Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 201 Mengadakan pertemuan


__ADS_3

"Jadi apa kita akan langsung melanjutkan pertarungan kedua?" Tanya Kefa.


"Hhahaha kau tampaknya sangat semangat, tentu saja pertarungan kedua tidak akan sekarang, pertarungan kedua akan di adakan nanti, ketika kita akan berkumpul dengan keluarga besar lainnya. Mereka semua harus menyaksikan kehebatan mu Kefa."


"Aku paham, kalau begitu kapan perkumpulan itu akan di lakukan?"


"Tiga harian lagi, atau bisa jadi dalam waktu dekat ini, kita semua sekarang sedang di tekan oleh keluarga Tanaka, jadi mau tidak mau kita semua harus berkumpul dan menyatukan kekuatan kita, aku tidak tau rencana licik apa yang akan di lakukan keluarga Tanaka."


"Begitu yah baiklah aku akan mempersiapkan diri untuk pertarungan kedua kita nanti."


"Hahahha kalau begitu aku juga sama, maaf saja Kefa aku tidak menerima kekalahan untuk kedua kalinya."


"Ya mari kita lakukan yang terbaik untuk pertarungan kedua nanti aku juga orang yang tidak menerima kekalahan." Mereka berdua yang tersenyum penuh maksud.


Setelah mengobrol Kefa dan Akazaya mendekat kearah para bawahan nya.


Seperti biasa mereka bertanya kondisi tuannya itu, dan tentu saja mereka tidak baik-baik saja.


Mereka memanggil dokter yang sangat profesional untuk menangani luka mereka.


Kefa dan Akazaya mereka sangat santai, meskipun mereka terluka itu sama sekali tidak berpengaruh, karena mereka berdua memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat, dan mereka juga memiliki penyembuhan tubuh yang sangat cepat.


Bisa di bilang mereka sudah seperti berubah menjadi monster, bukan manusia lagi.


Akazaya dan para bawahan nya, mereka tiba-tiba menghadap kearah Kefa.


Akazaya tiba-tiba menunduk hormat begitu pula dengan para bawahan nya.


"Penguasa baru Jepang tuan Kefa, kami memberikan salam, mulai dari sekarang kami semua akan berada di bawah kepemimpinan dari tuan Kefa." Ucap Akazaya.


Defa dan yang lainnya yang melihat pemandangan itu mereka hanya bisa mengigil berkeringat dingin.


Orang nomor 2 di Jepang yang sangat kuat kini memberikan hormat kepada tuan mereka.


Tuan mereka yaitu tuan Kefa memang benar-benar sangat hebat. Itu lah pikiran Defa dan yang lainnya.


Kefa pun menyuruh mereka untuk bersikap seperti biasa, mereka tidak perlu menghormati Kefa seperti itu, karena Kefa cukup tidak menyukainya.


Kefa juga menjelaskan bahwa Kefa merupakan saudara dari Akazaya, jadi Akazaya tidak perlu sehormat itu pada Kefa, lagi pula Kefa bukanlah orang yang gila hormat.

__ADS_1


Mendengar itu Akazaya terlihat sangat senang itu bisa terlihat dari senyuman dan tawanya yang lepas.


***


Singkatnya pertemuan antara organisasi Yakuza dan The King Of Glory telah di laksanakan dan hasilnya sangat memuaskan untuk Kefa dan yang lainnya.


Kehancuran keluarga Tanaka kini sudah ada di depan mata, mereka hanya tinggal merencanakan beberapa hal lagi, dan itu akan di laksanakan sesegera mungkin.


"Tuan Kefa.."


"Ada apa Defa kau terlihat kebingungan seperti itu, bukannya semua masalah sudah terselesaikan dan sekarang kita tinggal kembali ke markas saja."


"Itu bos dia ingin bertanya tentang Laura." Ucap Robert.


Defa pun menatap Robert dengan tatapan mengerikan.


Robert pun terlihat tidak peduli.


"Laura sudah pergi, dia ada urusan keluarga, kalian berdua pasti mengetahuinya." Jawab Kefa dengan senyuman.


"Iya kami mengetahuinya tuan."


***


"Jadi Akazaya bagaimana Kefa?" Tanya Hiroki, Clarissa, dan juga Eden yang sekarang mereka sedang telfon grup.


"Seperti yang di katakan Edwart, anaknya itu lebih berbakat, lebih kuat dan lebih hebat, jika aku menjelaskan kejadian tadi yang terjadi ketika aku mengadakan pertemuan dengan Kefa, secara detailnya pada kalian, mungkin kalian tidak akan percaya."


Mereka bertiga pun menjadi semakin penasaran.


"Beritahu kami semuanya, kami sangat penasaran." Ucap Eden.


"Ya benar kami ingin mengetahui apa yang terjadi."


Akazaya pun tersenyum "Seperti yang aku bilang waktu itu, aku ingin menguji kekuatan dia, apa dia pantas atau tidak menjadi pemimpin kita semua, dan aku melakukan nya langsung di kediaman ku tadi, aku bertarung melawan nya."


"Kemudian bagaimana hasilnya?" Tanya Hiroki yang tidak sabar ingin mengetahui hasilnya.


"Di luar dugaanku, dan dugaan kalian semua." Akazaya yang tersenyum penuh maksud.

__ADS_1


"Jangan bilang kau kalah olehnya Akazaya." Ucap Eden.


"Kau bercanda kan? Tidak mungkin kau kalah oleh anaknya Edwart kan, aku yakin kau pasti bercanda, cepat beritahu yang sebenarnya, apa yang terjadi." Ucap Clarissa yang tidak percaya jika Akazaya kalah bertarung.


Clarissa mengetahui sendiri seberapa mengerikan nya Akazaya, begitu pula dengan yang lainnya, jadi mereka tidak percaya jika sampai Akazaya kalah oleh Kefa.


Apalagi Kefa hanyalah bocah berumur 17 tahun yang pengalaman nya menurut mereka masih sedikit, dia hanya memiliki background yang sangat kuat saja.


Akazaya pun mengehela nafas "Apa yang di katakan Eden benar, aku kalah bertarung melawan nya, dia sangat kuat lebih dari yang kalian bayangkan, jangan remehkan Kefa, dia bukan manusia biasa, dia adalah monster sesungguhnya."


"Apa? Apa kau bercanda ini tidak mungkin." Mereka semua yang tidak percaya.


"Hhahaha kenapa kalian terlihat tidak percaya seperti itu, apa kalian melupakan sebuah kata yang sangat penting, jangan remehkan orang lain, di atas langit masih ada langit, kalian paham bukan maksudnya."


"Tapi...."


"Jika kalian tidak percaya aku akan bertarung lagi dengan Kefa, aku mengadakan dua pertarungan dengan nya, pertarungan pertama sudah di laksanakan, pertarungan keduanya belum."


"Aku ingin kalian semua melihat pertarungan kedua ku dengan Kefa, dengan begitu mungkin kalian bisa melihat sendiri betapa mengerikan nya anak Edwart."


"Baik kami semua setuju, kalau begitu kapan pertarungan keduanya akan di laksanakan?" Tanya Hiroki.


Akazaya kembali tersenyum "Dalam waktu dua hari, masih di tempatku, kita semua akan berkumpul di tempat biasa."


"Baiklah kami semua setuju." Ujar mereka semua.


Mereka pun mengakhiri telfonnya.


Di kediaman Akazaya, para bawahan Akazaya sekarang sedang menunduk hormat pada Akazaya.


"Kalian semua dalam waktu dua hari, kalian harus mempersiapkan semuanya, Aku, Kefa, Hiroki, Clarissa, Eden. Kami semua akan mengadakan pertemuan di sini, dan kemungkinan pertemuan ini akan menjadi pertemuan yang paling bersejarah."


"Jadi aku ingin kalian mempersiapkan semuanya dengan sangat baik, jangan sampai ada kesalahan sedikit pun, jika ada kalian tau sendiri bukan bagaimana hukuman nya."


"Ya tuan!!" Teriak mereka dengan semangat sambil menelan ludah mereka sendiri.


Mereka menelan ludah karena mereka merasa bahwa pertemuan itu akan menjadi pertemuan yang paling bersejarah.


Kemungkinan pertemuan itu akan merubah seluruh Jepang, mereka sangat yakin akan hal itu.

__ADS_1


Aku libur beberapa minggu, karena kecapean jadi butuh refresing, hidupku bukan tentang novel saja kawan, tapi masih banyak hal lainnya, dari pada aku sakit drop stres jadi aku lebih baik ngambil cuti muheheh


__ADS_2