PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
28. Ahir Singa Lembah Neraka


__ADS_3

" Hari ini kau sungguh tidak beruntung karena berani bermusuhan dengan Singa Lembah Neraka." Ketua singa lembah neraka mengeluarkan Pusakanya.


Sepasang tombak berukuran lebih pendek dari tombak biasa dengan mata tombak begitu runcing dan panjang berkilau.


" Aku menduga kau adalah orang tua yang berhasil mempertahankan kemudaanmu, tapi kali ini semua itu tak berguna karena aku akan menghabisimu." Ketua singa lembah neraka menyeringai sambil menyalurkan tenaga dalam pada tombaknya.


Tombak tersebut mengeluarkan cahaya biru berkilau yang berbahaya.


Sementara salah satu petinggi singa lembah neraka juga mengeluarkan pusakanya berbentuk pedang panjang dengan gagang berukiran kepala singa.


Singa lembah neraka bukanlah sekte melainkan organisasi pembunuh, nama dan sepak terjangnya sudah terdengar di mana-mana dikarenakan ketangguhan dan kebiadabannya luar biasa.


Zhuang An menyadari dilihat dari pekatnya pamor senjata mereka menunjukkan adanya racun yang sangat berbahaya.


Perpaduan racun dan kemampuan pendekar satria adalah sesuatu yang tidak mudah dihadapi, oleh karena itu, ia langsung melindungi diri menggunakan tehnik pedang angin.


Dengan didukung tenaga dalam tinggi seluruh tubuhnya mengeluarkan pelindung yang berbentuk hawa angin.


" Majulah aku hawatir kau hanya omong kosong belaka." Zhuang An memancing emosi lawannya.


Mendapat ejekan seperti itu pimpinan penjahat tersebut menjadi geram, dia menyerang Zhuang An dengan dua tombaknya sekaligus.


Zhuang An langsung menggunakan jurus Pedang Angin, dia tidak mau ambil resiko, gerakan-gerakan pemuda itu berenergi begitu tinggi dengan diiringi deruan angin yang mengelilingi.


Ketua lembah neraka mencoba menekan dengan jurus yang lebih hebat, dan menambahkan tenaga dalam yang kuat, namun Zhuang An masih bisa menghadapi dengan begitu tenang.


Sementara petinggi singa lembah neraka mencoba mencari peluang untuk menyerang secara mendadak, tetapi Zhuang An sungguh terlatih dengan baik, sulit dicari celahnya.


" Kau sungguh berhasil membuatnya menjadi pemuda tangguh." Zhuang Shing memuji Yang Chen.


" Bakat dan semangatnya yang menjadikan dirinya seperti itu." Yang Chen menjawab dengan ringan.


Petinggi singa lembah neraka menjadi tidak sabar dia ikut menyerang Zhuang An dengan ganas membuat pemuda itu harus membagi konsentrasinya menjadi dua.


Menghadapi dua pendekar satria tinggi sekaligus bukanlah hal yang mudah, hal tersebut memaksa Zhuang An menggunakan tenaga dalam lebih banyak lagi.


" Wuss wuss...tring tring"


Beberapa jarum beracun melesat kearah Zhuang An, bocah itu kaget hingga berjumpalitan.

__ADS_1


Serangan rahasia itu masih terus terjadi, tetapi dia masih bisa menangkis dan menghindari.


Sesungguhnya pengalaman ini adalah yang pertama bagi Zhuang An, selama ini dia tidak pernah bertarung menghadapi musuh secara nyata.


Untungnya ia memiliki kecerdasan yang tinggi, sehingga mampu mengantisipasi trik-trik licik dari musuh yang kejam ini.


Walaupun beberapa kali dia dikagetkan dengan serangan rahasia dan model keroyokan, tetapi bocah itu masih bisa menghadapi dengan lumayan tenang.


" Jadi inikah modal kalian untuk terkenal, mengandalkan racun dan kecurangan." Zhuang An mengejek ketua singa lembah neraka.


" Jangan sombong kau." Ketua singa lembah neraka mulai gusar karena tidak berhasil menyudutkan Zhuang An.


Pria kekar itu memusatkan tenaga dalamnya ke dua ujung tombaknya kemudian menggunakan untuk menembakkan sinar-sinar tajam melalui kedua tombak tersebut.


Zhuang An menangkis dan juga menghindari sinar-sinar tajam tersebut. Akan tetapi karena petinggi singa lembah neraka ikut melakukan hal yang sama membuat bocah itu agak kerepotan.


Ahirnya pemuda itu menyalurkan energi murni dalam jumlah normal kedalam pedangnya kemudian membentuk pusaran angin beliung yang begitu kuat.


Dan dengan sekali hentakan angin tersebut menggulung kedua musuhnya.


"Whuuss....."


Sinar-sinar tajam tersebut terhempas bersamaan angin beliung yang menerjang kedua pendekar satria aliran hitam itu.


Zhuang An berdiri tersenyum sambil menunggu reaksi keduanya.


Zhuang Shing dan Yang Chen memperhatikan pertarungan dengan duduk santai.


Mereka cukup yakin dengan kapasitas energi murni yang dimiliki Zhuang An tidak sulit mengalahkan kedua lawannya tersebut.


Ketua singa lembah neraka dan wakilnya bangkit dengan wajah gusar.


Keduanya masih sangat penasaran untuk mengalahkan Zhuang An.


Ahirnya kedua orang itu menyalurkan seluruh tenaga dalam yang dimiliki dan kemudian menyatukan senjatanya menyerang dengan sinar besar.


Zhuang An paham itu serangan terahir dari lawannya dan dia menyadari serangan kali ini begitu dasyat, jadi dia menyiapkan energi murni dalam jumlah yang begitu tinggi untuk mencipta pusaran angin beliung.


" Zeiut..."

__ADS_1


" WHuuSS"


Sinar senjata milik ketua Singa lembah neraka menabrak dan tergilas pusaran angin beliung milik Zhuang An.


Bahkan pusaran angin beliung juga menggulung senjata serta pemiliknya hingga berputar-putar seperti gangsingan, Zhuang An terus menyalurkan energinya hingga putaran itu semakin kuat dan semakin cepat.


Orang-orang di kedai terbengong dan ngeri menyaksikan hal itu, mereka umumnya sudah tidak bisa menikmati makannya sejak terjadinya keributan mulai pertama tadi.


Setelah putaran angin itu berhenti kedua tubuh dedengkot pembunuh itu hancur tercabik-cabik pedang dan tombak mereka sendiri yang ikut tergulung dalam pusaran angin tersebut.


Zhuang An memperhatikan mayat-mayat penjahat itu, 4 orang sudah pasti mati, 2 orang menjadi buta karena racunnya sendiri, dan satu orang pingsan dengan luka yang begitu dalam di bagian dada sehingga diyakini juga tak akan selamat.


Zhuang An menyarangkan pedangnya kemudia kembali memasuki kedai.


" Guru, Ketua." Pemuda itu menyapa hormat.


" Emmh...oke tidak apa-apa." Yang Chen bersuara.


" Aku yakin dengan tewasnya pimpinan mereka organisasi Singa Lembah Neraka tidak akan beroperasi lagi, terutama dalam waktu dekat ini." Zhuang Shing berkomentar.


Kemudian Zhuang Shing membayar harga makanan mereka dan memberikan beberapa keping emas untuk pemakaman mayat-mayat di depan sana.


Setelah itu ketiganya melanjutkan perjalanan menuju hutan siluman.


Setelah menempuh perjalanan 2 minggu lamanya mereka tiba di pinggiran hutan.


Zhuang Shing duduk bersemedi untuk meradar posisi Goa Alam Energi.


Hutan Siluman adalah Hutan Belantara yang berada di penghujung utara wilayah Kaisar Timur Raya.


Hutan itu begitu luas dan lebat bahkan saking luasnya di dalamnya meliputi 5 gunung besar, dan saking lebatnya hutan tersebut sampai sinar matahari tidak bisa menembus kedasar hutan.


Zhuang Shing merasakan getaran Goa Alam Energi berada di gunung yang paling tengah posisinya.


Selama ini sangat jarang ada orang yang berani memasuki hutan ini, karena seram dan angkernya.


Hutan tersebut dihuni mahluk-mahluk yang sangat menakutkan, mulai dari hewan buas, siluman sampai raja siluman.


Zhuang Shing mencoba mencari beberapa alternatif untuk mendapatkan jalan yang paling aman.

__ADS_1


Zhuang An ikut penasaran jadi dia duduk semedi di sebelah Zhuang Shing.


Sementara Yang Chen berdiri menjaga keduanya dari bahaya yang tak terduga.


__ADS_2