
Ketika, yang lain sibuk dengan pelatihan penyerapan energi murni, pernafasan dan meditasi.
Zhuang An justru sibuk dengan tungku ajaib nya, untuk meracik eliksir yang berfungsi sebagai pengembali vitalitas, tenaga dalam dan energi murni.
Pagi hari, setelah Zhuang An mandi dan berpakaian rapi.
Ia tidak mendapati satu orang pun, dari sepuluh wanita yang menjadi rombongan nya, dalam perjalanan ini.
"Wuah! Kok sepi sekali? Ada apa dengan mereka?" Zhuang An bertanya pada dirinya sendiri.
Zhuang An mendatangi mereka semua, di kamarnya masing-masing.
Dan mendapati mereka, sedang masuk dalam semedi nya masing-masing.
Kecuali, Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie, yang hanya duduk ongkang-ongkang kaki di kursi, sekedar mendampingi.
Zhuang An, membiarkan mereka melanjutkan apa yang telah dimulai, dan mengajak Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie, untuk menikmati hidangan pagi di ruang makan utama.
"Nona Liu Tiansi dan Nona Liu Xie! Sebaiknya kita ke ruang makan utama!" Ucap Zhuang An.
"Baiklah!" Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie.
Zhuang An menyantap hidangan, sambil mendengarkan pembicaraan orang-orang di sekitar mereka.
"Kakak! Engkau yakin berita tentang pelelangan tersebut, benar?" Seorang pendekar muda bertanya pada saudara seperguruannya.
"Aku yakin! Dan kita, harus mendapatkan dari beberapa herbal langka itu" Jawab saudara seperguruannya.
Tak hanya di meja sebelah Zhuang An saja, yang membahas tentang kabar pelelangan di kota Harbin.
Beberapa meja lain juga terdapat pembahasan yang sama, baik para pendekar maupun anggota klan di kota Harbin ini.
"Sudah lama, Paviliun Kota Harbin tidak melakukan pelelangan herbal langka, kali ini pasti sangat ramai peminatnya" Seorang pria dewasa, berbicara dengan pria separuh baya.
"Itu benar ,Tuan Muda! Jika ada Herbal Langka yang cocok untuk Tuan Besar, kita harus mendapatkan nya" Pria separuh baya berbicara dengan sopan.
"Ya ya! Kita harus berusaha lebih keras lagi, agar Ayahanda bisa mendapatkan herbal, yang dapat menyembuhkan dari racunnya" Pria itu, terlihat kusut ketika memikirkan ayahnya.
Di sisi lain, Zhuang An mendengarkan di meja makannya, sambil berpikir keras.
__ADS_1
"Racun, jenis apa yang membuat ketua klan itu, sulit disembuhkan?" Zhuang An memikirkan beberapa kemungkinan.
Setelah selesai menikmati hidangan, yang begitu lezat di meja mereka bertiga, Zhuang An mengajak Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie, untuk mengunjungi Paviliun Kota Harbin.
"Nona! Kita jalan-jalan dulu, mengunjungi Paviliun Kota Harbin. Ada yang ingin aku lakukan di sana" Zhuang An, berkata kepada kedua gadis cantik itu.
"Baiklah! Ini, pasti akan menjadi jalan-jalan yang menyenangkan" Liu Tiansi menanggapi dengan senang hati.
"Kalau, Cici senang! Aku juga pasti senang" Liu Xie menjawab dengan lebih semangat.
Zhuang An tersenyum sendiri, melihat dua gadis bening itu tersenyum manis.
Jika, di hatinya tidak ada Fang Xiang, ia yakin dirinya pasti sudah jatuh cinta, pada kedua gadis tersebut.
Akhirnya, mereka bertiga berangkat meninggalkan Penginapan Besar Kota Harbin.
Akan tetapi sebelum itu, Zhuang An mengirimkan bayangan dirinya, untuk menjaga Matriark dan anggota Sekte Burung Merak Emas, agar aman saat bermeditasi.
Pemuda gagah itu, tidak ingin kehilangan kewaspadaan barang sedikit pun, karena sesuatu bisa saja terjadi kapan pun.
Tidak sampai satu dupa, perjalanan mereka bertiga, telah sampai di Paviliun Kota Harbin.
"Kota ini, indah ya?" Liu Xie bergumam pada kakaknya.
"Iya! Suasana yang menyenangkan" Liu Tiansi menanggapi adiknya.
Zhuang An memaklumi kedua nya, karena mereka terlalu lama mengurung diri di gunung ChangBai.
"Mari Nona! Kita masuk Paviliun Kota Harbin" Zhuang An mengajak mereka masuk, menemui Manajer Paviliun Kota Harbin.
"Mari, Tuan Muda dan Siaocia! Ada yang bisa kami bantu?" Seorang gadis energik, menyapa mereka bertiga.
"Kami, ingin bertemu dengan manajer Paviliun Kota Harbin ini! Ada beberapa herbal langka, yang ingin kami tawarkan" Zhuang An, langsung menyampaikan apa yang menjadi tujuannya.
Gadis itu, melihat penampilan Zhuang An dan Liu Tiansi serta adiknya Liu Xie. Menjadi tidak ragu, untuk memanggil manajer Paviliun Kota Harbin.
'Och! Sebentar Tuan Muda! Akan aku panggil kan manajer lebih dulu" Gadis tersebut langsung masuk menemui manajernya.
Tidak begitu lama, ia muncul bersama seorang pria yang cukup berwibawa, dengan pembawaan mirip seorang bangsawan.
__ADS_1
" Och..!" Pria tersebut terkejut, melihat ketiga tamunya itu, pesona yang dimiliki Sang Tamu, sungguh tidak biasa.
"Tuan Muda dan Nona sekalian! Apa yang dapat kami bantu?" Pria itu menyapa dengan baik.
"Kami, ingin menjual herbal langka. Dan juga menawarkan kerja sama" Ucap Zhuang An pada manajer Paviliun Kota Harbin itu.
"Ach! Baiklah! Kalau begitu mari masuk ke ruangan saya!" Manajer Paviliun Kota Harbin memimpin masuk ke ruang kerja miliknya.
Diikuti ketiga orang muda itu.
"Silahkan duduk!" Ucap manajer itu.
Zhuang An dan Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie, segera mengambil tempat duduk, pada kursi yang indah di situ.
"Perkenalkan! Nama saya Zhao Wei! Saya manajer di sini" Manajer Paviliun Kota Harbin, mengenal kan dirinya.
"Terimakasih! Saya Zhuang An dan ini Liu Tiansi serta Liu Xie. Kami, dari Sekte Burung Merak Emas. Tujuan kami ingin menjual herbal langka ini" Zhuang An, memperkenalkan dirinya dan dua Liu bersaudara.
Dia juga mengeluarkan beberapa herbal langka, dari cincin samudra. Salah satunya yang langsung ia buka kotaknya adalah, Jamur Payung Dewa Hujan.
Zhao Wei, terpaku diam. Zhuang An kembali membuka kotak berikutnya, yang berisi Ginseng Dewa Obat.
Belum hilang kekagumannya, terhadap pesona fisik dan penampilan mereka bertiga, sudah dikagetkan lagi dengan herbal-herbal di atas meja.
Perlahan, dengan tangan gemetar, dia mendekati Jamur Payung Dewa Hujan dan Ginseng Dewa Obat, tetapi dia tidak berani menyentuh nya.
"Tuan Zhao! Anda mengenalinya?" Zhuang An, bertanya dengan wajah senang.
"Tentu saja! Walaupun seumur hidup, aku hanya satu kali pernah melihat dua herbal ini secara langsung. Akan tetapi, aku masih ingat, ini adalah Jamur Payung Dewa Hujan dan Ginseng Dewa Obat" Ucap nya penuh ekspresi kekaguman.
"Ternyata, Paviliun Kota Harbin memang luar biasa! Bisa mengenali tanaman dewa, dengan mudahnya" Zhuang An memberikan pujian yang pantas, untuk manajer Zhao Wei.
Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie, memperhatikan Zhuang An dengan bertanya-tanya dalam hati, model bisnis apa yang akan dimainkan Tuan Muda Zhuang ini. Dan berapa harga yang akan diperoleh dari Herbal langka itu.
"Tuan Muda Zhuang! Apakah Jamur Payung Dewa Hujan dan Ginseng Dewa Obat ini, akan dilelang disini?" Manajer Zhao Wei bertanya dengan semangat.
"Tentu saja! Karena ini adalah tujuan kami, kesini" Zhuang An menjawab dengan tegas.
"Baiklah! Ini akan menjadi barang lelang yang betul-betul langka dan diminati banyak orang, tetapi untuk harga nya kita akan tahu setelah lelang selesai" Manajer Zhao Wei menjelaskan.
__ADS_1
"Tidak masalah!" Zhuang An menjawab tenang.