Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 91 Informasi dan Tawaran


__ADS_3

"Baiklah kalau begitu aku akan memberikan informasinya, lawan kau kali ini adalah orang yang sangat berpengaruh di prefektur Nagano."


"Mereka berdua berasal dari keluarga Abe, kau telah memenjarakan anak mereka yang bernama Keiko, dan Aiko wajar saja bila mereka marah padamu Kefa."


"Orang yang menjadi lawanmu sekarang bernama Hashiro dan Denjiro, mereka bukanlah orang biasa Kefa, mereka adalah orang yang cukup kuat, seharusnya kau sudah mengetahui hal itu."


"Kau sebenarnya sudah bertemu dengan lawan mu Kefa di sekolah."


"Ohh jadi mereka berdua adalah lawanku, jadi dalang di balik semua ini mereka?"


"Iya Kefa."


"Hmmm keluarga Abe apa ada hubungan nya dengan keluarga besar di Jepang."


"Ada mereka berhubungan dengan keluarga Kobayasi, bisa di bilang keluarga Abe seperti cucu dari keluarga Kobayasi, keluarga Abe cukup dekat dengan keluarga Kobayasi, jadi jika kau menghabisi orang dari keluarga Abe, ada kemungkinan keluarga Kobayasi akan turun tangan."


"Hmmm begitu yah, aku rasa tidak masalah, aku akan tetap membunuh keluarga Abe."


"Ya aku tau itu berhati-hatilah, sebaiknya kau bergerak dengan cepat, karena jika kau berlama-lama bisa saja kau yang akan kalah nanti, bagaimana pun juga mereka sekarang sedang mengincar dirimu dan keluarga Tatsumoto, untuk keluarga Tatsumoto aku bisa melindunginya untuk mu, di tambah tidak perlu aku lindungi juga keluarga Tatsumoto akan terlindungi."


"Kefa keluarga Tatsumoto merupakan anak dari keluarga Tanaka"


"Ohh begitu yah pantas saja keluarga Tatsumoto bisa dekat dengan keluargaku."


"Tapi kenapa keluarga Abe berani sekali mencari masalah dengan keluarga Tatsumoto."


"Keluarga Tatsumoto tidak berkuasa di daerah Prefektur Nagano, jadi keluarga Abe berani melakukan tindakan, tapi tentu saja mereka melakukan nya secara diam-diam."


"Mereka tidak bodoh Kefa."


"Kak Haruki benar juga."


"Oh yah kak beri aku informasi di mana tempat aku bisa membeli beberapa peralatan senjata."


"Oh iya aku kenal satu tempat di sana cukup lengkap, tapi kau harus menggunakan pasword, bilang saja tupai beracun."


Kemudian Haruki pun memberikan alamatnya pada Kefa.


"Sudah apa ada informasi lain yang kau inginkan?"


"Hmm aku rasa sudah cukup sisanya aku bisa menyelesaikan semuanya."


"Oh iya Kefa dalam masalah ini aku tidak akan membantumu sama sekali."


"Iya aku mengerti, kau ingin menge tesku bukan?"

__ADS_1


"Yah seperti itulah seseorang yang ingin menguasai Jepang haruslah orang yang kuat, jika masalah ini saja kau tidak bisa menyelesaikan nya maka kau tidak termasuk ke kualifikasi penguasa selanjutnya dari Jepang."


"Iya aku paham kak Haruki tenang saja." Ujar Kefa.


"Kalau begitu aku pergi dulu aku akan menyelesaikan masalah ini dengan cepat"


"Ya semoga beruntung."


Dan telpon pun di tutup.


"Baiklah mungkin sekarang sudah waktunya untuk bertemu dengan Tsukia."


"Aku harus memberitahu semuanya." Batin Haruki.


Singkatnya Haruki sekarang berada di rumah sakit terdekat, yang kemungkinan Tsukia, Akihiro, Lala berada di sana.


Singkatnya Haruki pun menemukan mereka dengan mudah, mereka berada di ruang Vvip lantai 3 rumah sakit tersebut.


Haruki pun sekarang sudah sampai di ruangan tersebut, Haruki di sambut baik oleh Lala, dan juga Akihiro.


"Permisi apa saya boleh tau nama penyelamat kami semua?" Tanya Akihiro.


"Nama saya Haruki."


"Haruki ohhh jadi tuan Haruki kakaknya Kefa?"


"Oh yah bagaimana keadaan Tsukia?"


"Dia sekarang sudah membaik, tapi masih dalam tahap pemulihan, luka tembakannya cukup dalam."


"Syukurlah kalau begitu."


"Oh iya tuan Haruki, kami belum memperkenalkan diri, perkenalkan kami berasal dari keluarga Tatsumoto, ini istri saya Lala, dan saya adalah Akihiro, kami berdua orang tua Tsukia." Mereka berdua yang memperkenalkan diri sambil menundukkan kepala mereka.


"Begitu yah salam kenal." Ujar Haruki yang menundukkan kepalanya juga.


"Oh yah aku datang kemari ingin menyampaikan sesuatu pada kalian dan juga Tsukia."


"Kalau saya boleh tau tentang apa ya tuan Haruki?" Tanya Akihiro dengan sopan.


Akihiro sendiri tau bahwa orang yang berada di depan nya kakak jauhnya Kefa, bukanlah orang biasa oleh karena itulah dia harus sangat hormat pada Haruki.


"Aku rasa lebih baik aku mengatakan nya di depan Tsukia juga, itupun kalau di perbolehkan oleh tuan Akihiro."


Lala dan Akihiro pun saling menatap satu sama lain, dan Lala pun menganggukan kepalanya.

__ADS_1


"Tentu saja boleh tuan."


Tsukia yang melihat penyelamatnya datang alias kakaknya Kefa dia langsung ingin duduk.


"Tsukia berbaring saja sudah tidak apa tidak perlu duduk, kamu masih belum sehat." Ujar Haruki dengan sopan.


"Ah iya kak, ma-maafkan saya."


"Tidak apa tidak masalah."


"Oh yah langsung saja pada intinya, aku kemari ingin memberitahu kalian tentang fakta penyakit pada Tsukia."


Mereka semua pun terdiam dan keheranan.


"Kalian pasti sudah tau apa penyakit Tsukia, penyakit Tsukia sebenarnya bukan itu, dia memiliki nama lain, tapi hal itu tidak jadi masalah."


"Yang ingin aku bahas sebenarnya aku tau tentang penyakit Tsukia, dan aku ingin menyembuhkan penyakit Tsukia yang sulit untuk di sembuhkan  itu, aku tau dimana tempat penyembuhan yang cocok untuk penyakit Tsukia ini."


"Penyakit Tsukia hanya bisa di sembuhkan di tempat itu saja, jika di tempat lain aku rasa tidak bisa, bahkan sekalipun menggunakan tehnologi medis tingkat tinggi, tetap saja Tsukia belum tentu bisa sembuh."


"Tempat yang kumaksud berada di Cina, cukup jauh tapi aku dapat menjamin Tsukia bisa menjadi orang biasa dan bisa sembuh total."


"Dan ada hal yang ingin aku katakan lagi kepada Tsukia, Tsukia seharusnya kau sudah tau bukan Kefa berasal dari keluarga Deluxe, dan jika kau ingin menjadi menantu mereka, minimal kau harus masuk ke dalam kualifikasi mereka."


"Sedangkan kualifikasi mereka cukup sulit, kau harus pintar dalam ilmu bela diri dan yang lainnya, dan aku disini juga ingin menawarkan, jika kau pergi ke Cina, kau dapat berubah menjadi orang yang sangat kuat, aku dapat menjaminnya, tapi tantangan nya cukup sulit kau harus latihan dengan keras."


"Pilihan ada di tangan mu Tsukia, aku yakin kau pasti ingin berada di samping Kefa bukan?" Ucap Haruki.


Di sini Lala ingin berbicara namun Akihiro menghentikan nya, Akihiro di sini memberitahu bahwa biarkan anak mereka yang menentukan pilihan nya, dia sudah besar di tambah lagi pula tawaran dari Tuan Haruki sama sekali tidak buruk, itu semua demi kebaikan Tsukia.


"Iya aku ingin berada di samping Kefa, aku menerima semua tawarannya." Tsukia dengan raut wajah yang serius.


Tsukia sudah membulatkan tekadnya, dia ingin berubah menjadi orang yang lebih baik lagi agar dia bisa bersama Kefa.


Ia tidak ingin menjadi beban Kefa, ia ingin membantu Kefa dalam banyak hal, Tsukia berpikir kesempatan tidak datang dua kali, jadi dia tidak ingin membuang kesempatan sekarang.


Melihat raut wajah Tsukia yang seperti itu membuat Haruki sangat takjub.


Begitu pula dengan Lala, dan juga Akihiro, mereka melihat raut wajah Tsukia tanpa ada keraguan sama sekali.


Lala, dan Akihiro pun menyadari anaknya tersebut sudah tergila-gila pada Kefa, tapi ini adalah hal yang bagus, bagi mereka, ini adalah pertama kalinya mereka melihat Tsukia anak mereka membuat pilihan dalam hidupnya.


Dan mereka sebagai orang tua mereka hanya bisa mendukung pilihan Tsukia.


"Kefa kau memilih wanita yang sangat mengerikan, dia merelakan kehidupan nya hanya demi dirimu hahaha dasar adikku yang bodoh itu, dia cukup beruntung dalam hal percintaan."

__ADS_1


"Jawaban yang bagus aku menyukainya." Haruki yang terlihat senang.


__ADS_2