
Kefa sekarang sedang berada di kelas, ia sekarang sedang bersantai sambil meminum, minuman nya, kemarin Kefa ia tidak masuk sekolah karena ia menghabiskan waktu bersama dengan ibunya.
Jadi Kefa di sini tidak mengetahui kejadian kemarin, tentang penyerangan Sma Kaizo ke basecamp Sma Tatsuno.
Kefa yang tengah bersantai tiba-tiba saja kedatangan tamu yaitu Isamu, mereka berdua datang ke sekolah lebih pagi, karena yah mereka sangat menikmati ketika sekolah sepi.
Mereka berdua pun mengobrol santai, tiba-tiba saja datang Oyama.
Ketika melihat mereka berdua, Oyama langsung berlarian dan menghampiri mereka.
Oyama sekarang tidak takut lagi pada mereka berdua, alasannya karena Kefa, dan Isamu sangat baik padanya, ya walaupun terkadang Oyama masih tidak percaya jika ia bisa berteman dengan dua orang yang paling kuat di sekolahan.
"Ada apa Oyama?" Tanya Kefa.
"Kenapa kau terlihat terburu-buru seperti itu ada apa?" Tanya Isamu.
"Itu tuan Kefa, Tuan Isamu......."
"Apa?" Tanya Kefa dan Isamu yang sangat penasaran.
"Kemarin, apa tuan Kefa, dan tuan Isamu sudah mendengar berita tentang kemarin?"
"Berita apa? Kami sama sekali tidak mengetahuinya." Ucap Kefa.
"Itu tuan Kefa, tuan Isamu, Sma elit Kaizo menyerang basecamp tempat anak-anak yang lainnya berkumpul."
"Hmmm begitukah." Jawab Kefa dengan santai sambil tersenyum.
Oyama keheranan karena rekasi Kefa seperti biasa saja, namun di sisi lain reaksi Kefa juga terlihat sangat mengkhawatirkan, entah kenapa feeling Oyama mengatakan Kefa pasti melakukan sesuatu yang tidak terpikirkan olehnya.
Oyama pun sedikit kebingungan, dan jika ia melihat rekasi Isamu, dia terlihat biasa saja.
"Kenapa kalian berdua terlihat santai saja?" Tanya Oyama.
"Padahal berita itu cukup mengerikan, Tatsuhaka, Izanagi, Arata, Daisuke, Daichi dan yang lainnya, mereka juga ikut terbantai oleh Sma Kaizo."
Kefa pun setelah mendengar itu ia cukup terkejut. Ia tidak menyangka orang sekuat Izanagi dan yang lainnya bisa kalah, itu artinya di Sma Kaizo ada orang-orang yang sangat menarik.
Kefa pun semakin bersemangat, Kefa berniat untuk menyerang base camp Sma Kaizo dan menghancurkan base campnya, Kefa ingin membalas apa yang telah mereka lakukan pada teman-teman nya itu.
"Tuan Kefa selanjutnya apa yang harus kita lakukan?" Tanya Isamu.
"Tentu saja kita akan membalas mereka, kita berdua saja sudah cukup untuk menghancurkan Sma Kaizo, sepulang sekolah, kita berdua akan pergi ke base camp mereka, dan menghancurkan semuanya."
"Baiklah aku rasa ini akan menjadi menarik." Ucap Isamu yang sedikit tersenyum.
"Mereka berdua ini benar-benar orang gila." Oyama yang tidak tau harus berekspresi apa lagi, mau heran tapi itu Kefa dan Isamu.
Oyama pun pada akhirnya menepuk jidatnya sendiri.
"Apa kalian berdua benar-benar akan melakukan hal gila itu?" Tanya Oyama.
"Tentu saja, santai saja Oyama." Ucap Kefa.
__ADS_1
"Bagaimana aku bisa santai sedangkan kalian berdua akan menyerang Sma Kaizo." Gumam Oyama.
"Oyama, Kefa dan aku tidak selemah yang kau pikirkan, santai saja kami berdua pasti bisa mengatasi mereka dengan mudah." Ucap Isamu.
"Isamu apa kau tau base camp mereka di mana?"
"Tentu saja aku tau tuan Kefa, santai saja masalah itu serahkan padaku." Ucap Isamu.
Oyama pun tidak tau harus apalagi, ia tidak bisa melarang mereka berdua, ia juga merasa percuma saja jika ia menjelaskan betapa kuatnya Sma Kaizo.
Karena Oyama sangat yakin, mereka berdua pasti tidak akan mendengarkan omongan Oyama.
Oyama pun di sini berencana untuk memberitahu Izanagi dan yang lainnya sepulang sekolah, Oyama ingin membantu meringankan beban Isamu dan Kefa.
Kefa dan Isamu mereka sama sekali tidak terbebani dengan hal itu, justru mereka sangat senang, karena Sma Kaizo mencari masalah.
Dengan mereka mencari masalah, mereka sekarang mempunyai alasan untuk mengambil alih seluruh kekuasaan Sma Kaizo.
Singkatnya sekolah pun bubaran, dan sekarang Kefa Isamu mereka berdua pergi ke tempat base camp utama milik Sma Kaizo berada.
Dimana di sana berkumpulnya seluruh pemimpin Sma Kaizo, Kefa juga di sini mendapatkan informasi bahwa dirinya di ancam oleh pemimpin Sma Kaizo agar tidak mencari masalah dengan nya.
Isamu yang mengetahui itu ia tertawa dengan keras, karena pemimpin Sma Kaizo sangatlah konyol ia telah mengancam orang yang salah.
Isamu menganggap bahwa pemimpin Sma Kaizo sangatlah bodoh.
Isamu dan Kefa pun sekarang berada di base camp tempat di mana para pemimpin Sma Kaizo berada.
Mereka berdua datang kesana hanya berdua saja.
Dan mereka juga harus melewati para bawahan pemimpin Sma Kaizo yang cukup banyak.
Mereka berdua datang kesana secara terang-terangan memakai baju seragam Sma Tatsuno.
Di sepanjang perjalanan pun mereka di lihati dan sempat di serang namun sayang nya anak-anak dari Sma Kaizo mereka semua kalah dan pingsan, bahkan ada yang sempat kabur.
Dan sepertinya orang yang kabur itu melaporkan bahwa Kefa, Isamu dari Sma Tatsuno menyerang mereka.
Itu terbukti karena sekarang di hadapan Kefa dan Isamu terdapat puluhan orang yang menjaga pintu masuk menuju basecamp Sma Kaizo.
"Tuan Kefa menurutmu, butuh berapa lama kita untuk menghabisi mereka."
"Hmm mungkin hanya beberapa menit saja, yang terpenting kita menghabisi mereka dengan cepat saja."
"Aku setuju dengan mu tuan, hahaha sudah lama aku tidak merasa senang dan sangat bersemangat seperti ini."
"Aku juga sama." Ucap Kefa yang tersenyum.
Mereka berdua pun berjalan maju kedepan.
"APA KALIAN DATANG BERDUA SAJA BAJINGAN!!!!!!!!" Ucap salah seorang dari mereka.
"Apa perlu banyak orang untuk menghabisi Sma Kaizo, kami berdua saja sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan kalian." Kefa yang tersenyum mengejek pada mereka semua.
__ADS_1
"CIH KALIAN BERDUA TERLALU MEREMEHKAN KAMI!!!!!! JANGAN HARAP KALIAN BISA PULANG DENGAN SELAMAT."
"Yaps ku harap kalian bisa menghibur kami berdua." Isamu yang ikutan mengejek.
Sma Kaizo yang merasa di injak-injak harga dirinya, mereka pun marah.
"SEMUANYA SERANG!!!!!!!!!!" Anak-anak Sma Kaizo pun berlarian.
Kefa dan Isamu pun tersenyum yang kemudian mereka juga berlarian kearah musuh.
***
"Sma Tatsuno terlalu meremehkan kita, cih dari dulu aku memang membenci mereka, seharusnya kita menghancurkan mereka saja dari dulu." Ucap salah seorang pemimpin Sma Kaizo yang sekarang sedang mengadakan rapat di ruangan yang sangat mewah.
Mereka sedang rapat di Basecamp. Mereka sudah mendengar tentang Isamu, dan Kefa yang ingin menyerang Base camp mereka.
"Bagaimana bisa mereka berpikiran, bahwa mereka berdua saja bisa menghancurkan Sma Kaizo, cih sungguh sangat arogan!!!!!!"
"Kalian benar, mereka terlalu sombong, aku yakin mereka berdua tidak akan bertahan lama, sebentar lagi juga para bawahan kita bisa mengalahkan mereka berdua!!"
"Mana mungkin mereka berdua bisa mengalahkan para bawahan kita yang telah berlatih keras!"
"Aku yakin dua orang itu akan babak belur!"
"Tapi tetap saja aku sangat kesal dengan Sma Tatsuno mereka terlalu meremehkan kita-"
"Sudah cukup kalian semua!!!!" Ucap pemimpin tertinggi dari Sma Kaizo yang bernama Akira.
Mereka semua pun langsung terdiam ketika Akira berkata seperti itu, mereka semua pun menundukkan kepala mereka, mereka baru pertama kali melihat wajah pemimpin mereka yang di penuhi dengan kekwhatiran.
"K-kenapa t-tuan A-akira?" Tanya salah seorang dari mereka.
"DASAR BODOH KALIAN LAH YANG TERLALU MEREMEHKAN MEREKA BERDUA, APA KAU TIDAK DENGAR DUA ORANG YANG MENYERANG KITA ADALAH ISAMU DAN KEFA."
"ORANG YANG PALING KUAT DI SMA TATSUNO, APA KALIAN PIKIR KEKUATAN MEREKA LEMAH?"
"Bodoh dasar bodoh, aku memang benar tidak tau kekuatan Kefa, tapi aku tau kengerian dari kekuatan Isamu."
"Isamu adalah orang yang sangat mengerikan, bahkan bawahan kita yang sangat banyak saja, masih ada kemungkinan bisa di kalahkan sendirian."
"Dan kalian dengar beritanya juga bukan, Kefa berhasil mengalahkan Isamu, yang itu artinya Kefa lebih hebat dari pada Isamu, bahkan yang aku dengar Kefa tidak terluka sama sekali, ataupun terkena serangan Isamu, Isamu sangat terpojokkan ketika melawan Kefa."
"Itu artinya kekuatan Kefa jauh di atas Isamu, bahkan dia saja sampai bisa membuat Isamu tunduk."
"Kemudian kalian dengan tenangnya berpikiran seperti dan terlihat santai, kalianlah yang terlalu meremehkan mereka berdua dasar bodoh."
"Kalian cepatlah panggil yang lain nya, pasukan kita yang sekarang saja tidak cukup untuk mengalahkan Kefa dan Isamu."
"Ini adalah keadaan yang paling genting." Ucap Akira yang terlihat sangat marah.
Para pemimpin yang lain nya pun terdiam, mereka seakan-akan tersadar, bahwa dua orang yang akan menyerang mereka bukanlah orang biasa.
Mereka semua pun langsung berdiri dan akan segera melaksanakan perintah dari Akira.
__ADS_1
Mereka sekarang tidak bisa tenang, mereka baru sadar dan baru saja ingat lawan yang mereka akan lawan memanglah hanya dua orang.
Tapi dua orang itu sangatlah mengerikan.