PENDEKAR DEWA LANGIT

PENDEKAR DEWA LANGIT
77. Hidangan Bidadari


__ADS_3

Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, beserta Zhuang An, masuk kedalam Ruang dalam bawah gunung ChangBai melalaui array rahasia secara instan.


" Huuff...! Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas bersuara bersamaan saat tiba di dalam.


"Ini ...luar biasa" Xue Yueyin langsung berkomentar kagum.


"Sudah siap, melanjutkan?"Zhuang An segera bertanya pada Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas.


"Bak! Kami siap!" Salah satu dari lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas menjawab, karena yang lainnya masih belum bereaksi.


"Ikuti aku !" Zhuang An berkata singkat.


Zhuang An melangkah, menelusuri sebuah lorong panjang, diikuti lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, setelah melewat beberapa lorong, tak begitu lama mereka melihat sebuah koridor ruangan yang lebih mirip halaman besar di kelilingi tiga rumah besar.


Pintu batu rumah pertama berada di sebelah timur menghadap ke barat, pintu kedua di sebelah selatan menghadap utara, dan satu pintu lagi di sebelah barat menghadap ke timur.


Untuk pintu batu rumah sebelah selatan posisinya ada di tengah lurus arah pandang lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas dan Zhuang An karena mereka sedang menghadap keselatan.


Mereka akhirnya berhenti di koridor, yang terkesan seperti sebuah halaman, dengan tiga rumah yang mengelilingi tersebut


Zhuang An memperhatikan pintu batu yang menghadap ke selatan, tampak di segel dan tak pernah dibuka, dari Auranya Zhuang An yakin di sanalah tempat Harta Pusaka Air Mata Dewa disimpan.


Namun, ketika Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas ikut memperhatikan pintu batu tersebut, Zhuang An merasakan Aura mendekat dari arah pintu batu sebelah timur.


Kemudian, terdengar suara pintu batu bergeser dibuka..


" Grek..grek..grek." Suara pintu batu bergeser dibuka.


Ketika Zhuang An menoleh, muncul lah Gadis super cantik, dengan aroma harum semerbak memenuhi tempat tersebut.


"Ratusan tahun tidak ada yang mengunjungi tempat ini, tak disangka, hari ini ada tamu tak di undang" Siluman Rubah Putih Ribuan Tahun, dengan wujud seorang gadis cantik tersenyum menggoda.

__ADS_1


Zhuang An yang sudah melihat gadis ini sebelumnya tidak terkejut, berbeda dengan Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, mereka tampak terkejut, penuh kekaguman.


" Siapa dia? Alangkah cantiknya gadis ini?" Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, spontan bersuara bersama.


Mendengar hal itu, membuat Siluman Rubah Putih Ribuan Tahun, tersenyum lebih manis lagi.


Zhuang An maju memperkenalkan diri..


"Salam hormat Senior! Kami datang berkunjung, ingin melihat keberadaan Pusaka yang disimpan di tempat ini" Zhuang An menjelaskan maksut dari kunjungan mereka.


" Em...em..em..Begitu ya..,!? Jika itu berkaitan dengan harta pusaka, kalian bisa mengambilnya di ruang -ruang bagian tengah ini, tetapi itu jika kalian bisa membuka pintu segel nya, hihihi" Gadis cantik itu tertawa, menunjukkan deretan giginya yang putih rapi.


"Maaf, apakah Senior yang menjaga harta pusaka tersebut?" Zhuang An bertanya lebih lanjut.


"Keberadaan harta pusaka tersebut, tidak ada kaitannya dengan ku, jadi kalau mau ambil, ya ambil saja, jika mampu" Siluman Rubah Putih Ribuan Tahun, berkata tanpa beban, sehingga membuat Zhuang An menyimpulkan, bahwa, mahluk ini tidak keberatan, jika dia mengambil harta pusaka tersebut.


" Baiklah Senior! Kami akan berusaha dengan kemampuan kami untuk mengambilnya." Zhuang An menjawab dengan sungguh-sungguh.


"Baik, Senior!" Zhuang An menjawab dengan tenang.


" Satu lagi, jangan kau panggil aku senior!" Siluman Rubah Putih Ribuan Tahun menegaskan.


"Siap!" Zhuang An menjawab dengan singkat.


Dan dari arah pintu batu, ruangan yang di barat tiba-tiba dibuka, harum semerbak memenuhi ruang koridor tersebut dan kemudian muncul gadis super cantik eksistensi Siluman Kelinci Salju Putih Berbulu Panjang dan lembut.


" Si er, bawa mereka masuk kemari! Aku yang mengundang mereka" Gadis eksistensi Siluman Kelinci Salju Putih Berbulu Panjang, berbicara dengan lembut.


" Baik, Cici!" Eksistensi Siluman Rubah Putih Ribuan Tahun menjawab kakaknya.


"Kalian, masuklah..! Cici ku mengundang kalian! Siluman Rubah Putih Ribuan Tahun mempersilahkan Zhuang An dan Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, untuk masuk ke ruangan besar yang ditempati Siluman Kelinci Salju Putih Berbulu Panjang dan lembut.

__ADS_1


Dan ketika mereka masuk, mereka dikejutkan oleh pemandangan di ruang tersebut, karena di situ sudah tersedia berbagai makanan dan minuman yang menggoda minat, apalagi mereka sudah hampir tiga hari ridak makan.


Untuk seorang Pendekar, tidak makan tiga hari memang kuat, tetapi tetap saja mereka merasa sangat lapar. Dan melihat hidangan yang begitu menggoda otomatis memancing perut mereka bereaksi.


"Silahkan, dinikmati! Aku tahu kalian beberapa hari tidak makan" Eksistensi Siluman Kelinci Salju Putih Berbulu Panjang membuka suaranya dengan lembut.


Zhuang An mendeteksi apakah ada yang aneh makanan dan minuman itu atau tidak. Setelah selesai dia tersenyum dan menjawab.


"Aku, tak menyangka engkau serius mengundang kami!" Zhuang An menjawab dengan tetap tenang.


"Aku, tahu sebagai tuan rumah harus paham dengan situasi, Silahkan dinikmati, jangan sungkan!" eksistensi Siluman Kelinci Salju Putih Berbulu Panjang mempersilahkan dengan lembut dan menyenangkan, membuat Zhuang An dan Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas tak sungkan.


"Cici, dan juga kalian ayo kita nikmati apa yang ada!" Zhuang An mengajak mereka untuk menikmati apa yang telah disediakan.


"Baiklah! kalau kau tidak ragu, aku juga tidak ragu" Xue Yueyin menjawab Zhuang An.


"Benar! Kami juga demikian" empat gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas menimpali jawaban Xue Yueyin.


Akhirnya, mereka berenam duduk berhadapan mengelilingi meja makan tersebut dan mulai menikmati apa yang ada di situ.


Zhuang An terlihat cocok dengan santapan jasmani yang telah disiapkan oleh eksistensi Siluman Kelinci Salju Putih Berbulu Panjang dan lembut tersebut. Dalam pikiran Pendekar muda tersebut, bertanya bagaimana bisa gadis yang lembut itu tahu selera makan dirinya dengan baik.


Namun, Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, juga tampak begitu menikmati hidangan yang ada, ini berarti si gadis lembut itu, memang pandai memasak.


Ketika, tamu nya sedang menikmati hidangan yang ia suguhkan dua eksistensi yang cantik itu, pergi ke ruang lain, agar tak mengganggu tamunya yang sedang makan.


" Emh...! Mereka begitu pengertian" Kata Zhuang An tak sungkan memuji, walaupun itu hanya didengar oleh Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas.


Setelah selesai dengan hidangan itu Zhuang An, segera mengelap bibirnya kemudian mencuci tangan, dan pergi mengetuk pintu yang ditempati dua eksistensi Siluman Rubah Putih Ribuan Tahun dan Siluman Kelinci Salju Putih Berbulu Panjang dan lembut tersebut.


Mereka berdua muncul di hadapan Zhuang An dan Lima gadis, murid-murid Sekte Burung Merak Emas, yang sudah selesai memenuhi kebutuhan jasmani dengan cukup puas.

__ADS_1


__ADS_2