
Mereka bisa mengetahui kalau di rumah itu tidak ada siapa-siapa, karena mereka bisa mengetahui hawa keberadaan seseorang.
"Asusi apa kau yakin Kiara tinggal di perumahan dan di rumah ini?" Tanya Asura.
"Aku sangat yakin 100 persen, aku tidak mungkin salah." Asusi dengan tatapan yang serius.
"Sialan!!!!!!!! Kita semua telah tertipu." Kyuguro yang terlihat sangat kesal.
"Ayo kita pergi dari sini, dan kejar motor mobil tadi, firasatku mengatakan Kiara ada di sana." Ucap Kyuguro.
Tanpa basa-basi lagi mereka bertiga langsung bergegas pergi, mereka bertiga sangat yakin jika Kiara benar-benar ada di mobil tadi.
Kiara benar-benar sangat beruntung, karena dia pergi dari perumahan itu, menuju tempat dimana Kefa berada, jikalau mereka masih ada di sana sudah bisa di pastikan Kiara akan mati terbunuh oleh Kyuguro, Asura, dan Asusi.
Kyuguro tadi sempat curiga dengan mobil dan motor itu, tapi dia pikir itu hanyalah orang biasa saja yang lewat.
Ia tidak pernah menyangka jika kecurigaan dia benar, seharusnya dia tadi mengikuti kata firasatnya untuk mengejar mobil dan motor itu.
Kyuguro, Asusi, dan Asura mereka bertiga sangat kesal sekarang.
Mereka bertiga pun menelpon para informan mereka yang sedang berada di kota, mereka bertiga menanyakan tentang merek mobil dan motor.
Mereka bertanya pada para informan mereka, apa mereka melihat mobil dan motor merek A dan B..."
Tak lama mereka pun mendapatkan sebuah informasi yang sangat penting, mereka mendapatkan alamat dimana keberadaan mobil dan motor itu sekarang.
Mereka bertiga langsung tancap gas dengan sangat cepat, setelah mereka mengetahui dimana keberadaan dari mobil dan motor itu sekarang.
Mereka juga menyuruh para informan itu untuk mengejar dan terus mengikuti mobil dan motor itu dan jika bisa mereka membunuh orang-orang yang ada di mobil motor itu.
Perintah dari Asura, Kyuguro, Asusi pun segera mereka laksanakan.
Asura, Asusi, Kyuguro mereka bertiga berpisah, mereka bertiga mencari rute terdekat untuk menyusul Kiara.
"Kyuguro apa mungkin mobil motor itu pergi menuju tempat dimana pertemuan generasi ketiga dan Kefa."
"Untuk apa Kiara pergi kesana?" Tanya Asura.
"Aku pun tidak tau tapi rute yang mereka lewati terus, rute menuju tempat dimana pertemuan Kefa dan generasi ketiga."
"Aku rasa mereka memang menuju tempat itu." Ucap Kyuguro.
"Tapi untuk apa?"
"Untuk menyelamatkan Kefa." Ucap Kyuguro.
__ADS_1
"Apa?"
"Kalian tau sendiri Kiara sudah mengetahui kebusukan dari keluarga kita, kemungkinan dia mengantisipasi hal itu, dia ingin menyelamatkan Kefa."
"Masuk akal juga." Ucap Asusi.
"Jadi sekarang kita harus bagaimana?" Tanya Asura.
"Jika memang benar mereka pergi ke tempat Kefa dan generasi ketiga berada, maka kita masih sempat bertemu dengan mereka di kota A...."
"Kita menggunakan rute tercepat menuju kota itu, kita harus menghadang mereka mau tidak mau, karena jika kita sampai gagal menghadang mereka, maka habislah sudah rencana kita semua akan gagal." Kyuguro dengan nada yang tidak mengenakkan.
Mereka bertiga sekarang sedang cemas dan merasa sangat khawatir, mereka tidak ingin rencana mereka dan rencana generasi ketiga gagal.
Mereka pun paham dengan rencana yang mereka susun sekarang, mereka pun menggunakan mobil mereka, berjalan dengan sangat cepat.
Mereka seperti balapan, mereka menerobos lampu merah dan lain-lain nya, pada intinya mereka harus cepat-cepat.
Karena keberhasilan dan kegagalan dari rencana generasi ketiga ada di tangan mereka, jika sampai Kiara, ke tempat Kefa maka sudah bisa di pastikan rencana generasi ketiga akan gagal total.
Dan para generasi kedua tidak menginginkan hal itu sampai terjadi, jika hal itu sampai terjadi maka Satoshi akan marah besar pada mereka, karena mereka telah lalai dalam menjalankan tugas yang diberikan.
Mereka masih tidak menyangka bahwa Kiara bisa seburuntung itu, waktunya benar-benar sangat tepat sekali.
"Hokatsu......"
"Iya halo ada apa?"
"Markas telah di serang."
"APA!!!!!!?" Hokatsu yang sangat terkejut membuat Kiara keheranan dan ikut terkejut juga.
"Markas telah di serang oleh tiga orang yang tidak di ketahui identitasnya, tapi mereka sangatlah kuat, tapi mereka telah pergi dari sini, tiga orang itu membantai habis pasukan yang ada di sini."
"Mereka sepertinya sedang mengejar kalian incaran utama dari mereka bertiga tampaknya adalah nona Kiara, kalian harus berhati-hati."
"Apa kalian semua benar-benar di kalahkan?" Hokatsu yang sangat terkejut dan rasanya tidak percaya pasukan yang sangat banyak itu habis di bantai oleh tiga orang saja.
"Iya mereka bertiga tampaknya sangat berpengalaman dan sangat kuat."
"Baiklah terima kasih informasi nya." Hokatsu yang menutup telponnya.
"SIALAN KENAPA SEMUANYA MENJADI RUMIT SEPERTI INI!!!!" Hokatsu yang sangat kesal.
"Ada apa Hokatsu?" Tanya Kiara yang terlihat tegang dan khawatir.
__ADS_1
"Masalah datang lagi."
"Memangnya apa yang terjadi?"
"Markas maksudku perumahan kita telah di serang oleh tiga orang, dan mereka berhasil membantai habis pasukan yang ku tempatkan di sana."
"Sepertinya keluarga Kobayasi berniat untuk membunuh tuan Kefa, sekaligus membunuh nona."
Kiara pun tampak tidak terkejut sama sekali, ia masih terlihat tenang, walaupun sedikit tegang.
"Hal itu wajar saja, mereka pikir mereka dapat menyerang ku dengan mudah, karena Kefa sekarang sedang berada di pertemuan itu."
"Keluarga Kobayasi benar-benar sangatlah licik, untung saja kita pergi ke tempat Kefa berada, kalau tidak maka sudah bisa di pastikan kita semua akan terbunuh."
"Nona benar ini merupakan keberuntungan bagi kita."
Mereka sedikit bernafas dengan lega, karena mereka berhasil selamat dari kematian.
"Hokatsu..."
"Ada apa Daichi?" Tanya Hokatsu yang sekarang mereka sedang mengobrol lewat aerphone.
"Ada mobil aneh yang terus mengikuti kita dari tadi."
"Jangan-jangan dia utusan dari keluarga Kobayasi."
"Entahlah kami tidak tau."
"Tapi ini sangatlah berbahaya, aku memiliki firasat yang buruk tentang hal ini." Ucap Daichi.
"Aku juga sama apalagi......." Hokatsu yang sediki bercerita tentang kejadian yang ada di perumahan.
"Ini sangatlah berbahaya, Hokatsu kita dalam keadaan yang kurang beruntung, tapi tenang saja aku memiliki ide."
"Hokatsu di depan nanti kita akan belok dan masuk gang yang cukup besar...." Daichi yang menjelaskan rencana nya.
Hokatsu dan Kiara pun mengerti pada awalnya mereka tidak setuju dengan rencana itu, tapi Daichi meyakinkan kalau rencana itu adalah rencana yang terbaik, lagi pula sudah jadi tugas mereka untuk menjaga Kiara.
"SIALANN!!!!!!!!!! Kemana perginya mereka, kita kehilangan mereka, sialaaan kenapa mobil ini sangat lambat, gara-gara mobil ini aku kehilangan jejaknya sialaaan." Ucap salah satu informan yang sedang mengikuti Kiara dan yang lainnya.
Namun tak lama tiba-tiba mobil yang sama dan motor yang sama, muncul di depan informan itu, tapi ia juga keheranan dengan kemana perginya 1 motor lagi.
Seakan tidak peduli akan hal itu, informan itu tidak peduli yang penting baginya adalah mengikuti mobil itu.
Sambil menunggu bala bantuan tiba.
__ADS_1