
Semua orang bertanya-tanya apa yang ingin di lakukan oleh Kefa, dan Akazaya.
"Kau tau Kefa aku bukannya tidak percaya padamu tapi-"
"Tidak perlu di jelaskan aku sudah mengerti, jadi bagaimana kalau kita selesaikan sekarang saja, tunjukkan dimana tempatnya."
"Hhahaha aku suka dengan sikap mu, baiklah kalau begitu ikuti aku." Ucap Akazaya.
Mereka semua masih kebingungan tapi mereka tidak dapat bertanya apapun, karena situasinya tidak memungkinkan, jadi mereka pun mengikuti Kefa dan Akazaya.
Mereka pun sekarang tiba di sebuah lapangan yang sangat besar, dan lapangan itu di sana kosong tidak terdapat apapun kecuali di sisi-sisinya terdapat pepohonan.
Defa dan yang lain kebingungan, sedangkan para bawahan Akazaya yang berjumlah 6 orang, mereka mengatahui apa yang ingin di lakukan oleh pemimin mereka itu.
Mereka tidak dapat berbicara, karena jika mereka berbicara maka kemungkinan mereka akan di marahi oleh Akazaya, jadi mereka lebih baik diam dan melihat kelanjutan nya.
Mereka sebenarnya khawatir pada Kefa, karena dia akan menghadapi monster di atas monster yang tidak lain dan tidak bukan Akazaya.
Akazaya adalah orang yang sangat kuat, dia tidak terkalahkan, dia semasa hidupnya di dalam pertarungan resmi atau bisa di bilang pertarungan serius, ia tidak pernah di kalahkan.
Karena tidak ada orang yang bisa mengalahkan dia, para bawahan nya mengetahui dengan jelas seberapa kuat Akazaya.
"Bagaimana Kefa, di sini cukup bagus kan?" Tanya Akazaya.
"Iya di sini sangat bagus cocok untuk bertarung." Jawab Kefa yang tersenyum lebar.
"Hhaha tampaknya kau sangat bersemangat."
"Tentu saja karena aku tidak sabar ingin melawan mu, aku pernah mendengar kabar burung kalau kau adalah orang yang menduduki posisi dua sebagai orang terkuat di Jepang."
"Hhahaha ya mau bagaimana lagi bukannya aku ingin sombong, tapi yah itulah kenyataan nya." Akazaya sambil bercanda.
Kefa dan yang lainnya pun baru mengerti dengan percakapan tadi.
Mereka baru menyadari bahwa Akazaya tadi ingin bertarung melawan Kefa, mereka pun menelan ludahnya, mereka tidak menyangka orang terkuat di Jepang akan bertarung melawan Kefa.
Mereka sangat penasaran apa tuan nya kali ini akan bertarung dengan serius atau tidak.
Mereka di sini tidak terkejut sama sekali, jika Kefa bertarung dengan Akazaya, justru mereka terlihat sangat senang, karena mungkin dengan pertarungan mereka berdua, mereka bisa belajar sesuatu, mereka pasti akan memperhatikan dengan baik pertarungan antara Kefa dan Akazaya.
Mereka juga sekaligus ingin mengobati rasa penasaran mereka tentang kekuatan Kefa yang sebenarnya, mereka ingin melihatnya secara langsung.
Kecuali Kenta dia sudah mengetahui betapa mengerikan nya kekuatan Kefa ketika Kefa serius bertarung, namun Kenta juga di sini berharap bisa melihat Kefa yang bertarung serius lagi.
Seharusnya menurut perhitungan mereka semua, kali ini pastinya Kefa akan bertarung dengan serius melawan Akazaya.
Mereka semua yang ada di sana bawahan Kefa dan bawahan dari Akazaya mereka sangat penasaran dengan hasil pertarungan yang akan di lakukan oleh Kefa dan Akazaya.
Mereka sudah mengetahui bahwa masing-masing dari pemimpin mereka sangatlah kuat, jadi mereka tidak tau siapa yang akan menang dalam pertarungan itu.
"Baiklah kalau begitu kita langsung mulai saja, bagaimana Kefa apa kau setuju?"
"Tentu saja, jadi peraturan nya bagaimana?"
"Sangat mudah, pertarungan ini terbagi menjadi dua satu pertarungan tanpa senjata, dan yang kedua pertarungan menggunakan senjata bagaimana apa kau setuju?"
"Aku tentu saja setuju."
"Hhahah baguslah kalau begitu." Mereka berdua yang saling mendekat dan berjabat tangan.
__ADS_1
Bawahan Kefa dan bawahan Akazaya mengambil jarak yang cukup jauh untuk menonton, karena mereka takut terkena serangan Kefa ataupun Akazaya, karena bagaimana pun ini adalah pertarungan monster melawan monster.
Kefa dan Akazaya pun menjauh dan mengambil kuda-kuda bertarung.
Kefa langsung menggunakan kuda kuda pencak silat.
Akazaya pun hanya bisa tertawa, karena Akazaya menganggap Kefa sangat pintar, bagaimana pun juga ilmu bela diri Jepang tidak ada apa-apanya jika melawan pencak silat, seperti tercounter, dan Kefa paham akan hal itu.
Kefa tampak respect terhadap kekuatan Akazaya.
Akazaya di sini menggunakan kuda-kuda taekwondo.
Ia ingin mengetahui apa bela diri taekwondo memang benar-benar bisa tercounter oleh pencak silat.
Mereka berdua saling tersenyum dan menatap tajam satu sama lain, mereka berdua terlihat sangat bersemangat.
Akazaya di sini dia langsung bertarung dengan serius dia terlihat sangat ingin menang melawan Kefa.
Bahkan para bawahan nya pun baru melihat Akazaya yang mengambil kuda-kuda bertarung serius seperti sekarang.
Defa di sini mengambil rokoknya, dan mulai merokok dan berkata pada para bawahan nya Akazaya yang sedang mengamati Kefa dan Akazaya.
"Aku perlu akui tuan kalian memanglah hebat, tapi percayalah padaku, hari ini tuan kalian akan kalah, tuan ku Kefa lebih kuat dari pada yang kalian bayangkan, jangan tertipu oleh umurnya." Defa yang tersenyum.
Defa dapat mengetahui jelas kekuatan Kefa, karena dulu Defa pernah melihat Kefa yang membantai seluruh pasukan keluarga Deluxe, yang di miliki oleh Edwart dan Rina, dan itu sangatlah mengerikan, walaupun seperti itu Kefa sama sekali belum bertarung serius.
Itu juga alasan mengapa Defa sangat yakin jika Kefa akan menang melawan Akazaya.
"Tapi tuan Defa maaf tuan kami juga lebih kuat dari pada yang kau bayangkan." Balas bawahan Akazaya sambil tersenyum.
"Hmm baiklah mari kita lihat, aku bertaruh kemenangan untuk tuan ku." Ucap Defa.
Kembali ke pertarungan yang akan terjadi, Akazaya dan Kefa mereka berdua benar-benar fokus, dan masing-masing dari mereka masih belum melakukan pergerakan.
Mereka terlihat sangat berhati-hati.
Akazaya tiba-tiba saja menghilang dari hadapan semua orang dan tiba-tiba saja dia berada di depan Kefa.
Dia ingin melakukan tendangan dari atas, tapi tiba-tiba saja Kefa langsung melakukan tendangan.
Akazaya pun tidak bisa menyerang dan justru ia langsung bertahan menggunakan lengan nya.
Akazaya pun termundur beberapa langkah.
"Tampaknya ilmu bela diri taekwondo saja tidak bisa mengalahkan mu hahaha, kau benar-benar orang yang sangat hebat Kefa, aku sekarang mengerti kenapa Satoshi bisa di kalahkan oleh mu."
"Terima kasih atas pujian nya, kau pun sama hebatnya."
Kefa pun di sini tiba-tiba menyerang Akazaya menggunakan pukulan yang sangat kuat.
Tentu saja Akazaya dapat menghindari serangan Kefa, tapi Kefa menyerang bukan sekali dua kali, tapi terus menerus.
Akazaya termundur dan terus menghindari semua serangan Kefa.
Kefa tiba-tiba saja merubah aliran bela dirinya.
"Aku rasa lebih enak untuk bertarung menggunakan ilmu bela diri yang di ciptakan oleh diri sendiri." Ucap Kefa yang melakukan tendangan yang mengarah ke leher Akazaya.
Akazaya dengan cepat mundur beberapa langkah dan kemudian ia juga melakukan tendangan yang sama, yang menghalau serangan tendangan Kefa.
__ADS_1
Serangan mereka pun saling berbenturan, dan menyebabkan gelombang angin yang cukup besar dan tanah yang mereka pijak membuat cekungan.
Dan serangan benturan mereka berdua juga terdengar sangat keras.
Para bawahan Akazaya dan Kefa mereka merinding dan mengeluarkan keringat dingin, pertarungan antara Kefa dan Akazaya membuat mereka geleng-geleng kepala, karena keduanya sangatlah kuat.
"Bos Kefa dan tuan Akazaya memang benar-benar seorang monster." Ucap Robert.
Mereka semua setuju dengan perkataan Robert.
Akazaya tersenyum pada Kefa, dan Akazaya kemudian langsung melakukan serangan lagi, ia melakukan pukulan beruntun.
Kefa dia menahan dan juga menghindari serangan demi serangan dari Akazaya, kali ini Kefa yang termundur kebelakang.
Akazaya tidak memberikan kesempatan kepada Kefa untuk beristirahat.
Setelah melakukan ratusan pukulan, Akazaya langsung melakukan tendangan kedepan yang sangat kuat ke arah ulu hati Kefa.
Kefa pun bertahan menggunakan kedua lengan nya, tapi tetap saja Kefa harus termundur cukup jauh.
"Anak Edwart dan Rina memang benar-benar seorang monster, kekuatan dia, kecepatan, dan reflek dia berada di luar nalarku, dia masih berumur 17 tahun, tapi dia sudah seperti orang yang memiliki banyak pengalaman, anak ini terlalu gila, benar seperti yang di katakan ayahnya sendiri Kefa dia lebih kuat dari pada ayahnya sendiri yaitu Edwart." Batin Akazaya.
"Jika aku terus bertarung seperti ini aku akan kalah, tubuhku masih belum sempurna, aku harus cepat-cepat mengalahkan Akazaya, tampaknya aku harus mengeluarkan banyak kekuatan untuk melakukan serangan selanjutnya, tapi ini harus di lakukan jika tidak aku akan kalah."
"Orang ini sangat berbahaya sama seperti ayahku, sangat tidak baik untuk melakukan pertarungan jangka panjang dengan orang seperti Akazaya. Aku harus mengakhirinya."
Kefa di sini tiba-tiba menghilang dari hadapan semua orang, dan tiba-tiba saja dia berada di atas samping Akazaya.
Kefa di sini langsung melakukan tendangan yang sangat kuat, yang mengarah ke kepala Akazaya.
Akazaya terkejut karena pergerakan Kefa sangat cepat lebih dari dia, Akazaya yang melihat Kefa ingin menyerang menggunakan kakinya.
Akazaya langsung melakukan pertahanan menggunakan 1 lengan nya, karena untuk menghindari serangan Kefa sangat mustahil.
Serangan Kefa yang sangat kuat itu pun mengenai lengan Akazaya, Akazaya sudah bertahan semampu mungkin tapi tetap saja Akazaya terhempas jauh dan terbanting-banting.
Serangan Kefa itu sangat mengerikan.
Para bawahan Akazaya pun sangat terkejut, ini adalah kali pertama nya mereka melihat tuan mereka dapat di serang seperti itu.
Sedangkan para bawahan Kefa mereka tersenyum senang.
Para bawahan Akazaya sekarang mengakui bahwa Kefa sama kuatnya seperti tuan nya itu, mereka tadi sama sekali tidak bisa melihat serangan Kefa.
Jika mereka berada di posisi Akazaya sekarang mereka mungkin bisa saja langsung sekarat ataupun mati.
Tapi untungnya yang ada di posisi sana adalah Akazaya.
Akazaya langsung bangkit. Dia memiliki tubuh yang sangat kuat, bahkan serangan yang sangat kuat yang Kefa lancarkan tadi hanya berdampak sedikit saja pada tubuhnya,
Akazaya hanya menerima luka kecil saja.
Kebangkitan Akazaya yang setelah menerima serangan Kefa yang sangat kuat itu, membuat mereka semua terkejut.
Mereka menggeleng-gelengkan kepalanya, karena Akazaya benar-benar monster di atas monster, bahkan setelah menerima serangan dari Kefa.
Akazaya masih bisa bangkit dan hanya menerima luka sedikit saja.
"Orang ini sangat sulit untuk di kalahkan, dia lebih kuat dari guruku..." Batin Kefa yang tersenyum senang.
__ADS_1