Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 103 Mengambil alih Sma Tatusuno 2


__ADS_3

"Kenapa kalian berdua datang kemari Tatsuhaka, Daisuke?" Tanya Izanagi.


"Aku datang kemari hanya ingin menonton pertandingan nya, aku penasaran siapa yang akan menang, Kefa atau lima iblis, jika Kefa yang menang, aku sedikit bangga karena pernah bertarung dengan nya ya walaupun aku harus menerima kekalahan telak, aku yakin seharusnya orang sekuat Kefa, dia masih ada kemungkinan menang untuk melawan mereka berlima."


"Hmm aku rasa Kefa lah yang akan menang, aku akan memasang taruhan penuh padanya." Izanagi yang terlihat senang dan tersenyum.


"Hey Izanagi jangan terlalu banyak berbicara, nanti orang lain mendengarmu." Ucap Arata.


"Hhahaha maaf, maaf aku mengerti maksud mu." Ucap Izanagi.


Tatsuhaka sekarang dia sedang kebingungan dengan perilaku dari Izanagi dan juga Daisuke "Apa kalian berdua tidak berniat untuk membantu Kefa, untuk melawan mereka berlima?" Tanya Tatsuhaka.


"Untuk apa?" Tanya Izanagi yang kebingungan.


"Tatsuhaka jangan bilang kau kemari ingin membantu Kefa." Ucap Arata.


"Iya tentu saja aku ingin membantu nya."


"Tatsuhaka aku sarankan kau untuk tidak ikut campur dalam masalah ini, aku yakin Kefa juga pasti menolak bantuan dari mu." Ucap Daisuke.


"Daisuke benar, kau tidak perlu membantu dia, dia sendiri bisa mengatasi masalahnya, kau lihat saja nanti." Ucap Izanagi yang sangat percaya jika Kefa akan menang melawan lima iblis.


Tatsuhaka pun kebingungan, dia sekarang sedang berpikir apa Kefa sekuat itu, sampai 2 Raja yang lainnya percaya bahwa Kefa akan memenangkan pertarungan yang sama sekali tidak adil itu.


Lima iblis di sini melihat 3 Raja yang sama sekali tidak menganggu pertandingan mereka melawan Kefa.


Sebenarnya mereka merasa keanehan, dan rencana mereka tidak berjalan seperti kemauan mereka.


Mereka berlima tadinya berniat ingin melawan Kefa sekaligus 3 Raja.


Tapi pada kenyataan nya 3 Raja sama sekali tidak ingin ikut campur dalam masalah mereka dengan Kefa, mereka semua merasa keanehan.


Tapi karena semuanya sudah terlanjur mereka harus menyelesaikan masalah mereka dengan Kefa, mereka berlima menganggap remeh Kefa, mereka sangat yakin bisa mengalahkan Kefa dengan mudah.


"Jadi kapan kita akan mulai? Semua orang sudah hadir di sini" Ucap Kefa sambil tersenyum penuh maksud.


Yang membuat mereka semua ragu untuk maju, mereka benar-benar tidak mengerti dengan jalan pikiran Kefa.

__ADS_1


Seharusnya jika orang biasa, mereka sekarang pastinya akan ketakutan karena menghadapi mereka berlima, tapi Kefa dia sangat berbeda.


Salah satu dari mereka pun maju kearah Kefa.


Ia bergerak sangat cepat dan melakukan tendangan memutar mengarah ke pipi Kefa.


Kefa menahan nya menggunakan satu lengan nya, orang tersebut pun menarik kakinya dan menendang dengan kaki nya yang lain.


Namun Kefa dapat menahan nya dengan mudah, orang tersebut pun kemudian menyerang Kefa dengan beberapa pukulan.


Kefa tidak bergerak sama sekali dari tempat dia semula, Kefa menahan dan menghindari serangan orang tersebut.


"Hah!!!!!!!!!!! APA? Bagaimana bisa dia berhasil menahan semua seranganku tanpa kesulitan sedikit pun." Batin orang tersebut yang sekarang mundur kebelakang.


Bukan orang tersebut saja yang terkejut tapi para penonton juga. Mereka tidak menyangka Kefa sehebat itu.


Sampai-sampai serangan dari salah satu lima iblis tidak berpengaruh sedikit pun, padahal serangan nya sangat cepat dan sangat kuat.


Para penonton pun mulai bimbang mereka kebingungan ingin memasang taruhan pada siapa, awalnya mereka memasang taruhan pada Lima iblis, namun setelah melihat kekuatan Kefa, mereka berubah pikiran.


"Ah iya sial aku lupa, aku harus berpura-pura kalah terlebih dahulu, agar aku bisa untung besar." Batin Kefa yang menyadari bahwa para penonton sedang berubah pikiran.


Kefa di sini berakting kesakitan. Tak sampai di situ saja salah satu dari mereka maju dan terus mengahajar Kefa, Kefa pun berteriak kesakitan.


Kefa terus di hajar habis-habisan oleh mereka berlima.


Mereka berlima pun terlihat sangat senang, dan mereka berlima ternyata sudah salah sangka, mereka pada awalnya berpikiran Kefa akan sulit untuk di kalahkan namun melihat keadaan yang sekarang mereka yakin Kefa akan sangat mudah untuk di kalahkan.


Mereka pun berteriak sombong pada Kefa.


Kefa menerima semua hinaan mereka dan menerima semua serangan mereka demi uang.


Para penonton pun tidak berubah pikiran, mereka pun pada akhirnya menudukung penuh lima iblis dan menambah taruhan mereka lebih banyak.


Oyama sekarang sedang khawatir dengan Kefa, ia ingin menolong Kefa, tapi dia tidak bisa melakukan apapun, dia hanya pecundang biasa.


Oyama sama sekali tidak peduli dengan taruhan nya, walaupun dia memasang cukup banyak pada Kefa.

__ADS_1


Tapi bagi dia Kefa lebih penting bagaimana pun juga Kefa adalah teman pertama dia di sekolah.


"Aku akan menolong Kefa, kalian semua sudah gila, apa kalian akan membiarkan Kefa di siksa seperti itu." Ucap Tatsuhaka.


Tatsuhaka yang ingin membantu Kefa itu di halangi oleh Izanagi, Arata, Daichi.


"Kenapa kalian menghalangi jalan ku, kalian benar-benar sudah gila apa?" Tatsuhaka yang kesal.


"Tenang saja Tatsuhaka, Kefa baik-baik saja, kau lihat dengan baik, orang semengerikan Kefa tidak mungkin bisa di kalahkan oleh mereka berlima." Ucap Izanagi.


"Apa matamu buta? Aku sudah melihatnya sekarang Kefa sedang di siksa dan merasakan kesakitan."


"Tenang dulu Tatsuhaka, dia hanya berakting saja, coba kau lihat, apa dia benar-benar merasa kesakitan?" Tanya Daichi.


Tatsuhaka pun kemudian melihat kembali Kefa yang sedang di siksa itu.


Tatsuhaka di sini melihat Kefa yang tersenyum ketika di siksa, teriakan dengan ekpresi wajahnya berbeda jauh.


Tatsuhaka benar-benar keheranan sekarang, dia tidak mengerti sama sekali.


Izanagi pun berbisik kepada Tatsuhaka.


"Kefa sedang berakting, dia memiliki tujuan sendiri, aku rasa dia sekarang sedang mencari uang, makanya dia melakukan itu, tolong mengertilah, jangan ganggu Kefa." Ucap Izanagi.


Medengar itu Tatsuhaka pun terdiam dan mengurungkan niatnya untuk membantu Kefa.


"Apa Kefa memang sekuat itu? Padahal jika aku lihat dari auranya, Kefa masih belum bisa mengalahkan mereka berlima, Kefa hanya setara dengan ku dan Izanagi, tapi kenapa Izanagi dan yang lainnya, sangat percaya Kefa akan menang? Sudahlah aku tidak ingin memikirkan hal itu, jika dia sampai mengalahkan mereka berlima maka sudah di pastikan Kefa akan menjadi pemimpin baru Sma Tatsuno." Batin Tatsuhaka.


Kefa disini sudah mengetahui situasinya, taruhan penuh sudah di pasang ke arah mereka berlima. Dan taruhan itu sudah tidak bisa lagi di ganti.


Dan Kefa pun mulai bangkit, Kefa di sini menghajar dua orang yang tengah menghajar dirinya, dua orang tersebut pun termundur kebelakang.


Kefa pun berdiri dan menatap mereka berlima dengan tatapan rendah.


Mereka berlima pun langsung syok karena melihat Kefa yang di hajar habis-habisan namun masih terlihat biasa saja, tidak terluka sama sekali.


Hanya saja baju dia robek dan memperlihatkan roti sobek yang sangat indah.

__ADS_1


Otot Kefa benar-benar sangat sempurna, otot Kefa terlihat sangat berisi.


"Jangan senang dulu, permainan baru saja di mulai." Ucap Kefa sambil tersenyum pada mereka.


__ADS_2