
Kefa dan yang lainnya sekarang sedang berada di lantai 2, mereka semua masih bersembilan belas.
Di setiap perjalanan mereka terdapat ratusan atau puluhan musuh, tapi itu tidak jadi masalah bagi mereka.
Ketika mereka ingin melanjutkan ke lantai selanjutnya, di sana terdapat banyak musuh, dan beberapa orang yang terlihat sangat kuat.
Tanpa basa-basi atau berbicara sedikit pun Defa, Oyama, Laura, Kazuki, Kenta, Paskal, Bima dan mereka semua langsung menembakkan senjata mereka kearah musuh.
Tapi di sini beberapa orang yang cukup kuat itu dapat menghindari peluru dari Defa dan yang lainnya.
Sedangkan para keroco dari musuh, mereka tidak bisa menghindari serangan dari Defa dan yang lainnya.
Puluhan keroco dari musuh pun mati di tempat.
Beberapa orang yang kuat dari mereka menyuruh mereka untuk menyerang, namun baru saja salah satu dari mereka muncul dari persembunyian, dan ingin menembak Kefa dan yang lainnya yang terbuka sangat bebas.
Orang itu langsung mati terbunuh.
Bahkan ia tak sempat untuk mengarahkan pistolnya, itu semua karena saking cepatnya respon serangan dari Defa dan yang lainnya.
Kefa dan yang lain nya mereka berjalan dengan santai, mereka sama sekali tidak berhenti.
Melihat musuh yang semakin dekat, mereka semua pun muncul bersamaan sesuai dengan aba-aba dari pemimpin mereka yang ada di sana.
Namun di sayangkan puluhan dari mereka baru saja muncul sudah mati duluan, dan sekarang hanya menyisakan sedikit orang saja.
Mungkin belasan, belasan orang itu menembak kearah Kefa dan yang lainnya.
Kefa dan yang lainnya mengarahkan pistol mereka kearah peluru musuh yang sedang melesat itu dan peluru mereka pun saling bertabrakan satu sama lain.
Mereka pun para musuh yang tersisa belasan orang itu, mereka merinding ketakutan, badan mereka semua bergemetar hebat.
Mereka sangat ketakutan, mereka baru menyadari jika lawan mereka bukanlah manusia biasa melainkan monster.
Mereka dapat menghindari dan juga dapat menabrakan peluru dan hal itu benar-benar sangat mustahil di lakukan oleh orang biasa.
Belasan orang yang ada di sana pun terduduk lemas dan melepaskan senjata mereka, mereka bergemetar ketakutan, karena melihat aura Kefa dan yang lainnya yang membara dari ujung ruangan itu ke ujung lainnya.
__ADS_1
Atmosfer di sana berubah jadi mengerikan, bahkan mereka saja sampai sesak nafas, mereka sangat ketakutan, mereka juga melihat monster di belakang Kefa dan yang lainnya.
Mereka sangat ketakutan.
Kefa dan yang lainnya semakin dekat dengan musuh, musuh yang tidak melakukan perlawanan itu, tetap mereka bunuh, karena bagaimana pun juga mereka telah berjanji akan membantai seluruh keluarga Kobayasi yang ada.
Mereka pun dengan mudahnya menuju lantai ketiga.
Kefa dan yang lainnya tidak banyak mengobrol, mereka hanya fokus membantai musuh, mereka benar-benar sedang di kuasai oleh amarah balas dendam.
***
"Tuan Satoshi, sekarang musuh sudah sampai di lantai lima." Ucap salah satu bawahan Satosi yang terlihat sangat khawatir karena pergerakan musuh benar-benar sangat cepat, baru saja tadi mereka masuk ke markas besar, dan sekarang mereka sudah tiba-tiba saja ada di lantai lima.
"APA TIDAK ADA SATU ORANG PUN YANG DAPAT MEMBERHENTIKAN MEREKA?" Satoshi yang terlihat sangat murka, ia sangat kecewa kepada para bawahan nya itu, karena mereka di kalahkan dengan mudah oleh Kefa dan yang lainnya.
"Ti-tidak ada tuan, tapi saya rasa mulai dari lantai lima mereka akan kesulitan."
"Apa kau yakin?"
"Saya sangat yakin tuan."
"Kalian para bajingan masih aku pantau, aku ingin melihat kalian bisa sampai mana, kalian telah membunuh orang penting dari keluarga Kobayasi, kalian juga telah menghancurkan reputasi nama baik keluarga Kobayasi, apa dengan semua yang telah kalian lakukan, aku akan melepaskan kan kalian begitu saja? Cih aku tidak akan pernah bisa melakukan nya, lihat saja setelah membunuh kalian, aku akan mengincar keluarga kalian." Gumam Satoshi yang tidak mengetahui jika beberapa musuh merupakan keturunan dari keluarga Deluxe.
Satoshi sebenarnya ingin turun tangan langsung, tapi berhubungan dia adalah pemimpin keluarga Kobayasi, ia tidak bisa begitu saja langsung masuk ke dalam pertarungan, ia harus menunggu terlebih dahulu waktu yang tepat.
Sebenarnya di dalam hati Satoshi juga ia ingin langsung turun tangan, karena ia memiliki firasat jika para bawahan nya itu tidak akan bisa mengalahkan Kefa dan yang lainnya.
Satoshi disini memutuskan untuk turun tangan ketika Kefa dan yang lainnya sudah berada di lantai 9.
***
Ketika sampai di lantai lima, mereka melihat 4 orang yang memiliki kekuatan yang cukup hebat.
Daisuke, Jessi, Arata, dan Izanagi.
Melihat 4 orang itu mereka jadi tertarik untuk bertarung dengan 4 orang musuh itu.
__ADS_1
Di sini Kefa dan yang lainnya sudah mencoba beberapa kali serangan pistol terhadap mereka, tapi mereka sangat pintar menghindar.
Daisuke, Arata, Jessi, dan Izanagi di sinilah mereka meminta izin agar menyerahkan 4 musuh itu pada mereka berempat.
Kefa dan yang lainnya pun setuju akan hal itu.
Kefa dan yang lainnya pun ingin menuju lantai berikutnya, sebenarnya ingin di halangi agar tidak masuk ke lantai berikutnya, tapi mereka berempat musuh tidak bisa bergerak sama sekali, mereka hanya bisa bersembunyi, karena jika mereka keluar mereka dapat terbunuh oleh Izanagi, Jessi, Arata, dan Izanagi. Yang sudah bersiap menembak mereka kapanpun mereka lengah.
Mereka pun tidak bisa melakukan apapun.
Mereka berempat pun akan melawan Izanagi, Arata, Jessi, Daisuke.
Kefa dan yang lainnya masih dengan santainya melewati lantai-lantai seperti sebelumnya, tidak ada yang bisa menghentikan langkah mereka.
Di lantai selanjutnya terdapat banyak musuh level keroco di tambah dengan 3 orang penjaga yang terlihat sangat kuat.
Hachiro, Hitomi, dan Oyama pun mereka bertiga ingin melawan tiga orang itu.
Kefa dan yang lainnya agar misi mereka cepat selesai, mereka setuju dengan usulan itu.
Hachiro Hitomi, Oyama mereka bertiga langsung menyerang tiga orang musuh itu.
Mereka bertarung bukan menggunakan pistol, melainkan ilmu bela diri, karena dengan pistol sedikit percuma.
Karena lawan yang mereka hadapi bukanlah orang biasa.
Masing-masing dari mereka pasti bisa menghindari sebuah peluru.
Mereka pun ke lantai selanjutnya yaitu 7, sama seperti lantai sebelumnya ada 3 orang penjaga yang berjaga di sana.
Dan di sini yang turun tangan adalah, Isamu, Kazuki.
Kefa dan yang lainnya pun lagi dan lagi lolos dengan mudah sampai ke lantai 8.
Di lantai 8 hanya ada 2 penjaga dan puluhan musuh yang lebih kuat.
Mereka pun bertarung menggunakan pistol terlebih dahulu, hanya dalam waktu singkat keroco di sana telah mati semua.
__ADS_1
Dan menyisakan dua orang saja, dua orang itu ingin di atasi oleh Egi dan juga Oktav, mereka berdua ingin melawan musuh itu.
Kefa dan yang lainnya setuju dan mereka langsung pergi ke lantai 9.