
" Bagikan uang dan harta-harta ini kepada tawanan dan anggota kalian serta pengawal Tuan Muda He Yin." Zhuang Shing memberi instruksi kepada Xie Shen dan Fan Wei.
" Siap Pendekar ..." Xie Shen dan Fan Wei serempak.
Seperti biasa Zhuang Shing membagikan banyak harta dan uang kepada para tahanan juga para pendekar agar bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki nasib mereka ,tentu harta yang mudah dibawa seperti batangan emas, koin emas dan lainnya.
Sebagaian besar harta yang berat seperti beras dan barang- barang berharga lainnya dibawa memakai kereta untuk kemanfaatan masyarakat yang miskin, harta tersebut berjumlah cukup banyak karena dikumpulkan oleh perampok bertahun-tahun.
Zhuang Shing memberi instruksi agar para tahanan yang masih lemah untuk segera di antarkan kerumahnya atau ketempat yang lebih aman dengan menggunakan kereta.
Dari beberapa perampok yang sempat di interogasi Zhuang Shing mendapat informasi jika sekte burung hantu juga terlibat di balik kegiatan perampokan yang mereka lakukan.
" Ketua, Guru...bagaimana kalau kita lanjutkan menyerbu Sekte Burung Hantu?." Zhuang An mengusulkan karena masih semangat.
Sebenarnya Zhuang An masih penasaran karena sampai detik ini belum ketemu lawan yang tangguh jika dipikir-pikir lawan yang paling tangguh pasti ketua sekte burung hantu jadi dia ingin menyerang kesana.
" Kalau memenurutku kita selesaikan urusan para perampok, begal dan penyamun dulu baru menyerbu sekte burung hantu." Yang Chen menjawab muridnya.
Pada ahirnya Zhuang Shing, Yang Chen dan Zhuang An sepakat untuk menghancurkan semua markas perusuh termasuk Sekte Burung Hantu.
Dalam misi ini mereka dibantu oleh Sekte Bukit Tinggi dengan 300 pendekarnya, jumlah yang cukup untuk membantu menghapus para penjahat di wilayah tersebut.
Pada dasarnya kemampuan Zhuaang Shing, Yang Chen dan Zhuang An yang tinggi tidak terlalu membutuhkan bantuan pendekar luar untuk mengalahkan mereka akan tetapi itu sangat membantu dalam hal lain.
Misalnya membawa dan mendistribusikan uang, sumberdaya dan harta benda hasil jarahan para perampok untuk dibagikan kepada yang lebih membutuhkan.
__ADS_1
Selain itu mereka para anggota sekte bukit tinggi ini memiliki peran besar untuk mengurus para tahanan perampok agar bisa kembali kedesanya dengan aman.
Dalam satu minggu tersebut Zhuang Shing dan teamnya berhasil membumi hanguskan semua markas perampok, begal dan penyamun di seluruh wilayah Huitong.
" Pendekar Yang...semua tahanan korban para perampok sudah di antarkan ketempat yang aman, hanya tinggal menunggu anggota untuk kembali." Zhu Lin melaporkan situasi terahir.
" Bagus, terimakasih kerja kerasnya setelah ini kita akan menyerbu sekte burung hantu tetapi menunggu semua anggota kalian berkumpul kembali." Yang Chen memberitahu keputusan Zhuang Shing.
" Och...Pendekar Yang apakah kita benar-benar akan menghancurkan sekte burung hantu?. Jika iya, saya akan memberi kabar kepada ketua Sekte kami." Zhu Lin bertanya serius.
" Iya benar, silahkan dikabari ketua sekte bukit tinggi." Jawab Yang Chen.
Zhu Lin segera memberitahu Xie Shen dan Fan Wei agar mengabarkan rencana penyerangan sekte burung hantu pada ketua sekte mereka.
Ketua Sekte Bukit Tinggi memasuki ruang Zhuang Shing bersama putrinya dan seorang Tetua sekte.
" Selamat datang para pendekar ...mari masuk kita ngobrol di dalam" Zhuang Shing, Yang Chen dan Zhuang An menyambut mereka.
" Trimakasih Ketua Zhuang...saya sungguh merasa tersanjung bisa berjumpa dengan Ketua Zhuang Shing, pendekar nomer wahid di wilayah kekaisaran." Yuan Fan ketua sekte bukit tinggi bersama putrinya dan salah satu tetua sekte memberi hormat.
" Hahaa..Ketua Yuan tidak usah sungkan, apa yang membuat anda ingin ikut menyerbu sekte burung hantu, adakah hal yang khusus?." Zhuang Shing berbicara langsung pada pokok masalah.
" Och itu... kami memiliki masalah serius dengan sekte burung hantu, mereka pernah mencuri kitab rujukan sekte bukit tinggi, kami masih mencari cara terbaik untuk bisa mengambil barang milik kami tersebut." Yuan Fan menjelaskan dengan wajah agak sedih.
" Ach... itu sangat serius jika memang seperti itu, tetapi mengapa sampai hari ini belum diambil tindakan?." Zhuang Shing terkejut dan menanggapi dengan lebih fokus.
__ADS_1
" Kami sudah beberapa kali berusaha untuk mengambilnya, tetapi selalu gagal, kemampuan sekte itu sulit ditebak, jika tidak hati-hati kami bisa hancur, jadi hari ini kami anggap sebagai sebuah kesempatan untuk mengambil hak kami." Kata Yuan Fan.
" Tidak ada salahnya orang mengambil haknya, akan tetapi jika itu menimbulkan terlalu banyak korban bagi kami, maka kami tidak akan mudah melakukannya, jadi kami menunggu moment yang tepat." Tetua sekte bukit tinggi yang wajahnya lebih sepuh dari Yuan Fan ikut menambahkan
" Hemm...keputusan yang bijak." Zhuang Shing mengomentari.
Zhuang An mulai tadi hanya diam mendengarkan pembicaraan itu, sekali-kali dia memperhatikan sesepuh sekte bukit tinggi yang menurutnya dilihat dari hawa energinya kemampuannya lebih tinggi dari ketua sekte Yuan Fan, walaupun posisinya bukan ketua sekte tetapi cukup puas sebagai penasehat ketua sekte.
Dengan begitu bocah tersebut menyimpulkan orang tua tersebut memiliki kebijaksanaan berpikir yang tinggi.
Kemudian dia beralih pada ketua sekte bukit tinggi wajahnya tampan walaupun sudah berumur 60 tahunan, tetapi wajah dan kulit beserta tulangnya seperti usia 40 tahunan.
Dari hawa energi orang ini baru saja membuka gerbang pertama tingkat pendekar satria.
Dan terahir Zhuang An beralih pada gadis di hadapannya cantik, manis,berkulit halus, tinggi, tidak kurus juga tidak gemuk dan tampak cerdas. 'Hemh... idaman para pemuda.' gumam bocah itu.
Melihat hawa energi gadis di depannya Zhuang An berkesimpulan dia berada ditingkat pendekar mahir, saat ini mungkin berumur 19 tahun, sungguh prestasi yang luar biasa untuk ukuran sekte bukit tinggi.
Selama pembicaraan berlangsung Zhung Shing memperhatikan pandangan Yuan Fan sering melihat kearah Yang Chen dan Zhuang An sebagai pendekar berpengalaman dia bisa menangkap maksud pandangan Yuan Fan pada kedua anggota muda sektenya, jadi dia bermaksud mengambil inisiatif untuk memperjelasnya.
" Ehemm...ketua Yuan maaf lupa memperkenalkan mereka, bocah sebelah kiri ini keponakan saya Zhuang An dia masih berumur 10 tahun baru pertama ikut misi, dan pemuda sebelah kanan ini Tetua termuda Wisma 20 pedang angin." Zhuang Shing menjelaskan.
Zhuang An dan Yang Chen berdiri kemudian menjura memberi hormat pada Yuan Fan. Ketua sekte tersebut dan anggotanya juga membalas memberi hormat.
Tidak lama pertemuanpun berahir, setelah pertemuan itu Zhuang An segera istirahat karena sudah berhari-hari dia tidak istirahat.
__ADS_1