
"Sedangkan, enam orang di belakang saya ini, dulu angggota Sekte Taring Naga dan sekarang telah mencari jalan pencerahan" Jelas Deng Xun.
"Och! Ya! Bagaimana ceritanya, kalian bisa keluar dari Sekte Naga Hitam dan Juga Sekte Taring Naga?" Tanya Zhuang An menjadi lebih tertarik.
"Saat itu, kami berada di hutan YungFu dan nyawa kami hampir saja melayang. Kemudian datang lah Pendekar Han Jiang bersama team nya. Mereka menolong kami, bahkan! Mereka juga mengorbankan Sumber daya yang sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa kami. Sebab itulah kami, sadar arti kehidupan ini" Jawab Deng Xun, sedikit menjelaskan masa lalu nya.
"Emm..Ya ya! Pengalaman hidup yang bagus" Respon Zhuang An.
"Baiklah! Mari, aku obati dulu, yang terluka!" Zhuang An, segera mengambil eliksir nomer satu.
Untuk membantu menyembuhkan, ke empat pendekar Sekte Awan Putih, dan dengan senang hati mereka menerima kebaikan pendekar muda itu.
Satu dupa kemudian, ke empat pendekar Sekte Awan Putih, sudah mulai mendapatkan kesehatan nya.
Namun, ketika mereka mulai merasakan kebahagian itu, tiba-tiba ada getaran hebat terjadi.
"Getaran, apa ini?" Deng Xun bertanya-tanya.
"Ini, mirip energi orang-orang dari Negeri Jie Xia" Respon pendekar dari Sekte Awan Putih.
"Jelas sekali! Ini energi Iblis. Sebaiknya, kalian segera meninggalkan tempat ini, dan melanjutkan ke arah yang menjadi tujuan kalian! Aku, akan melacak energi iblis ini" Zhuang An berkata dengan serius.
Dan beberapa detik kemudian, tubuhnya sudah menghilang dari tempat itu, dengan menggunakan tekhnik teleportasi.
Tentu saja, hal ini membuat orang-orang di tempat tersebut sangat kaget, dengan kemampuan pendekar muda itu.
"Sekte Pedang Langit, benar-benar luar biasa! Pendekar semuda itu, sudah memiliki kemampuan yang sangat tinggi" Ucap anggota Sekte Awan Putih.
"Sekte Pedang Langit, memang yang terbaik" Respon Deng Xun.
*
*
*
*
*
*
Sementara Zhuang An, sudah melesat jauh ke dalam hutan di pinggiran wilayah Nanjing.
"Getaran itu, dari arah sini datang nya" Gumam Zhuang An.
Ia memang merasakan getaran itu berasal dari tempat ini, lalu dengan hati-hati pemuda itu menyelidik, menggunakan tehknik transparansi (sejenis halimunan) yang dimilikinya.
Ia begitu terkejut, dengan yang ia lihat. Benar-benar tidak sama, dengan apa yang menjadi praduga nya.
__ADS_1
Pemuda itu, menyangka yang muncul adalah Iblis, dengan wajah seram dan kepala berbentuk cengger, dari tulang mirip tanduk kerbau atau tanduk kambing.
Ternyata di depannya pada sebuah bangunan tua, di tengah hutan itu yang tampak, hanyalah seorang gadis kecil yang sangat cantik, berusia dua belas tahun, didampingi empat wanita yang juga cantik berusia tiga puluhan tahun.
"Bibi! Kita, ada di mana?" Tanya gadis itu, kepada dua wanita di samping nya.
"Kita, ada di dunia manusia. Tuan Putri Fie tenang saja! Di sini orang-orang nya tidak sejahat di dunia iblis" Seorang wanita menjawab pertanyaan gadis kecil, dengan telaten.
"Tapi, aku lelah sekali bibi! Kita sudah tiga hari berlari terus" Ucap Si gadis imut itu, dengan lesu"
"Sabar sedikit! Tun Putri! Setelah ini, kita akan segera mendapatkan ketenangan" Wanita cantik satu lagi, berusaha menenangkan Si gadis kecil itu.
"Baiklah! Aku, ingin tidur dulu" Putri Fie segera merebahkan tubuhnya, di tempat yang telah di siapkan, oleh dua wanita yang mendampingi nya.
.
.
.
.
.
.
Zhuang An, menjadi penasaran. Jadi, ia menggabungkan tehknik sinar mata dewa dengan tehknik mantra dewa untuk menyelidik lebih dalam lagi, hingga ke alam dimensi iblis.
Dari review penglihatan nya, ia memperoleh gambaran yang cukup jelas.Ternyata di alam dimensi iblis, sedang terjadi perebutan kekuasaan.
Putri Fie, adalah satu-satunya anak atau keturunan langsung, dari Kaisar Iblis yang baru saja digulingkan, keberadaan nya, sangat dicari oleh Kaisar Iblis yang baru. Karena dengan mempersunting Putri Fie, akan dapat memperkokoh posisinya sebagai Kaisar Iblis yang baru.
Setelah selama beberapa bulan, berlari dan bersembunyi, para pengawal Putei Fie, memutuskan untuk menyeberang ke dunia manusia.
Karena hasil pembacaan nya, dari beberapa manuskrip yang ada di perpustakaan istana iblis. Dunia manusia adalah, dunia yang paling ramah yang pernah ada.
Sementara tentang Iblis Barzora, Zhuang An mendapatkan gambaran bahwa, Iblis itu adalah salah satu tokoh yang tersingkir, dari percaturan politik dunia iblis, sehingga ia ingin membangun kekuasaannya sendiri, di dunia manusia.
"Emmh..! Jadi, seperti itu yang terjadi" Batin Zhuang An.
"Tapi, aku khawatir, jika Putri Fie bergabung dengan Iblis Barzora, maka, akan menimbulkan masalah baru, karena ada artefak yang sangat berhubungan dengan kondisi tubuh gadis ini" Zhuang An bergumam pelan.
"Baiklah! Sekarang, aku harus mencari cara, agar gadis ini berpihak kepada kami, atau setidaknya dia tidak bergabung dengan Iblis Barzora" Zhuang An, segera membuat keputusan nya.
.
.
.
__ADS_1
.
.
Zhuang An menangkap se ekor rusa yang gemuk dan besar, kemudian ia sengaja memanggang nya di tempat, yang tak terlalu dekat, namun juga tak jauh dari bangunan kuno itu.
Dengan beberapa resep dapur yang ia miliki, membuat aroma daging panggang nya, terasa luar biasa dan kemudian menyebar ke tempat lain, hingga memenuhi setiap ruang di bangunan tua yang tak jauh dari Zhuang An.
Putei Fie, yang sedang lapar pun segera bangun dari tidurnya, karena aroma daging panggang itu, sangat menggoda minatnya.
"Bibi! Aroma apa ini?" Suara indah Si gadis muncul dari ruang tidurnya.
"Putri Fie! Bibi tidak tahu, mungkin ada pemburu, yang sedang memanggang daging buruan nya, aku akan melihatnya" Jawab seorang wanita pendampingnya.
Wanita itu, segera melesat ke arah sumber aroma yang menggoda minat itu.
"Och! Ternyata, hanya seorang pemuda" Suara wanita cantik itu, membuat Zhuang An menoleh.
"Siapa itu? Tunjukkan diri mu, jika kau tak berniat jahat!" Ucap Zhuang An Zhuang An cukup lantang.
Dengan tenang, wanita cantik ras iblis itu, melangkah ke arah Zhuang An.
"Kau, sungguh pandai menggoda. Aku, tak bisa menolak aroma daging yang kau panggang itu" Ucap wanita cantik tersebut.
"Tahu dari mana, aku sengaja menggoda mu? Ini hutan belantara, bagaimana aku tahu ada wanita cantik di tempat ini?" Zhuang An menjawab dengan pertanyaan.
"Ach! Sudah lah! Aku hanya ingin mencicipi daging panggang mu, boleh kan?" Respon wanita cantik itu dengan gaya dibuat santai, walau sebenarnya ia masih ragu-ragu, dengan karakter manusia.
Karena ini, baru pertama kali nya dia berinteraksi dengan mahluk yang disebut manusia.
"Boleh saja, asal kau perkenalkan diri mu!" Jawab Zhuang An tenang.
"Baiklah! Nama ku JieJie, aku tersesat di hutan ini" Ucap wanita itu.
"Karena kau tersesat, pasti kau lapar. Jadi makanlah yang banyak! Tak perlu sungkan. Rusa ini sangat besar dab gemuk" Ujar Zhuang An,, sambil memberikan potongan satu kaki, plus paha rusa yang besar.
"Terima kasih! Kau baik sekali!" Respon JieJie dengan senang hati.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1