PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
84. Kwalitas Herbal Langka


__ADS_3

"Jangan sungkan! Di sini ada begitu banyak tanaman herbal, tidak perlu khawatir habis, hanya karena diambil beberapa jenis saja." Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie, mempersilahkan mereka Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, untuk mengambil herbal yang dibutuhkannya.


"Terimakasih! Untuk kebaikan hati Nona berdua" Xue Yueyin mengucapkan terimakasih dengan perasaan suka cita.


Liu Xie dan Liu Tiansi, mengangguk dengan tersenyum.


Dua gadis super cantik itu, memiliki kepercayaan tinggi terhadap Zhuang An, dan tidak ada kekhawatiran apa pun, karena mereka terikat dalam sumpah segel kesetiaan.


"Nona! Anda berdua sangat bermurah hati, pada kami" Zhuang An berterima kasih pada Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie.


"Demi kebaikan, tidak ada ruginya" Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie menjawab kompak.


Mereka bisa bebas bercerita, tentang Kebun Herbal Langka Ribuan Tahun, termasuk rahasia Delapan Batu Nadi Bintang yang ditanam di kebun herbal tesebut.


Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie, lebih lanjut menjelaskan, bahwa keberadaan Delapan Batu Nadi Bintang yang ditanam di kebun herbal tesebut, mempengaruhi ketebalan Aura energi murni yang berkumpul di tempat tersebut menjadi semakin melimpah.


Sehingga menjadikan tanaman herbal di lingkungan ini, menjadi tumbuh subuh dan kwalitasnya meningkat berlipat ganda.


Tak mengherankan herbal-herbal ini, menjadi tampak sama dengan herbal puluhan ribu tahun, bahkan ada yang sampai berkwalitas seratus ribu tahun.


"Itulah, yang selama ini membuat kami senang menjalani kehidupan di sini, banyak tanaman yang menghibur kami" Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie , menutup cerita mereka berdua.


"Yaa ya ya!" Zhuang An mengangguk paham, karena dia juga memiliki tempat yang menyegarkan dan menyenangkan di alam dimensi energi.


Sementara, Xue Yueyin segera melesat menuju empat gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas untuk memberi tahu kebolehan mengambil herbal-herbal di Kebun Herbal Langka Ribuan Tahun tersebut.


"Bagaimana Siaocia? Boleh?" Salah satu dari gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas bertanya pada Xue Yueyin.


"Iya boleh! Tetapi, mungkin kita juga harus agak menahan diri. Jangan terlalu banyak!" Xue Yueyin menjawab dengan pelan.


"Baiklah! Ayo kita bergerak!" Salah satu dari mereka berucap dengan gembira.

__ADS_1


Wajah cantik gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, menjadi gembira dan mereka mulai memilih herbal yang menurut mereka cocok dengan dirinya masing-masing.


"Wuah! Aku dapat beberapa herbal yang luar biasa! Dengan herbal-herbal ini, aku akan dapat naik ranah mencapai tingkat pendekar satria" Salah satu gadis yang paling dewasa berucap dengan penuh semangat.


"Benar! Cici, dengan apa yang kita dapatkan hari ini, aku juga akan mencapai tingkat ranah Pendekar Satria tidak akan lama lagi" Satu rekannya lagi, tidak mau kalah berucap gembira.


"Kita, betul-betul beruntung diajak dalam perjalanan kali ini, begitu banyak anugrah yang kita dapatkan" Seorang gadis dengan wajah imut menimpali ucapan yang lainnya.


"Aku, jadi ingat Cici Zhang Yuan, kemarin tak jadi ikut" Seorang gadis berkulit putih giok menambah kolom komentar di kebun herbal tersebut.


"Iya! Kasihan ya, Cici Zhang Yuan" Yang lain, menimpali komentar tersebut.


Sementara, Zhuang An menghirup nafas panjang, menikmati sensasi energi murni yang begitu melimpah di tempat itu.


Matanya terpejam, tangan nya di gerak kan merentang dan dari bawah perlahan naik keatas pelan..Ia betul-betul menyerap energi murni yang begitu menyegarkan tubuhnya.


Sementara, dua eksistensi indah lebih suka berdiri di dekat Zhuang An, Liu Xie memeluk kakaknya dengan manja, dagunya di taruh di pundak Liu Tiansi, sambil memperhatikan Pendekar muda itu.


"Cici Tiansi! Pemuda ini tampan sekali ya?" Liu Xie tiba-tiba bersuara di sebelah telinga kakaknya.


"Emh...! Liu Tiansi seperti mau tersedak mendengarnya, karena kaget dengan suara adiknya.


"Xie er! Kau sungguh mengagetkan aku" Liu Tiansi tak merespon ucapan adiknya dengan baik. Ia tak ingin terlalu kepikiran dengan pemuda di depannya.


Walaupun dia tahu, jika dirinya telah tertarik sepenuhnya, pada Pendekar yang memancarkan Aura energi murni sama dengan dirinya.


"Cici, tak tertarik kah padanya?" Liu Xie menggoda kakaknya itu dengan lebih lanjut, masih memeluk dan menaruh dagunya di pundak Liu Tiansi, yang halus dan wangi tertutupi gaun putih bersih, memancarkan Aura Dewi yang suci.


"Sejujurnya! Cici mu ini, sangat tertarik padanya, tetapi rasanya aneh, jika Cici harus yang memulainya" Akhirnya, Liu Tiansi memberikan jawaban yang memuaskan adiknya.


Zhuang An secara langsung, mendengar bisik-bisik keindahan dua saudara kakak adik tersebut.

__ADS_1


Namun, dia sudah berjanji pada dirinya sendiri, untuk tidak akan menjalin hubungan asmara, sebelum bertemu dengan Fang Xiang kembali.


Jadi, dia tetap diam dan pasif saja, mendengar pembicaraan dua gadis super cantik di belakangnya.


"An er! Dan Nona berdua! kami sudah sudah selesai" Suara Xue Yueyin mendekat bersama dengan empat gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas.


Zhuang An mengakhiri semedi nya, kemudian menyapa dan mendekati kakak sepupunya Xue Yueyin


"Kami, mendapatkan beberapa herbal langka yang berkwalitas ribuan tahun" Xue Yueyin menambahkan dengan wajah penuh senyum bahagia.


"Benar! Kami berterimakasih pada Tuan muda, karena sudah mengajak kami" Salah satu dari empat gadis berkata dengan tulus.


"Nona Liu Tiansi dan Nona Liu Xie! Terimakasih, untuk kemurahan hatinya" Xue Yueyin mengucapkan terimakasih diikuti empat gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas.


"Jangan sungkan! Kami juga senang, jika kalian senang" Ucap Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie.


" Tidak! Kami memang harus banyak berterimakasih kepada Nona Liu Tiansi dan Liu Xie, sejak awal hingga di kebun ini, kami terlalu banyak menerima kebaikan Nona berdua!" Zhuang An menegaskan ketulusan hatinya.


"Baiklah, jika sepert itu!" Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie menjawab ringan.


"Mari! Nona Liu Tiansi dan Liu Xie anda pimpin keluar dari dimensi ini! " Ucap Zhuang An pada dua eksistensi indah di depannya.


"Mari!" Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie bergerak lebih dulu masuk di array yang terdapat di kebun herbal itu.


Zhuang An dan Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas mengikuti masuk di array batu tersebut.


Tak lama, rombongan tersebut telah berpindah tempat yang berbeda dimensi nya. Sekarang mereka berada di atas punggung gunung ChangBai.


Di tempat tersebut, mereka mengedarkan pandangannya, dan tampak agak sepi, tetapi tak jauh dari mereka di balik tebing juga di balik punggung gunung, banyak suara orang-orang dunia persilatan masih berkumpul di sana.


"Kalian tunggu di sini! Aku akan memanggil Bibi Xue Yuelin" Zhuang An berkata pada mereka semua.

__ADS_1


__ADS_2