PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
76. Memetik Harta Pusaka Dewa


__ADS_3

Zhuang An, tersenyum lebar melihat Harta Pusaka Air Mata Dewa, ternyata gunung ChangBai yang begitu dekat dengan rumahnya yang dulu, menyimpan Harta Pusaka yang begitu luar biasa.


Namun, tiba-tiba senyumnya menghilang, dia merasakan aura yang tidak biasa, bergerak di bagian tempat lain, Zhuang An mengalihkan deteksi penglihatannya ke ruang dalam yang lain, kalau di luar bisa dikatakan bangunan lain, tetapi ini di bagian terdalam gunung.


Setelah penglihatan Sinar Mata Dewa melewati beberapa pintu, dia terkejut, ternyata di situ ada Siluman Rubah Putih Ribuan Tahun.


" Ach! Apa ini penjaga Harta Pusaka Air Mata Dewa? Atau eksistensi lain yang berdiri sendiri dan tak terikat dengan keberadaan pusaka tersebut." Zhuang An berucap pada dirinya sendiri.


Siluman Rubah Putih Ribuan Tahun, berhenti dari langkah-langkahnya, dia merasakan aura deteksi Zhuang An.


Siluman yang memiliki wujud gadis muda anggun nan cantik tersebut, menoleh ke arah belakang, dia menyapu kan pandangan matanya tetapi tak menemukan apapun yang dicarinya.


Zhuang An berpindah ke ruang dalam atau bangunan yang lain lagi. Aura di sana lebih tebal dan kental, lalu setelah Penglihatan Sinar Mata Dewa melewati puluhan pintu, ia melihat siluman lain , eksistensi gadis cantik, anggun nan mempesona, namun, tampak lebih lembut dan tenang.


" Ach! Biasanya eksistensi yang lembut seperti ini yang lebih berbahaya" Ucap Zhuang An di hatinya.


Siluman Kelinci Salju Putih, berbulu Panjang dan lembut, itulah asli wujud dari eksistensi gadis cantik ini, energinya luar biasa memancar dari tubuhnya, membuat Zhuang An yakin, mahluk yang satu ini, jauh lebih kuat dari pendekar satria sekalipun.


" Emm..! Mungkinkah setingkat Pendekar Bumi Puncak? " Zhuang An berpikir sampai berkerut keningnya.


Tiba- tiba, eksistensi Siluman Kelinci Salju Putih Berbulu Panjang dan lembut, bangun dari duduknya, dia berdiri layaknya orang yang sedang konsentrasi dengan mata terpejam.


"Siapa kau? Tunjukkan dirimu, di hadapanku!" Eksistensi Siluman Kelinci Salju Putih berbulu panjang dan lembut, yang memiliki wujud lain, gadis anggun berkata dengan tenang dan berwibawa.


Zhuang An, cukup kaget dibuat nya, ternyata Gadis super cantik itu, lebih peka dan tajam indra keenamnya, dibanding Siluman Rubah Putih Ribuan Tahun.


"Baiklah! Siapa takut? Tunggu aku di situ, aku akan masuk ketempatmu" Zhuang An mengirim transmisi suara, ke Ruang dalam bawah gunung ChangBai, yang ditempati gadis lembut tersebut.


Sementara, di atas punggung gunung, di permukaan tanah terdapat batu pipih yang ditempati Zhuang An, ia membuka matanya, kemudian berdiri dan melangkah, mendekati Matriark Sekte Burung Merak Emas, yang sedang berbicara dengan Matriark Sekte Kelelawar Beracun. Melihat keponakannya mendekat, Bibi Xue Yuelin menoleh.

__ADS_1


" Ada apa, An er?" Matriark Sekte Burung Merak Emas bertanya pada Zhuang An.


"Bibi Xue Yuelin! Ijinkan aku mengajak Cici Xue Yueyin dan murid-murid Sekte Burung Merak Emas, untuk berjalan - jalan ke balik gunung!" Zhuang An mengekspresikan permohonan nya dengan wajah ceria.


" Ach! Iya...Tapi, jangan terlalu jauh An er!" Matriark Sekte Burung Merak Emas itu menjawab dengan tenang.


"Cici Xue Yueyin dan kalian! Ayo ikut aku!" Zhuang An mengajak Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas.


"Mau kemana, An er?" Xue Yueyin masih ragu-ragu.


" Sudahlah, ikuti saja aku! Zhuang An sedikit tersenyum.


Zhuang An dan Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, berjalan menuju ke balik belakang gunung, dia menemukan pintu masuk Ruang dalam bawah gunung ChangBai melalaui array rahasia.


Sebenarnya, dia bisa memasuki Ruang dalam bawah gunung ChangBai, tanpa melalui array yang telah dibuat ribuan tahun lalu itu, akan tetapi, dia merasa dirinya adalah tamu, jadi sudah sepatutnya lah masuk melalui pintu yang disediakan Tuan Rumah.


"An er! Jangan main rahasia-rahasiaan seperti ini! Katakan lah, tujuan kita sebenarnya mau kemana?!" Xue Yueyin menjadi lebih penasaran, dengan sikap adik sepupu nya ini.


" Huaha..haa..haa..! Main rahasia-rahasiaan bagaimana Cici? Kita ini mau memetik Harta Pusaka Dewa!. Tentu saja, harus hati-hati bicara dan menghindari yang lain, biar ga terjadi keributan." Zhuang An tertawa.


Pemuda itu merasa Cici nya begitu lucu dan konyol, pada situasi seperti ini, masih belum paham dan malah curiga pada adiknya sendiri.


Sementara, empat gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, malah terkesan lebih percaya, padahal bukan saudara.


Memang kadang, pada pengalaman yang lalu, wajah tampan membuat orang mudah simpati, bahkan mudah percaya, padahal belum tahu yang sebenarnya, kadang justru yang tampan itulah yang banyak tingkah, hehe.


Tetapi, kalau untuk Zhuang An ini, memang beda kok, karena dia pendekar yang jujur, baik hati, tulus dan tidak sombong, plus rajin menabung. ( kwkwkwkwk ).


" Memetik Harta Pusaka Dewa???" Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, spontan berhenti dan berteriak bersama.

__ADS_1


" Memang, kita sudah menemukan keberadaannya?" mereka kembali bertanya bersama-sama dengan suara yang keras.


" Sseeett..."


Zhuang An, menaruh jarinya di depan bibirnya yang manis, sambil bersuara mendesis seperti ular.


"Jangan, keras- karas,! Berbahaya kalau didengar Pendekar Aliran Hitam itu !" Zhuang An menunjuk kelompok kumpulan Pendekar Aliran Hitam.


"Aku, sudah menemukannya, kita akan masuk bersama-sama. Tetapi, berhati-hati lah! Ada siluman ribuan tahun di dalam, asal kalian mengikuti petunjuk ku, tidak akan ada masalah" Zhuang An menegaskan.


Tujuan Zhuang An, mengajak lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas adalah: pertama, ingin memberikan pengalaman yang berharga pada mereka berlima, sehingga setelah itu mereka akan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi.


Kedua, di dalam banyak barang berharga dan tentu Zhuang An, hanya akan mengambil dan memilih barang, yang menurut nya menarik untuk diri nya saja. Sehingga lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas itu juga bisa mengambil sesuai minatnya.


Ketiga, Nah! Ini sedikit naif, tapi penting. Dengan kehadiran lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, di sampingnya, Zhuang An berharap, tidak digoda atau setidaknya, bisa lolos dari godaan eksistensi Gadis super cantik, luar biasa yang ada di dalam sana.


"Setelah masuk, kalian bisa memilih barang atau benda berharga yang kalian suka." Zhuang An menambahkan.


" Benarkah??" Mereka kompak bertanya.


Wajah lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas berubah seketika, senyuman mengembang tanpa bisa di tahan, bola mata mereka membulat besar dan menjadi lebih berbinar- binar, seperti baru menerima pinangan dari pria muda idamannya.


Bisa masuk ke ruangan itu saja, sudah merupakan keberuntungan, apalagi bisa memilih barang berharga, wuah ini terasa istimewa.


"Tentu saja." Zhuang An menjawab singkat.


Tak begitu lama, mereka sampai pada tebing yang terdapat lobang cekungan seperti mulut gua, tetapi tidak terlalu besar, di bawahnya ada batu agak besar memanjang, dan terdapat gambar pola jaring laba-laba, kemudian Zhuang An mengajak mereka semua naik ke batu itu.


Zhuang An mengalirkan energi murni pada gambar pola jaring laba-laba, lalu muncul sinar kuning ke emas an pada pola tersebut dan kemudian...

__ADS_1


" Zhuuut."


Seketika mereka menghilang tersedot, terbawa masuk ke Ruang dalam bawah gunung ChangBai oleh kekuatan pintu array tersebut.


__ADS_2