
"Tuan Muda Zhuang!" Teriak Tetua desa, seketika.
Wajah Tetua desa itu, dihiasi senyuman samar karena masih ada rasa takut menyelimuti hatinya.
"Jangan takut! Mereka bukan tandingan ku" Ucap Zhuang An dengan percaya diri.
"Haach! Bukan Tandingan mu. Memang nya, siapa diri mu?" Jendral Jie Xia yang sudah menjadi pengikut Iblis itu, menghardik dengan remeh.
"Kepung dia!" Teriak Jendral lainnya.
Ratusan prajurit segera bergerak cepat, membentuk formasi untuk melumpuhkan Zhuang An.
Namun, mereka benar-benar tidak tahu berhadapan dengan siapa.
Zhuang An terbang perlahan ke udara dengan posisi berdiri lurus, setelah itu ia mengangkat tangan kanan nya, dan seberkas sinar kuning keemasan melesat dengan cepat membungkus ratusan perajurit itu.
Dalam sekejab ratusan prajurit tersebut, pingsan karena vitalitas nya diserap Zhuang An.
Melihat hal tersebut salah satu jendral bergerak cepat, dengan menyabetkan pedang nya.
Dan energi pedang yang kuat menghantam Zhuang An, namun pemuda itu dengan mudah menjentik kan jari nya, seketika sinar kuning emas menghancurkan energi pedang tersebut.
Sepuluh Pendekar aliran hitam, bergerak cepat dengan energi pedang, tombak dan tongkat yang dimiliki.
Akan tetapi, Zhuang An hanya mengangkat tangan kirinya, dan sepuluh energi serangan Pendekar aliran hitam tersebut, hancur diterpa sinar kuning emas dari tangan pemuda tampan tersebut.
Melihat serangan nya dengan mudah dipatahkan, dua jendral dan sepuluh Pendekar aliran hitam itu, saling pandang.
Mereka tak habis pikir, padahal dua belas orang itu adalah pendekar bumi semua, mulai dari gerbang dua, tiga, empat dan lima.
"Siapa, dia sebenarnya?" Jendral pertama bertanya pada rekan nya.
Sedangkan jendral kedua yang ditanya juga merasa bingung.
"Serang habis-habisan!" Teriak Jendral pertama.
Dua Jendral dan Sepuluh Pendekar aliran hitam, segera melesat menyerbu Zhuang An dengan garang.
Namun, sekali lagi Zhuang An dengan mudah menghindar dan membalas dengan tapak dewa langit.
"Awas serangan! Tapak Dewa Langit!" Teriak Zhuang An.
Dengan satu tehknik yang sama, Zhuang An bergerak dengan cepat, tapak kanan dan kirinya bergantian menyerang kanan, kiri, depan dan belakang.
"Wuus"
"Wuus"
__ADS_1
"Jlaaaar"
"Jlaaaar"
...****************...
"Wuuuss"
"Wuuuss"
"Blaaaar"
"Blaaaar"
Serangan cepat Zhuang An menghempaskan, kedua belas musuhnya, hingga tiga puluh tombak jauhnya.
Pendekar Muda ini, sengaja mengurangi energi serangan nya, sehingga lawannya tidak ada yang tewas terbunuh.
Tetapi, mereka tak sadarkan diri dengan kondisi berantakan.
Zhuang An dengan cepat, bergerak mengembalikan vitalitas ratusan prajurit dan memasukkan mereka kedalam cincin tujuh dimensi, sebagai tawanan.
Selanjutnya, dia juga memasukkan pil penyembuh tingkat rendah kedalam mulut dua belas musuh nya, sebelum memasukkan ke penjara cincin tujuh dimensi.
"Akhirnya, selesai juga" Zhuang An bergumam pelan.
Tetua desa dan para penduduk segera berduyun-duyun, menghampiri Zhuang An.
"Tuan Muda Zhuang! Terima kasih! Sungguh anda benar-benar, menjadi penyelamat bagi kami!" Tetua desa mengutarakan perasaan nya.
"Benar! Tuan Muda! Jika Tuan Muda Zhuang, tidak datang kami tidak tahu apa yang akan terjadi" Seorang pria sepuh lain, ikut membenarkan ucapan Tetua desa.
"Ya sudah! Kalau begitu sekarang waktunya menyembelih kambing" Ucap Zhuang An disambut sorak gembira penduduk desa.
"Ayo! Siapkan pesta sambutan untuk Tuan Muda Zhuang!" Suara Tetua desa bergema.
"Ayoo..! Ayoo..!" Suara riuh gembira terdengar di seluruh area tersebut.
Mereka segera menyiapkan acara dadakan, beraroma kegembiraan tersebut.
*
*
*
*
__ADS_1
*
Kita tengok dulu Matriark Xue Yuelin, sudah mengalami kemajuan apa saja setelah berlatih hampir tiga bulan, terhitung semenjak di penginapan kota harbin.
Zhuang An memasuki ruang rahasia di bawah bukit batu, Sekte Merak Emas.
"Tuan Muda Zhuang! Anda tidak biasanya datang kemari? Setelah sekian lama nya, tempat ini jadi" Liu Tianshi menyapa Zhuang An sambil duduk santai di kursi indah berbalut kulit domba, depan meja batu, dengan ditemani secangkir teh hangat, dan camilan dari biji bunga matahari.
Sementara, Liu Xie di sebelah Xue Yueyin hanya tersenyum manis, melihat kedatangan pendekar muda itu.
"An'er! Mengapa kau jarang ke sini? Tempat ini begitu nyaman untuk berlatih, kau sudah berjanji mau melatih ku kan?" Xue Yueyin menegur adik sepupunya itu.
"Maaf kan, aku Cici! Beberapa waktu ini, aku memang sibuk. Tapi baiklah! Mulai sekarang aku akan membantu Cici" Jawab Zhuang An tenang dan bersemangat.
"Nona Liu Tianshi! Bagaimana perkembangan Bibi Xue?" Tanya Zhuang An kepada Guru besar Sekte Merak Emas itu.
"Dengan tehknik pernafasan dan penyerapan Kitab Sakti Dewi Li Chin, ditambah dengan sumber daya berkwalitas tinggi, membuat Matriark Xue, mampu dengan konsisten naik tingkat setiap lima belas hari sekali, ini prestasi yang luar biasa" Liu Tianshi memberikan pujian nya pada Matriark Xue Yuelin.
"Ya ya! Itu memang luar biasa! Konsistensi seperti ini yang sulit dicapai" Respon Zhuang An.
"Namun, demikian ini akan berbeda saat di tingkat pendekar bumi. Karena kesulitan nya akan meningkat drastis" Guru besar Sekte Merak Emas itu memberikan prediksi nya, agar bisa diantisipasi.
"Benar! Aku juga berpikir demikian" Tukas Zhuang An.
"Jadi, sudah berapa lama, Bibi Xue seperti itu?" Tanya Zhuang An kembali, sambil melihat ke ruang meditasi Matriark Xue Yuelin.
"Matriark Xue Yuelin, bermeditasi sudah hampir dua harian" Jawab Liu Tianshi.
"Baiklah! Nona Liu Tianshi dan Nona Liu Xie! Ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian" Zhuang An berbicara lebih serius.
"Och ya! Tentang apa ini?" Tanya Liu Tianshi dan Liu Xie.
"Ini! Tentang hasil penyelidikan ku, beberapa waktu yang lalu, mengenai tiga iblis Jie Xia. Tiga iblis itu, tidak bisa dibunuh oleh laki-laki" Ucap Zhuang An.
"Selain itu, mereka juga punya tekhnik pengorbanan, yang menghisap energi seluruh pengikutnya. Sampai hari ini, belum tahu apakah tekhnik ini juga diturunkan kepada orang-orang kepercayaan nya, atau tidak. Jika itu terjadi, tentu ini akan menambah kesulitan kita" Zhuang An menjelaskan hasil penyelidikan nya di negeri Jie Xia.
"Hemmh..! Seperti itu ya?" Liu Xie menanggapi dengan sederhana.
"Untuk, masalah yang pertama, itu tidak terlalu sulit. Karena engkau tinggal mengalahkan nya, dan membawa pendekar wanita yang siap menjadi eksekutor. Untuk hal yang kedua akan menjadi rumit, jika mereka benar-benar menurunkan tekhnik ini pada para pengikutnya" Liu Tianshi mengutarakan pendapat nya.
"Kalau mereka tidak menurunkan tekhnik nya, apakah ada solusinya?" Xue Yueyin tiba-tiba nyeletuk dari samping.
"Jika, memang mereka tidak menurunkan tekhnik tersebut, kepada pengikutnya. Maka, solusinya tinggal mengurung iblis itu, dengan teknik qubah atau kubus atau juga tekhnik lain nya, sehingga mereka terputus koneksi dengan pengikutnya" Jawab Zhuang An.
.
.
__ADS_1
.
.