
"Mang apa isinya?" Xue Yueyin bertanya lagi.
"Isi nya barang yang pernah menjadi sengketa" Zhuang An menjawab sambil melangkah pergi.
Dari deteksi Zhuang An, di dalam ruang tersebut berisi emas, berlian, dalam jumlah besar. Bisa membuat orang yang melihat kehilangan akal sehat bila mentalnya tidak siap.
Jadi ia lebih memilih tidak membukanya untuk menghindari masalah yang bisa timbul.
Setelah berjalan melewati puluhan ruang lagi, Zhuang An bersama Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas berhenti pada satu pintu batu yang disegel dengan kuat.
Zhuang An kembali membuat gerakan yang begitu rumit dan membaca mantra dewa, disertai mengalirkan energi murni keluar cahaya putih kristal dari mata pemuda itu menyebar keseluruh pintu batu tak lama pintu tersebut bergetar dan berderit karena bergeser terbuka.
Dengan pancaran sinar mata dewa, ruangan yang begitu kotor oleh jaring laba-laba , menjadi terang benderang.
Namun Zhuang An masih menjentikkan jarinya dan melesatlah empat sinar menuju empat penerang yang afa di ruang tersebut.
Karena, jika hanya mengandalkan cahaya dari mata Zhuang An saja itu menjadi tidak nyaman, karena Zhuang An perlu bergerak sesuai kebutuhannya.
Sedang kan Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, juga butuh penerangan untuk melihat dan memilih barang yang disukainya.
"Wuah! Ruang ini, pasti kamar yang ditempati Dewi Li chin" Xue Yueyin berkata sambil mengagumi barang yang ada di ruang tersebut.
Mulai dari kaca cermin yang indah, walaupun banyak jaring laba-laba nya, ada kotak kecantikan, pil kecantikan, juga tak kurang ada lima kotak cincin perhiasan dan beberpa barang yang di sukai oleh wanita.
Xue Yueyin terus bergumam dengan riang nya, sementara Zhuang An duduk tanpa ekspresi, spontanitas Xue Yueyin berhenti dan menoleh pada sepupunya tersebut.
Empat gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, juga diam tak bergerak.
"Ambil sudah, kalian bagi berlima. Aku tidak butuh yang begitu-begitu" Zhuang An berkata dengan duduk dan ekspresi bosan karena memang tidak butuh.
Akhirnya Xue Yueyin, membagikan lima kotak perhiasan kepada Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, ya termasuk dirinya sendiri.
Namun, setelah di bagikan empat gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, memiliki keluhan karena mereka tidak ada yang punya cincin penyimpanan selain Xue Yueyin, pada akhirnya...
__ADS_1
"Siaocia! Kami butuh bantuannya untuk menyimpan barang-barang kami" Salah satu dari empat gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas berkata dengan sungkan.
Mereka menitipkan barang-barang mereka pada Xue Yueyin. Termasuk herbal yang diambil di ruang sebelumnya.
"Baik! bawa kesini semua, cincin ku masih longgar ruangnya" Xue Yueyin menjawab dengan santai keluhan rekan-rekannya.
Setelah selesai mereka semua melanjutkan penelusuran ke ruang- ruang berikutnya, sepuluh ruang mereka lewati begitu saja, sampai akhirnya aura ruang yang ada di depan mereka mengeluarkan aura yang begitu magis dan luar biasa.
Setelah Zhuang An mengeluarkan tekhniknya, ruangan tersebut terbuka, pintu batu bergeser hingga sempurna, tetapi di dalam ruang itu masih ada pintu batu lain yang menunjukkan ruang lebih dalam.
Zhuang An membuka segel tersebut dengan tekhnik nya, setelah terbuka mereka berenam menjadi terkejut lagi, karena masih ada pintu batu lagi menuju ruang lebih dalam lagi.
Zhuang An masih tidak bosan untuk membuka segel pintu batu tersebut walaupun kali ini segelnya lebih rumit dan lebih kuat. Namun karena ia tahu apa isi di dalam sehingga ia tak kehilangan semangatnya.
"An er! Apa sih isinya kok sampek di segel berkali-kali?" Xue Yueyin berbisik pelan pada sepupunya tersebut.
"Apa yang kita cari ada di sini" Zhuang An menjawab dengan disertai senyuman.
"Benar! Harta Pusaka itu ada di ruang ini." Zhuang An memberikan penjelasan.
Perlahan pintu batu yang terahir bergeser dan akhirnya terbuka dengan sempurna, ruang itu begitu panjang diterangi sinar mata dewa dari bola mata Zhuang An.
Pemuda belia yang baik hati itu, menjentikkan jari-jarinya dua belas larik cahaya melesat menuju dua belas penerang yang ada di ruang tesebut.
Dan tampaklah di depan mereka sebuah kotak kristal yang membungkus kristal bening Harta Pusaka Air Mata Dewa. Dengan Aura magis yang begitu kuat.
"Sekarang, kalian bisa ambil harta pusaka air mata dewa, jika kalian mampu" ucap Zhuang An.
"Baiklah! Jangan menyesal kalau semua harta pusaka itu kami ambil" Xue Yueyin menjawab dengan senyuman yang meledek.
"Silahkan! Asal mampu saja!" Zhuang An tersenyum misterius.
Xue Yueyin memimpin empat gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, untuk membuka atau sekedar mengangkat kotak kristal putih sebesar tubuh orang dewasa, mereka dikejutkan dengan kenyataan.
__ADS_1
Kristal itu tidak bisa dibuka ataupun diangkat, padahal mereka sudah menyatukan kekuatan mereka berlima.
"Bagaimana bisa, ini sama sekali tak bergerak" Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas mengeluh dengan kenyataan yang ada.
"Hahaa..! Sudah aku bilang itu kalau bisa, kalau ga bisa ya serahkan ke ahlinya" Zhuang An tertawa terbahak-bahak.
Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, menyingkir ketika Zhuang An mendekati kristal bening yang menyimpan pusaka air mata dewa.
Pemuda tampan tersebut menggerakkan tangan nya membentuk segel rumit dan kemudian mengucapkan matra dewa.
Sinar putih kemilauan keluar dari kedua tangannya, juga dari kedus matany mengurung kristal bening tersebut.
Kemudian keluar suara seperti retakan kaca, dan perlahan kristal tersebut terbuka dan menampakkan wujud Harta Pusaka Air Mata Dewa yang sudah membeku, dengan dipenuhi kabut dan aura magis yang dimiliki nya.
Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, benar-benar terpesona dibuat nya. Sedangkan Zhuang An hanya tersenyum melihat reaksi mereka berlima.
"Harta Pusaka ini bisa digunakan untuk apa saja?" Salah satu dari Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas itu berucap penasaran.
"Setiap tetes nya bisa untuk menaikkan tingkat ranah kependekaran, juga bisa meningkatkan jumlah kwalitas energi murni maupun pondasi tenaga dalam, menyembuhkan luka dalam atau juga keracunan. Kalau hanya untuk mengembalikan tubuh yang kelelahan, satu tetesnya bisa di campur dengan air satu gayung sehingga bisa digunakan banyak kali" Zhuang An menjelaskan pada Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas tersebut agar memahami kegunaannya dari Harta Pusaka Air Mata Dewa.
'Wuah! Betul-betul harta pusaka yang menarik" Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas bergumam penuh kekaguman.
Zhuang An menggerakan tangan membetuk bilah kristal mirip berlian yang tajam kemudian memotong kecil ujung kristal Harta Pusaka Air Mata Dewa.
Kemudian ia mengambil lima botol terbuat dari kristal bening dari sakunya, potongan kecil tersebut , ia cairkan sedikit-sedikit hingga lima botol kristal itu penuh dengan Harta Pusaka Air Mata Dewa.
Kemudian Pendekar muda itu memberikan botol berisi Harta Pusaka Air Mata Dewa kepada Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas.
"Ini, bagian kalian berlima, jangan berebut ya?!" Zhuang An tersenyum menggoda rekan-rekannya.
"Hehe...Terimakasih!" Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas itu, menerima dengan penuh gembira.
Karena dengan Harta Pusaka Air Mata Dewa berwarna putih bening itu mereka akan segera naik tingkat ranah Pendekarnya, bahkan hingga bisa beberapa tingkat.
__ADS_1