Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 69 Tidak bisa menjadi orang biasa


__ADS_3

Kefa sekarang sedang mengajari Tsukia pelajaran yang di pelajari kemarin, Kefa juga memberitahu tugas apa yang di beri kemarin oleh guru.


Setelah mereka selesai, mereka sekarang sedang bermain hp dan bermain game bersama, tampaknya Tsukia dan Kefa memiliki kesamaan yaitu suka maen game.


Mereka terlihat seperti seorang sepasang kekasih, mereka terlihat senang dengan dunia mereka dan mengabaikan hal lainnya.


Kecuali Kefa dia merasakan beberapa wanita dan pria di sana menatap meereka dengan tatapan kebencian.


Dan 3 orang pria 2 orang wanita mendekati Kefa dan Tsukia, lebih tepatnya mereka mendekati Tsukia, Tsukia terlihat sangat ketakutan dan tidak fokus bermain.


Kefa yang melihat Tsukia seperti melihat Robert, dan temannya di masa lalu.


Kefa yakin bahwa Tsukia sudah mengalami pembulian di sekolah ini, itu juga mungkin alasan kenapa dia tidak masuk sekolah kemarin.


Jika itu benar maka Tsukia adalah wanita yang hebat dan sangat kuat, dia sedang sakit tapi dia di buli oleh orang-orang di sana.


Alasannya tidak tau padahal Tsukia berpenampilan cukup baik, mungkin Tsukia di buli gara-gara dia berpenyakitan.


Kefa di sini tidak langsung bergerak dia ingin melihat terlebih dahulu situasinya, di tambah dia juga sudah berjanji untuk menjadi orang biasa sementara waktu.


Jadi Kefa mau tidak mau harus berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak.


5 orang yang mendekati Tsukia tiba-tiba mengambil Hp Tsukia, mereka merebutnya secara paksa padahal Tsukia sedang bermain game bersama Kefa.


Tsukia terlihat sangat ketakutan dia sama sekali tidak berani menatap lima orang itu.


Badan dia bergemetar, Kefa yang melihat itu sebenarnya sudah sangat kesal dan ingin menghajar mereka semua.


"Hhahahaha game apa ini?" Tanya seorang wanita yang mengejek Tsukia.


"Mana coba aku ingin melihatnya." Hp Tsukia pun di lempar ke teman nya.


"Hhahhaha ini kan game khsus pria yang sehat, kenapa wanita yang penyakitan seperti mu bermain game seperti ini hahahahah."


"Hhahaha apa mungkin dia mencoba menterapi dirinya dengan bermain game seperti ini bersama teman barunya yang culun hahahaha."

__ADS_1


Mendengar Kefa yang di hina membuat Tsukia kesal dia mengepalkan lengan nya "Jangan pernah hina Kefa dengan mulut kalian yang kotor!!!!!!" Teriak Tsukia yang membuat mereka semua terdiam.


Karena ini adalah pertama kalinya Tsukia berteriak dengan lantang dan berani seperti itu, karena sebelum-sebelumnya Tsukia ketika di buli dia hanya terdiam dan menerima semuanya.


"Hhhhahahahah wanita penyakitan ini marah dan membela temannya yang culun hahaha sangat lucu hahaha."


Seorang pria pun di sini mendekatkan mukanya kearah Tsukia, Tsukia tidak berani menatap orang tersebut.


Pria tersebut pun kemudian tiba-tiba saja membantingkan hp Tsukia di depan Tsukia.


Tsukia pun terlihat ketakutan dan terlihat sedih.


"Ini adalah hukuman bagimu karena berani berteriak pada kami."


"Rasakanlah itu hahahah dasar wanita penyakitan hahaha."


Seseorang pun ingin menjengut rambut Tsukia, tapi tiba-tiba saja Kefa berdiri dari tempat duduknya.


"Menyingkirlah kalian dari hadapan Tsukia." Ujar Kefa.


3 Pria itu pun sekarang merundung Kefa.


"Lihatlah Tsukia gara-gara mu pria yang tidak bersalah menjadi incaran kami."


"Hhahaha sebentar lagi dia pasti akan mati karena di hajar oleh Keiro, Haira, dan Raize."


Dan di sini benar saja tiba-tiba 3 orang itu menghajar Kefa dengan sangat keras, namun Kefa masih berdiri dengan tegak dan tidak kesakitan sama sekali.


"Hadeh kupikir mereka bertiga sangat kuat ternyata mereka sangat lemah, serangan mereka masih di bawah, para pasukan ayahku dan masih di bawah para bawahan ku tentunya, aku seperti di gelitiki saja oleh mereka, kalau begini aku tidak akan melawan mereka, biarkan saja mereka terus menyerangku."


"Aku akan tetap berusaha untuk menjadi orang biasa, dengan cara seperti ini, lagi pula serangan mereka tidak ada sakitnya sama sekali, apa aku harus akting kesakitan? Hmm aku rasa tidak perlu." Batin Kefa yang berpikir sambil di siksa oleh 3 orang itu.


Keiro, Haira, dan Raize mereka terus menyerang Kefa tanpa henti, mereka memiliki basic ilmu bela diri, mereka sekarang sedang keheranan kenapa Kefa tidak tumbang, padahal dari tadi mereka sudah memukul Kefa dengan sangat keras.


Dan seharusnya orang culun seperti Kefa dari awal dia sudah tersungkur dan pingsan, tapi anehnya hal itu tidak terjadi.

__ADS_1


Di tambah mereka juga keanehan, karena setiap menghajar Kefa, mereka merasakan kesakitan, mereka seperti memukul sebuah tembok besi yang sangat kuat.


Mereka tidak mengerti sama sekali kenapa orang culun seperti Kefa bisa sangat kuat.


Mereka bertiga yang kesal, mengambil sedikit jarak kemudian mereka melompat dan menendang Kefa.


Kefa pun termundur sedikit kebelakang.


"Apa-apaan orang ini, apa orang ini masih bisa di sebut manusia? Kenapa dia tidak terluka ataupun pingsan." Batin mereka bertiga yang sekarang mulai gelisah, karena mereka takut jika orang yang mereka hadapi ternyata bukan orang biasa.


"SUDAH HENTIKAN!!!!!!!! AKU MOHON KEPADA KALIAN HENTIKAN, JANGAN SIKSA KEFA LAGI HENTIKAN!!!!!!!"


"Aku mohon hentikan kalian boleh membuliku tapi tolong bebaskan Kefa." Tsukia yang menangis.


"HHAHHAHAHA HENTIKAN APA KAU BERCANDA ORANG INI TELAH MENCARI MASALAH DENGAN KAMI, JADI KAMI HARUS MENGHUKUMNYA DENGAN SEBAIK MUNGKIN!!!"


"TIDAK KUMOHON JANGAN BERHENTI!!!!" Tsukia sambil terbatuk-batuk menangis dan dia terjatuh dari tempat duduknya karena di dorong oleh 2 wanita itu.


Tsukia pun terlihat kesakitan, di hadapan Kefa sekarang Tsukia terlihat sangat tersiksa.


Kefa pun sangat kesal dan menggertakan giginya, ia mengepalkan lengan nya.


"Sebelumnya ayah, ibu maafkan aku karena tidak bisa hidup menjadi orang biasa, aku rasa anak mu ini tidak berbakat jadi orang biasa." Batin Kefa.


Kefa pun berjalan dengan santai, kearah Keiro, Haira, dan Raize Kefa terlihat sangat mengerikan sekarang.


Mereka bertiga sekarang tidak bisa bergerak karena terpana oleh aura kengerian dari Kefa, mereka bertiga sekarang tiba-tiba saja ketakutan, karena melihat Kefa yang sedang marah.


Mereka bertiga pun maju dan menyerang Kefa secara bergiliran, namun Kefa dapat menghindari semua serangan mereka dan balik menghajar mereka.


Kefa menggunakan tangan dan kakinya untuk menghajar mereka bertiga, hanya butuh satu serangan saja, Keiro, Haira, dan Raize mereka bertiga langsung terhempas sangat jauh dan menabrak bangku maupun meja di sana.


Mereka bertiga pun terluka sangat parah dan mengeluarkan darah, dan pingsan.


Kefa pun mendekat kearah Tsukia, Kefa membantu Tsukia bangun dan membersihkan debu yang menempel di baju Tsukia.

__ADS_1


Kefa pun tersenyum pada Tsukia "Apa kamu baik-baik saja."


__ADS_2