
Pero dia sekarang terlihat sangat kesal sambil memegang perutnya yang kesakitan dan kepalanya yang pusing akibat di hajar oleh Kefa, dia berniat untuk pergi mengobati lukanya kemudian bertemu seseorang.
Dia ingin membalas dendam kepada Kefa, ia ingin memberikan pelajaran kepada Kefa.
Pero sama sekali tidak mengetahui bahwa Kefa adalah orang yang menguasai hampir seluruh daerdah di Bandung.
Pero hanya mengetahui bahwa Kefa hanyalah orang biasa.
"Lihat saja nanti kau Kefa, dasar bajingan jelek berani sekali dia menghajarku sampai seperti ini, aku pasti akan membalas semua perbuatan nya ini, aku akan memberi dia pelajaran lihat saja!!!! Cih apa dia pikir aku takut padanya."
"Cewe jalan* itu juga akan aku beri pelajaran dia, lihat saja nanti kau Laura, aku akan memberi pelajaran terlebih dahulu Kefa, baru setelah itu aku akan memberikan pelajaran padamu, aku akan membuat pelajaran kepada kalian berdua yang tidak akan pernah kalian lupakan seumur hidup kalian lihat saja nanti." Gumam Pero sambil berjalan sempoyongan karena kesakitan.
"Pero apa yang terjadi padamu? Kenapa kau terlihat babak belur seperti itu?" Tanya seorang teman nya, yang sekarang mereka berada di kelas.
"Iya Pero apa yang terjadi padamu?"
"Tiba-tiba saja kau datang dan penuh luka seperti ini kenapa apa yang terjadi?"
Pero pun terlihat sangat kesal, dia memukul meja di sana, dan dia langsung duduk dengan gaya kaki menyilang.
Para teman-temannya pun menatap Pero dengan tatapan aneh.
"Kau kenapa?"
"Hari ini aku sangat kesalll!!!!!!! Apa kau kalian tau orang yang bernama Kefa?" Tanya Pero.
"Tentu saja dia hanya siswa biasa yang pernah membuat heboh di awal masuk dia sekolah itu kan, tapi rumor dia sekarang sudah menghilang memangnya kenapa, ada apa dengan dia."
"Apa kau kesal gara-gara dia?"
"Ya begitulah aku di hajar habis-habisan juga oleh dia, ini semua gara-gara si jalan* Laura itu cihhhh aku sangat membenci nya....."
Tiba-tiba teman-teman nya pun menertawakan Pero.
"Hhahhahahaha Pero hahaha apa kau di hajar gara-gara orang biasa itu hahaha"
"Kenapa kalian tertawa?"
"Ya mau bagaimana lagi, hahaha masa orang sekuat mu kalah oleh orang biasa yang cupu seperti dia hahahahaha."
__ADS_1
"Apa kalian semua mengejek ku?"
"Iyalah bisa-bisanya kau kalah oleh orang seperti dia, apa tidak memalukan hahaha, di tambah lagi bukan nya kau sangat mencintai Laura-Laura itu, kenapa sekarang kau membenci nya? Ada apa dengan mu masa gara-gara kalah bertarung dengan si cupu mental kau langsung jatuh dan malah membenci si Laura."
"Diamlah kalian tidak mengerti sama sekali."
"Lahh."
"SUDAH KUBILANG UNTUK DIAM BUKAN?" Pero yang tiba-tiba kesal.
"Aku sangat menyesal sekarang, kenapa aku bisa mencintai bajingan Laura itu padahal wanita yang mengejarku sangat banyak."
"Ya waktu itu kami sudah bilang padamu untuk meninggalkan si Laura itu, tapi kau sama sekali tidak mendengarkan kami, itulah tapi kesampingkan hal itu, karena kami adalah teman mu, jadi kau kesini pastinya ingin meminta bantuan kami bukan untuk menghajar orang yang bernama Kefa itu?"
Pero pun tersenyum pada teman-teman nya itu, teman-teman nya pun membalas senyuman itu dengan senyuman yang sama.
"Sudah aku duga kalian adalah teman-teman sejatiku."
"Tentu saja, jadi apa yang harus kami lakukan untuk mu, apa kami harus membunuh orang yang bernama Kefa itu atau membuat dia cacad atau bagaimana?" Tanya temannya Pero yang terlihat bersemangat.
"Hmmmm bagaimana yah." Pero yang kebingungan dan terlihat sangat senang.
Kedatangan Farhan dan para bawahan nya membuat Pero dan teman-teman nya terkejut.
Mereka sama sekali tidak menyangka jika penguasa kelas 9 langsung datang ke kelas mereka, Pero dan yang lainnya kebingungan, mereka tidak dapat berbicara sedikit pun.
Mereka bertanya-tanya kenapa orang sehebat dia datang ke kelas mereka dan membawa banyak bawahan.
"Habisi mereka semua." Ujar Farhan pada para bawahan nya.
Para bawahan nya pun langsung bergerak dan menghabisi Pero dan teman-teman nya yang lain.
Mereka pun menyiksa Pero dan teman-temannya yang lain, Pero dan teman-teman nya yang lain sudah mencoba untuk bertahan dari kepungan lawan yang sangat banyak.
Namun sayangnya pada akhirnya mereka tetap terhajar oleh para bawahan Farhan yang kuat.
Pero dan teman-teman nya pun di hajar habis-habisan tanpa ampun, tanpa memberikan mereka sedikit pun perlawanan, atau membela diri mereka.
Mereka hanya menjerit kesakitan, tubuh mereka sekarang terlihat sangat babak belur, dan beberapa bagian tubuh mereka sekarang mengeluarkan darah.
__ADS_1
Kondisi mereka terlihat mengerikan. Namun mereka sama sekali tidak pingsan dan masih bisa bergerak, namun mereka tidak ada tenaga untuk berdiri.
"KE-KENAPA KALIAN MELAKUKAN INI SEMUA PADA KAMI, KAMI TIDAK MENCARI MASALAH DENGAN KALIAN FARHAN!!" Ujar teman nya Pero.
"Ya kau memang benar kalian tidak mencari masalah dengan kami, tapi biar kuberitahu kalian sesuatu yang lebih mengerikan, teman mu orang yang bernama Pero itu, apa kalian tau dia telah mencari masalah dengan siapa."
Pero dan yang lainnya pun kebingungan dengan apa maksud dari Farhan.
"Haah (Menghela nafas lelah) Sepertinya kalian ini begok, padahal teman mu yang bernama Peri maksudku Pero baru saja mencari masalah dengan seseorang yang sangat penting di sekolah ini."
"Apa maksudmu Kefa?" Tanya Pero.
Pero pun di sini terdiam seribu bahasa, dan kebingungan kenapa orang se cupu dia bisa menjadi orang yang sangat penting di sekolah.
"HAH! Kalian pasti bercan-"
Farhan pun mencekik leher Pero "Lebih baik kau bungkam mulut kotormu itu, jangan sampai keluar nada yang tidak mengenakan keluar dari mulutmu, jangan sampai kau menghina pemimpin dari sekolah ini, dan biar kuberitahu kau sesuatu yang bisa membuat mu dan teman mu terkejut."
"Kau tau aku sangatlah baik, karena memberitahu kalian tentang hal ini, jadi dengarkan aku baik-baik atau jika tidak mendengarkan perkataan ku ini, nyawa kalian dan nyawa keluarga kalian bisa melayang." Farhan sambil tersenyum biasa namun terlihat sangat mengerikan.
"Bagus akhirnya kalian tidak banyak bicara juga." Farhan pun melepas cekikan nya, Pero pun batuk-batuk dan terlihat sangat kesakitan.
"Kefa adalah pemimpin dari sekolah ini, nama asli dia Kefa Deluxe, dan dia adalah orang yang sekarang sedang banyak di bicarakan, dia adalah orang yang menguasai seluruh Smp di Bandung, dan menguasai beberapa Sma terkenal, dia juga hampi menguasai seluruh Bandung."
"Jadi sekarang kalian tau bukan siapa yang ingin kalian lawan sekarang, dan sekarang kalian tau bukan siapa sebenarnya Kefa, jadi jaga mulut tingkat sikap kalian baik-baik, sebelum kalian menyesal nantinya, aku memberitahu kepada kalian, ini semua demi kebaikan kalian, jika kalian ingin mengabaikan peringatan ku ini, terserah, tapi yang pasti keluarga kalian akan dalam masalah besar nantinya, jadi jangan macam-macam."
"Itu saja yang ingin aku sampaikan pada kalian, jadi gunakan otak kalian sebelum mencari masalah dengan seseorang."
"Kalau begitu aku pergi dulu, Pero lebih baik kau selesaikan masalah ini dengan pintar, jangan sampai kau menyesal, untung saja salah satu bawahanku mengetahui bahwa kalian ingin mencari masalah dengan bos besar sekolah ini."
"Kalau tidak aku akan berada dalam masalah besar bisa-bisa aku juga terkena dalam masalah ini, aku jadi merinding ketakutan membayangkan nya juga."
"Oh yah satu hal lagi, semut seperti kalian tidak ada guna nya jika melawan Bos Kefa, dia adalah orang yang sangat hebat, sekali lagi aku hanya memperingatkan percaya tidak percaya itu terserah kalian."
"Tapi satu hal jangan menyesal." Farhan sambil menatap mereka dengan tatapan yang mengerikan.
Farhan pun pergi dari sana. Pero dan yang lainnya pun menunjukkan tatapan kosong mereka.
Mereka terlihat sangat syok dengan informasi yang diberikan oleh Farhan.
__ADS_1