
"Kau sangat percaya diri yah."
"Tentu saja."
"Baiklah aku akan memulainya."
"Haruki siapa orang yang kau kirim ke tempat ini, aku sulit untuk percaya seorang yang mengerikan seperti dirimu, mengangkat seseorang sebagai adik mu huh! Gila, pastinya orang ini sama mengerikan nya seperti dirimu kan Haruki." Batin orang tersebut.
Kefa pun disini kemudian menembak semua boneka tepat sasaran dengan waktu yang sangat cepat.
Hingga tersisa satu boneka lagi, namun boneka tersebut di halangi sebuah boneka berwarna hitam.
Kefa pun terdiam sebentar.
"Dia memang sangat hebat, seperti yang aku duga, tapi aku rasa aku terlalu berharap berlebihan jika dia sampai bisa menembak boneka yang berada di belakang, tanpa mengani boneka yang berada di depan."
"Bagaimana pun juga dia masih berumur 16 tahun, dia masih kurang berpengalaman, tapi jika di lihat sejauh ini dia memang bukan bocah biasa, dia benar-benar sangat mengerikan."
Kefa yang terdiam kemudian melakukan tembakan memutar, sehingga peluru yang melesat itu melengkung dan justru mengenai boneka di belakang nya, tanpa mengenai sedikit pun boneka di depan nya.
Orang tersebut pun sangat syok terkejut dan tidak dapat berkata-kata, orang tersebut benar-benar sangat terpukau dengan kemampuan yang di tunjukkan oleh Kefa.
Ini adalah kedua kalinya dalam hidupnya ia melihat sesuatu yang sangat mengerikan seperti itu.
Itu adalah sebuah tehnik menembak yang sama sekali tidak bisa di pakai oleh sembarangan orang, dan tehnik itu benar-benar sangat sulit, hanya orang tertentu saja yang bisa melakukan nya.
"Jika aku tidak melihat dengan mata kepala ku sendiri, aku sekarang tidak akan pernah bisa mempercayainya, bocah berumur 16 tahun bisa melakukan tehnik gila itu?" Batin orang tersebut.
"Ini gila hahahah sialan Haruki, hahah aku mengerti kenapa kau mengrim dia kepadaku, aku juga mengerti kenapa orang ini di akui bahkan sampai di angkat jadi adiknya."
"Haruki sebenarnya siapa orang ini, siapa yang menciptakan monster ini hahaha, gila ini benar-benar gila."
"Sepertinya penguasa Jepang yang baru telah terlahir, aku harus melayani dia dengan baik."
"Bocah namaku adalah Koji." Ucap orang tersebut yang tersenyum senang.
__ADS_1
"Salam kenal paman namaku adalah Kefa, senang berkenalan dengan mu Koji." Kefa yang tau bahwa dirinya sudah di akui oleh Koji.
"Aku masih tidak percaya, kau benar-benar membuatku sangat tertarik hahahah, baiklah sesuai dengan janjiku aku akan memberikan diskon yang sangat besar, ya itu semua karena kau telah membuatku tertarik dan telah membuat ekspetasiku hancur hahaha." Ucap Koji.
"Terima kasih jadi diskon nya berapa?"
"80 persen."
"Hhahaha terima kasih karena telah memberikan diskon yang cukup tinggi."
"Janji tetaplah janji."
Kefa pun kemudian membawa semua barang yang dia inginkan.
"Kalau begitu aku pergi dulu, terima kasih atas barang nya."
"Sama-sama kembalilah kemari jika kau membutuhkan sesuatu lagi."
"Ya tentu saja." Kefa pun pergi dari sana.
"Haruki selagi kau pergi tenang saja untuk sementara waktu aku akan menjaga anak emas ini, tapi aku rasa tidak perlu di jaga pun anak ini bisa melakukan semuanya sendirian, seharusnya dengan kemampuan dia, dia bisa mengalahkan siapapun."
"Si bodoh Haruki kenapa dia tidak bilang padaku ada bocah yang sangat menarik seperti dia."
"Sepertinya mulai dari sekarang aku harus menyiapkan semuanya, dia pasti membutuhkan peralatan senjata yang banyak, bagaimana pun juga aku akan menjadi supplier terbaik dia hahaha."
"Aku tidak sabar ingin melihat dia beraksi. Kefa apa yang sedang ingin kau lakukan dengan semua barang itu, aku tidak sabar untuk menantikan nya"
***
"Apa!!!!!!!!! Apa yang kau katakan itu benar?"
"Iya tuan Hashiro, Denjiro, semua personil kita semuanya mati tuan, mereka di kalahkan."
"Kau pasti bercanda kan, mana mungkin personil elit kita bisa di kalahkan oleh Kefa, dan yang lebih tidak masuk akalnya lagi, bagaimana mungkin Akihiro, Tsukia, Lala mereka bisa selamat dan bagaimana bisa semua personil yang kita kirim semuanya mati bagaimana bisa?" Ucap Hashiro yang terlihat sangat marah.
__ADS_1
"Saya juga tidak tau tuan, mungkin ada kemungkinan mereka di bantu oleh seseorang jadi mereka bisa mengalahkan semua personil kita." Ucap orang tersebut yang terlihat ketakutan.
Mendengar itu Hashiro dan Denjiro pun terdiam, mereka pun kemudian mengingat lagi bahwa keluarga Tatsumoto bukanlah keluarga biasa, mereka merupakan anak dari keluarga Tanaka, jika yang dikatakan oleh bawahan nya itu benar, maka keluarga Abe sekarang sedang dalam bahaya besar.
Tapi selagi mereka tidak mengetahui dalang di balik penyerangan mereka, keluarga Abe masih selamat, tapi akan sangat berbahaya jika mereka tau dalang di balik penyerangan itu keluarga Abe.
Hashiro dan Denjiro pun terus berpikir, semua rencana yang telah mereka rencanakan itu gagal total, balas dendam mereka juga gagal,
Padahal mereka sekarang tadinya sedang menunggu kabar gembira dari bawahan tapi kenyataan nya tidak seperti itu.
"Kita tidak perlu lagi membalaskan dendam kita kepada keluarga Tatsumoto, aku pikir jika kita melakukan hal itu maka sudah bisa di pastikan keluarga Abe akan berada dalam bahaya besar." Ucap Denjiro
"Aku setuju dengan mu Denjiro, di tambah aku juga sangat yakin bahwa keluarga Tanaka sekarang diam-diam mereka sedang melindungi keluarga Tatsumoto dari bahaya, bagaimana pun juga keluarga Tatsumoto sangatlah penting bagi mereka, jika kita terus mencari masalah dengan mereka, dan sampai ketahuan maka habislah kita." Ucap Hashiro.
"Tapi tetap saja aku masih sangat kesal, dan aku rasa untuk anak yang bernama Kefa itu kita sama sekali tidak bisa melepaskan nya, dia lah yang telah membuat kita sengsara seperti sekarang, dia juga yang telah membuat anak kita menangis dan penuh dengan luka, sialan!!!!!! Aku benar-benar sangat benci dengan anak itu" Denjiro yang sangat marah.
"Aku setuju, kita akan tetap melanjutkan balas dendam ini, tapi kita hanya berfokusan pada Kefa saja." Ucap Hashiro.
"Kita tidak akan melepaskan bajingan tengik itu, dia harus di beri pelajaran." Ucap Hashiro.
"Hey kau perintahkan pasukan mu untuk bergerak dan mencari anak itu, aku akan memberikan informasinya." Ucap Denjiro.
"Baik tuan."
***
Kefa sekarang berada di apartemen nya, dia sekarang sedang mempersiapkan semuanya, Kefa akan bergerak di malam hari dan dia akan menghancurkan keluarga Abe.
"Haruki sebenarnya apa tujuan dia, orang sekuat dia apa yang dia pikirkan, aku benar-benar sangat penasaran."
"Kenapa dia mempertemukan ku dengan Koji, di tambah orang yang bernama Koji itu dia terlihat cukup aneh juga sama seperti Haruki."
"Hadehh Jepang memang benar-benar di kumpuli oleh orang-orang misterius."
"Baiklah dari pada memikirkan hal itu, lebih baik aku bergerak sekarang."
__ADS_1