PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
63. Kemampuan Fang Xiang


__ADS_3

Fang Xiang sudah 5 hari dalam perjalanan menuju Chang An ibu kota Kekaisaran Tang.


Dalam perjalanan kali ini gadis yang awet imut itu melihat banyak perubahan di desa-desa dan juga kota.


Ada beberapa desa yang kebanjiran, tetapi ada juga yang mengalami kekeringan, jadi menurutnya ini janggal karena di desa itu ada sungai besar yang tidak pernah kering, tetapi sekarang menjadi kering. Karenanya ia ingin meneliti apa yang terjadi.


Fang Xiang berhenti untuk memeriksa aliran sungai besar yang menjadi andalan warga untuk mengairi sawah atau untuk kebutuhan sehari-hari.


" Parman kita perlu naik keatas memeriksa apa penyebab keringnya sungai ini." Fang Xiang didampingi Wu Ming dan yang lainnya menyusuri sungai.


Setelah lama menyusuri sungai ternyata mereka tiba di hutan gunung yang jarang di jamah penduduk. Bagian hulu sungai di bendung dengan batu-batu besar dan di alirkan kearah desa lain sehingga menyebabkan kebanjiran pada desa tersebut.


" Ini pasti pendekar yang mampu melakukan ini, seorang petani biasa tidak akan mampu mengangkat batu-batu besar seperti ini." Qiao Jin berpendapat lebih dulu.


" Itu benar paman, jadi ini pasti sebuah kesengajaan. Para petani tidak ada yang berani masuk kehutan ini, apa lagi melakukan hal pembendungan seperti ini." Kata Fang Xiang.


" Saya rasa memang seperti itu, sama dengan yang terjadi di Wu Zhong, peracunan sungai itu juga pasti di sengaja." Wu Ming memberikan pendapatnya.


Fang Xiang mencabut pedangnya lalu dengan energi murni yang miliki dia mengarahkan pada batu tersebut.


" Whuuut......JLaaarr.."


" Whuuut...JLaaarr.."


Batu-batu besar yang menutupi arus sungai itu hancur berantakan, karena sungai besar maka bendungannya juga besar, jadi Fang Xiang butuh berkali-kali untuk menghancurkan batu bendungan tersebut.


Fang Xiang tidak memiliki tenaga dalam karena tidak menemukan tehnik tenaga dalam yang cocok, tatapi dia memiliki energi murni atau q yang besar, sehingga cukup mudah menghancurkan batu-batu raksasa tersebut.


Tetapi Fang Xiang mengalami benturan keras yang luar biasa pada genggaman pedangnya, karena batu-batu itu dilindungi segel yang cukup kuat. Jadi walaupun bisa di hancurkan tetapi ada efek panas pada tangannya.


__ADS_1


Fang Xiang terkena efek segel di telapak tangannya.


" Nona tidak apa-apa..?." Wu Ming menjadi khawatir.


" Tidak apa-apa, ini cuma panas biasa, karena batunya dilindungi segel." Fang Xiang hampir terlepas pedangnya.


Setelah bendungan batu hancur, air sungai besar itu kembali mengalir kearah yang semestinya, yaitu mengalir lurus dari barat ketimur.


Menjadikan hilangnya kebanjiran beberapa desa sebelah utara dan teratasinya kekeringan desa sebelah timur.


Fang Xiang dan ke 4 pendekar yang mengawalnya kembali melanjutkan perjalanan menuju Chang An.


" Paman, menurutku ada yang menginginkan kekaisaran tang menjadi kacau, sehingga mudah dikuasai." Di dalam kereta berbicara.


" Dugaan Nona ada benarnya, kemungkinan itu cukup besar." Wu Ming menjawab sambil mengendalikan kuda kereta.


Qiao Jin dan dua rekannya mengendarai kereta kuda di belakangnya.


Mereka juga membahas beberapa isu yang terjadi di lingkup wilyah kekaisaran.


Sementara Zhuang An dan teman-temannya menghadap kaisar bersama team kedua yang baru datang dari sekte pedang langit.


Kaisar Fang Zhang memandang wajah Zhuang An dengan seksama, pemuda itu tidak terpengaruh dengan pandangan kaisar yang terlalu lekat tersebut.


" Apakah kau yang bernama Zhuang An..?" Kaisar Fang Zhang membuka suara.


" Benar, saya Zhuang An.." Pemuda itu menjawab tenang.


" Aku dengar, kau memiliki kemampuan hebat dan memiliki peran penting, dalam menghancurkan kelompok srigala malam yang ada di kota Chang An. Aku senang kau berada di sini.." Kaisar Fang Zhang memberi pujian.


" Trimakasih kaisar." Zhuang An irit bicara.

__ADS_1


Kaisar Fang Zhang mulai mengalihkan perhatian.


Pandangannya serius kearah pada pemimpin team kedua, sekte pedang langit Fang Jin :


" Jadi bagaimana Tetua Fang Jin..? Aku ingin kelompok pembunuh srigala malam dihapus dari wilayah kelaisaran Tang. Mereka telah membunuh 3 orang pejabat kepercayaanku."


" Itu rencana kami, kelompok pembunuh seperti mereka tidak bisa dibiarkan. Kami siap melaksanakan misi!." Fang Jin menyampaikan ketegasannya.


" Bagus, Jendral Ma Jin sampaikan laporan detailnya tentang mereka!." Kaisar Fang Zhang memerintahkan jendral Ma Jin untuk memberikan laporan mereka terkait data kelompok pembunuh Srigala Malam.


Setelah memberi hormat Jendral Ma Jin menyampaikan laporannya :" Kami mendapatkan data bahwa, organisasi pembunuh srigala malam, sebelum peristiwa kemarin malam. Mereka memiliki 2000 anggota dengan kekuatan 25 setingkat pendekar satria, 200 pendekar mumpuni, 400 pendekar mahir, 500 pendekar ahli sisanya pendekar kelas satu dan dua."


Setelah laporan dari jendral Ma Jin Kaisar Fang Zhang menutup pertemuan dan memerintahkan penghancuran organisasi pembunuh srigala malam sampai ke akar-akarnya.


Fang Jin memimpin penyergapan tersebut bersama 47 pendekar satria lainnya termasuk Zhuang An.


Mereka bergerak dengan seorang jendral dan 500 prajurit terpilih setingkat pendekar ahli.


Selama perjalanan Fang Jin sengaja duduk di kereta bersamlla Zhuang An, ia ingin mendengar banyak cerita dan informasi tentang pribadi pemuda tampan tersebut.


" Aku dengar engkau memiliki energi kristal salju, apakah itu tehnik yang sama dengan tehnik kristal yang dimiliki tehnik pedang es..?." Fang Jin bertanya dengan semangat.


" Tentu ada persamaannya, karena itu ilmu yang serumpun. Tetapi ini memiliki tingkat yang agak berbeda." Zhuang An menjawab dengan senang hati.


" Aku tidak pernah menyangka ketua sekte punya keponakan yang sehebat engkau..?." Fang Jin memandang wajah Zhuang An dengan penuh makna.


" Tetua Fang jangan berlebihan menilai, saya tidak sehebat itu." Zhuang An agak merendah.


" Aku sangat ingin menyaksikan kehebatanmu, jadi jangan menahan diri dipertarungan nanti..!." Fang Jin menyampaikan sarannya.


" Baiklah...!." Zhuang An tersenyum mendengar kata-kata Fang Jin ia sedikit canggung dengan sikap senior tersebut.

__ADS_1


Setelah mendekati markas organisasi pembunuh srigala malam jendral Xiao Xun yang menjadi penunjuk jalan melangkah mendahului yang lain bersama dengan 4 prajuritnya.


Zhuang An mencoba menggunakan penglihatan sinar mata dewa, ia melihat beberapa. perangkap yang di pasang di markas pinggir hutan tersebut.


__ADS_2