
"An'gege! Sudah hampir dua hari, Cici Dishi, belum muncul.Aku jadi khawatir!" Fang Xiang, berbicara pelan.
"Jangan khawatir! Cici Dishi, sebentar lagi sampai di penginapan ini!" Zhuang An, menjawab dengan lembut.
"Xiang'er! Sekarang, mari kita ke taman! Mungkin suasana hatimu bisa lebih baik di sana" Zhuang An, memegang pundak gadis itu dan berjalan keluar ruangan.
"Emm! Pokoknya, kalau ditemani An'gege, hatiku pasti senang!" Ucap Fang Xiang, dengan senyum manisnya, sambil memegang lengan Pemuda tampan itu.
Gadis super cantik ini, tidak ingin menyembunyikan perasaan nya.
Ia sudah sangat yakin dengan isi hatinya, terhadap Zhuang An.
Jadi, dia memutuskan untuk menunjukkan dengan sepenuh hati, agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.
"Emm! Baiklah! Aku akan menemani mu!" Zhuang An, tersenyum lembut.
Pemuda tampan tersebut, ingin memberikan perhatian lebih, pada gadis yang selalu menghiasi pikiran nya itu.
Di saat Zhuang An dan Fang Xiang duduk di batu pinggir taman.
Wu Ming dan Qiao Jin datang bersama dengan seorang seorang gadis cantik.
Fang Xiang menoleh, dan ketika ia melihat gadis tersebut ia langsung berdiri dan beberapa detik kemudian gadis itu berteriak dan melesat.
"Ciciiii..!" Fang Xiang, dengan cepat menghambur ke pelukan kakak sepupunya itu.
Fang Dishi pun, segera memeluk adiknya dengan senyum yang cerah.
"Cici! Aku takut cici kenapa-kenapa?!" Ucap Fang Xiang.
"Memang, Cici kenapa?" Ujar Fang Dishi, menggoda Fang Xiang.
"Kata An'gege, Cici kemarin sudah tak bernafas?! Fang Xiang, berkata dengan ekspresi penuh kekhawatiran.
'Iya! Itu kemarin! Tapi sekarang sudah sehat" Fang Dishi, menjawab sambil melepas pelukan Fang Xiang, kemudian mengelus ujung kepala adiknya itu.
"Nona! Sebaiknya kita segera melanjutkan perjalanan, karena khawatir Patriark Sekte Isttana Bunga sedang menunggu!" Ucap Wu Ming, di dampingi Qiao Jin.
"Benar! Aku setuju, sebaiknya kita segera melanjutkan perjalanan ini!" Tegas Zhuang An.
"Baik! Jika seperti itu, mari kita lanjutkan!" Fang Xiang dan Fang Dishi sepakat.
Zhuang An, menggandeng Fang Xiang memasuki kereta kuda yang baru mereka beli.
Karena kereta Sekte Istana Bunga, dihancurkan oleh Pendekar Satria Aliran Hitam, saat penyerangan dua hari yang lalu.
Fang Xiang dan Fang Dishi duduk di dalam kereta kuda, sedangkan Zhuang An dan Wu Ming duduk berdua sebagai kusir.
Untuk Qiao Jin, Zhao Sheng dan Zhu Fai, mereka mengendarai kereta kuda di belakangnya.
"Paman! Sepertinya paman berempat, mengalami hambatan dalam peningkatan ranah pendekar?" Zhuang An, bertanya serius.
"Ach! Benar! Kami berempat sudah bertahun-tahun berada di ranah Pendekar Mumpuni tingkat puncak, tetapi hingga hari ini kami tak pernah bisa naik ke ranah Pendekar Satria" Jawab Wu Ming, lalu dia menarik nafas panjang.
Zhuang An, masih diam mendengarkan. Kemudian bertanya.
__ADS_1
"Pasti, ada penyebabnya?" Zhuang An, bertanya singkat.
"Benar! Penyebabnya adalah racun. Kami pernah terkena racun saat bertarung melawan pendekar aliran hitam, yang menggunakan jenis racun aneh dan berbahaya" Wu Ming, berhenti sejenak.
"Dan sejak terkena racun itu, kami mengalami gangguan pada Meridian dan Dantian kami" Wu Ming, menutup cerita nya dengan ekspresi sedih.
"Sangat disayangkan sekali! Tetapi, paman jangan khawatir! Aku bisa membuatkan pil, yang bisa mengatasi masalah paman Wu Ming!" Tegas Zhuang An.
"Och, ya!?" Wu Ming menjadi terkejut, wajahnya mendadak berseri-seri.
"Iya! Tentu saja, aku akan mencari waktu luang, untuk membuatnya!" Zhuang An, menegaskan niatnya.
"Terima kasih! An'er!" Wu Ming, berterima kasih dengan tulus.
"Tidak perlu sungkan!" Zhuang An, berkata ringan.
*
*
*
*
*
Zhuang An dan rombongan, terus saja meluncur dengan kereta kuda yang mereka tumpangi.
Namun, Pendekar tampan itu, segera mengangkat tangannya.
Setelah itu muncul puluhan, bahkan! Kali ini mencapai hampir lima puluh pendekar aliran hitam, yang mencegat mereka.
Tanpa aba-aba, mereka langsung melesat kan senjata rahasia beracun.
"Siiing...Siiiing....Siiiing"
"Siiing...Siiiing....Siiiing"
Suara berdesing bertebaran bersamaan.
Zhuang An mengangkat tangannya, dua buah kubus besar tercipta satu melindungi kereta kuda yang dikendarai Fang Xiang dan satu lagi melindungi kereta kuda yang dikendarai Qiao Jin dan dua rekannya.
"Siiing...Siiiing....Siiiing"
"Siiing...Siiiing....Siiiing"
Desingan senjata amgi terus tiada henti, tetapi amgi berbentuk jarum dan pisau beracun hanya mengenai Perisai Kubus Pembalik Serangan.
Dan dengan seketika, senjata beracun tersebut berbalik arah karena memantul menyerang mereka.
"Aack...Aack...Aack"
Puluhan orang menjerit kaget, terkena serangan balik senjatanya sendiri.
Lebih dari separuh Pendekar Satria Aliran Hitam tersebut, berhasil menghindari serangan balik, dengan cara menangkis dan ada juga yang melompat berjumpalitan.
__ADS_1
"Kurang ajar! Ini sangat merepotkan" Seorang Pendekar Satria Aliran Hitam berkomentar..
"Benar! Ini sangat menjengkelkan! Kita hancurkan saja kubus itu!" Jawab dan respon Pendekar Satria Aliran Hitam lainnya.
"Baiklah! Bentuk formasi!" Perintah Pendekar Satria Aliran Hitam pertama.
Puluhan Pendekar Satria Aliran Hitam dan anak buahnya membentuk Formasi penyatuan kekuatan dan serangan.
"An'er! Mampukah kubus ini, menahan formasi serangan mereka?" Tanya Fang Dishi.
Fang Dishi, menjadi sedikit khawatir melihat energi yang sangat kuat dan meluap-luap, dari formasi yang diciptakan kelompok Pendekar Satria Aliran Hitam.
"Jangan khawatir! Tekhnik ini sangat kuat, mereka tidak akan mampu menembus apa lagi menghancurkan nya" Zhuang An memberikan ketenangan.
Seraya menambah aliran energi murni, kedalam Perisai Kubus Pembalik Serangan.
Perhitungan Fang Dishi cukup teliti, mereka dua belas Pendekar Satria di tambah dua lima pendekar mumpuni, menyatukan tenaga dalam nya, tentu itu merupakan jumlah yang luar biasa.
Bisa-bisa kubus itu hancur beserta isinya.
Akan tetapi, bagi Zhuang An itu urusan sepele tinggal menambah aliran energi murni ke dalam kubus, hingga tiga persen dari energinya itu akan mampu membinasakan mereka.
Perisai Kubus Pembalik Serangan, mengeluarkan cahaya putih kebiruan karena mendapatkan tambahan energi murni hingga tiga persen milik Zhuang An.
"Och ini!" Fang Dishi dan Fang Xiang terkejut melihat hal itu.
"Formasi Penghancur!!" Suara lantang terdengar menggema dari para Pendekar Satria Aliran Hitam.
" Hiiaat!"
"Jlegaaarrr"
"Whuuus"
Serangan formasi itu, betul-betul kembali arah menyerang kelompok Pendekar Satria Aliran Hitam.
Karena kecepatan nya dua kali lipat lebih, membuat mereka tak sempat menghindar dan akhirnya hanya bisa menahannya.
Tetapi, semua di luar dugaan mereka kekuatan itu begitu hebat menghantam dan menimbulkan ledakan super dasyat.
"BUUUMMM"
Formasi Pendekar Satria Aliran Hitam, hancur mereka terpental dua puluh tombak, menghantam pohon di belakang mereka.
Darah berceceran, tubuh bertumbangan.
Zhuang An hanya, menarik nafas berat melihat kenyataan seperti itu. Kemungkinan besar mereka tewas semua.
.
.
.
.
__ADS_1