
" Baiklah, aku setuju." Guo Yin memberikan kesepakatannya.
" Setuju." Huang Liang dan dua rekan juga menyetujuinya.
Siang itu setelah setuju untuk mengambil langkah yang aman mereka kembali ke kamarnya masing-masing. Dengan adanya waktu luang mereka manfaatkan untuk istirahat.
Namun demikian ketika malam tiba, mereka agak gelisah karena situasi yang kurang menguntungkan. Bahkan mereka sudah bisa menduga akan ada serangan besar di rumah beberapa pejabat.
Setelah makan malam mereka segera berangkat menuju rumah pejabat Zhu karena paling dekat dengan istana.
Di tengah perjalanan Han Fang banyak memberikan kode-kode kapan beraksi dan kapan perlu menghindar.
" Fang gege, aku yakin malam ini mereka akan menggunakan racun yang lebih kuat dari racun yang tadi malam." Guo Yin mengingatkan.
" Aku juga berpikir seperti itu, ayo lebih baik kita cepat sampai di sana " Han Fang tampak lebih serius dari sebelumnya.
" CHiiiiiiiit......CHiiiiiiiiit......."
" BUUMM...BUUMM...."
Tiba-tiba suara sonar api meluncur dan meledak ke udara membentuk bunga api.
Kelima pendekar muda itu menjadi bimbang karena arah suara itu berasal dari 5 tempat.
" Kita fokus di rumah pejabat Zhu!." Han Fang memberi instruksi.
Mereka berlima melesat kesatu arah rumah pejabat Zhu. Tanpa menunggu aba-aba mereka langsung menghunus pedangnya dan menghambur kearah musuh...
" Tring...tring ...tring..."
Pedang kelima pendekar muda itu bergerak leluasa, dengan tenaga dalam yang tinggi menebas mereka satu persatu.
" Jrass...Jrass.."
Tidak lama setelah melihat kedatangan kelima pendekar muda ini, dua pendekar satria dari pembunuh Srigala Malam segera maju menghadang.
Huang Liang dan Guo Yin menghadapi seorang pendekar satria gerbang ketujuh. Pertarungan mereka masih tampak seimbang.
Sementara Han Fang sebagai pendekar satria gerbang kelima bersama dua yuniornya yang baru memasuki tingkat pendekar satria namun belum membuka gerbang satupun.
Mereka menghadapi pendekar satria gerbang ke enam.
Pertarungan mereka juga seimbang, tetapi Han Fang memiliki keunggulan karena dibantu dua yuniornya.
Dalam beberapa serangan berikutnya Han Fang mulai berhasil mendesak lawannya bersama Wang Li dan Zhao Sun.
Tetapi tiba-tiba dari dalam rumah pejabat Zhu terdengar suara yang begitu berantakan seperti kehancuran beberapa barang keras.
" BRAAK...BRAAK..."
__ADS_1
Kemudian disusul dengan beberapa orang anggota
pembumuh yang terlempar keluar dengan memuntahkan darah.
Hal ini tentu mengejutkan dua pendekar satria srigala malam yang sedang bertarung tersebut, bahkan Han Fang dan teman-temannya juga terkejut karena semakin banyak pembunuh yang terlempar keluar bangunan.
**
Sementara Zhuang An sedang menikmati teh hangat di sebuah kedai, lalu dia keluar menuju tempat yang gelab, tak lama muncullah 25 orang kembarannya dari tempat itu.
Zhuang An sengaja mencipta bayangan sebanyak itu karena melihat serangan begitu masiv oleh pembunuh sampai 500 pendekar dengan berbagai tingkatan. Dia tidak ingin terlalu banyak korban dari para dayang maupun prajurit.
Mereka masing-masing melesat..
" Wuuss...Wuuss..."
25 bayangan itu terbang kearah yang berbeda-beda.
Setelah tiba di tempat yang dituju setiap dari kelima bayangan Zhuang An menyelinap masuk ke lima rumah megah masing-masing yang mereka tuju.
Tidak terlalu lama kemudian tibalah komplotan pembunuh dari Srigala Malam. Mereka berjumlah ada puluhan bahkan ratusan orang yang menyelinap di rumah itu.
Tetapi orang-orang itu menjadi terkejut karena mereka dihadang oleh 5 orang pendekar dengan wajah dan penampilan yang sama. Tak dapat dihindari pertarungan pun terjadi. Bayangan Zhuang An meladeni mereka dengan santai.
Dengan tehnik pusaran angin bayangan Zhuang An menghantam mereka hingga terlempar keluar dari bangunan.
" WHUUSS...WHUUSS..."
Pejabat pemilik rumah menjadi tersentak mendengar keributan dirumahnya para penjaga pun menjadi kalang kabut. Pria setengah baya itu langsung mengambil dan menghidupkan selongsong sonar yang diberikan kaisar.
Sonar api meluncur ke udara yang tinggi kemudian meledak menimbulkan bunga api yang cerah.
**
" Apa yang terjadi, mengapa mereka bisa terlempar sejauh ini?." Han Fang bertanya pada dua yuniornya.
" Tidak tahu." Wang Li dan Zhao Sun serempak menjawabnya.
Pendekar satria srigala malam menjadi bertanya-tanya dalam hati, jika para pendekar sekte pedang langit tidak tahu, lalu siapa pelakunya?.
Malam itu semua anggota para pembunuh srigala malam yang ada di kota Chang An dengan jumlah 500 lebih bergerak bersama dalam upaya pembunuhan para pejabat penting.
Tentu itu menjadi jumlah yang begitu banyak dan sulit ditangani. Karena semuanya pendekar dan banyak yang berkemampuan tingkat tinggi.
Bahkan Huang Liang dan Guo Yin mulai terdesak, melawan musuh yang berada di tingkatan satria gerbang tujuh adalah hal yang berat dan sulit.
" DHESS...DHESS...." Dua pukulan keras mengenai bahu serta punggung Guo Yin dan Huang Liang.
Keduanya terjatuh di tanah dengan batuk-batuk bercampur darah rasa nyeri menyerang luka tersebut.
__ADS_1
Mereka berpikir sulit untuk bisa selamat dari situasi seperti ini
Namun tiba-tiba ada suara berantakan dari dalam bangunan bersamaan dengan orang-orang srigala malam yang terlempar dari dalam.
Demikianlah yang terjadi di dalam rumah besar pejabat Zhu, keberadaan Zhuang An mampu membalikkan keadaan.
Pendekar-pendekar kelas satu, ahli, mahir bahkan pendekar mumpuni itu tak berdaya berhadapan dengan Zhuang An, walaupun itu baru bayangannya saja.
Mereka terluka parah para pendekar mahir dan mumpuni masih bisa berdiri lagi, tetapi tidak dengan pendekar kelas satu dan pendekar ahli mereka langsung tewas di tempat setelah terkena pusaran angin.
Ketika semua pendekar srigala malam sudah keluar bangunan dengan cara terlempar dan terbanting, bahkan muntah darah.
Kelima bayangan Zhuang An juga ikut keluar dari bangunan itu dengan gagahnya.
Rambutnya yang panjang berkibar wajahnya yang tampan menatap tajam pada musuh-musuhnya.
Pendekar satria yang sedang melawan Han Fang dan juga Huang Liang menjadi terkesiap mundur 3 langkah, mereka terpengaruh Aura Zhuang An yang begitu mengintimidasi.
" Aku seperti mengenal orang ini...?." Zhau Sun bergumam.
" Dia mirip dengan Zhuang An." Wang Li spontan menambahkan.
Han Fang juga merasa mengenalinya..' Benarkah dia Zhuang An?'. Batin Han Fang.
Huang Liang memperhatikan dengan seksama, matanya tidak berkedip dia yakin itu memang Zhuang An, tetapi mengapa ada 5 orang yang sama dan mungkinkah dia segagah ini, setampan ini dan Auranya begitu luar biasa.
" Liang gege..." Tiba-tiba Zhuang An mendekati Huang Liang membuat kakak seperguruannya itu menjadi kaget, tetapi juga lebih yakin, bahwa dia memang adik seperguruannya.
Zhuang An memeluk Huang Liang dengan erat....
" An er..., kau benar-benar An er?." Huang Liang masih ragu-ragu, namun pada ahirnya dia memeluk adik seperguruannya itu.
Para pembunuh dari srigala malam hanya memandang apa yang Zhuang An lakukan, situasi tersebut terasa agak canggung bagi mereka.
" Kalian para pembunuh !, kali ini aku pastikan kalian juga akan terbunuh!." Zhuang An mengancam.
Setelah berkata demikian dari tangan Zhuang An keluar salju yang langsung menyelimuti semua pendekar srigala malam.
Perlahan salju itu menjadi kristal yang membeku dan dengan sekali gerakan meremas...
" Gretek...gretek...PIYAR..."
Semua tubuh para pembunuh srigala malam tersebut hancur berkeping-keping menjadi serpihan-serpihan es.
Kejadian itu begitu cepat, membuat Han Fang dan yang lainnya menahan nafas.....
" OOCH.."
Mereka menjadi terkejut dan termangu.
__ADS_1
Mereka baru kali ini melihat kekuatan yang begitu besar dikendalikan didepan mata mereka.