
Pada hari, yang sudah mulai menjelang malam itu. Lima gadis, murid-murid Sekte Merak Emas, segera membuka mata dan menyudahi meditasi nya.
Kemudian mengikuti Zhuang An ke kamar Matriark Sekte Merak Emas.
"Ada apa An'er?" Xue Yueyin, bertanya pada Zhuang An dengan penuh penasaran.
"Makan dulu! Nanti akan aku jelaskan" Zhuang An menjawab dengan lebih rileks.
Zhuang An, mengeluarkan beberapa macam model dan bentuk makanan, yang dibelinya dari resto terkenal di kota Harbin ini.
Matriark Sekte Merak Emas, menatap Zhuang An dengan pandangan menyelidik.
"An'er ! Ada apa ini? mengapa engkau membeli makanan sebanyak ini?" Matriark Sekte Merak Emas, bertanya dengan serius.
"Hehe...! Bibi Xue! Ini adalah syukuran karena, hari ini usaha ku berhasil dengan penuh dan memuaskan" Zhuang An menjawab dengan tenang dan senang.
Kemudian ia mengeluarkan, kartu undangan VIP untuk Matriark Sekte Merak Emas dan rombongan.
"Ini! Bagaimana bisa, ada undangan VIP ini?" Bibi Xue Yuelin merasa heran.
"Aku, dan Nona Liu Tiansi serta Liu Xie, mendatangi Paviliun Kota Harbin, dan mendapatkan undangan VIP itu, mereka ingin kerja sama dengan Sekte Merak Emas" Zhuang An memberikan jawaban sederhana.
"Sudah! Jangan terlalu di pikirkan! Mari menikmati hidangan yang ada! Nanti akan aku jelaskan" Zhuang An, memberikan penekanan, untuk segera menikmati makan malam mereka.
Zhuang An, tak lupa mengambilkan khusus untuk Liu Tiansi dan Liu Xie.
Ia sedikit khawatir, jika dua gadis itu merasa tak enak hati, karena tadi sore sudah makan di resto bareng Zhuang An.
"Mari! Mari, semua! Kita nikmati apa yang tersedia" Zhuang An dengan ramah mengajak semua tanpa kecuali.
.
.
.
Setelah selesai semua, mereka segera membereskan dan membersihkan ruang Matriark Sekte Merak Emas, baru kemudian Zhuang An angkat bicara.
"Bibi Xue! Sudah berapa lama, kalian berada di luar Sekte?" Zhuang An membuka suaranya.
__ADS_1
"Hampir, dua bulan" Xue Yuelin menjawab cepat.
"Nah! Karena, sudah lama di luar sekte, dan baju-baju sudah mulai lusuh, hari ini produk kita yang kemarin kita uji coba. Sekarang telah laku dan menghasilkan ribuan koin emas. Jadi, aku belikan kalian baju-baju yang layak" Zhuang An
Zhuang An tersenyum senang, sambil mengeluarkan bungkusan besar, yang berisi 24 setel pakain untuk wanita.
Zhuang An, memberikan kepada, Matriark Sekte Merak Emas, agar dibagian kepada anggotanya.
Matriark Sekte Merak Emas, segera membukanya dan wajah kagum muncul dari reaksi nya.
"Bagus sekali, pakaian ini. Terima kasih An'er!" Bibi Xue Yuelin mengucapkan kegembiraan nya, pada keponakan nya.
"Iya! Bibi! Dan karena saya, Nona Liu Tiansi dan Nona Liu Xie, mengatas nama kan dari Sekte Merak Emas, maka koin emas ini, juga untuk Sekte Merak Emas" Zhuang An memberikan kantong besar.
Kantong besar itu, dikeluarkan nya dari cincin samudera. Bahkan! bisa dikatakan, kantong itu sangat besar berisi 8 ribu koin emas.
"Emmh...! Ternyata, kau memiliki keberuntungan yang besar An'er! Terima kasih!" Matriark Sekte Merak Emas, menyampaikan ucapan terima kasih nya.
"Baiklah! Kalian, bisa berlatih dan bermeditasi di sini, sampai 7 hari kedepan, karena pada hari ke 7, kita akan menghadiri undangan pelelangan, di Paviliun Kota Harbin" Zhuang An memberikan pengarahan.
"Dan ini, botol kristal, berisi pusaka air mata dewa, untuk Tetua Xiao Ya dan Tetua Qiao Mie, karena yang lain sudah dapat" Zhuang An, memberikan botol kristal, berisi pusaka air mata dewa, kepada dua Tetua Sekte Burung Merak Emas, yang ada.
Untuk pakaian, saya dan Nona Liu Tiansi serta Nona Liu Xie, sudah ambil bagian.
Jadi, pakaian yang di bungkusan itu, silahkan dibagi untuk kalian ber 7.
"Dan ini! Berisi 179 setel, bisa untuk oleh-oleh, para Tetua dan anggota Sekte Burung Merak Emas" Zhuang An, Mengeluarkan dua bungkusan, yang lebih besar dari cincin samudera nya.
"Sekali lagi, terima kasih! An'er! Matriark Sekte Burung Merak Emas, menerima dengan perasaan dipenuhi rasa yang berbeda.
Sungguh! Dia menjadi lebih kagum dengan keponakan, yang dia pikirkan masih anak-anak itu.
Dia tidak tahu, jiwa Zhuang An telah ditempa, di tempat yang memiliki waktu dimensi berlipat-lipat.
Sehingga, walaupun umurnya masih sangat muda, tetapi jiwa dan pikirannya sudah dewasa.
Akhirnya, Matriark Sekte Burung Merak Emas, membagikan 21 pakaian kepada Tetua Xiao Ya, Tetua Qiao Mei dan Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas.
Pakaian itu, benar-benar bagus dan cocok. Seolah, memang diciptakan khusus, untuk orang-orang dari Sekte Burung Merak Emas, tersebut.
__ADS_1
"Wuah! An'er! Kamu, memang pinter memilihkan baju untuk Cicimu ini" Xue Yueyin bergembira ketika telah memakainya.
"Tuan Muda Zhuang! Memang luar biasa! Ini betul-betul bagus" Si gadis imut juga tak kalah gembiranya setelah memakai pakaian baru itu.
Ya! Memang tidak salah, jika, orang bilang, bahwa, baju baru selalu tampak lebih bagus dan lebih menarik.Ya ( jenenge ae klambi anyar. haha)
.
.
.
Dalam satu minggu itu, Matriark Sekte Burung Merak Emas bersama dua Tetua dan Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, terus-terusan berlatih.
Mereka melakukan, penyerapan energi murni, pernapasan dan meditasi di bawah bimbingan dua gadis Liu, Liu Tiansi dan Liu Xie.
Istirahat, hanya untuk makan dan mandi, itu pun dilakukannya hanya dua hari sekali.
Sementara Zhuang An, masih sibuk dengan kreasinya tentang produk-produk nya.
Dua hari sekali, ia mengajak Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie, untuk jalan-jalan di kota Harbin.
"Kita, akan jalan-jalan seperti biasanya" Zhuang An bericara pada Liu Tiansi.
"Baiklah! Aku juga, ingin mencoba mandi air panas di kota, yang katanya orang-orang sangat nyaman" Liu Tiansi menjawab dengan semangat.
"Aku, juga ikut!" Liu Xie tak mau ketinggalan.
Akhirnya mereka bertiga, berangkat dan langsung menuju pemandian air hangat.
Setelah selesai, mereka melanjutkan untuk belanja, dan mereka juga selalu, membeli beberapa makanan, untuk membantu 7 orang, yang sedang berlatih di Penginapan Besar Kota Harbin.
Tetapi, sore itu ketika mau pulang Penginapan Besar Kota Harbin, mereka bertiga, mendapat kan pemandangan yang aneh, dan tidak seperti biasanya.
Di depan mereka ada, seorang gadis kecil, berumur sekitar 7 tahun.
Bocah kecil itu, membawa lukisan untuk ditukar dengan obat, yang ada di toko pinggir jalan kota itu.
Toko itu, juga tidak besar. Bahkan! bisa dibilang toko obat yang sederhana, tetapi juga tidak terlalu kecil.
__ADS_1
.....