Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 96 Berhasil


__ADS_3

"Chiya sayang bangun nak, Chiyaaaa!!!!!!" Teriak Kazuki.


Kazuki di sini mengcek anaknya itu, untungnya anak nya itu masih hidup masih bernafas namun kondisinya sangat memprihatinkan.


"Kazuki apa anak mu masih hidup?" Tanya Kefa yang sudah selesai melawan musuh.


"Iya tuan tapi kondisi dia sangat parah tuan, aku harus membawa dia cepat-cepat ke rumah sakit." Ucap Kazuki yang terlihat sangat khawatir.


Sekaligus terkejut dan takjub, ia tidak menyangka orang sekuat bawahan langsung dari keluarga Abe bisa di kalahkan oleh Kefa dengan mudah, benar-benar pemuda yang sangat mengerikan.


"Kalau begitu ayo kita pergi, aku rasa misi kali ini juga sudah selesai, kita juga sudah menaburi minyak yang mudah terbakar di rumah ini."


"Baik tuan." Ucap Kazuki yang kemudian menggendong anaknya tersebut.


Kefa di sini berada di depan, sedangkan Kazuki berada di belakang Kefa, mereka bergerak dengan cepat.


Kefa kali ini sangat serius, dia membunuh banyak penjaga hanya dengan satu tembakan yang sangat cepat, bahkan musuh tak sempat untuk berbicara ataupun kabur.


Kazuki tak berhenti takjub dengan kemampuan Kefa, Kefa memang terlihat masih muda, tapi pengalaman dia dalam hal membunuh, benar-benar sangat mengerikan dan terlihat seperti Profesional.


Bahkan Kazuki sendiri merasa jika Kefa sudah berada di kelas pembunuh internasional.


Kazuki sendiri merasa tidak percaya jika Kefa umurnya masih belasan, karena di lihat dari pengalaman dan kemampuan Kefa.


Kefa seperti berumur 50 tahun lebih, tapi kenyataan nya tidak seperti itu.


Itulah alasan kenapa Kazuki sangat takjub dengan Kefa, dia juga sangat pintar dalam mengambil keputusan, sangat tenang jika ada masalah, benar-benar sosok yang sangat mengerikan.


Hanya dalam waktu sekejap saja mereka sekarang sudah berada di gerbang depan keluarga Abe.


Kefa, Kazuki, berjalan dengan santai, Kefa pun disini memencet sebuah tombol merah pada alat yang ia pegang.


"Selamat tinggal keluarga Abe." Ucap Kefa yang terus berjalan dengan santai menghiraukan sekitaran nya.


Dan tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat besar di belakang Kefa, suara tersebut berasal dari rumah keluarga Abe yang sekarang sedang terbakar hebat.


Kefa dan Kazuki pun tersenyum puas akan hal itu.


"Kazuki aku akan mengantar kalian ke rumah sakit, di depan ada mobil yang ku parkirkan."

__ADS_1


Kazuki di sini hanya menganggukan kepala, dia sangat terlihat khawatir pada putrinya, Kefa dan Kazuki bergerak dengan cepat.


"Kazuki pegang erat anak mu dan pasang sabuk pengaman, aku akan jalan cepat."


Kazuki pun menganggukan kepalanya, dan Kefa pun menyetir denga gila.


Kefa mengemudi dengan sangat cepat, ada belokan tajam Kefa melakukan Drift, Kazuki di buat syok lagi oleh Kefa, dia tidak pernah menaiki mobil secepat Kefa.


Kefa benar-benar terlalu gila, Kefa sudah tidak waras, Kazuki sekarang sedang merasakan yang namanya mendekatkan diri pada kematian.


Singkatnya mereka pun sampai ke rumah sakit.


Kazuki dia bergemetar ketakutan, sambil menatap Kefa.


Dia juga bernafas dengan lega karena dia dengan putrinya selamat sampai tujuan, tadi itu pengalaman yang sangat buruk bagi Kazuki.


Kazuki sama sekali tidak menyangka Kefa bisa mengendarai mobil itu dengan baik. Padahal Kefa masih berumur belasan tahun, dia benar-benar penasaran siapa yang mengajari Kefa menaiki mobil.


"Kenapa? Cepat bawa anakmu."


"Tidak hanya saja aku ingin bertanya tuan, tuan belajar mobil dari mana?"


Jawaban Kefa membuat syok Kazuki sekaligus bernafas dengan lega.


"Sialaan pantas saja dia berkendara seperti itu, untung saja hari ini hari keberuntungan ku, jadi anakku dan aku bisa selamat dari mau." Batin Kazuki.


"Tidak apa-apa hanya saja apa tuan Kefa tidak bisa berkendara lebih santai lagi."


"Tidak bisa anak mu harus cepat-cepat butuh pertolongan."


"Ah iya benar." Kazuki pun langsung keluar dari mobil dan dia langsung masuk rumah sakit, rumah sakit yang Kefa pilih untungnya, mereka dengan sigap dan sangat cepat menangani pasien nya.


Anak Kazuki pun di bawa keruangan Igd dan di impus. Anak Kazuki di beri pertolongan pertama.


Di sini Kazuki dan Kefa di suruh istarahat dan menunggu sebentar di luar ruangan.


Kefa dan Kazuki pun duduk di bangku sana, kemudian Kefa melihat Kazuki yang sedang kepusingan.


"Kau kenapa Kazuki?" Tanya Kefa.

__ADS_1


"Ah iya tuan itu aduhh maaf aku tadi melamun hahaha."


"Kau melamun kenapa?" Tanya Kefa yang penasaran.


"Itu tuan bagaimana aku ngomong nya yah hahaha aku jadi tidak enak tuan, rasanya aku terlalu banyak hutang pada tuan."


"Tidak apa-apa santai saja Kazuki, jadi masalahmu apa?"


"Aku tidak memiliki sepeser pun uang tuan untuk membayar biaya rumah sakit anak ku tuan, aku benar-benar sangat miskin hahaha aku juga tidak tau setelah ini aku harus bagaimana, agar bisa menghidupi anak ku satu-satunya."


"Masalahmu terlalu mudah untuk di atasi aku akan menawarkan padamu beberapa hal, tapi ini terserahmu kau mau menerima nya atau tidak."


"Apa tuan?" Kazuki yang sangat penasaran.


"Aku memiliki sebuah penawaran yang akan menguntungkan mu, untuk biaya rumah sakit untuk anak mu kau tidak perlu memikirkan nya, aku akan membantu membayarnya, dan 1 penawaran lagi, kau tau aku sangat suka dengan pekerjaan mu."


"Kau bergerak sangat cepat dan memiliki banyak pengalaman, jadi aku ingin kau menjadi bawahan ku bagaimana? Tenang saja aku akan menggajihmu kok setiap bulan, dan di tambah aku juga akan memberikan mu tempat tinggal bersama dengan anakmu, jadi kau tidak perlu bingung lagi kedepan nya harus bagaimana, tapi ini hanya tawaranku saja, sisanya terserahmu apa kau mau menerima nya atau tidak." Ucap Kefa.


"AKU MENERIMANYA DENGAN SENANG HATI TUAN, JUSTRU PENAWARAN TUAN BENAR-BENAR TERLALU BAIK BAGI SAYA TUAN, TERIMKASIH TUAN TERIMA KASIH."


"Terima kasih tuan, kau bagaikan malaikat saja yang sedang membantuku, terima kasih." Kazuki yang terharu.


Kazuki merasa sangat beruntung hari ini, karena bisa bertemu dengan orang seperti Kefa, Kefa bukan menyelamatkan Kazuki saja tapi dia juga menyelamatkan anak satu-satunya Kazuki.


Kazuki saat ini sangat terharu dengan bantuan yang Kefa berikan.


Kefa pun melihat Kazuki dengan tatapan yang iba, Kazuki dia berterima kasih tulus dari hatinya, ia benar-benar ayah yang baik.


Kefa tersenyum pada Kazuki "Sama-sama."


"Tuan sekali lagi aku ucapkan terima kasih banyak tuan, aku benar-benar tidak tau harus apa lagi jika tidak ada tuan, terima kasih."


"Aku tak pernah menyangka di dunia ini ternyata masih ada orang yang baik seperti tuan."


"Kazuki sudah kau terlalu berlebihan."


"Maaf tuan."


"Iya santai saja, ngomong-ngomong Kazuki apa kau bisa ceritakan, kenapa kau bisa sampai seperti ini?" Tanya Kefa.

__ADS_1


"Ah tentu saja tuan."


__ADS_2