Penguasa Baru Dunia Modern

Penguasa Baru Dunia Modern
Episode 95 Menyelamatkan anak Kazuki


__ADS_3

Orang tersebut tak langsung menjawab pertanyaan Kefa, orang tersebut kemudian melirik Kefa dari bawah sampai atas, orang tersebut dapat dengan jelas dan mengetahui bahwa orang yang berada di depan dia, adalah bocah remaja berumur 16-20 tahun.


"Tuan apa tuan benar-benar menyusup ke rumah keluarga Abe sendirian?" Tanya orang tersebut yang masih tidak percaya.


Karena orang tersebut mengetahui keamanan dari rumah keluarga Abe yang benar-benar sangat ketat, dan sangat sulit untuk di tembus.


Bahkan dirinya sendiri saja tidak bisa melakukan nya, tapi bocah yang sekarang berada di hadapan nya dengan mudah nya menyusup ke tempat dia berada sekarang, di tambah Kefa ke tempat tersebut sendirian.


Hal tersebut sama sekali tidak masuk di akal, apalagi melihat Kefa yang terlihat masih muda.


"Aku tadi sudah menjawabnya paman, aku kemari sendirian."


"Tapi bagaimana bisa, bukannya penjagaan di keluarga Abe sangat ketat, paman saja sama sekali tidak bisa menembusnya"


"Tentu saja bisa paman, paman tinggal membunuh semua penjaga yang berada di luar rumah, dan di dalam rumah selesai bukan urusan nya, dan boom paman bisa masuk ke rumah keluarga Abe secara leluasa." Ucap Kefa dengan santainya.


Membuat orang tersebut semakin tercengang karena terkejut, ia sama sekali tidak menyangka ada seorang pemuda yang sangat mengerikan.


"Pemuda ini terlalu gila, ia dapat membunuh semua penjaga yang jumlahnya bisa mencapai puluhan atau bahkan mungkin ratusan, gila aku ingin tidak percaya dengan apa yang dia katakan tapi tidak ada waktu untuk hal itu." Batin orang tersebut.


"Siapa nama tuan kalau saya boleh tau?"


"Kefa"


"Nama yang cukup bagus, perkenalkan nama saya adalah Kazuki."


"Iya salam kenal paman Kazuki, selanjutnya apa yang ingin paman lakukan, jika paman ingin lari dari sini aku bisa membantu paman."


"Tolong jangan panggil saya paman, panggil saya Kazuki saja tuan, dan tuan saya ingin membantu tuan Kefa, untuk menghancurkan tempat ini, tapi sebelum itu tuan, tolong bantu saya."


"Bantu apa Kazuki?" Tanya Kefa.


"Tolong bantu selamatkan anak saya, yang di sekap di rumah ini, saya kurang lebih tau dimana tempatnya, tapi tempat itu sangat di jaga ketat oleh para penjaga."


"Hmmm begitu yah sekarang aku mengerti kenapa paman bisa berada di sini." Kefa di sini baru mengerti alasan kenapa bisa Kazuki berada di ruangan yang mengerikan ini.


Itu semua karena dia ingin menerobos masuk ke dalam rumah keluarga Abe dan ingin menyelamatkan anak nya, tapi sayang nya Kazuki tidak bisa menjalankan rencana nya dengan mulus dan akhirnya dia tertangkap.


"Baik Kazuki aku akan membantumu, rasanya tidak enak jika berkata seperti itu pada orang yang lebih tua." Ucap Kefa.


"Tapi aku rasa lebih baik seperti itu, soalnya rasanya tidak enak juga jika aku di sebut paman, aku belum tua masalahnya."


"Tapi kau memiliki anak." Ucap Kefa.


"Punya anak bukan berarti tua tuan."


"Ya terserah ayo kita pergi sebelum kita ketahuan menyusup." Kefa pun disini membuka kantong nya, memberikan orang tersebut pistol.


Kemudian orang tersebut juga di bagi 1 kantong yang berisikan bom tempel yang kecil namun daya ledaknya lumayan besar.


Kefa pun disini menjelaskan pada Kazuki bahwa bom tempel itu harus di tempel ke barang yang mudah meledak contohnya mobil, motor minyak dan yang lainnya.


Kazuki pun paham dengan semua rencana Kefa.


Mereka pun mulai pergi dari sana, Kefa di sini juga memberitahu Kazuki agar bergerak cepat tidak perlu bersembunyi, mereka hanya perlu menghilangkan hawa keberadaan mereka.


Dan menembak semua orang yang ada di depan mereka. Karena Kazuki bukan orang biasa tentu saja Kazuki bisa melakukan hal itu.


Menghilangkan hawa keberadaan bukanlah perkara hal mudah, orang yang dapat melakukan itu hanya orang tertentu saja.

__ADS_1


"Kazuki kenapa kau bisa berurusan dengan keluarga Abe dan kenapa anak mu bisa di sekap oleh mereka?" Tanya Kefa.


"Ceritanya panjang tuan, aku akan menceritakan semuanya setelah kita keluar dari sini."


"Hmm baiklah." Kefa pun disini menembak 3 penjaga yang berjarak cukup jauh dari mereka dengan mudahnya.


Kazuki pun tercengang dengan keterampilan menembak Kefa dan mata Kefa yang sangat jeli tajam bagikan elang.


"Aku rasa sekarang aku mengerti kenapa pemuda ini bisa menyusup sampai sini dengan mudahnya, pemuda ini memang bukan manusia normal." Batin Kazuki.


"Kazuki ayo kita bergerak kenapa kau diam saja."


"Ah iya tuan."


Mereka pun sekarang sudah berhasil memasang banyak bom tempel di tempat yang mudah meledak.


Singkatnya mereka pun akhirnya sampai di sebuah lorong yang gelap dan tidak ada siapa-siapa disana.


Hanya ada sebuah pintu sederhana yang di gembok dan di kunci dengan sangat rapat.


"Apa putrimu berada di dalam ruangan ini?"


"Iya tuan." Ucap Kazuki yang terlihat sangat khawatir.


Kefa pun disini menendang pintu sederhana tersebut sampai hancur.


Kazuki hanya bisa tercengang dengan kekuatan Kefa, padahal pintu sederhana yang berada di depan mereka merupakan pintu besi yang besar dan terlihat sangat kokoh, tapi Kefa dengan mudah menghancurkan pintu tersebut.


Kazuki dan Kefa pun masuk ke dalam. Ruangan tersebut benar-benar gelap seperti ruangan Kazuki.


"Kazuki apa benar anak mu berada di sini."


Kefa disini juga ikut kesal, karena bisa-bisanya keluarga Abe mereka menyiksa seoarang anak kecil, dan menempatkan anak kecil di tempat yang terlihat sangat mengerikan itu.


Sekarang Kefa mengerti ternyata sifat anak mereka yang suka membuli turun temurun dari orang tuanya yang terlihat sangat bajingan.


Kefa dan Kazuki yang sudah masuk cukup dalam ke ruangan tersebut merasakan hawa keberadaan seseorang yang sangat kuat, yang kemungkinan orang tersebut bisa setara dengan Kazuki.


Dan tiba-tiba saja lampu di sana menyala terang.


Kefa dan Kazuki pun sangat terkejut, ketika mereka melihat seorang pria di depan mereka yang menggunakan jas berbadan besar kekar dan terlihat sangat mengerikan.


Dan yang paling membuat mereka syok adalah putrinya Kazuki yang terluka parah banyak luka lebam di tubuhnya.


Terlihat sangat kurus dan pingsan keadaan putri dari Kazuki sangat memprihatinkan.


"CHIYA!!!!!!!!!!" Teriak Kazuki yang benar-benar sangat khawatir pada anaknya tersebut. Kazuki juga di sini terlihat sangat kesal.


Kazuki pun di sini langsung maju kedepan mengabaikan orang yang berada di depan nya.


"KAU INGIN KEMANA KAZUKI!!!!!!" Teriak orang tersebut yang sepertinya mengenali Kazuki.


Orang tersebut pun bergerak dengan cepat dan ingin memukul wajah Kazuki, namun tiba-tiba saja Kefa sudah berada di depan orang tersebut dan menahan serangan orang tersebut.


Orang tersebut dan Kazuki tercengang, mereka keheranan dan kebingungan, karena bagaimana bisa Kefa tiba-tiba saja menahan serangan orang tersebut.


"Kazuki selamatkan anakmu itu beri dia pertolongan pertama, dan beri dia minum makanan juga, intinya cepat selamatkan dia, biarkan aku yang mengurus gorila satu ini." Ucap Kefa dengan santainya.


Kazuki pun hanya menganggukan kepalanya, dengan segera ia mendekati putrinya yang terluka parah itu.

__ADS_1


Orang tersebut yang di hina gorila oleh Kefa dia sangat marah.


"SIALAN KAU BOCAH!!!!!!" Orang tersebut yang mencoba menarik lengannya dari cengkraman lengan Kefa, namun orang itu tidak dapat melakukannya.


"Kenapa apa kau tidak bisa menarik lengan mu?" Tanya Kefa sambil menatap orang tersebut dengan sombong yang membuat orang tersebut semakin marah.


Dan dia menarik paksa kembali lengannya, tapi Kefa dengan sengaja melepas cengkraman nya itu, orang tersebut pun termundur kebelakang beberapa langkah.


Orang tersebut pun merasa di permainkan oleh Kefa.


"Hey bocah siapa namamu, kau berani sekali menghinaku, apa kau tidak tau siapa aku?"


"Tidak memangnya kau siapa? Perawat? Atau tukang bersih-bersih? Oh atau mungkin pedofil? Aku ke sini tidak ingin berkenalan dengan mu" Kefa yang terlihat sangat sombong.


"SIALAN KAU BOCAH!!!!!!!!!!" Orang tersebut yang sangat marah yang kemudian ia maju dengan cepat.


Kemudian melakukan serangan memukul dan menendang dia menggunakan beberapa basik ilmu bela diri taekwondo dan boxing.


Kefa dengan mudah menghindari semua serangan cepat orang tersebut.


Kefa pun disini menatap orang tersebut dengan tatapan yang mengerikan, orang tersebut yang menyadari hal itu, dia langsung mundur kebelakang cukup jauh.


Orang tersebut sekarang sedikit ketakutan dan mengeluarkan keringat dingin.


"Apa-apaan bocah ini, dia terlihat masih muda, tapi dia sangat mengerikan, perasaan apa tadi kenapa aku merasa dia sangat berbahaya."


"Bocah ini padahal masih muda tapi dia sangat hebat, aku harus lebih berhati-hati lagi aku tidak boleh meremehkan dia."


"Dia memiliki kecepatan yang tidak biasa, dia juga memiliki kekuatan yang tidak biasa, bocah ini benar-benar berbahaya, aku harus membunuhnya." Batin orang tersebut yang benar-benar sedang fokus.


Kefa pun tiba-tiba berada di depan orang tersebut "Hah? Bagaimana bis-" Orang tersebut yang terkejut dan Kefa pun memukul perut orang tersebut.


Orang tersebut pun terhempas cukup jauh dan memuntahkan darah segar.


Namun orang tersebut tidak sampai tumbang, tapi dia tetap saja merasakan kesakitan yang amat sakit akibat serangan Kefa.


Tak sampai situ saja Kefa tiba-tiba berada di depan orang tersebut dan melakukan tendangan kearah kepala orang tersebut.


Orang tersebut pun berputar dan terjatuh ke tanah akibat serangan Kefa yang sangat kuat.


Orang tersebut pun kemudian bangkit, telinga dari orang tersebut mengeluarkan banyak darah, dan keseimbangan orang tersebut sedikit menghilang.


"Ba-bagaimana dia bisa melakukan hal itu."


"BOCAH SIALAN TRIK APA YANG KAU PAKAI!!!!!!!!" Orang tersebut yang keheranan karena tiba-tiba saja Kefa berada di depannya, padahal dia terus menatap Kefa dan tidak mengalihkan pandangannya sedikit pun, tapi kenapa bisa Kefa bergerak tanpa ketahuan.


"Trik? Hahaha sungguh konyol, aku tidak memakai trik apapun, pergerakan ku sangat cepat di bandingkan matamu itu saja."


"HAH? APA TIDAK MUNGKIN JANGAN BERCANDA."


"Berisik." Kefa yang tiba-tiba berada di samping orang tersebut dan menaruh pistol di kepala orang tersebut.


Orang tersebut belum sempat berbicara Kefa langsung menembak dan membunuh orang tersebut.


Dari jarak sedekat itu siapapun orang nya, pastinya tidak akan bisa menghindari yang namanya peluru.


Meskipun orang tersebut adalah seorang ahli bela diri.


Orang tersebut pun mati dan mengeluarkan banyak darah.

__ADS_1


__ADS_2