PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
69. Jendral Zargot


__ADS_3

Zhuang An membawa tawanannya ketempat yang sepi, setelah interogasi dilakukan secara maksimal, kedua orang itu mengaku dari negeri Jie Xia


" Ampuni kami! Kami hanya mengikuti perintah atasan." Pria itu memohon.


Zhuang An yang memiliki kemampuan membaca pikiran orang lain, mengetahui apakah tawanannya itu bohong atau tidak.


Pemuda itu terus mengorek keterangan dari mereka berdua. Ia mendapat informasi bahwa negeri Jie Xia, berhasrat untuk menguasai tujuh negeri lain termasuk Kekaisaran Tang.


Mereka saat ini menyusupkan orang-orangnya untuk membuat kekacauan agar Kekaisaran Tang mengalami pelemahan baik secara ekonomi, kesetabilan pemerintahan, persatuan dan beberapa hal lainnya.


Setelah selesai introgasinya, Zhuang An menghilangkan kemampuan pendekar penyusup itu dengan mengeringkan dantian dan meridian mereka, sehingga menjadi orang yang lemah layaknya orang awam.


Selain hal tersebut, Zhuag An juga mendapatkan informasi keberadaan beberapa kelompok dari negeri Jie Xia yang juga menyusup di wilayah itu.


" Pergilah dari hadapanku! Sekali lagi aku lihat kalian membuat onar, akan aku binasakan kalian..!" Zhuang An berkata dengan serius.


Selanjutnya setelah mereka pergi, pemuda itu berkonsentrasi menggunakan Tehnik Sinar Mata Dewa, untuk melihat beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat markas para penyusup.


Hasilnya! Keterkejutan muncul di raut wajahnya. Dalam pandangan matanya, dia melihat beberapa mayat di sebuah persimpangan jalan yang cukup sepi.


Zhuang An kemudian menggabungkan Tehnik Mantra Dewa dan Tehnik Sinar Mata Dewa untuk mereview apa yang telah terjadi.


Perlahan, awal kejadian di persimpangan itu mulai tampak jelas oleh penglihatannya.


Dimulai dari serombongan saudagar sedang melewati persimpangan, kemudian dicegat puluhan orang yang memiliki kemampuan yang cukup tinggi, melebihi kemampuan pasukan khusus KeKaisaran Tang.


Tubuh mereka rata-rata tegap, dan terdapat bulu-bulu di tangan serta wajah yang agak banyak.


Dan saudagar itu dibunuh bersama dengan para pengawal juga pelayan-pelayannya. Kemudian, barang-barang berharga mereka diambil.


" Haach..! Ini jelas bukan perampokan biasa, tetapi tindakan yang bertujuan merusak jalur perekonomian." Zhuang An bergumam pelan.


Zhuang An juga melihat ke beberapa lokasi lain. Dan dia juga melihat kelompok-kelompok penyusup yang melakukan pengacauan di pasar, dan tempat-tempat lainnya.


Dari pemantauan Zhuang An menggunakan Tehnik Sinar Mata Dewa dan Tehnik Mantra Dewa, didapat kesimpulan bahwa; Kelompok pengacau ini ternyata memanfaatkan keberadaan para penyamun, bromocorah, perampok dan komplotan pembunuh untuk melemahkan, dan mengacau situasi Kekaisaran Tang.


Mereka dijanjikan banyak hal yang menggiurkan hasrat mereka. Seperti kedudukan yang tinggi, ribuan keping emas, bahkan beberapa pusaka yang memiliki kemampuan hebat, atau juga kitab-kitab kesaktian yang sempat menghilang dari dunia kependekaran.


Masiv nya pelemahan ini, menunjukkan betapa seriusnya niat negeri Jie Xia untuk menguasai Kekaisaran Tang.


Zhuang An menghela nafas, dia melihat orang-orang dari negeri gurun srigala ternyata sudah bertahun lamanya meneliti kecenderungan minat dan hasrat para pendekar aliran hitam dan juga para perampok, pembunuh, bromocorah dan penyamun.


Sehingga mudah untuk membujuk mereka dengan apa yang mereka inginkan.


Terlepas apakah mereka benar-benar akan memenuhi janji mereka atau tidak, yang jelas mereka telah berhasil memanfaatkan keberadaan kelompok-kelompok ini.


Dan contoh terbaru adalah organisasi srigala malam yang berani bermusuhan dengan pihak kekaisaran karena janji-janji tersebut.


" Aku harus segera bertindak..!." Zhuang An berseru sendiri.


Zhuang An kemudian melesat menuju satu lokasi tempat keberadaan para pengacau ini.


Tidak butuh waktu lama, pemuda tampan ini telah sampai di sebuah bangunan yang terletak di pinggir hutan, bangunan itu cukup besar yang menjadi salah satu sarang penyusup dari negeri gurun srigala.


Zhuang An tidak berbasa-basi, dengan sedikit tehnik tapak dewa langit dia langsung menggebrak pintu gerbang bangunan tersebut.


" ZHUUUT..."


" BLAAAAR..."

__ADS_1


Suara ledakan mengagetkan para penghuni bangunan besar itu.


Sementara dua penjaga terlempar pingsan terkena ledakan hebat.


" Ada apa..?". Seorang pria gagah bertanya pada penjaga gerbang yang tidak terkena ledakan.


" Komandan! Kita diserang.!." Penjaga itu berseru.


" Bunyikan tanda bahaya..!." Komandan Barga memberi instruksi.


Zhuang An dengan tenang memasuki gerbang tersebut.


" Kepung dia..!...serang!." Perintah Komandan Barga tanpa bertanya dia sudah yakin pria muda di depannya berkemampuan tinggi.


" Haaat.."


" Hiaaat.."


Puluhan prajurit yang berpakaian pendekar layaknya penduduk Kekaisaran Tang ini, menyerang dengan pedang terhunus kearah Zhuang An.


Pemuda itu menyadari prajurit-prajurit ini memiliki kemampuan setingkat pendekar ahli dan mahir.


Sementara komandan mereka setara dengan pendekar mumpuni.


Ini cukup mengejutkan, karena kemampuan mereka jauh di atas pasukan Kekaisaran Tang yang sudah terkenal tangguh dan hebat.


Menghadapi puluhan prajurit berkemampuan tinggi secara bersamaan, membuat Zhuang An sekali lagi mengeluarkan jurus tapak dewa langit.


" WHUUUT.."


" BLAAAR..."


" BLAAAR.."


Para prajurit berkemampuan ahli dan mahir tersebut tersapu oleh kekuatan besar yang menghantam mereka, tanpa ampun lagi tubuh-tubuh itu melayang menghantam bangunan dan tewas seketika.


Dari dalam bangunan keluar prajurit yang lebih banyak lagi bersama dua orang komandan dan satu Jendral.


Jendral tersebut menyadari musuhnya bukanlah lawan yang sebanding untuk prajuritnya. Jadi, dia langsung memberi kode pada 3 komandan yang ada untuk segera bergerak mengepung Zhuang An.


Zhuang An menjentikkan jarinya kearah jendral tersebut, dengan kemampuannya yang setingkat pendekar satria gerbang delapan, Jendral Zargot mampu menghindari serangan hebat tersebut.


Zhuang An segera mengalihkan serangannya kepada 3 komandan yang ada.


" ZHUUUT..."


" ZHUUUT..."


" ZHUUUT..."


" JLAAR.."


" JLAAR.."


" JLAAR.."


Zhuang An sengaja menambah kecepatan serangannya, sehingga tak memberi kesempatan 3 komando tersebut untuk menghindar. Sinar dasyat tersebut tepat mengenai dada mereka.


" AACHK......"

__ADS_1


" AACHK....."


" AACHK...."


Suara teriakan mereka bertiga menggema memenuhi tempat tersebut. Membuat para prajurit menjadi ciut nyalinya.


Kuatnya serangan tersebut menjadikan 3 komandan terluka sangat parah. Hal ini membuat Jendral Zargot marah besar.


" Kau...! Kurang ajar..!.Akan ku bunuh kau..!. Jendral Zargot berseru murka.


Dia menghantamkan pukulan energi dari bogeman tangannya keluar sinar merah kehitaman menyambar kearah Zhuang An.


Pemuda itu menghilang dari tempatnya dan sudah berada di udara.


Jendral Zargot mengejarnya ke udara dan sekali lagi menghantam dengan pukulan energi jarak jauh.


" WHUUUS..."


Kali ini Zhuang An tidak ingin menghindar, dia menghadang dengan tehnik ke 41 Tameng Dewa Langit.


Tameng itu berbentuk energi seperti logam meteor yang menghadang serangan jarak jauh tersebut.


" BLAAR.."


Benturan keras terjadi Jendral Zargot terkejut tangannya bergetar hebat, ia heran serangannya mampu dipatahkan dengan begitu mudahnya. Padahal Zhuang An hanya mengeluarkan energi sedikit sekali.


Tetapi, hal itu tidak mengurangi amarahnya, dia justru menyerang sekali lagi dengan tambahan energi yang lebih tinggi dan amarah besar dia berteriak.


" Mampus kau Bedebah...!."


Zhuang An justru menarik energi tamengnya kemudian menghantamkan kearah Jendral Zargot.


" ZHUUUUT.."


" BLAAAR.."


Ledakan besar terjadi membuat Jendral Zargot terlempar meluncur dengan deras ketanah.


Namun sebelum Tubuh itu menyentuh tanah Zhuang An sudah mengejarnya dan menghantamnya dengan energi petir dewa langit.


Tubuh itu melesat meluncur ketanah dan mengepulkan asap menimbulkan bau daging gosong yang baru terbakar.


Zhuang An memperhatikan dari udara kemudian mendekatinya. Ia terkejut melihat Jendral Zargot masih bisa bangun lagi.


Walaupun dia sudah menduganya, tetapi, tetap saja dia terkejut. Ini menambah keyakinannya, bahwa Jendral Zargot memiliki kekuatan dari mahluk asing yang pernah dia deteksi.


" Ehuk..Ehuk..."


Jendral itu terbatuk-batuk, tetapi dia bangkit dengan gagah.


Dengan tarikan nafas panjang Jendral Zargot hendak menyerang dengan seluruh energinya.


Zhuang An pun ingin segera mengahiri perlawanan musuhnya, oleh karena itu dia mengerahkan energi sinar petir dewa langit hingga mencapai 1 setengah persen.


Dengan sekali hentakan petir menyambar kuat kearah Jendral Zargot. Jendral itu mengadu dengan energi saktinya dan terjadilah benturan yang sangat hebat.


" ZHUUUUT...ZHUUUT."


" BLAAAAAR.."

__ADS_1


Tangan Zhuang An bergetar hangat, namun tdak demikian dengan musuhnya. Pria kekar itu tewas terlempar puluhan, bahkan mencapai ratusan meter, tubuhnya hangus terbakar dengan meninggalkan bau daging gosong.


__ADS_2