PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
112. Fang Xiang, Memulai Latihan Khusus.


__ADS_3

Zhuang An, segera menarik kembali Perisai Kubus Pembalik Serangan.


Kemudian dia bertanya pada Fang Dishi:


"Cici Dishi! Mau pulang ke Sekte Pedang Langit atau ikut ke Sekte Istana Bunga?" Zhuang An, bertanya pelan pada Fang Dishi.


"Aku, akan ke Sekte Istana Bunga!" Fang Dishi menjawab tegas.


"Baiklah! Kalau begitu, kali ini aku akan menggunakan teleportasi, bersiaplah kalian!" Ucap Zhuang An, dengan serius.


Zhuang An tersenyum melihat Wu Ming yang kelihatan bingung.


Tetapi, Pemuda tampan itu tidak terlalu memperdulikan reaksi Wu Ming, ia langsung mengangkat tangan kanan nya.


Sinar kuning keemasan segera menyelimuti dua kereta kuda yang mereka tumpangi, lalu dengan cepat menghilang dari pandangan diikuti reaksi kaget Wu Ming.


"Wuuuss"


Dalam sekejap dua kereta kuda, sudah berpindah tempat.


Dan sekarang, mereka telah berada di depan gerbang Sekte Istana Bunga.


"Uuff! Ini..! Bagaimana bisa?" Wu Ming, bereaksi terkejut.


"Kita, sudah sampai!" Jawab Zhuang An cepat.


"Teleportasi?" Wu Ming, bertanya dengan kagum.


"Betul! Mari kita langsung masuk!" Ucap Zhuang An, dan langsung menggebrak dua kuda kereta tersebut.


Kereta kuda memasuki gerbang Sekte Istana Bunga.


"Senior!" Anggota sekte yang berjaga menyapa Wu Ming.


Wu Ming hanya mengangguk, Kereta Qiao Jin mengikuti dari belakang.


Mereka segera di sambut Kakek dan Nenek Fang Xiang, Han Xiao dan Fang Mei.


"Kakek...! Nenek..!" Fang Xiang, segera memeluk Kakek dan Nenek nya.


"Xiang'er! Kakek sangat mengkhawatirkan mu!:" Han Xiao, begitu antusias menyambut cucu kesayangan nya.


"Nenek, juga sayang!" Fang Mei juga tak mau ketinggalan, melepaskan kerinduan.


Zhuang An dan Fang Dishi, hanya bisa diam dan tersenyum ikut bahagia.


Han Xiao, menoleh kearah Zhuang An dengan penasaran, ia belum pernah bertemu dengan pemuda itu.


Melihat pemuda yang penuh kharisma dan elegan, membuat hati Han Xiao merasa sejuk.


"Apakah, dia bocah laki-laki kecil yang sering kau ceritakan itu?" Fang Mei bertanya pada cucunya.


"Hehe...! Iya Nek! Tapi sekarang dia sudah dewasa" Jawab Fang Xiang dengan riang.

__ADS_1


"Anak laki-laki kecil?" Han Xiao, heran.


"Iya Kek! Waktu pertama ketemu dia masih kecil!" Fang Xiang, menjawab dengan semangat.


"Iya ya! Jadi, siapa nama mu Nak? Sepertinya kau membuat cucuku, terkesan kepada mu" Han Xiao, mendekati Zhuang An dan merangkul pundaknya.


"Yunior Zhuang An!" Zhuang An, menjawab dengan sopan.


Fang Mei, segera mengajak Fang Dishi dan Zhuang An masuk ke istana bunga. Kediaman Han Xiao dan Fang Mei.


Mereka, segera membersihkan diri dan kemudian menikmati hidangan makan malam.


Tidak butuh waktu lama Zhuang An dan Han Xiao langsung akrab seperti sudah kenal lama.


Dua orang yang beda generasi itu, menjadi begitu nyambung dalam setiap materi pembahasan masalah.


Malam itu, Han Xiao banyak berbincang dengan Zhuang An.


Mereka membahas mengenai banyak hal, mulai pribadi Zhuang An, situasi istana Kekaisaran Tang, Situasi politik negara dan terahir membahas tentang Fang Xiang.


"Jadi, Nak Zhuang! Tahu kondisinya Xiang'er?" Han Xiao menegaskan sesuatu.


"Ya! Yunior cukup memahami tentang kondisi Nona Fang!" Jawab Zhuang An.


"Nak Zhuang! Bisa membantu?" Han Xiao bertanya dengan harapan besar.


"Senior! Jangan khawatir! Yunior pasti membantunya, ada satu tekhnik kitab yang sangat cocok dengan kondisi Xiang'er" Zhuang An, menjelaskan rencananya untuk membantu Fang Xiang mengatasi kondisinya.


"Bagus-bagus! Nak Zhuang! Kami sangat berterima kasih kepadamu" Han Xiao, mengucapkan dengan tulus, sambil menyatukan kedua tangannya di depan dada.


"Tidak perlu sungkan Senior!" Zhuang An, membalas dengan hormat.


Sementara, di ruang yang lain Fang Xiang dan Fang Dishi duduk di dalam ruangan besar.


Mereka juga membahas beberapa hal, termasuk pembahasan tentang Zhuang An.


"Jadi, sehebat itu kah Nak Zhuang?" Fang Mei, bertanya serius.


"Benar! Nek! Aku, sudah menyaksikan sendiri kehebatan Tuan Muda Zhuang ini" Jawab Fang Dishi.


Fang Dishi, menjelaskan beberapa hal yang dia ketahui tentang Zhuang An kepada Fang Mei, nenek Fang Xiang yang memiliki marga yang sama dengan dirinya itu.


Mereka cukup dekat, selain karena masih sama-sama satu keluarga bangsawan Fang, mereka juga cukup sering bertemu.


"Yunior, cukup mengenal baik Tuan Muda Zhuang, karena kami satu sekte, jadi bertahun-tahun kami sering berlatih bersama" Fang Dishi, menambahkan keterangan nya.


"Sifat nya, sebaik yang dikatakan Xiang'er?" Fang Mei, bertanya lebih lanjut.


"Benar! Tuan Muda Zhuang ini, memiliki kepribadian yang bagus" Tukas Fang Dishi.


Pagi hari, ditempat latihan khusus keluarga Han Sekte Istana Bunga, sesuai rencana Zhuang An, ia langsung membantu Fang Xiang untuk melatih ilmu Kitab Sakti Dewi Bulan.


Tempat itu, adalah gedung besar dengan area keamanan cukup ketat.

__ADS_1


Bahkan! sangat ketat hingga di pasangi array keamanan yang sangat kuat.


Dalam latihan itu, mereka berdua di temani Fang Dishi.


Mereka bertiga duduk di depan satu meja batu.


Fang Xiang, membuka Kitab Sakti Dewi Bulan dan memulai membacanya, serta memperhatikan pola yang tergambar di dalam kitab tersebut.


Setelah itu, Fang Xiang mempraktikkan tekhnik penyerapan energi murni.


"Kitab ini, luar biasa baru mencobanya aku langsung merasakan serapan energi murni begitu kuat" Fang Xiang, berkomentar.


"Ini, baru penyerapan energi murni tingkat dasar" Fang Xiang, melanjutkan komentar nya.


"Och ya! Xiang'er! Aku, punya sesuatu yang ingin aku berikan kepadamu


"Och ya! Apa itu?" Wajah Fang Xiang, langsung bertambah cerah mendengar kata-kata Pemuda tampan itu.


Zhuang An, segera mengeluarkan dua harta pusaka, yang sudah ia siapkan sejak di alam dimensi energi.


"An'er! Apakah aku boleh mempelajari kitab ini?" Fang Dishi, menjadi sangat antusias dan tertarik dengan Kitab Sakti Dewi BulanKitab Sakti Dewi Bulan.


"Tentu, Cici Dishi! Hanya saja ada beberapa bagian yang khusus dan tak bisa dipelajari sembarang orang" Zhuang An menjawab, sebelum mengeluarkan dua harta pusaka.


"Xiang'er! Lihatlah ini Harta Pusaka Batu Bintang Energi!" Zhuang An, memegang tangan kanan Fang Xiang.


Kemudian meletakkan harta pusaka batu bintang energi, di atas telapak tangan yang halus itu.


"Ini..! Terasa ada getaran energi halus dan sejuk!" Fang Xiang, memberi komentarnya.


"Apakah itu, sama dengan batu bintang energi yang engkau miliki dulu? Yang pernah aku lihat di sekte pedang langit?" Fang Dishi, jadi penasaran.


"Iya..! Batu Bintang Energi ini sama dengan yang aku miliki saat di sekte pedang langit dulu!" Zhuang An, memberikan jawaban yang sesuai.


"Batu bintang energi ini, mengapa disebut Harta Pusaka? dan untuk apa kegunaannya?" Fang Xiang, yang baru pertama melihat nya, masih belum paham dengan harta pusaka yang ada di tangan nya tersebut.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2