PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
74. Kitab Kesaktian Dewi Bulan


__ADS_3

" Aku, tidak menyangka Bibi Xue Yuelin begitu besar perhatiannya kepadaku?" Zhuang An berbicara pada Xue Yueyin.


" Ach! Kamu ini! Dari dulu, Ibunda begitu besar perhatiannya kepada mu, bahkan, pada ibumu! Apa kamu ga ingat?" Xue Yueyin masih ingat bagaimana dulu mereka memiliki hubungan keluarga yang begitu dekat walaupun, tempat tinggal mereka berjauhan.


Setelah berlari sambil ngobrol ngalor-juga ngidul kadang juga ngetan, tidak terlalu lama kemudian, akhirnya mereka sampai di tempat Bibi Xue Yuelin.


Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, merasa ada yang janggal, karena mereka melihat Zhuang An sudah ada di tempat itu.


Selain itu, di sampingnya mereka juga ada Zhuang An yang lain, dengan penampilan, fisik, dan wajah yang sama tiada beda nya.


Melihat hal yang seperti ini, membuat Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, betul-betul kagum pada sepupunya Xue Yueyin itu.


"Ach! Ini nyata? Kau benar-benar memiliki tubuh bayangan!" Xue Yueyin berteriak, dia tak bisa menyembunyikan kekaguman nya pada sepupunya ini.


" An er! Kau bagaimana bisa memiliki kemampuan seperti ini?" Xue Yueyin masih penasaran dengan Zhuang An, dia berpikir bagaimana bisa, anak yang bahkan, lebih muda dari dirinya, memiliki keistimewaan di luar nalar nya.


" Cici Xue Yueyin! Tenang saja, nanti tak ceritakan" Zhuang An menjawab dengan singkat. Setelah itu bayangan Zhuang An tersebut menghilang meninggalkan kabut tipis lembut berwarna putih.


" Yin er! Kalian selamat!" Bibi Xue Yuelin langsung menyambut putrinya, bahkan langsung memeluknya.


Zhuang An menyadari, Bibi Xue Yuelin ini ternyata memang orang yang begitu perhatian dan penyayang.


Akan tetapi, bukan itu yang menjadi fokus pikiran Zhuang An sekarang. Pemuda itu, memikirkan situasi Tetua Sekte Burung Merak Emas, yang menurut nya cukup lemah.


Bukan, bermaksud untuk meremehkan mereka, akan tetapi lebih pada memikirkan Sekte Burung Merak Emas.

__ADS_1


Karena menurut hemat Zhuang An usia mereka, untuk anggota Sekte yang tinggal di wilayah Kekaisaran Tang, umumnya sudah berada pada ranah Pendekar Satria Gerbang ke enam atau ke tujuh, bahkan tidak sedikit yang sudah gerbang delapan. Tetapi, mengapa mereka masih menjadi Pendekar Satria Gerbang satu dan dua.


Ini cukup mengkhawatirkan, mengingat keberadaan mereka sangat terkenal dan semua anggotanya wanita.


Jadi, kalau mereka pertahanan diri nya lemah, akan mudah menjadi target orang-orang yang memiliki kemampuan tinggi, tetapi memiliki sifat egois atau lebih tepatnya menjadi target dari para Pendekar Berwatak Jahat, ya seperti yang barusan terjadi.


Zhuang An menyadari beberapa kemungkinan yang menjadi penyebabnya, bisa jadi karena minimnya Sumberdaya Kependekaran atau Kitab rujukan yang digunakan Tetua dan anggota Sekte Burung Merak Emas memang kurang bisa bersaing dengan pendekar-pendekar di Wilayah ini.


Zhuang An mulai berpikir, Kitab manual mana yang cocok untuk mendukung kemajuan Tetua dan anggota Sekte Burung Merak Emas dalam ranah Kependekaran.


Karena Zhuang An, melihat Bibi Xue Yuelin dan sifat-sifat nya sangat cocok untuk menjadi Pendekar Wanita yang kuat dan disegani, untuk membela kebenaran dan keadilan.


Lagian Bibi Xue Yuelin dan Sekte Burung Merak Emas adalah merupakan bagian dari keluarganya Zhuang An, jadi apa salah nya jika membantu mereka lebih maju dan lebih kuat.


Zhuang An pernah mendengar, bahwa senjata Kipas Sayap Dewi Bulan jatuh di tangan Sekte Kelelawar Beracun. Akhirnya, setelah berpikir matang Zhuang An memutuskan untuk memberikan sebuah kitab yang di bawa nya dari Alam dimensi Energi ya itu Kitab Kesaktian Dewi Bulan.


Bahkan, lebih hebat dari Kitab Pedang Langit yang dimiliki oleh keluarga Zhuang Shing dari Sekte Pedang Langit.


Membayangkan saja, membuat Zhuang An menjadi cukup ngeri, sekaligus bangga. Bagaimana tidak, dengan Kitab Pedang Langit saja Zhuang Shing sudah menjadi Pendekar nomer wahid di seantero Kekaisaran Tang ini.


Jadi, bagaimana nanti kalau Bibi Xue Yuelin sudah memegang dan menguasai Kitab Dewi Bulan. Pasti akan lebih prestisius lagi prestasi Matriark Sekte Burung Merak Emas itu.


Namun demikian, Zhuang An tidak akan menyerahkan kitab tersebut secara sembarangan, agar keamanan dan kerahasiaan nya terjamin.


Jadi, Zhuang An akan memberikan Kitab Dewi Bulan, di dalam Sekte Burung Merak Emas, setelah dia menciptakan ruang berlatih khusus yang di segel, serta dipasang array kuat yang hanya bisa dimasuki keluarga Matrark Sekte Burung Merak Emas tersebut.

__ADS_1


Sedangkan untuk anggota atau Tetua Sekte Burung Merak Emas, cukup diberikan Rahasia Pernafasan atau juga Rahasia Meditasi dari Kitab Dewi Bulan, itu sudah sangat menunjang luar biasa untuk menjadi pendekar tingkat tinggi lainnya.


" Bibi Xue Yuelin! Aku akan mengunjungi makam Ayahanda dan Ibunda, Bibi mau pergi kemana?" Zhuang An mengagetkan Matriark Sekte Burung Merak Emas dari pelukan putrinya.


" An er! Kita satu tujuan, kami juga akan mengunjungi makam orang tua mu, selain itu nanti kami juga ingin memastikan desas- desus tentang gunung ChangBai" Matriark Sekte Burung Merak Emas itu memberikan jawaban yang cukup murah meriah, walaupun cuma ditanya satu pertanyaan saja.


"Bibi! Memang di gunung ChangBai ada desas-desus apa ?" Zhuang An bertanya lebih lanjut dengan wajah sedikit penasaran.


"Ada informasi yang beredar liar, bahwa di gunung ChangBai terdapat harta pusaka langka, ya itu Air Mata Darah Dewa" Bibi Xue Yuelin menjawab dengan penjelasan.


" Harta Pusaka Langka, ini belum pernah aku dengar, maklum, selama tinggal di kaki gunung ChangBai aku masih kecil" Zhuang An merespon dengan sedikit tertawa.


"Mereka, Pendekar-pendekar Aliran Hitam yang kamu bunuh itu, pasti juga bermaksut mencari harta pusaka langka itu" Bibi Xue Yuelin menambahkan penjelasan nya.


Bahwa, Pendekar Aliran Hitam itu dari sekte besar yaitu Sekte Srigala Kembar, yang berpengaruh di wilayah Kekaisaran Tang sebelah selatan.


"Emh...! Jadi begitu. Baiklah, mari kita lanjutkan perjalanan kita!" Zhuang An mengekspresikan semangat nya.


Akhirnya, mereka ber sembilan melanjutkan perjalanan bersama menuju kaki gunung ChangBai, lebih tepatnya pedesaan yang dekat dengan kaki gunung tersebut yang sekarang sudah tinggal puing-puing nya saja.


Karena desanya, sudah hilang musnah di telan kobaran api Sekte Naga Hitam dan Sekte Taring Naga.


Selama perjalanan tersebut Zhuang An selalu memperhatikan Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, termasuk Xue Yueyin.


Dari pengamatan Pendekar Muda ini, mereka berlima betul-betul membutuhkan bantuan yang nyata untuk bisa lebih maju dalam ilmu bela dirinya.

__ADS_1


Jika ini di Sekte Pedang Langit Pasti, mereka sudah berada pada tingkatan ranah Pendekar Satria Gerbang pertama.


" Emh...! Tak apalah nanti aku bantu mereka dengan sumberdaya yang berkwalitas. Apa lagi kalau diberi Rahasia Pernafasan juga Rahasia Meditasi Kitab Dewi Bulan, pasti mereka akan mengalami kemajuan yang sangat pesat" Begitulah pikiran Zhuang An yang direncanakan untuk kemajuan Sekte milik leluhur dari ibunda nya tercinta tersebut.


__ADS_2