PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
54. Pendekar Dewa Langit


__ADS_3

" Eyang, aku akan menempa mustika dulu." Zhuang An pamit ke ruang penempaan pusaka.


" Lakukanlah..! ." Zhuang Kun mempersilahkan.


Zhuang An menempa mustika tersebut menjadi sebuah cincin bermata biru yang indah.


Untuk bisa mendapatkan ukuran jari manis Fang Xiang secara akurat, Ia bisa mengukur jari-jari Gadis itu dengan cara menerawang jarak jauh menggunakan sinar mata dewa dan mantra dewa sekaligus.


Kemudian dengan tehnik jurus ke 89 kitab dewa langit dia membentuk 7 ruang dimensi pada cincin tersebut.


Sehingga cincin itu bisa digunakan untuk menyimpan 7 barang atau benda yang berbeda-beda. Tanpa harus bingung saat mau mengambilnya.


Setelah selesai membuat cincin mustika dimensi, pendekar dewa langit yang baru ini mulai menempa batu meteor untuk membuat batu bintang energi.


Disebut batu bintang energi karena bahan dasar pembuatannya memang batu bintang yang jatuh dari langit kemudian ditempa dengan energi api dewa.


Selanjutnya dipadukan dengan tehnik penguasaan ruh ajaib sehingga jadilah batu pusaka yang mampu menjadi perantara hebat pingisian energi murni ataupun tenaga dalam bagi seorang pendekar.


Setelah menempa batu meteor dalam beberapa waktu yang cukup. Zhuang An berhasil membuat batu bintang energi.


Pemuda berwajah sejuk itu sengaja membuat 4 batu bintang energi seukuran telapak tangan masing-masing untuk Fang Xiang, Yang Chen, Zhuang Shing dan Zhuang Li Hua.


Sementara untuk Huang Liang, akan ia berikan batu bintang energi miliknya yang pernah diberikan Zhuang Kun.


Selama berada di alam dimensi energi pemuda itu sering menggunakan batu bintang energi berukuran besar sehingga mampu menghimpun kekutan yang luar biasa.


Jadi saat ini sudah tidak membutuhkan batu bintang energi lagi.


Zhuang An telah melengkapi kemampuannya dengan berbagai tehnik. Tidak kurang satupun dari 100 tehnik dari kitab dewa langit telah di kuasainya.


Saat ini Zhuang An tetah memiliki energi murni sebanyak 1 juta ME. Sungguh lebih dari layak disebut sebagai Pendekar Dewa Langit


Pada awalnya dia memiliki potensi energi murni sebesar 120 ribu ME.

__ADS_1


Namun dengan banyaknya sumberdaya istimewa yang telah dikonsumsi Zhuang An dengan dipadu prosesnya dengan tenaga dalam tinggi milik Yang Chen menyebabkan peningkatan signifikan.


Zhuang An yang awalnya memiliki tulang naga muda sejak lahir meningkat menjadi tulang naga angkasa.


Dan ketika berada di alam dimensi energi, pemuda berwajah lembut itu mendapatkan begitu banyak sumberdaya istimewa dan dengan bantuan Zhuang Kun tulangnya meningkat dari tulang naga angkasa menjadi tulang naga langit.


Yang berikutnya dikarenakan banyaknya menyerap hawa dewa yang begitu murni menyebabkan pengaruh yang begitu besar pada seluruh syaraf, tulang dan otaknya.


Tulangnya meningkat dari tulang naga langit menjadi tulang dewa naga. Terahir setelah dia selesai mempelajari seluruh tehnik kitab dewa langit, tulangnya meningkat menjadi tulang dewa langit.


Dengan kwalitas tulang setinggi itu Zhuang An mampu menampung energi murni dan tenaga dalam sebanyak 1 juta ME.


Bocah imut yang dulu sangat menggemaskan itu, sekarang telah menjadi pemuda tampan yang gagah dengan tubuh dan paras dewa.


Walaupun masih sangat muda, namun pembawaannya menjadi jauh lebih berwibawa, tubuhnya memancarkan energi yang begitu tinggi.


Senyuman bahagia, ketenangan dan keteduhan selalu menghiasi wajahnya nan tampan.


Tubuhnya yang berkembang begitu sempurna seakan menunjukkan kemantapan bahwa dia adalah Sang Dewa Langit.


Jadi sudah waktunya untuk kembali ke alam habitatnya karena banyak tugas yang akan diemban.


" Eyang, tiba-tiba hatiku merasa berat meninggalkan tempat ini." Zhuang An memandang Kakeknya dengan perasaan haru biru.


Zhuang Kun yang dipandang cucunya sedemikian rupa menjadi tersenyum sejuk lebih sejuk dari biasanya, lalu ia berkata dengan lembut :


" An er, perasaanmu Itu menunjukkan bahwa kamu masih manusia biasa, sama dengan yang lain punya rasa cinta dan kasih sayang."


" Ach...Eyang bagaimana menggambarkan perasaan ini, sepuluh tahun kita selalu bersama di sini...." Zhuang An menjadi tambah haru biru mengenang masa-masa kebersamaan dengan kakek buyutnya itu.


" Kau jangan teralu sedih, kita masih bisa bertemu." Zhuang Kun memberikan beberapa petuah sebelum Zhuang An pergi meninggalkan alam dimensi energi. Ia bercerita tentang perjalanan hidupnya.


Zhuang Kun mengatakan saat ini ia telah berumur 500 tahun, karena banyaknya energi murni dan tenaga dalam yang dimiliki, menyebabkan ia tidak bisa mati bahkan tidak beranjak tua.

__ADS_1


Untuk mati tidak sukit, jika memang ingin mati tinggal melepas semua energinya, maka dia akan mati.


Dari dulu semenjak dia menguasai kitab dewa langit wajah dan tubuhnya masih begitu- begitu saja.


Kakek buyut Zhuang An ini berhasil memasuki Alam dimensi energi saat sudah berumur 55 tahun, karena sulitnya jalan mencapai hal tersebut.


Tetapi wajah Zhuang Kun berubah cukup signifikan, yaitu 29 tahun lebih muda dari sebelum mempelajari kitab tersebut menjadi seperti berumur 26 tahun.


Walaupun masih tampak muda Zhuang An dan Zhuang Shing tidak kaget ketika pertama kali bertemu dengan kakek buyut mereka itu, karena keturunan Zhuang Kun memiliki lukisan dirinya.


Zhuang Kun tidak mati, tetapi Muksa. Yaitu mengasingkan diri dari kehidupan manusia pada umumnya ke alam lain. Bertujuan untuk fokus mencari pencerahan menuju Sang Pencipta Alam.


Tugas menciptakan ketenangan dan kedamaian di alam raya telah ia jalani selama 200 tahun lebih.


Selama itu kedamaian sudah terasa begitu baik. Ahirnya ia mendirikan Sekte Pedang Langit dan menciptakan pusaka beserta kitabnya sebagai penyeimbang ketika ia meninggalkan alam nyata manusia.


" An er, menunda sesuatu itu kurang baik, tetapi terburu-buru juga tidak baik. Jadi pikirkan apa yang belum kamu lakukan atau yang masih terlupakan ! ." Zhuang Kun mengingatkan.


" Ach iya Eyang, aku ingin menyalin beberapa jurus kitab dewa langit, apa boleh?." Zhuang An bertanya.


" Boleh, tetapi hati-hati jangan sampai jatuh pada tangan pendekar berwatak jahat." Zhuang Kun menasehati.


" Baik Eyang, trimakasih." Zhuang An segera melesat menuju beberapa ruang kitab dewa langit untuk menyalin secara sempurna tiap tahapannya.


Zhuang An tidak menyalin secara urut tetapi dipilah-pilah sesuai kebutuhan orang yang dia rencanakan akan ia beri kitab tersebut, yaitu 4 atau 5 orang-orang terkasih yang juga akan dia beri batu bintang energi.


Zhuang An tidak banyak menyalin naskah kitab dewa langit, semua yang dia salin hanya 7 macam tehnik.


Tak begitu lama dia kembali dengan tersenyum :


" Sudah Eyang, cuma 7 naskah." Zhuang An tersenyum cerah bagai cahaya rembulan malam.


" Baiklah, tetapi 7 naskah itu merupakan hal yang berharga." Zhuang Kun tersenyum karena tahu siapa yang akan dikasih kitab tersebut.

__ADS_1


Di dalam kitab dewa langit terdapat tehnik membaca pikiran yaitu tehnik ke 91, sehingga Zhuang Kun paham apa yang dipikirkan cucunya.


Pemuda itu ahir-ahir ini sering memikirkan seorang gadis istimewa Fang Xiang.


__ADS_2