PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
127. Sang Kekasih


__ADS_3

Di Sekte Istana Bunga, empat minggu semenjak Fang Xiang dan Fang Dishi berlatih kitab dewi bulan.


Malam hari jiwa Zhuang Kun datang, saat Zhuang An telah berhasil menempa beberapa Batu Bintang Energi, dalam bentuk besar dan kecil.


Yang kecil seperti biasa sedang kan yang besar berbentuk seperti kursi, sehingga bagian bawah, tangan dan punggung bisa menyentuh logam meteor tersebut.


ini diproyeksikan Zhuang An, untuk mempercepat penyerapan tenaga dalam dan energi murni dengan lebih istimewa.


Selain itu, Zhuang An juga telah berhasil membuat pil sumber daya, dan penyembuh dalam jumlah cukup banyak.


Kemudian barang-barang tersebut, dikirim ke beberapa tempat di mana tubuh Zhuang An yang lain berada, dengan cara pengiriman teleportasi searah.


"Ach! Rasa nya cukup puas dengan hasil ini, walaupun terasa sangat lelah karena empat minggu tidak tidur" Zhuang An bergumam sendiri, sebelum merebahkan diri di ruang penempaan logam Sekte Istana Bunga.


Pagi hari, Zhuang An sehabis mandi dan sarapan pagi, ia menemui Fang Xiang dan Fang Dishi di tempat latihan, ia sudah beberapa hari tak menemani.


"Xiang'er! Kemarilah!" Zhuang An memegang kedua pundak Si cantik Fang Xiang, kemudian bertanya:


"Bagaimana perkembangan latihan mu?" Zhuang An, bertanya pada kekasihnya dengan tersenyum lembut.


"Sangat bagus! Aku sudah menembus gerbang empat kali" Jawab Fang Xiang dengan tawa riang nya.


Ya setelah berlatih selama dua puluh delapan hari, Fang Xiang telah menembus gerbang empat kali, itu artinya setiap seminggu sekali gadis cantik kesayangan Zhuang An itu, mampu menembus gerbang.


Dan hal tersebut dilakukan Fang Xiang, tanpa menggunakan sumber daya apa pun. Hanya menggunakan tekhnik penyerapan energi murni kitab dewi bulan.


Itu terjadi karena kesesuaian kitab, dengan kondisi tubuh istimewa Fang Xiang.


"Luar biasa! Aku sungguh tidak salah memilih seorang kekasih" Zhuang An memuji dengan mengecup kening Fang Xiang.


"Och ya! Tentu saja tidak salah, lagian gadis nya, secantik ini!" Fang Xiang tersenyum bahagia, namun sedikit agak malu.


"Ehemm...! Terus aku bagaimana?"


Suara deheman Fang Dishi sedikit mengagetkan.


Zhuang An tertawa melihat sikap Fang Dishi.


"Cici Dishi! Engkau tak perlu khawatir! Aku punya solusinya" Jawab Zhuang An dengan senyum mengembang.


Zhuang An segera mengeluarkan sebuah Kitab Pedang Phoenix Es, yang telah dia salin untuk Fang Dishi.


"Cici Dishi! Kitab dewi bulan kurang cocok dengan kondisi Cici, jadi, aku menghadiah kan Kitab Pedang Phoenix Es ini, untuk Cici!" Ucap Zhuang An seraya memberikan kitab indah tersebut.


"Wuach...!" Fang Dishi berseru, karena merasa takjub dengan pemberian Zhuang An kali ini.


"Rasanya, aku akan bisa satu jiwa dengan kitab ini" Fang Dishi memegangi kitab tersebut, dengan perasaan senang yang begitu besar.

__ADS_1


"Benar! Elemen es dan energi phoenix nya sangat serasi dengan energi murni Cici" Fang Xiang ikut memberikan tanggapan nya dengan senang hati.


"Untuk lebih sempurna nya, terima lah Pedang Phoenix Es ini!" Ucap Zhuang An, sambil mengeluarkan Pedang Phoenix Es dari Cincin samudra.


"Wuaoo! Kau sungguh penuh dengan kejutan An'er! Terima kasih! Terima kasih!" Fang Dishi meluap-luap perasaannya.


Fang Xiang menggenggam kedua tangan Zhuang An dengan erat.


"Terima kasih! Engkau sungguh baik kepada keluarga ku" Ucap Fang Xiang dengan penuh perasaan haru.


"Tentu saja! Aku akan selalu baik kepada kalian" Zhuang An menjawab dengan senang hati.


"Jika engkau sudah menguasai kitab dewi bulan, hingga tahap menengah, aku juga akan memberi pusaka pedang dewi bulan kepada mu" Ucap Zhuang An dengan menatap sayang wajah kekasihnya.


"Benarkah?!" Ucap Fang Xiang dengan manja, dan masih menggenggam tangan Zhuang An.


"Emm..! Tapi untuk sekarang jangan dulu! Pedang itu sangat berbahaya" Zhuang An sedikit menjelaskan.


"Baiklah! Aku akan menantikan nya" Jawab gadis cantik itu, lalu dengan malu-malu mengecup pipi kekasihnya dan kemudian berlari menjauh.


Zhuang An hanya tersenyum melihat tingkah laku Si cantik itu.


Hari itu juga, Zhuang An memulai membimbing Fang Dishi untuk mempelajari Kitab Pedang Phoenix Es, agar kedepan Cici nya Fang Xiang itu, bisa menjadi salah satu andalan dalam perang melawan iblis negeri Jie Xia.


Fang Dishi memiliki sifat tegas dan jiwa kepemimpinan yang bagus. Jadi, Zhuang An bermaksud memaksimalkan potensinya.


Ketika salah satu tubuh diri Zhuang An, selesai mengantarkan Putri Xia Chuan dan Permaisuri Kaisar Jie Xia di sekte Sekte Merak Emas, ia segera kembali keluar wilayah Kekaisaran Tang.


Karena ia merasa, ada banyak sekali kejanggalan di luar yang terjadi.


Zhuang An turun dari terbang nya dan mendarat di sebuahr jalan, di mana ia melihat beberapa gadis sedang di bawa dalam sebuah kereta.


Kereta tersebut di kawal beberapa prajurit dan pendekar.


Sementara lima gadis di dalam kereta diikat dengan kondisi ketakutan dan tak berdaya.


"Berhenti!" Suara Zhuang An mengagetkan rombongan tersebut.


"Siapa kau?" Teriak Jendral yang memimpin barisan tersebut.


Zhuang An tak menjawab, ia langsung mengangkat tangan nya, pusaran angin tipis seketika muncul dan menderu menyapu semua prajurit yang ada dan memecah kan kereta kuda.


"Wuuuss


"Blaaaar"


Prajurit-prajurit itu pingsan di pinggir jalan.

__ADS_1


Sementara jendral yang memimpin dan beberapa pendekar terbang ke udara. Zhuang An ikut terbang mengejarnya.


"Tak kan ku biarkan kalian lolos!"Ucap Zhuang An dengan keras.


Zhuang An mengangkat tangan kanannya, muncul lima sinar kuning keemasan dan dengan cepat membungkus ke lima orang yang sedang terbang tersebut.


Mereka kalah cepat sehingga tidak bisa menghindar, sebenarnya jendral dan empat pendekar itu setingkat pendekar bumi gerbang tiga dan empat.


Akan tetapi, Zhuang An benar-benar tak peduli dengan kemampuan mereka.


"Sialan! Siapa sebenarnya kau?! Jendral itu memaki Zhuang An.


"Kau tak perlu tahu! Kau akan menjadi bahan penelitian ku" Jawab Zhuang An dengan datar.


Zhuang An menggerakkan kelima jarinya, seperti sedang menggenggam dan pingsan lah kelima orang tersebut.


Lalu dengan cepat memasukkan mereka beserta semua prajurit kedalam cincin tujuh dimensi. Di mana ada satu dari tiga dimensi untuk mahluk hidup.


Kemudian Zhuang An membangunkan dan melepaskan ikatan para gadis yang ditawan.


"Kalian berasal dari mana?" Tanya Zhuang An.


"Ka..kami dari desa seberang sungai" Jawab salah satu dari mereka dengan wajah takut.


"Baiklah! Mari aku antar pulang" Tukas Zhuang An.


Gadis-gadis muda itu hanya mengangguk, mereka masih polos dan takut.


"Pikirkan halaman desa kalian! Aku akan menggunakan teleportasi" Zhuang An tak begitu peduli, mereka paham atau tidak yang penting cepat dan manfaat.


Dalam sekejap mata mereka telah berpindah tempat di mana desa mereka berada.


Gadis-gadis itu tampak bingung, tetapi itu tidak masalah Zhuang An segera mengantar kerumah mereka masing-masing.


Tentu saja keluarga mereka senang sekali, ketika mendapat kan anak gadis nya pulang dengan selamat.


Akan tetapi ketika peristiwa pengambilan paksa kemarin, mereka tidak ada yang berani melawan, karena sudah tahu kekejaman pengikut iblis jie xia.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2