Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 120 Lantai paling atas


__ADS_3

Izanagi dan yang lainnya pun dapat menghabisi para musuh yang sangat banyak itu dengan mudah.


Mereka pun kemudian melaporkan nya pada Kefa, dan bertanya apa yang selanjutnya harus mereka lakukan.


Kefa pun memberikan perintah agar mereka semua bergerak ke lantai paling atas, dimana para pemimpin Sma Kaizo berada.


Kefa, Isamu mereka berdua memimpin seluruh pasukan yang ada.


Semua orang saat ini sedang bersemangat, seperti biasa para musuh terus berdatangan namun hal itu tidak jadi masalah, karena Izanagi dan yang lainnya, dapat menghabisi mereka semua dengan mudah.


Mereka juga di sini menghancurkan base camp itu. Mereka menghancurkan semuanya, mereka ingin membalas kejadian kemarin.


Akira dan pemimpin Sma Kaizo yang lainnya, mereka melihat Kefa, Isamu, Izanagi dan yang lainnya, yang semakin mendekat ke tempat mereka, mereka mulai panik dan merasa khawatir.


Namun mereka semua mencoba untuk tenang, dan akan mengambil sebuah keputusan yang berat.


Akira dia memberikan sebuah ceramah yang membangun semangat para pemimpin lain, mereka akan berjuang sampai akhir, mereka tidak tau akhir apa yang menunggu mereka, kemenangan atau kekalahan.


Tapi yang pasti mereka harus berjuang, mereka harus menuai apa yang telah mereka tanam.


Mereka akan bertanggung jawab sampai akhir mereka tidak akan kabur dari peperangan ini.


Akira pun memberikan sebuah perintah untuk menyiapkan pasukan yang lebih hebat.


Di depan Kefa sekarang terdapat banyak musuh, sepertinya musuh kali ini bukanlah musuh biasa, mereka lebih kuat di bandingkan musuh-musuh yang berada di lantai sebelumnya.


Musuh di depan Kefa juga yang kali ini, mereka tidak menggunakan senjata sama sekali.


Melihat itu Kefa pun menoleh ke samping, seperti memberikan sebuah kode kepada para pasukan yang di miliki Kefa sekarang, untuk melepaskan senjata yang mereka bawa, karena lawan mereka kali ini tidak membawa senjata sama sekali.


Para pasukan Kefa pun melepaskan senjata mereka.


"Tuan Kefa tampaknya para pengecut itu ada di balik para pasukan ini, jika kita bisa menghabisi mereka, kita pasti bisa langsung bertemu dengan para pengecut itu." Ucap Isamu.


"Begitu yah." Kefa pun kemudian mengangkat tangan nya, Kefa di sini seperti memberikan aba-aba untuk menyerang, Izanagi, Isamu, Daisuke, Tatsuhaka, dan yang lainnya mereka langsung berteriak dan berlarian.


Para musuh pun berlarian dan berteriak juga, pertempuran pun terjadi kembali.


Kefa di sini berjalan dengan santai, melewati orang-orang yang tengah bertarung.


Ketika beberapa musuh ingin menyerang Kefa, Isamu datang dan menghabisi mereka semua.


Isamu berada di depan Kefa, dan dia memberikan jalan kepada Kefa, untuk sampai lebih cepat ke tempat Akira dan para pemimpin Sma Kaizo yang lainnya berada.


Isamu dan Kefa pun sekarang berada di depan pintu yang cukup besar dan sangat mewah.


"Tuan Kefa mereka ada di dalam ruangan ini.'


"Kalau begitu buka, kita berdua saja sudah cukup untuk menghabisi mereka."


"Baik tuan."

__ADS_1


Isamu pun menendang pintu itu sampe hancur.


Kefa dan Isamu pun masuk ke ruangan yang sangat besar dan mewah.


Dan di depan mereka, mereka langsung di sambut oleh Akira, dan beberapa pemimpin Sma Kaizo yang sedang duduk menghadap kearah Kefa.


Mereka semua terlihat sangat sombong.


Kefa dan Isamu menaruh lengan nya di saku celana mereka, sambil menatap para pemimpin Sma Kaizo penuh dengan kesombongan.


"Kalian kemarin mencari ku bukan?" Tanya Kefa dengan nada yang sombong.


"Sekarang aku sudah di hadapan kalian semua, jadi apa yang ingin kalian lakukan padaku?"


"Kenapa kalian diam saja, apa kalian patung?" Tanya Kefa.


Kefa pun berjalan ke samping, ke tempat dimana ada cemilan, Kefa pun duduk di meja sana dan memakan cemilan yang ada di dalam toples.


Kefa pun makan sambil menatap mereka semua.


Akira dan yang lainnya yang melihat kelakukan Kefa, mereka sangat marah, namun mereka dari terdiam karena mereka sempat ketakutan.


Saat Kefa dan Isamu masuk ke ruangan mereka, mereka melihat siluet monster dan aura yang sangat mencengkam, itulah alasan kenapa mereka terdiam dari tadi.


"Apa semua anak Sma Kaizo selemah ini?" Tanya Kefa yang membuat para pemimpin Sma Kaizo kesal, dan mereka langsung berdiri dari tempat duduknya.


"JAGA MULUT BUSUK MU ITU KEFA!!!!!!!!" Teriak salah seorang dari mereka.


Orang tersebut pun sangat kesal pada Kefa, ia melempar sebuah piso kearah Kefa.


Piso itu melesat dengan sangat cepat kearah Kefa, Kefa dengan santainya menangkap piso itu menggunakan selah jari miliknya.


"Aku pikir ini piso mainan, ternyata ini piso beneran yah?" Tanya Kefa yang mengejek.


Semua orang yang ada di sana sangat terkejut, termasuk Isamu, Kefa dia terlalu mengerikan, ketenangan dia kesantaian dia sangatlah mengerikan.


Kefa pun di sini melempar balik piso itu ke orang yang tadi melempar, piso itu melesat dengan sangat cepat, dan menebas beberapa helai rambut orang tersebut.


Dan Piso itu menancap tepat di tembok belakang dia, sampai tembok di sana retak.


Semua orang di sana pun terkejut kembali, mereka pun mulai ketakutan kembali, orang tersebut dia langsung terduduk lemas.


Karena hampir saja nyawa dia melayang.


Para pemimpin Sma Kaizo sekarang terlihat sangat tertekan, karena ketakutan, mereka seperti di introgasi.


Akira dan yang lainnya mereka tidak bisa melakukan apapun, karena mereka terlihat ketakutan.


Setelah mereka melihat jalan pertarungan Kefa, Isamu, kemudian aura mereka dan siluet yang mereka berdua keluarkan, membuat Akira dan yang lainnya ketakutan.


Akira dan yang lainnya di sini mencoba untuk memberanikan diri menghilangkan rasa takut mereka, mereka juga mempunyai harga diri, dan harga diri mereka tidak ingin di injak-injak.

__ADS_1


Kefa dan Isamu mereka berdua hanya bersantai sambil menatap mereka semua.


Mereka berdua juga di sana justru makan dan minum saja, di sini Akira dan yang lainnya merasa sangat terhina.


"Kefa Isamu kalian berdua sudah kelewatan." Ucap Akira.


"Wow tampaknya pemimpin Sma Kaizo dapat berbicara, hmmm aneh sebenarnya yang kelewatan aku atau kalian?"


"Tiba-tiba menyerang tanpa alasan dan menghancurkan semuanya."


"Langsung pada intinya saja, aku melakukan itu semua, karena aku ingin mengancam mu."


"Hmm mengancam?"


"Ya lebih tepatnya itu seperti sebuah peringatan untuk mu, agar tidak mencari masalah dengan kami."


"Oh jadi begitu yah, tapi sayang sekali cara kalian salah, cara kalian jadi membuatku marah dan ingin menghancurkan Sma Kaizo."


Kefa di sini sangat menyebalkan. Akira yang sudah sangat kesal ia memberikan aba-aba kepada para bawahan nya untuk menyerang Kefa dan Isamu.


Walaupun mereka ketakutan, tapi mereka tidak ingin harga diri mereka di injak-injak.


Mereka padahal orang yang di takuti di daerah sana, mereka sangat terkenal dengan keganasan nya, tapi di hadapan Kefa dan Isamu, mereka hanyalah seekor kucing yang imut.


Tidak ada apa-apanya.


Kefa di sini tiba-tiba saja melempar toples kaca kearah Akira.


Toples kaca itu melesat dengan cepat, dan hampir tidak terlihat oleh mereka, dan hal yang mengejutkan nya, Akira dapat menangkap toples kaca itu.


Semua orang pun terkejut.


"Tuan Kefa, tampaknya dia cukup hebat."


"Hmm yah aku rasa begitu."


Tiba-tiba 3 orang pemimpin di sana langsung maju, dan berlari ingin menyerang Kefa Isamu.


"Tuan Kefa biar aku yang menghadapi mereka."


"Ya nikmati pertarungan nya."


Isamu pun berjalan dengan santai.


Salah seorang dari mereka ada yang melompat jauh dan ingin menyerang Isamu menggunakan kakinya, dua nya lagi ingin menyerang Isamu menggunakan lengan dan kaki mereka.


Isamu hanya terdiam dan menerima serangan dari mereka.


Isamu pun di sini mundur kebelakang beberapa langkah.


"LUMAYAN!" Isamu tersenyum dengan sombong sambil menatap mereka bertiga.

__ADS_1


Mereka bertiga pun merinding ketakutan dan langsung mengambil jarak.


__ADS_2