PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
131. Jurus Antisipasi...Masyuuk


__ADS_3

"Benar! Saat aku dan Xie'er, bersama Dewi Li Chin ke alam langit, di sana ada beberapa tekhnik yang mampu untuk menangani tekhnik pengorbanan iblis ini" Liu Tianshi, menambahkan jawaban Zhuang An.


"Ouch! Jadi, Nona pernah berada di alam langit?" Xue Yueyin terperangah, mendengar penuturan Liu Tianshi.


"Tentu saja! Kami cukup sering kog berkunjung kesana" Liu Xie menjawab nya dengan tegas.


"Kalau kita, hanya ada pada satu tempat saja dalam waktu yang lama, itu akan jenuh dan lama-lama bosan. Jadi, kami berdua sering berkunjung ke alam langit" Tutur Liu Tianshi.


"Emm..! Iya ya! Masyuuk sekali itu" Ujar Xue Yueyin sambil manggut-manggut semangat.


"Ngomong-ngomong! Bagaimana dengan diri mu, An'er? Apakah engkau juga pernah ke alam langit?" Xue Yueyin tiba-tiba menoleh Zhuang An dengan wajah serius.


"Hahaa! Apa yang bikin, Cici penasaran?" Zhuang An justru tertawa dan bertanya balik pada Xue Yueyin.


"Yaa..! Tentu, alam langit. Jadi, pernahkah engkau sampai ke sana?" Xue Yueyin mengulangi pertanyaan nya.


"Pernah" Jawab Zhuang An santai.


"Tentu saja! Tuan Muda Zhuang, pernah datang ke alam langit" Ucap Liu Tianshi pelan.


Ucapan Liu Tianshi, mengundang minat dan penasaran Zhuang An dan Xue Yueyin, keduanya langsung menatap serius gadis semampai yang anggun itu.


Liu Tianshi, paham dengan reaksi kedua nya. Gadis cantik yang mirip dengan wanita Kaokasia itu, menjadi serius.


Dia berdiri sambil berkata:


"Tuan Muda Zhuang, adalah pendekar dewa langit. Kemampuannya hampir setara atau bahkan! Memang setara dengan Kaisar Dewa Langit. Jadi, tidak mungkin, jika tidak memiliki koneksi dengan para dewa di alam langit" Ucap Liu Tianshi serius.


"Bagaimana, kau tahu kemampuan ku?" Zhuang An bertanya dengan cepat.


"Tekhnik-tekhnik yang kau gunakan, adalah milik Kaisar Dewa Langit, jadi, sebagai pewaris kemampuan mu, pasti tidak jauh beda dengan pemilik asli Kitab Dewa Langit" Tutur Liu Tianshi menjelaskan apa yang diketahuinya.


"Kau mengetahui, tentang semua itu?" Tanya Zhuang An menjadi lebih serius.


"Tentu saja, Dewi Li Chin adalah adik kandung Permaisuri Li Jianzi, jadi aku mengetahui cukup banyak tentang Kaisar Langit" Liu Tianshi menutup penjelasannya.


"Emm...! Iya masuk akal" Tukas Zhuang An.


"Namun, sebenarnya aku merasa heran jika pendekar dewa langit, khawatir dengan tiga iblis Jie Xia?" Ucap Liu Tianshi.


"Khawatir di sini, lebih mengarah pada tindakan preventif dan antisipasi, jadi tidak ada salahnya jika kita menjaga agar saudara-saudara kita juga aman dalam pertempuran nanti" Ucap Zhuang An dengan tenang.


"Emm...! Itu juga masyuuk!" Jawab Liu Tianshi cepat.


" Hahahaa" Di sambut tawa Liu Xie dan Xue Yueyin. Dan akhirnya mereka tertawa bersama.


"Masyuuk..Masyuuk"


"JaHahaa"


.

__ADS_1


.


.


Selanjutnya Zhuang An membantu Xue Yueyin, dengan Sumberdaya berkwalitas tinggi, untuk mempercepat agar naik tingkat lebih tinggi yaitu Pendekar Satria gerbang pertama.


Tentu Xue Yueyin, menjadi lebih senang karena ini pertama kalinya di Sekte Merak Emas, ada anggota yang masih berusia tujuh belas tahun, mampu memasuki Pendekar Satria gerbang pertama.


Dengan kata lain, saat ini Xue Yueyin adalah Jenius bela diri nomer satu di Sekte Merak Emas.


"Selamat! Yin'er!" Ucap Liu Xie.


"Terima kasih! Guru!" Jawab Xue Yueyin.


"Ach! Jangan begitu! Panggil saja seperti biasanya, biar akrab!" Sanggah Liu Xie.


"Hehe..! Terima kasih! Nona!" Sambung Xue Yueyin.


Zhuang An segera keluar dari ruangan rahasia tersebut, setelah setengah harian sibuk dengan Xue Yueyin dan juga dua gadis Liu. Sementara Matriark Xue Yuelin masih fokus dengan meditasi nya.


*


*


*


*


*


*


"Ying'er! Sini sayang! Ini pil tingkat rendah ditelan dulu!" Ucap Zhuang An sebelum duduk di lempengan batu padas, yang halus karena permukaan nya bekas di potong menggunakan pedang tajam.


"Baik! Guru!" Si kecil dengan riang menerima pil sumber daya tingkat rendah, yang sangat berguna untuk menguatkan struktur tulangnya.


Setelah menerima pil itu, Shen Xiuying segera duduk bersila dan menelan pil tersebut.


Zhuang An segera menyalurkan energi murninya, untuk membantu murid kecilnya itu.


Sementara, Zhang Yuan dan Putri Xia Chuan, juga sudah duduk untuk melakukan penyerapan energi murni, setelah setengah hari berlatih dengan pedangnya.


Pada tahap ini Zhang Yuan, banyak memberikan bantuan pada adik seperguruannya yang baru itu.


Satu minggu yang lalu, Putri Xia Chuan, masih berada pada tahap pendekar ahli.


Sehingga Zhuang An sengaja mempercepat kenaikan tingkat menggunakan pil sumber daya berkwalitas, hingga mencapai Pendekar Mahir tahap akhir, tiga tingkat telah terlampaui.


Perbedaan nya, ketika menggunakan herbal langka, yang tidak diproses menjadi pil, dengan herbal yang diproses menjadi sumber daya pil, yang pertama adalah jumlah barangnya.


Karena ketika herbal tersebut diproses menjadi sumber daya berbentuk pil, oleh Master Alkemis Zhuang An.

__ADS_1


Maka, jumlahnya bisa menjadi 21 butir dalam satu kali pemadatan di tungku, dan tentunya ada beberapa herbal lain sebagai penyempurna racikan.


Perbedaan kedua, sudah pasti kwalitas dan fungsinya meningkat lebih efektif.


Selesai membantu Shen Xiuying, Pendekar muda ini, berangkat ke Aula untuk sekedar mengecek 212 anggota baru dari Desa Suci, apakah mereka sudah kerasan dalam tiga hari ini? Dan apakah kegiatan mereka bermanfaat?


*


*


*


*


"Och! Meriah sekali!" Ucap Zhuang An.


Dalam bangunan yang besar dan luas itu, 212 gadis Desa Suci, terbagi menjadi beberapa kelompok kegiatan.


Ada kelompok sastra, ada kelompok seni lukis, ada kelompok kerajinan membuat kipas, kerajinan tenun dan beberapa kelompok lainnya.


Setelah selesai Zhuang An mengumpulkan mereka dalam satu tempat, kemudian ia memberikan briefing agar gadis-gadis itu lebih semangat dalam menempa diri dalam keahlian apa pun.


"Sekarang semuanya duduk bersila, dan telan sumber daya ini, untuk memperkuat tubuh kalian" Ucap Zhuang An, sambil memberikan pil penguat tubuh satu persatu.


Setelah mereka menelan nya, Zhuang An segera mengangkat tangannya, dan dari telapak tangannya keluar cahaya kuning kemasan masuk kesemua gadis tersebut.


Gadis-gadis tersebut terkejut, karena merasakan sensasi energi, yang belum pernah dirasakan.


"Ada rasa nyaman, dan tubuh terasa kuat" Bisik seorang gadis kepada teman di sebelah nya.


"Benar! Aku suka ini. Aku ingin jadi pendekar" Sahut yang lain nya.


"Jika, kalian ingin jadi pendekar, mulai besok rutin hadir di sini, aku akan membantu kalian" Ucap Zhuang An.


"Siap! Tuan Muda Zhuang!" Serempak mereka menjawab nya.


.


.


.


Zhuang An segera mendatangi ruang bendahara sekte, kemudian ia membahas beberapa hal terutama, menu makanan untuk murid-murid dan juga pakaian sejenis seragam yang di pakai anggota sekte.


"Untuk makanan, tidak ada masalah. masih cukup untuk persediaan sampai dua tahun kedepan. Tetapi untuk pakaian dan kain kita sepertinya perlu pasokan dari luar, terutama kainnya, karena untuk pakaian anggota banyak yang pandai menjahit baju sendiri" Bendahara Sekte Merak Emas menjelaskan.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2