PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
88. Niat Baik Liu Xie


__ADS_3

"Ayo, majulah kalian berdua!" Xue Yueyin menantang mereka berdua.


Putri Matriark Sekte Burung Merak Emas itu, berdiri dengan megah nya, tatapan matanya begitu tajam, wajah nya yang cantik, semakin mempesona dengan paduan jubah Sekte Burung Merak Emas, berwarna putih bersih.


Orang- orang yang menonton pertarungan tersebut, menjadi semakin tertarik dan berkomentar yang menggelitik.


"Tak disangka ya! Putri Matriark Sekte Burung Merak Emas, ternyata memiliki kemampuan yang luar biasa" Seorang yang berasal dari sekte lain berkomentar dengan rekannya.


"Betul! Padahal selama ini mereka, dikatakan kurang bagus" rekannya menjawab penuh keheranan.


"Berarti rumor itu tidak bertanggung jawab, aku yakin Tuan Muda ini juga termakan rumor salah itu, sehingga berani meremehkan Putri Matriark Sekte Burung Merak Emas" Pendekar dari salah satu sekte aliran putih membuat kesimpulan.


"Ya ya! Aku juga yakin begitu" Jawab rekan pendekar lainnya.


Sementara, Xue Yueyin memberikan senyuman yang indah penuh pesona,, sedang tangan kanan nya memegang pedang yang hebat menambah daya tarik tersendiri.


Pedang di tangan nya itu, mengeluarkan sinar api biru yang terang, sungguh tampilan yang luar biasa, bagaikan Dewi Kayangan yang turun dari langit.


Tuan Muda dan Kepala Pengawalnya, melihat tampilan Xue Yueyin yang begitu mendominasi, serta menyaksikan anak buahnya sudah pingsan semua, ditambah lagi benjolan dikening Tuan Muda itu, membuat mereka merasa lebih ngeri.


Namun, provokasi Xue Yueyin telah membangkitkan semangatnya.


"Paman! Ayo kita serang dia bersama-sama!" Ucap Tuan Muda itu.


"Baiklah!" Jawab pengawalnya lebih. semangat lagi.


Dua orang itu, dengan cepat segera menyerang Xue Yueyin menggunakan pedang pusaka nya. Dengan tenaga dalam yang besar disalurkan kedalam pedangnya.


Gelombang besar tercipta dari paduan dua pedang Pendekar Satria.


Akan tetapi, gadis itu menyalurkan energi murni kedalam pedang Phoenix Api Suci milik Dewi Li Chin, dan dengan kecepatan yang sulit diikuti oleh mata menyabetkan pedangnya yang tersakiti energi kurni begitu banyak.


"Hiaaat" Xue Yueyin menyerang dengan ganas.

__ADS_1


"Whuuus:"


"Jlaaar"


Kedua orang itu terpental puluhan meter, dengan memuntahkan darah segar dari mulut, juga hidung nya.


" Uhuuk...uhuuk.."


Tuan Muda dan Kepala Pengawalnya terbatuk-batuk, sementera kondisinya sangat mengenaskan, karena Putri Matriark Sekte Burung Merak Emas itu, memang kurang bisa mengontrol energinya, sehingga energi itu muntah dengan kasar kearah kedua orang tersebut.


Walaupun Pemuda itu berada pada ranah Pendekar Satria Gerbang pertama. Bahkan! Pengawalnya, berada pada ranah Pendekar Satria Gerbang kedua.


Namun, mereka dapat dihajar dengan mudah oleh Xue Yueyin.


Padahal kenyataannya, gadis cantik itu, masih berada pada tingkat Pendekar Ahli dan belum masuk ke ranah Pendekar Mahir atau pun Pendekar Mumpuni.


Bahkan! jauh dari Pendekar Satria, dan juga jurus yang digunakan juga jurus Sekte Burung Merak Emas, sama dengan jurus yang di gunakan oleh murid-murid Sekte Burung Merak Emas yang lain.


"Cici! Bagaimana bisa, Siaocia tiba-tiba memiliki kemampuan yang luar biasa seperti ini?" Si gadis imut, murid Sekte Burung Merak Emas, bertanya pada sahabatnya yang lebih dewasa.


Tentu, mereka tidak mengetahuinya, karena Zhuang An mengirimkan energi murni nya dengan sangat rahasia.


Dan semua kehebatan itu, terjadi karena Tiga Sebab.


Pertama : Xue Yueyin menggunakan pedang Dewi Li Chin, walaupun jurus yang digunakan tetap jurus Sekte Burung Merak Emas.Tetapi kekuatan pedang sangat membantunya.


Kedua: Gadis itu, meminum Harta Pusaka Air Mata Dewi Li Chin, sehingga bisa berintegrasi baik dengan pedang milik Sang Dewi.


Ketiga: Gadis itu, mendapatkan pinjaman energi murni, sebanyak satu persen atau tidak kurang dari dua belas ribu mega energi dari Zhuang An.


Energi sebanyak itu, setara dengan Pendekar Bumi Gerbang Kedua, jadi wajar, Tuan Muda dan kelompoknya,.begitu mudah dipecundangi oleh Xue Yueyin.


Xue Yueyin, menyeringai mendekati pengawal tuan muda itu, sementera tuan muda sudah pingsan.

__ADS_1


"Paman! Lain kali, aku akan membunuh kalian, jika mengganggu kami" Xue Yueyin memberikan dominasi ancamannya, sehingga kepala pengawal itu tambah pucat.


Gadis itu, meninggalkan dua belas orang yang terkapar tersebut dan kemudian memasuki resto kembali, diikuti rekan-rekannya termasuk Matriark dan dua Tetua Sekte Burung Merak Emas.


Sedangkan, orang-orang riuh dengan reaksi masing-masing.


"Jadi, mengapa engkau tidak jadi pahlawan gadis cantik itu?" Seorang pendekar menyindir temannya.


"Ach! Tentu saja, gadis itu yang pantas menjadi pahlawan nya, bukan aku, karena kemampuannya jauh di atas ku" Jawab temannya.


"Och! Akhirnya, sadar atas kemampuan diri sendiri" Pendekar menambahkan.


Di dalam resto, Xue Yueyin diberondong pertanyaan oleh Empat gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, sementera Matriark dan dua Tetua Sekte Burung Merak Emas, hanya diam mendengarkan mereka berlima.


"Jadi! Siaocia, mendapat pinjaman energi murni dari Tuan Muda Zhuang?" Gadis imut merespon jawaban Xue Yueyin.


"Benar! Untuk itu, setelah kita berada di sekte, kita harus berlatih lebih keras lagi, agar bisa memiliki kemampuan seperti tadi" Xue Yueyin menutup penjelasannya.


Mendengar perbincangan Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, membuat Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie saling berpandangan kemudian tersenyum.


"Cici! Bagaimana kalau, aku melatih mereka, Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas itu?" Liu Xie mengutarakan niat baiknya pada kakaknya tersebut.


"Bagus! Jika memang, engkau senang. Silahkan!" Liu Tiansi memberikan dorongan semangat adiknya sambil melihat kearah Zhuang An.


Pemuda baik hati itu, segera meresponnya.


"Setuju! Itu akan sangat membantu dan akan menjadi hal yang luar biasa, untuk,Sekte Burung Merak Emas" Zhuang An memberikan jawaban yang memuaskan untuk Liu Tiansi dan adiknya Liu Xie.


Alasan Zhuang An merasa senang dengan niat Liu Xie yang juga didukung kakaknya Liu Tiansi adalah, karena kedua bidadari cantik ini sangat menguasai Kitab Sakti Dewi Li Chin dengan sempurna.


Dengan demikian, itu akan mempermudah semuanya. Mulai dari kesibukan Zhuang An dengan misi nya, sehingga tidak terganggu karena tidak harus lama-lama berada di Sekte Burung Merak Emas, untuk melatih mereka, karena sudah ada gadis ranah dewa yang melatih mereka.


Juga, Kitab Sakti Dewi Li Chin akan dengan sendiri nya menjadi kitab rujukan utama Sekte Burung Merak Emas, tanpa harus memperebutkan dengan pihak lain.

__ADS_1


Yang terakhir, tentu kemampuan Sekte Burung Merak Emas, akan meningkat lebih signifikan, karena dilatih guru itu, lebih cepat bisa dibandingkan belajar otodidak.


" Terimakasih! Nona Liu Tiansi dan Nona Liu Xie! Karena, sudah bersedia untuk melatih anggota Sekte Burung Merak Emas. Saya, secara pribadi sebagai keturunan pendiri Matriark Sekte Burung Merak Emas, sangat bahagia denga niat mulia Nona berdua" Zhuang An berkata, sambil memberi hormat kepada kedua gadis tersebut.


__ADS_2