
Zhuang An menemui Zhuang Shing, bocah itu menyampaikan bahwa ia memiliki dugaan jika ketua sekte bukit tinggi tertarik kepada Gurunya jadi dia ingin melakukan sesuatu.
" Ketua, bagaimana kalau ketua mengambil inisiatif untuk menjodohkan Guru dengan putri ketua sekte bukit tinggi?." Zhuang An mengusulkan yang menurutnya ini yang terbaik.
" Haha...An er, kamu ini masih muda, tapi sudah memiliki pemikiran yang bagus, aku juga punya pemikiran yang sama denganmu, jadi mari kita lakukan, kamu tunggu hasilnya paman akan beraksi." Zhuang Shing tersenyum lebar.
Zhuang An merasa senang dengan reaksi ketua sekte atas usulannya.
Zhuang Shingpun segera menemui Yang Chen.
" Chen er, ada hal yang ingin aku bahas denganmu secara pribadi." Zhuang Shing memulai pembicaraan.
" Silahkan ketua saya siap mendengarkan." Yang Chen menjawab dengan wajah tenang.
" Begini, aku menangkap maksud dari pandangan mata Yuan Fan yang dalam kepadamu, bahkan An er pun punya pendapat yang sama denganku. Menurutku ia tertarik untuk menjodohkan putrinya denganmu." Zhuang Shing berbicara langsung telak pada pokok bahasan membuat Yang Chen sedikit merasa tidak enak hati.
" Ach ketua, mengapa Anda berbicara begitu?." Wajah Yang Chen sedikit tak nyaman.
Zhuang Shing tersenyum kemudian melanjutkan pembicaraannya :" Chen er, kalau dugaanku benar, menurutmu bagaimana?."
" Ketua saya tidak bisa menjawabnya itu sesuatu yang tidak pasti lebih tepatnya belum pasti." Yang Chen menjawab dengan logika pribadinya.
" Belum pasti?, bagaimana kalau kita pastikan?." Desak Zhuang Shing.
" Ach ketua...aku.....aku belum memikirkannya." Yang Chen merasa dipojokkan.
" Baiklah kalau begitu pikirkanlah!." Zhuang Shing berbicara santai lalu meninggalkan ruangan.
Yang Chen merasa gelisah ahirnya ia keluar berjalan-jalan di taman penginapan itu, pendekar muda ini diam dan mulai berpikir serius: ' Aku harus bagaimana aku sungguh merasa betul-betul disudutkan, mengapa ketua bersikap seperti ini kepadaku...? ta piii.....eh benarkah aku disudutkan bukankah... itu bagus untuk diriku jika bisa berjodoh dengan gadis secantik Nona Yuan...."
Yang Chen tiba-tiba tersenyum dalam kegundahannya, dia mulai berpikir bahwa apa yang dibicarakan Zhuang Shing adalah sesuatu yang menarik.
" Benarkah aku tertarik?, ach ada-ada saja." Yang Chen tersenyum sendiri dan menggelengkan kepalanya karena merasa lucu dari perasaan dipojokkan berubah menjadi rasa tertarik, pemuda tampan itu terlalu serius dalam renungannya sehingga tanpa ia sadari seseorang telah berada di dekatnya.
__ADS_1
Yang Chen Guru Zhuang An
" Pendekar Yang...maaf mengganggu, tapi mengapa anda senyum-senyum sendiri?." Suara putri Yuan Fan mengagetkan Yang Chen.
" Och...Nona Yuan mengapa ada di sini.?" Yang Chen langsung menyapa Yuan Lian dengan ramah.
" Saya lagi mencari udara segar trus melihat pendekar Yang ada di sini, jadi sekalian mau menanyakan sesuatu." Jawab Yuan Lian bersemangat.
" Sesuatu...? kalau begitu silahkan..!." Yang Chen siap menjawab pertanyaan.
" Pendekar Yang...sekte pedang langit begitu terkenal dengan kemampuan luar biasa, hampir semua anggotanya memiliki kemampuan yang tinggi, kalau boleh tahu apa faktor yang menjadi rahasianya?." Yuan Lian begitu antusias.
" Ach kalau itu pertanyaan umum yang sering ditanyakan orang kepada kami..." Yang Chen menjelaskan bahwa hampir semua pendekar aliran putih maupun netral yang bertemu dengan dirinya pernah menanyakan hal itu.
Yuan Lian Putri Yuan Fan
Pembicaraan terus berlalu dan dari interaksi tersebut Yuan Lian merasakan bahwa Yang Chen memiliki pribadi yang menarik dan terbuka sehingga mudah berkomunikasi dengan dirinya walaupun baru saling mengenal.
Di sisi lain Yang Chen mulai yakin tentang apa yang disampaikan ketua sektenya ternyata merupakan sesuatu yang bagus.
Tanpa terasa keduanya telah berbicara cukup lama hingga banyak hal yang telah mereka bahas.
" Pendekar Yang.... sepertinya anda seumuran dengan Tuan Muda He Yin?."
" Benar...Tetua Yang memang sama dengan Tuan Muda He Yin bedanya, Tetua Yang masih belum punya istri." Suara Zhuang Shing yang datang bersama Yuan Fan mengagetkan Yang Chen dan Yuan Lian.
" Nona Yuan....Saya dan ketua Yuan Fan telah membicarakan kemungkinan perjodohan antara Tetua Yang Chen dengan Nona Yuan, jadi bagaimana menurut Nona?." Zhuang Shing tersenyum ramah.
" Ach....aku...." Yuan Lian memandang ayahnya lalu melihat kearah Yang Chen.
__ADS_1
" Aku ...aku terserah ayah saja." Yuan Lian menundukkan wajahnya karena bingung antara perasaan malu dan tertarik.
" Kau yakin terserah ayah?." Yuan Fan bertanya pada putrinya dengan wajah tersenyum senang.
" i..iya." jawab Yuan Lian.
"Chen er, bagaimana menurutmu Nona Yuan sudah memberikan jawabannya.? Zhuang Shing bertanya pada Yang Chen.
" Ketua, jika itu memang baik saya setuju ketua." Yang Chen menjawab dengan jelas.
" Bagus Chen er, Ketua Yuan mari kita bicarakan kelanjutannya di ruang utama penginapan." Ajak Zhuang Shing.
Mereka berempat meninggalkan taman menuju ruang makan utama penginapan, di sana Zhuang An sudah menyiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk acara perayaan moment indah pertunangan Gurunya.
Acara makan besar telah disiapkan Zhuang An tidak lupa mengundang He Yin, Xie Shen dan Fan Wei beserta empat anggotanya termasuk sesepuh sekte bukit tinggi.
" Murid mengucapkan selamat untuk Guru dan Nona Yuan semoga semua lancar dan bahagia." Zhuang An mengatupkan kedua telapak tangannya memberi hormat.
Zhuang Shing juga menyampaikan ucapan selamatnya diikuti He Yin sesepuh sekte bukit tinggi, Xie Shen dan Fan Wei beserta anggotanya.
Yang Chen juga berterimakasih kepada muridnya dan juga kepada Zhuang Shing dan kepada semua di acara tersebut.
Wajah Yuan Lian tampak bahagia dia belum begitu percaya bahwa ia menemukan jodohnya di moment ini.
Yuan Fan juga tak kalah sumringah, ia sangat bahagia putrinya bisa mendapatkan pria yang menurutnya sangat idial.
Xie Shen dan Fan Wei juga ikut merasa senang putri ketua sektenya mendapatkan jodoh pendekar hebat dari sekte pedang langit, mereka yakin itu akan membawa banyak manfaat untuk kemajuan sektenya.
" Pada ahirnya kita akan melihat kemegahan sekte pedang langit dari dekat," Kata Fan Wei.
" Benar, aku tak akan menyianyiakan kesempatan untuk berkunjung ke sekte pedang langit." Xie Shen menambahkan.
" Aku berharap mendapatkan banyak manfaat dan berkah dari perjodohan ini, siapa tahu bisa mempelajari jurus yang hebat dari sana." Kata Zhu Lin.
__ADS_1
Zhuang An hanya tersenyum mendengar pembicaraan teman-teman di sampingnya. Dia banyak bersyukur karena telah menjadi anggota sekte pedang langit sehingga bisa mencapai banyak hal.
Yang Chen juga menampakkan wajah yang cerah dan bahagia tidak disangka pada ahirnya ia mendapatkan jodoh yang menurutnya istimewa. Oleh karena itu ia berjanji pada dirinya sendiri untuk selalu menyayangi Yuan Lian sepenuh hati.