras terjadi, 12 buah hantaman energi yang sangat kuat, menjebol depan benteng Klan Zhu.


Puluhan ribu, Pendekar Aliansi dengan berbagai tingkat, segera menyerbu melalui benteng yang jebol itu.


Bahkan! Puluhan Pendekar Satria tingkat puncak, masuk dengan melompat, dan terbang melewati benteng.


Sementara Penatua Sepuh Klan Zhu, bersama beberapa Tetua Klan Zhu juga sibuk dengan lawan yang sepadan. Ya itu Pendekar Satria gerbang delapan, lima, empat dan tiga.


Melihat situasi ini, jelas untuk sementara Klan Zhu, dalam situasi tak menguntungkan.


Karena puluhan ribu musuh, bergerak menyerang, dengan cukup leluasa.


Zhuang An menganalisa, jumlah musuh, cukup besar. Sekitar 60 ribu pendekar kelas 3, 2 dan 1.


Ditambah 5 ribu pendekar Ahli, tingkat mahir dan tingkat mumpuni. Selain itu, masih ada ratusan Pendekar tingkat Satria. Plus 12 Pendekar Bumi.


Sementara pihak Klan Zhu, hanya memiliki pendekar tingkat 3, 2 dan 1. Sekitar 17 ribu.


Ditambah 500 Pendekar Ahli, Mahir dan Mumpuni. Plus 4 Pendekar Satria. Dan tidak ada Pendekar tingkat Bumi. Untung nya, Zhuang An datang, dengan bantuan yang sangat berarti.


Melihat situasi ini, Zhuang An berpikir lain, ia segera menggunakan teknik Amoeba, sekarang dirinya menjadi seratus orang, dengan tampilan yang sama.


Saat ini di udara, tampak ada seratus pendekar, dengan jubah Sekte Pedang Langit.


"Och! Pendekar dari Sekte Pedang Langit, telah datang!" Teriak seorang pendekar Klan Zhu, dengan semangat melihat seratus Pendekar, dengan jubah Sekte Pedang Langit ada di udara.


"Baguslah! Berarti, kita masih bisa menang" Sahut rekan, pendekar Klan Zhu.


Zhuang An kemudian berbicara dengan Putri Fie.


"Putri Fie! Kita bantu, para pendekar kelas bawah dulu. Jumlah musuh terlalu banyak" Ucap Zhuang An.

__ADS_1


"Baiklah! Aku turun dulu" Jawab Putri Fie.


Seratus Zhuang An dan juga Putri Fie, segera meluncur ke bawah, menuju tempat yang di inginkan.


Putri Fie turun, di dalam benteng, tepat pada tengah pertempuran, dua belah pihak.


"Zhuut"


"Jlek"


"Siapa dia?" Kejut seorang pendekar Klan Zhu.


"Tidak tahu! Tapi menurut Tuan Muda Fai, dia di pihak kita" Jawab rekan, pendekar Klan Zhu.


Semua pendekar, menjadi ragu, melihat cara datang nya Putri Fie, yang sangat fenomenal itu. Seperti datang dari langit.


Namun, ketika melihat sosoknya gadis imut yang sangat cantik. Para pendekar Organisasi Harimau Hitam, menjadi hilang perasaan takutnya.


"Och! Gadis belia, yang sangat cantik. Kita, ringkus saja dia, jangan sampai kulitnya tergores!" Ucap salah satu komandan, Organisasi Harimau Hitam.


Komandan ini, setingkat pendekar Satria puncak. Jadi, dia merasa tak heran, jika hanya masalah terbang di udara. Karena ia juga bisa melakukan nya.


"Kepung dia!" Perintah


Komandan itu.


"Majulah! Kalian!" Teriak Putri Fie.


Puluhan pendekar kelas 2 dan 3 bergerak cepat, untuk menekan Putri Fie. Namun, gadis ini hanya mengibaskan, selendang hijau nya.


"Wuuuss"


"Aack"


Puluhan pendekar, kelas bawah itu, langsung terjengkang kebelakang dan pingsan.


Namun, Putri Fie, tidak berhenti di situ, ia terus melakukan nya, hingga berkali-kali.


Ratusan pendekar kelas bawah, telah tumbang pingsan di sana-sini. Putri Fie, tampak menikmati kegiatan nya. Seperti sebuah hiburan bagi dirinya.


"Kurang ajar! Dia memiliki kemampuan yang cukup hebat" Komandan Aliansi Organisasi jahat itu, marah-marah.


Pria berjambang hitam itu, menyerang Putri Fie dengan ganas. Berharap dapat melumpuhkan gadis belia itu, dengan cepat.


Namun, harapan tinggal harapan. Gadis yang diserang dengan mudah mengelak, menangkis bahkan balik menghantam dada nya.


"Deess"


"Aach"


Teriakan, Komandan tersebut, disertai muntahan darah dari mulutnya. Ia terluka dalam yang sangat parah.


Melihat satu Komandan, telah terluka, dua Komandan yang lain datang untuk menyerbu Putri Fie.


Akan tetapi, gadis ini terkesan tak peduli. Ia tak mau tahu dengan siapa dia berhadapan. Putri Fie langsung menyambut, dua Komandan tersebut, dengan serangan energi hijau terang.


"Wuuuss"


"Wuuuss"

__ADS_1


Dua Komandan itu, menghadang dengan pedangnya.


"Gling"


"Gling"


Suara patahan pedang, mengejutkan kedua Pendekar Satria puncak itu.


"Auch!" Kedua nya, terlambat menghindar, ujung pedang patah itu menggores pipi kanan nya.


Tanpa menunggu lagi, Putri Fie, langsung mengirim dua serangan energi kuat, membuat dua musuhnya kaget, dan hanya bisa menangkis dengan telapak tangan nya.


"Zhuut"


"Zhuut"


"Jlaar"


"Jlaar"


"Oaack" Ledakan dari benturan energi, yang tak seimbang.


Membuat kedua Komandan itu, terbanting ke tanah, dengan kondisi mengenaskan. Entah mati atau tewas. Bagi Putri Fie, itu sama saja.


Selanjutnya, Putri Fie terus saja menggerakkan, selendang hijaunya, ke kanan ke kiri.


Kadang sedikit melompat, dan sering kali terbang melayang, kearah musuh-musuh dengan serangan dasyat.


Tidak terlalu lama kemudian, ia sudah mencapai angka seribuan, pendekar yang ia tumbang kan. Bahkan! Tak kurang dari 1100 pendekar kelas 1, 2 dan 3. Telah tumbang, di selendang tangan dingin nya itu.


Sementara, seratus diri Zhuang An, menyebar ke berbagai titik yang dibutuhkan.


Wilayah Klan Zhu, cukup luas, oleh karena itu. Zhuang An, membagi tubuh nya ke beberapa lokasi, untuk memeriksa hal-hal yang tak terduga.


Dan ia menemukan sekitar 5 ratusan musuh, yang mulai masuk ke area pemukiman. Dengan cepat, pemuda itu menghadang mereka.


"Cukup! Hentikan langkah kalian! Atau akan aku bantai di sini?!" Teriak kan Zhuang An, yang sangat berenergi, membuat ratusan pendekar kelas 1, 2 dan 3 itu, lemas tak berdaya.


"E..a..ada apa ini?" Mereka hanya bisa mengucapkan kata-kata itu, sebelum akhirnya pingsan.


Zhuang An menyerap vitalitas mereka, agar tak membahayakan penduduk, saat mereka sadar nanti.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2