Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 187 Satoshi Vs Kefa


__ADS_3

Kefa pun mundur beberapa langkah, begitu pula dengan Satoshi, mereka berdua mengambil nafas terlebih dahulu.


Di sini terlihat baju Satoshi yang hancur robek tak tersisa akibat serangan-serangan Kefa yang sangat kuat, dan di sini juga terdapat beberapa cekungan di lantai tersebut, karena saking kuatnya serangan Kefa.


Satoshi juga badan nya sedikit lecet namun tak sampai mengeluarkan darah.


Namun tetap saja Satoshi merasakan rasa sakitnya.


"Kepala keluarga Kobayasi rupanya cukup kuat juga." Sahut Defa.


"Kau benar, jika salah satu dari kita berada di posisinya, mungkin kita sudah kalah dari tadi." Ucap Laura.


"Aku setuju dengan Laura chan, tapi tampaknya pemimpin kita belum serius." Ucap Bima.


"Yah seharusnya sebentar lagi tuan Kefa akan serius." Ucap Paskal.


Mereka rata-rata mengetahui sifat Kefa, Kefa adalah orang yang tidak senang serius di awal, dia seperti ingin melihat kemampuan dan pertahanan musuh dan kelemahan musuh.


Jika Kefa sudah mendapatkan beberapa point yang dia inginkan, baru dia akan serius dalam bertarung.


"Apa hanya segini saja kekuatan yang kau ingin tunjukkan? Kalau hanya ini saja kau hanya menggelitiku."


"Hooh benarkah?" Tanya Kefa.


"Aku akan menunjukkan padamu bagaimana caranya menyerang." Satoshi yang mengambil kuda-kuda menyerang.


"Kemarilah maju akan aku tunjukkan padamu, cara bertahan dan menghindar yang benar."


"Jangan sombong bocah!!!! Aku pasti akan membunuh mu."


"Jangan banyak bicara kemari dan tunjukkan."


Satoshi yang sangat marah karena di remehkan oleh Kefa, dia menghela nafasnya kemudian ia seperti mengumpulkan seluruh kekuatan nya pada 1 lengan nya.


Yaitu lengan bagian kanan. Setelah menghela nafas tiba-tiba saja Satoshi menghilang dari pandangan semua orang.


Dan dia tiba-tiba saja Satoshi berada di depan Kefa. Dia kemudian melakukan pukulan yang sangat kuat.


Kefa di sini menahan serangan dari Satoshi menggunakan satu lengan nya, Kefa lebih tepatnya menangkap lengan Satoshi.


Serangan Satoshi sangatlah kuat, membuat debu di sana beterbangan, tempat Kefa berpijak menjadi cekungan yang cukup dalam.


Satoshi terlihat sangat terkejut karena Kefa dapat menahan salah satu serangan terkuat miliknya.


Bukan di tahan lebih tepatnya di tangkap.


Satoshi benar-benar syok berat, karena Satoshi mengetahui sendiri seberapa kuat serangan nya itu.


Satoshi merasa masih tidak percaya serangan nya itu di tahan oleh bocah berumur 17 tahun.


Hal itu sangatlah tidak masuk akal dan sangat tidak mungkin, serangan dia pasti dan selalu berhasil.


Tapi kali ini di gagalkan oleh bocah belasan tahun, ini terlalu gila.


Bahkan Edwart dan kepala keluarga yang ada di Jepang belum tentu bisa melakukan apa yang di lakukan oleh Kefa.


"Kau telah melakukan kesalahan besar Satoshi, sekarang keluargamu akan aku hancurkan sampai ke akar-akarnya, kau dan keluargamu merupakan aib dari dunia ini!" Kefa di sini langsung membantingkan Satoshi ke arah tanah menggunakan tehnik seperti judo.


Kefa membantingkan nya sangat kuat bahkan membuat lantai di sana bolong dan Satoshi langsung terjatuh ke lantai 8.


"SATOSHI!!!!!!!!" Teriak para saudaranya yang terkejut karena Satoshi terjatuh ke lantai 8.


Para saudaranya tidak pernah menyangka Kefa bisa melakukan hal itu, mereka semua tampak sangat terkejut, apa lagi setelah mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri, salah satu serangan terkuat milik Satoshi di tangkap oleh Kefa menggunakan tangan.


Hal itu benar-benar sangat tidak mungkin, mereka sampai merinding ketakutan melihat serangan Satoshi dapat di tahan.


Kefa lompat ke lubang itu dan kemudian Kefa melakukan tendangan kearah perut Satoshi.


Satoshi pun kembali terjatuh ke lantai 7.


Satoshi memuntahkan darah segar dari mulutnya walaupun sedikit.


Satoshi di sini langsung bangkit dan lansung mengambil kuda-kuda bertarung lagi, Kefa baru turun dari lantai 8.


Satoshi saat melihat darah keluar dari mulutnya, ia sangat syok berat.

__ADS_1


Ia tidak pernah menyangka orang sekuatnya dapat mengeluarkan darah, ini adalah kali pertamanya dalam hidup ia mengeluarkan darah segar.


Ia tidak menyangka tubuhnya yang sangat kuat, sekuat baja bisa merasakan kesakitan yang cukup hebat, hanya gara-gara menerima serangan dari seorang bocah.


***


"Aku tidak perlu mengkhawatirkan tuan Kefa, dia pasti akan membunuh Satoshi, lebih penting sekarang aku membunuh mereka berenam, takutnya mereka akan kabur." Defa yang tersenyum iblis.


Dan tiba-tiba saja dia maju kedepan dan melakukan serangan terhadap Hespas.


Hespas sendiri terkena pukulan dari Defa yang tiba-tiba, dan Hespas pun terhempas jauh sambil terbanting dan ia pun mengeluarkan darah segar dari mulutnya.


Melihat Defa yang menyerang, Laura, Robert, Paskal, Revan, Bima.


Mereka berlima juga langsung ikut menyerang musuh.


Izanagi dan yang lainnya ingin membantu namun di hentikan oleh Kenta.


"Ini adalah pertarungan mereka, kita tidak perlu ikut campur, jika keadaan sangat genting baru kita ikut, tapi jika keadaan nya baik-baik saja kita tonton saja, tapi aku rasa kita hanya akan jadi penonton saja."


"Kekuatan mereka di atas generasi kedua keluarga Kobayasi, benar bukan Oyama."


"Yah itu benar."


"Kalian rupanya pintar dalam mengamati yah." Ucap Egi.


"Tentu saja itu merupakan salah satu keahlian kami." Ucap Kenta.


"Kalian memang berbakat." Ucap Oktav.


Mereka di sini justru mengobrol santai.


Karena mereka semua sudah sangat yakin kemenangan berada di tangan mereka.


"Apa kita tidak akan melihat pertarungan tuan Kefa dengan Satoshi?" Tanya Arata.


"Itu tidak perlu, kita percayakan saja semuanya pada tuan Kefa, jika kita di sana pun ada kemungkinan kita akan menjadi hambatan bagi tuan Kefa." Ucap Kazuki.


"Aku setuju dengan Kazuki, kita tidak boleh mengganggu pertarungan tuan Kefa."


Tampak di sini mereka semua yang mempermainkan generasi kedua dari keluarga Kobayasi.


Mereka seperti tidak serius, dan hal itu membuat para generasi kedua dari keluarga Kobayasi sangat terhina.


Mereka sangat marah, namun mereka juga menyadari mereka tidak bisa melakukan apapun.


***


"Kefa kau berasal dari keluarga Deluxe kan? Aku pernah mendengar berita tentang seorang bocah yang sangat jenius berasal dari Indonesia bernama Kefa."


"Kalau kau sudah tau kenapa kau bertanya?"


"Aku hanya ingin memastikan nya saja, ternyata itu benar yah, kau adalah putra dari Edwart."


"Yah itu benar memangnya kenapa?"


"Orang tua mu masih memiliki hutang bertarung denganku yang belum di selesaikan, jadi tampaknya kau adalah pengganti ayahmu."


"Yah bisa di bilang begitu mungkin entahlah."


"Kau ini sangat menyebalkan sangat pantas untuk di bunuh."


"Kau ingin membunuhku tapi kekuatan mu sama sekali tidak bisa melukai ku, apa kau hanya beromong kosong saja?" Kefa yang mengejek Satoshi.


"Bocah sialan!!!!!" Satoshi yang menyerang kembali.


Mereka pun kembali bertarung dengan sangat cepat, mereka bertahan menghindar dan saling mengcounter balik serangan.


"DI BANDINGKAN DENGAN KU KAU LEBIH LAYAK UNTUK MATI SATOSHI!!!!" Kefa yang melakukan tendangan yang sangat kuat membuat Satoshi terhempas namun tak sampai terjatuh.


"Hhahaha lucu sekali, aku layak mati? Itu tidak mungkin, aku adalah orang yang sangat kuat, orang yang kuat selalu berada di atas dan mati? Hhaha itu tidak mungkin kau sangat lucu bocah tengik."


"Kau kuat lucu sekali, kau SANGATLAH LEMAH SATOSHI KAU HARUS MENYADARI HAL ITU."


"BERISIK!!!!!!" Satoshi yang melakukan pukulan keras sampai membuat Kefa terhempas namun tidak terjatuh.

__ADS_1


"Yang lemah adalah kalian, termasuk teman mu, keluarga Kiara dan yang lainnya, mereka sangatlah lemah jadi mereka sangat pantas untuk di bunuh, mereka hanya aib dari Jepang!" Satoshi yang tersenyum senang.


Kefa sekarang sudah sangat marah, ia tiba-tiba saja berada di samping Satoshi.


Dan Kefa langsung melakukan tendangan yang sangat cepat kearah kepala Satoshi.


Satoshi tidak bisa menghindar ataupun bertahan ia sangat terkejut dengan kecepatan yang di miliki oleh Kefa.


Satoshi langsung terhempas jauh dan terbanting-banting.


Satoshi langsung mendarat dengan posisi jongkok.


Dia langsung berdiri dan ketika ia melihat kearah sekitaran Kefa tidak ada di sana, dan tiba-tiba Kefa berada di depan nya dan melakukan pukulan kearah perutnya.


Pukulan itu sangat keras sampai membuat Satoshi kembali mengeluarkan darah segar dari mulutnya kali ini lebih banyak dari sebelumnya.


Satoshi pun kembali bangkit sambil memegang perutnya yang sangat kesakitan.


"Serangan apa itu tadi." batin Satoshi yang kebingungan.


Kefa di sini menunjuk Satoshi "Kau memang pantas untuk mati!"


Satoshi hanya bisa tertawa "Hhahaha aku tidak bisa mati!"


Kefa yang sudah marah tiba-tiba berada di depan Satoshi dan menendang perut Satoshi sampai menabrak kaca di sana.


Satoshi pun terhempas sampai ke luar bangunan hotel, dan di sini Satoshi terjatuh dari lantai 7 yang cukup jauh.


Kefa di sini dia melompat dari kaca hancur itu, ia kemudian mendekat kearah Satoshi dan melakukan tendangan ke arah perut Satoshi.


Kefa dan Satoshi pun terjatuh dari lantai 7, Kefa di sini berada di atas perut Satoshi.


Satoshi di sini berusaha untuk membalikkan keadaan, namun kaki Kefa sangat kuat.


Hingga mereka berdua pun jatuh ke tanah.


Boom!!!


Terjadi ledakan yang sangat keras.


Satoshi terjatuh ke tanah dengan sangat keras, Kefa masih berada di atas perut Satoshi.


Cekungan besar pun terbentuk di sana, karena saking kerasnya tubuh Satoshi.


Terjatuhnya Satoshi dan Kefa terlihat oleh pasukan Kefa, Iso dan yang lainnya.


Mereka terlihat sangat terkejut, dan mereka pun sekarang sedang mendekat kearah Kefa dan Satoshi, mereka ingin melihat apa tuan mereka baik-baik saja atau tidak.


Dan ternyata Kefa baik-baik saja justru dia tidak terluka sama sekali.


Satoshi setelah jatuh dari lantai sejauh itu, ia masih bernafas dan masih tersadar walaupun seluruh badannya di penuhi dengan darah dan rasa sakit yang hebat.


Satoshi ingin berkata sesuatu namun Kefa di sini tidak memberikan Satoshi sesi berbicara.


Kefa langsung menghajar wajah Satoshi, sampai hancur.


"INI UNTUK KAZUKI, KAU TELAH MENGHANCURKAN KELUARGANYA!!"


Kefa kemudian menginjak kepala Satoshi dengan sangat keras sampai kepala Satoshi hampir hancur.


"INI UNTUK KELUARGA KIARA YANG TELAH KAU BUNUH DENGAN KEJI."


Satoshi di sini terlihat sangat kesakitan dan tampak meminta ampun, tapi Kefa yang sudah sangat marah ia tidak peduli.


Kefa di sini memberikan sebuah kode pada pasukan nya untuk meminta pistol.


Iso yang mengerti dia langsung melemparkan senjatanya.


"DAN YANG TERAKHIR INI UNTUK TEMAN-TEMAN KU YANG TELAH KALIAN BUNUH!"


Kefa kemudian di sini menembakkan banyak peluru pada Satoshi.


Dan akhirnya Satoshi pun mati dengan cara yang mengenaskan.


Kefa pun bangkit seluruh tubuhnya di penuhi dengan darah.

__ADS_1


__ADS_2