Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 89 Penyerangan


__ADS_3

Kefa sekarang menuju jalan pulang dan secara kebetulan tiba-tiba saja tempat yang biasa cukup ramai sekarang menjadi cukup sepi, dan Kefa entah kenapa merasakan bahaya, Kefa pun menganalisa sekitaran.


Kefa juga di sini merasakan keanehan pada orang-orang yang sedang menatap Kefa, seolah-olah mereka sedang mengawasi Kefa.


"Hmmm ternyata ada orang yang ingin membunuhku, 1....2...3....20 orang yah, cukup banyak di tambah kemampuan mereka cukup hebat, hmmm sepertinya aku bisa menghabisi mereka dengan cepat, aku harus membunuh 2 orang terdekat terlebih dahulu, menjadikan salah seorang nya tameng mengambil senjata mereka berdua dan tinggal menghabisi sisanya." Batin Kefa.


Kefa pun langsung berlari sambil menghindari peluru panas dari musuh.


Kefa pun melompat memutar dan menabrak satu orang dari mereka, kemudian Kefa jadikan tameng orang tersebut, orang tersebut pun mati di tembaki teman nya sendiri, kemudian Kefa ambil pistol orang tersebut dan membunuh orang yang berada di dekatnya.


Setelah itu Kefa menembak beberapa orang yang sedang mengarah pada Kefa, Kefa kemudian berlari dan mengambil pistol 1 lagi.


Kefa pun tersenyum "Habislah kalian semua bodoh." Kefa pun keluar dari coveran yang berada di dekat sana.


Para musuh berada di titik belakang Kefa, ingin menembak Kefa, namun sayangnya Kefa sudah mengetahuinya dan justru Kefa berbalik dan menembak mereka terlebih dahulu.


Kefa pun membunuh 4 orang yang berada di belakang nya, dan Kefa kemudian berbalik kearah depan lagi.


"Gawat." Kefa yang melakukan sedikit kesalahan, karena telat menembak Kefa pun menembak ke arah dua peluru yang hampir mengenai nya.


Dan peluru Kefa dengan musuh pun bertabrakan, Kefa pun selamat, Kefa pun kemudian menembak lagi dengan tepat.


Dia pun membunuh 4 orang sekaligus, setelah itu Kefa baru berlari dan mencari coveran, Kefa pun menganalisa kembali di mana musuh berada.


Kefa dan para musuh sekarang sedang main petak umpet Kefa juga di sini melihat berapa peluru di pistol dia yang tersisa.


"Musuh sisa 10 lagi, dan peluru ku tinggal 8 lagi, jadi jika aku bisa menembak mereka tepat sasaran, musuh sisa tinggal dua yah."


"Seharusnya beberapa orang bodoh itu ada yang ingin menembak ku lewat belakang, aku harus menelusuri dulu jalan ini." Kefa yang memiliki firasat bahwa beberapa orang dari musuh karena sudah mengetahui kehebatan Kefa, mereka pasti tidak akan gegabah lagi dalam bertindak.


Dan Kefa yakin mereka pasti sekarang menggunakan otak mereka.

__ADS_1


Dan benar saja setelah menyusuri jalan itu, Kefa mendengar suara langkah kaki 3 orang.


Kefa pun tanpa basa-basi langsung memunculkan dirinya dan langsung membunuh 3 orang itu dengan mudah.


Keberadaan Kefa sama sekali tidak bisa mereka ketahui, karena Kefa menggunakan kemampuan menghilangkan hawa keberadaan


Kefa pun kemudian mengambil mengganti pistolnya dengan pistol yang baru saja ia dapat dari 2 orang yang sudah terkapar mati.


"Sisa 7 lagi yah, mereka ternyata cukup terampil, aku tidak menyangka akan memerlukan waktu yang cukup lama untuk menghabisi mereka semua."


"Siapa yang mengirim mereka yah? Apa mungkin dua orang tua itu tadi yah, jika dugaan ku benar maka Tsukia dalam keadaan bahaya, sialan!!!!!! Pantas saja perasaan ku tidak enak, aku harus menyelesaikan ini dengan cepat, dan menyusul Tsukia." Batin Kefa.


***


Tsukia, Akihiro, Lala mereka sekarang sedang ketakutan, kebingungan dan tidak tau harus apa.


Sekarang di depan mereka terdapat lima mobil yang menghalangi jalan mereka, dan di belakang mereka juga terdapat 3 mobil yang menghalangi jalan mereka untuk mundur.


Akihiro sekarang mengerti alasan kenapa jalan di sana tiba-tiba menjadi sepi, Akihiro juga tau bahwa orang yang mengirim para pembunuh itu adalah, seseorang yang berkuasa di daerah prefektur Nagano, dan kemungkinan orang itulah yang telah Akihiro singgung.


Akihiro melakukan kesalahan yang besar, ia melakukan kelalaian yang benar-benar sama sekali tidak bisa di maafkan, ia di sini menelopon para bawahan nya.


Musuh pun sekarang menembak mobil yang di tunggai Akihiro.


Peluru panas menghujani mobil Akihiro, Tsukia, dan Lala jelas mereka sekarang kepanikan, bahkan salah satu peluru mengenai bagian pundak Tsukia.


Tsukia pun berteriak kesakitan dan menangis, di tambah penyakitnya juga mulai aktif karena Tsukia ketakutan.


Mereka bertiga pun tidak tau harus apa, tapi tiba-tiba saja mobil yang berada di belakang mereka, semuanya meledak.


Tak lama kemudian seseorang yang berbadan kekar, memiliki rambut berwarna hitam dia muncul.

__ADS_1


Di sini orang tersebut menggunakan pistolnya ia kemudian menembaki kearah mobil musuh.


Hanya butuh 1 peluru untuk meledakkan satu mobil, orang tersebut menembak dari jarak yang cukup jauh, tapi orang tersebut dapat mengenai dengan tepat tangki mobil.


Semua musuh pun sekarang mengalihkan target mereka, mereka merasakan hawa keberadaan yang sangat berbahaya dari orang tersebut, mereka pun memutuskan untuk menghabisi orang tersebut.


Orang tersebut dengan santainya jalan di tempat yang sangat terbuka, para musuh pun menembaki nya, namun yang aneh, tidak ada satu peluru pun yang mengenai orang tersebut.


Orang tersebut pun tersenyum pada musuh, dan ia pun menembak mengarah ke arah tangki mobil.


Dan mobil di sana pun hancur meledak, dan membunuh para musuh.


Setelah membunuh para musuh, orang tersebut kemudian membuka pintu mobil Akihiro.


"Aku bukan musuh kalian, aku adalah kakak nya Kefa, aku di sini ingin menyelamatkan kalian, Tsukia dia terluka parah, aku akan menyembuhkan nya di sini."


Saat mendengar orang tersebut adalah kakaknya Kefa, Akihiro, Lala, dan juga Tsukia jelas mereka sangat terkejut.


Orang tersebut pun kemudian menutup Luka Tsukia dengan sebuah kain, kemudian orang tersebut menggunakan seni penyembuhan Cina dengan menutup aliran darah yang berada di pundak Tsukia.


Bukan hanya itu saja orang tersebut juga tau bahwa Tsukia penyakit nya sedang aktif, orang tersebut pun menggunakan tehnik bela diri cina, menggunakan jarum.


Dan tiba-tiba saja Tsukia penyakitnya berhenti kambuh, dan pundak Tsukia yang sakit tiba-tiba saja tidak merasakan kesakitan.


"Kalian cepat pergi dari sini, bawa Tsukia ke dokter aku takut penyakit dan rasa sakitnya akan kambuh lagi."


Akihiro Lala pun menganggukan kepala mereka.


"Terima kasih kakaknya Kefa, kami berhutang nyawa padamu." Akihiro, Lala, Tsukia pun pergi dengan cepat, mereka sekarang menuju rumah sakit terdekat.


"Adik bodohku itu, kenapa dia bisa melakukan kelalaian seperti ini, padahal dia orang yang cerdas, aku cukup kecewa, tapi dia juga manusia pasti melakukan kesalahan, untung saja aku selalu memperhatikan gerak-gerik dia, dan yah untung nya juga aku tau bahwa para bajingan itu ingin mengincar wanita nya adikku."

__ADS_1


"Yap semua nya masih aman, untuk sekarang aku akan menelopon adikku tercinta, dia sepertinya sudah menyelesaikan bagian nya."


__ADS_2