PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
138. Markas Iblis Jie Xia


__ADS_3

"Ouch! Begitu! Syukurlah! Jika demikian" Ucap Fang Xiang (Fang Hiyang) dengan senang hati.


"Terus, bagaimana, An'er? Apakah engkau juga akan membantuku dengan tekhnik itu?" Fang Dishi masih penasaran dan ingin memastikan kejelasannya.


"Tentu saja, asal Cici sudah pada puncak ranah pendekar satria" Jawab Zhuang An dengan tenang.


"Baiklah! Jika demikian, aku akan bekerja keras lagi!" Seru Fang Dishi,seraya melangkah kan kaki nya ke tempat semedi nya.


"Xiang'er! Ayo kita temui Paman Wu Ming dan yang lain nya!" Zhuang An merangkul pundak gadis cantik di sebelah nya, dengan lembut.


"Emmm..! Aku, juga ingin tahu perkembangan mereka, setelah mereka mendapatkan pil anti racun dewa obat" Jawab Fang Xiang.


"Ya! Aku juga begitu, aku berharap mereka berempat mengalami kemajuan yang pesat, setelah menerima banyak sumber daya, yang berkwalitas tinggi" Sambung Zhuang An.


Sepasang kekasih itu pun, terus melangkah kan kakinya menuju tempat latihan Wu Ming, dan ketiga adik seperguruannya.


Dan ketika mereka tiba, langsung bertemu dengan Zhu Fai dan Zhao Sheng, yang sedang memegang nampan berisi teko dan gelas keramik.


Sementara, di tangan Zhao Sheng ada beberapa makanan hangat, yang beraroma menggiurkan.


"Ach! Nona! An'er! Ada apa datang kemari?" Ucap Zhu Fai dan Zhao Sheng bersamaan.


"Tidak ada, hanya ingin melihat perkembangan Paman berempat saja" Jawab Zhuang An dengan senyum ramah nya.


"Jika begitu, mari kita duduk di sebelah sana! Ucap Zhu Fai.


Zhuang An dan Fang Xiang, mengikuti kedua pengawal setia gadis cantik tersebut.


Setibanya di tempat istirahat, sudah ada Wu Ming dan Qiao Jin, yang menyambut mereka dengan senang hati.


"An'er! Tak biasanya kau datang kemari, ada hal pening?" Wu Ming berkata tanpa basa-basi.


"Tentu saja! Perkembangan paman berempat adalah hal penting. Jadi, kami berdua ingin mengetahuinya" Jawab Zhuang An dengan wajah teduhnya.


"Kami, merasa luar biasa. Setelah meminum Pil Anti Racun Dewa Obat, kami langsung naik ranah menjadi pendekar satria gerbang pertama. Dan kemudian dengan cepat naik satu tingkat setiap bulannya, berkat sumber daya yang kau berikan, sekarang kami sudah menjadi pendekar satria gerbang ke empat. Jadi, terima kasih! An'er!" Wu Ming memberikan jawaban cukup panjang dan juga rasa terima kasih nya.


"Terima kasih! An'er!" Qiao Jin,


Zhu Fai, dan Zhao Sheng mengucapkan kata-kata yang sama.


" Ya! Sama-sama" Jawab Zhuang An dengan tenang.

__ADS_1


"Nona! Aura Nona, sangat berbeda dari sebelumnya?" Qiao Jin, memperhatikan gadis cantik itu dengan cermat, namun ia tak bisa mengetahui ranah pendekar milik Fang Xiang saat ini.


"Ini, karena aku sudah naik menembus ranah Pendekar Bumi tingkat awal" Jawab Fang Xiang tak ingin menutupi status ranah nya yang sekarang.


"Ap... apa? Ba..bagaimana bisa?" Zhu Fai dan Zhao Sheng gagu mendadak bersamaan.


"Iya! Bagaimana bisa itu terjadi?" Qiao Jin, mengulangi pertanyaan dua sahabatnya.


Fang Xiang hanya tersenyum, mendengar mereka bertiga. Para pengawal setianya itu, ternyata tak begitu memahami bakat yang ia miliki selama ini.


"Iya! Bagaimana Nona bisa naik ranah secepat itu? Kami saja, bisa naik tingkat setiap bulan, ini sudah sangat luar biasa. Bagaimana bisa, Nona naik tingkat delapan kali hanya dalam waktu tiga bulan?" Wu Ming, yang mulai berbicara juga mengutarakan keterkejutan, pada perkembangan Nona nya tersebut.


"Iya! Hal itu memang luar biasa, perkembangan Paman Wu Ming, dan tiga paman lain juga luar biasa. Bahkan! Di sekte pedang langit sekali pun, itu jarang terjadi ada pendekar yang naik tingkat pendekar satria setiap bulan" Zhuang An memberikan komentar nya, tentang perkembangan Wu Ming dan rekan-rekan nya.


"Atau, mungkin karena faktor An'er, juga?" Qiao Jin memberikan tebakan nya.


"Pastinya begitu! Beruntung nya saya, punya pembimbing yang hebat" Fang Xiang menjawab dengan senang hati.


"Tidak semua nya, karena saya. Diri Xiang'er adalah yang istimewa. Bahkan! Mungkin satu-satu nya di dunia" Ujar Zhuang An memuji gadis yang dicintai nya.


"Ya ya! Masuk akal. Dua-duanya benar. Jika bukan fisik Xiang'er yang istimewa dan keberadaan An'er, tidak mungkin hal itu terjadi" Wu Ming, memberikan kesimpulan nya.


*


*


*


*


*


*


*


Sementara itu, di tempat yang jauh. Tepatnya di istana Kekaisaran Jie Xia, yang telah dikuasai Iblis Api Biru atau Iblis Barzora, dan juga Iblis Api Merah, serta Iblis Salju.


Semenjak Kekaisaran Jie Xia, dikuasai Iblis Api biru dan kemudian disusul dua iblis lain nya, membuat suasana istana berubah total dari yang semestinya.


Para dayang dan abdi dalem semua nya, diliputi rasa was-was, karena mereka tahu kekejaman penguasa baru itu.

__ADS_1


Namun, mereka sebenarnya juga tidak terlalu baru, karena sudah lima tahun menduduki kekaisaran tersebut.


Bagian diri Zhuang An, yang kembali menyelidik lebih ke dalam lagi, sangat merasakan ketidak nyamanan penghuni istana Kekaisaran Jie Xia.


Dengan teknik transparan, pemuda tampan itu memasuki istana dan memperhatikan apa saja yang terjadi.


"Hemm...! Dari energi yang mereka pancarkan, ternyata Iblis Api Merah yang paling rendah kemampuan nya. Tetapi, tetap saja kemampuan nya setara dengan Pendekar Dewa tingkat ketujuh" Gumam Zhuang An dari balik alam transfaran.


"Dasar Iblis! Kemana-mana selalu memancarkan energi nya yang jahat" Zhuang An jadi marah-marah sendiri melihat para iblis itu selalu ingin menunjukkan dominasinya.


Zhuang An sengaja membentengi penyamaran tekhnik transfaran nya, hingga puncak kemampuan yang dimilikinya. Semua itu dilakukan agar, para iblis itu tidak merasakan getaran keberadaan dirinya.


Karena pengalaman sebelumnya ketika berada di gunung ChangBai, Liu Tianshi bisa merasakan keberadaan nya.


Ketika Zhuang An, sampai pada satu tempat, ia merasakan ada nya penyekapan. Dan memang betul seribu gadis perawan yang siap dijadikan korban, telah disekap dalam satu bangunan besar dan terbagi dalam banyak ruang.


"Ach! Kasian sekali gadis-gadis itu" Gumam Zhuang An sendirian.


Mereka para gadis tersebut, tinggal ditempat yang mewah, makanan dan minuman yang enak-enak. Akan tetapi, mereka tidak bahagia. Karena mereka tahu, setelah ini mereka akan dijadikan korban oleh para Iblis dan pengikutnya.


"Betul-betul Iblis, tak berprikemanusiaan sama sekali!" Gerutu Zhuang An.


Ibaratnya, kambing yang akan disembelih, lebih dulu diberi makanan yang bagus, agar gemuk dan menjadi daging berkwalitas saat waktunya penyembelihan.


Akan tetapi, kalau kambing memang tidak tahu, akan disembelih setelah gemuk. Sedangkan mereka ini tahu akan dijadikan korban, sehingga tidak ada wajah yang ceria sama sekali, yang tampak pada raut mereka.


Dan inilah tujuan Zhuang An kali ini, ia ingin menghalangi tiga Iblis dan semua pengikutnya, untuk menjadi lebih kuat lagi, dengan cara membebaskan gadis-gadis yang akan menjadi sarana ritual pengorbanan mereka.


"Kali ini, akan aku buat mereka meradang kehilangan barang yang sangat mereka butuh kan, hahaa!" Ucap Zhuang An dengan senang nya.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2