
Kefa sekarang benar-benar sangat marah, mengingat apa yang terjadi pada Tsukia.
Kefa menatap mereka dengan tatapan yang mengerikan, mereka berlima sangat ketakutan, mereka yang tidak tau harus apa lagi, mereka tiba-tiba saja bersujud dan meminta maaf kepada Kefa.
"AMPUNI KAMI KEFA, AMPUNI KAMI, KAMI BENAR-BENAR MENYESAL KARENA TELAH MELAKUKAN HAL ITU PADA TSUKIA, MAAFKAN KAMI KEFA KUMOHON LEPASKAN KAMI, KAMI BERJANJI TIDAK AKAN PERNAH MELAKUKAN HAL ITU LAGI." Ujar Aiko yang merupakan salah satu bajingan yang telah membuli Tsukia juga.
"KEFA KAMI MOHON, LAGI PULA KEFA INI SEMUA BUKAN SALAH KAMI BERDUA TAPI SALAH MEREKA BERTIGA, MEREKA BERTIGA LAH YANG TELAH MERENCANAKAN SEMUANYA, DARI AWAL SAMPAI AKHIR MEREKA LAH YANG MEMBULI TSUKIA."
"Hah apa-apaan kau jala** kaulah yang membenci Tsukia pertama kali\, kau lah yang membuli dia pertama kali dasar jala** jangan menyalahkan kami\, kalian berdualah yang selalu membuli Tsukia\, Kefa percayalah pada kami bertiga\, mereka berdualah yang selalu membuli Tsukia\, mereka berdua merasa tersaingi dengan Tsukia."
Mereka pun terus menyalahkan satu sama lain.
"Berisik, sekarang jawab saja pertanyaan ku, apa yang telah kalian lakukan pada Tsukia di toilet tadi." Kefa yang benar-benar sangat penasaran.
Mereka berlima pun tidak dapat berbicara, mereka tiba-tiba saja terdiam.
"Aku rasa lebih baik menghajar kalian sampai pingsan." Kefa yang terlihat sangat kesal.
"AMPUNI KAMI KEFA, AMPUNI KAMI, KAMI BERTIGA AKAN MENJELASKAN SEMUANYA, SESUAI DENGAN YANG KAU INGINKAN KEFA." Ucap Keiro.
"Bagus aku ingin kalian berkata dengan jujur, karena aku pasti akan mengetahuinya, aku tinggal bertanya saja pada Tsukia apa yang terjadi, ya jika kalian tidak jujur kalian tau sendiri apa yang akan terjadi pada kalian." Ujar Kefa.
"Kefa di toilet kebanyakan yang membuli Tsukia adalah Keiko, Aiko, Akio, Akira, Hideki, Amaya, dan Isao, mereka adalah dalang di balik semua ini Kefa, Kefa kami bertiga hanya membuli Tsukia sedikit saja Kefa, kami bertiga takut padamu Kefa,"
"AKU BERTANYA APA YANG KALIAN LAKUKAN PADA TSUKIA DI TOILET!!!!!"
Keiko dan Aiko pun ingin membuka mulut mereka namun Kefa menatap mereka, membuat mereka tidak jadi berbicara.
"Kalian berdua diamlah!" Ujar Kefa.
Mereka bertiga pun kemudian menjelaskan Tsukia di buli dia di suruh membersihkan seluruh toilet di sana.
Bukan itu saja Tsukia juga di pukuli dengan kasar, Tsukia juga di ancam, Tsukia kemudian di siram oleh air toilet.
__ADS_1
Mereka sama sekali tidak memberikan ampun pada Tsukia, mereka terus menyiksa Tsukia, bahkan mereka sampai memvideokan nya.
Salah satu dari mereka juga hampir ingin memperkosa Tsukia, namun sayang nya hal tersebut tidak jadi karena sebagian dari mereka tidak berani melakukan nya.
Kefa yang mendengar penjelasan dari mereka membuat dia sangat marah kesal dan rasanya Kefa ingin membunuh mereka.
Padahal mereka hanya menjelaskan garis besarnya saja, tapi Kefa sudah bisa membayangkan bagaimana kejadiannya, Kefa sama sekali tidak bisa memabayangkan bagaimana jika mereka menjelaskan secara detail, Kefa yakin Kefa mungkin bisa membunuh mereka karena marah.
"Siapa yang memegang video dan foto-foto Tsukia?" Tanya Kefa.
"Teman-temannya Tatsuhaka yang membenci mu Kefa." Ujar Raize.
"Begitu yah." Kefa yang tersenyum walaupun dalam hatinya sekarang dia sangat sakit hati.
Kefa bisa membayangkan bagaimana Tsukia yang tersiksa oleh mereka, Kefa sekarang benar-benar sangat marah.
Kefa yang marah yang sudah tidak bisa mengendalikan emosinya lagi.
Namun Kefa sama sekali tidak mendengarkan mereka.
Kefa menghajar mereka bertiga dengan pukulan dan tendangan yang sangat kuat kearah wajah mereka dan hidung mereka.
Mereka bertiga pun terluka sangat parah dan pingsan di tempat, Kefa yang marah kemudian mendekati dua wanita yang telah membuli Tsukia.
Mereka berdua sangat ketakutan, mereka tidak tau harus apa mereka terus meminta maaf bahkan mencium kaki Kefa.
Tapi Kefa yang di penuhi dengan amarah tidak memperdulikan hal itu.
"Tsukia juga merasakan apa yang kalian rasakan sekarang, Tsukia juga sudah meminta maaf dan melakukan segalanya, tapi kalian sialan!!! kalian sama sekali tidak peduli akan hal itu."
"Sekarang aku di sini membalaskan apa yang di rasakan Tsukia selama ini, kalian harus merasakan nya." Kefa pun mengangkat kepala Keiko.
Dan menatap Keiko penuh dengan kebencian, Kefa kemudian menggesek-gesek muka Keiko dengan meja di sana.
__ADS_1
Keiko pun kesakitan dan terus meminta ampun kepada Kefa, namun Kefa tidak mendengarkan nya sama sekali.
Kefa kemudian mengambil penggaris besi yang tidak jauh dari sana, dan kemudian Kefa menggoreskan nya kearah wajah Keiko.
Wajah Keiko pun terluka dan mengeluarkan darah, Keiko berteriak kesakitan.
Kefa benar-benar sangat sadis dan sama sekali tidak memiliki belas kasihan, setelah itu Kefa juga menyiksa Aiko.
Kefa menghancurkan wajah mereka berdua yang cantik itu.
Kefa benar-benar sangat marah sekarang, kekejaman Kefa di lihat oleh seisi kelas dan mereka semua sekarang sangat ketakutan, mereka tidak habis pikir ada orang yang sekejam Kefa.
Keiko dan Aiko pun menangis menjerit.
"Ini tidak seberapa dengan yang di rasakan oleh Tsukia, aku ingin menyiksa kalian lebih lagi, tapi aku tidak akan melakukan nya, aku masih punya belas kasihan tidak seperti kalian."
"Ini peringatanku untuk kalian semua untuk terakhir kalinya, dan jika kalian tidak mendengarkan peringatanku sekarang, maka bersiap-siaplah, kalian akan mengalami hal yang paling buruk dalam hidup kalian." Ujar Kefa yang langsung pergi dari sana.
Kefa sebenarnya sekarang ingin langsung pergi dan menghajar bawahan Tatsuhaka, tapi jam masuk pelajaran akan segera di mulai, jadi Kefa mengurungkan niatnya tersebut, di tambah Kefa takut Tsukia khawatir padanya, itu semua karena Kefa sudah pergi cukup lama.
Dan Kefa sangat yakin Tsukia jika ia khawatir pada Kefa, ia akan pergi dari ruang kesehatan dan mencari Kefa, Kefa pun di sini bergegas pergi ke kantin dan membeli makanan minuman, tapi sebelum itu Kefa pergi ke toilet terlebih dahulu dan membersihkan darah yang ada di bajunya dan beberapa bagian lainnya.
"Sialan noda darah ini memang benar-benar sulit untuk di hilangkan."
Setelah semuanya selesai Kefa pun Ia langsung berlarian dengan cepat, dan hanya membutuhkan waktu sebentar saja Kefa sekarang sudah kembali ke ruang kesehatan.
Kefa pun tersenyum pada Tsukia yang sekarang sedang terlihat khawatir.
"Aku kembali, maaf aga lama soalnya aku tadi makan di kantin heeheh, dan aku makan sangat banyak hahaha aku sangat kelaparan tadi, maaf yah karena membuatmu khawatir."
"Eem tidak masalah kok, Kefa terima kasih."
"Sama-sama."
__ADS_1