
Oyama, Laura, dan Kefa mereka masih tenang, mereka masih santai saja, sedangkan semua orang yang berada di kelas mereka semua langsung bergosip, karena orang tersebut sangat berani menghampiri orang paling kuat di sekolahan.
"Apa nona tidak melebih-lebihkan orang ini? Apa semua orang yang ada di sekolah ini terbutakan atau bagaimana, jelas-jelas orang yang sekarang berada di hadapanku, mereka bertiga hanya terlihat seperti orang biasa saja, mereka tidak terlalu terlihat spesial." Batin orang tersebut.
"Ada apa?" Tanya Oyama.
"Ah iya maaf sebelumnya, Kefa nonaku memanggilmu, dia berada di kelas 10 F."
"Nonamu siapa dia? Kenapa dia memanggilku, dan kenapa aku harus kesana?" Tanya Kefa.
Laura dan Oyama mereka berdua masih terdiam, karena mereka masih belum situasinya, jika mereka ingin bergerak mereka harus tau situasinya terlebih dahulu.
"Nona Kiara kau pasti mengenal dia, dia memanggilmu karena ada urusan yang penting yang ingin di bicarakan, kau harus kesana, karena ini permohonan langsung darinya."
"Kiara yah, aku seperti pernah mendengar namanya."
"Tuan dia adalah investor pertama kita, apa tuan melupakan nya."
"Ah iya aku mengingatnya, Kiara adalah orang yang membantu keuangan kita waktu itu yah."
"Iya tuan benar."
"Sayang apa hubungan mu dengan Kiara." Laura yang tersenyum manis namun terlihat sangat mengerikan.
"Aku berani bersumpah, aku tidak memiliki hubungan apapun dengan nya, benarkan Oyama."
"Iya nona Laura, tuan Kefa tidak memiliki hubungan apapun dengan Kiara, Kiara hanyalah rekan bisnis."
"Hmm begitukah, baiklah aku percaya pada kalian, kalau begitu aku akan ikut dengan Kefa, aku tidak akan membiarkan Kefa pergi sendiri bertemu dengan seorang wanita."
"Tapi Laura mohon maaf sebelumnya, hanya Kefa sajalah yang dapat i-"
Tiba-tiba saja pisau kecil berada di dekat tenggorokan orang tersebut.
Laura di sini mengancam orang tersebut menggunakan sebuah pisau, pergerakn Laura sangatlah cepat dan sama sekali tidak di duga oleh orang tersebut.
Bahkan sampai membuat orang tersebut sangat ketakutan, karena Laura terlihat sangat mengerikan sekarang.
"Kau siapa berani menyuruhku? Aku sudah bilang aku akan ikut, sebaiknya kau tidak menghalangi jalan ku." Laura sambil mengeluarkan auranya.
Orang tersebut pun menelan ludah sendiri, ia tidak bergerak sama sekali, ia mengangkat tanga nya.
"Laura tenanglah."
"Iya baiklah kalau begitu maafkan aku Kefa." Laura pun menarik kembali pisau kecilnya itu, orang tersebut pun bernafas dengan lega.
Orang tersebut pun di sini menyadari kesalahan nya, ia terlalu meremehkan mereka bertiga, orang tersebut pun sekarang sedang bertanya-tanya.
"Apa mereka bertiga menyembunyikan kekuatan mereka, apa mereka bertiga sengaja tidak mengeluarkan aura kekuatan mereka, atau bisa jadi mereka terlalu kuat sampai aku tidak bisa merasakan aura kekuatan mereka. Sepertinya aku harus berhati-hati." Batin orang tersebut.
"Iya tidak apa, ayo kita pergi, kamu mau ikut bukan?"
"Iya heheeh aku ingin memastikan kamu aman Kefa."
"Iya sayang ayo pergi."
"Tidak masalahkan jika wanitaku ikut?" Tanya Kefa pada orang tersebut dengan tatapan penuh maksud.
"Iya tuan Kefa saya rasa hal itu tidak jadi masalah, nona Kiara pasti akan mengerti."
"Baguslah, Oyama apa kau mau ikut?"
__ADS_1
"Tidak tuan saya rasa saya lebih baik di sini." Oyama yang tidak ingin ikut karena ia takut jika masalah terjadi, Oyama sendiri sudah berpikiran kedepan, jika di satu ruangan terdapat dua orang wanita yang bertentangan, maka akan terjadi keributan.
Oyama di sini ingin mengambil jalan aman.
"Baiklah kalau begitu, aku dan Laura saja yang akan pergi."
"Iya tuan semoga beruntung."
Mendengar itu Kefa pun jadi tidak enak hati, tapi ia tidak memperdulikan nya.
Singkatnya mereka pun sampai di ruangan osis sekolah, mereka pun masuk ke dalam, dan mereka melihat seorang wanita cantik berdada cukup rata, memiliki rambut panjang berwarna hitam.
Kiara pun menatap Laura, Laura menatap balik Kiara.
"Sekarang aku mengerti kenapa Oyama tidak ingin ikut." Batin Kefa yang menghela nafas panjang.
"Siapa wanita itu?"
"Nona di..."
"Perkenalkan aku adalah Laura aku adalah istrinya Kefa dari Indonesia, salam kenal Kiara." Laura yang langsung maju dan mengajukan salam dengan Kiara.
Kiara pun tersenyum.
"Perkenalkan aku adalah Kiara, salah satu investor terbesar dari perusahaan yang di miliki oleh Kefa."
Ketika mereka berdua bersalaman, atmosfer di sana berubah menjadi mengerikan.
"Hokatsu kenapa kau bisa mengizinkan wanita seperti dia ikut kemari."
"Aku yang memintanya." Ucap Kefa.
Laura pun tersenyum kemenangan pada Kiara, Kiara pun terlihat sedikit kesal.
"Langsung saja pada intinya kenapa kau memanggil ku kemari?"
"Aku ingin meminta bayaran atas semua yang telah aku lakukan."
"Begitukah, jadi apa yang kau inginkan dariku? Jika itu masuk akal dan aku masih menyanggupinya, aku akan melakukan nya."
"Permintaanku sangat mudah, kau pasti bisa melakukan nya, aku ingin kau menjadi pengawal ku."
"HAH? APA?" Kefa dan Laura yang terkejut, begitu pula dengan bawahan Kiara yaitu Hokatsu.
"Nona?"
"APA KAU GILA KIARA?" Laura yang terkesan sangat kesal dengan permintaan Kiara.
"Kenapa apa permintaanku sangat sulit?"
"Tentu saja, kau tau Kefa adalah orang yang sibuk, bisa-bisanya kau meminta dia menjadi pengawalmu, apa kau tidak berpikiran kau menambah beban dia."
"Masalah itu santai saja aku bisa membantunya."
Laura pun merasa sangat kesal, karena wanita yang ada di depan nya itu selalu berbicara se enaknya.
Mereka berdua pun saling bertatapan satu sama lain.
"Aku akan menyanggupi permintaan mu itu, tapi dengan syarat aku harus tau alasannya."
"Kefa..."
__ADS_1
"Tidak masalah sayang." Kefa yang tersenyum pada Laura.
"Baiklah kalau begitu aku juga memutuskan untuk menjadi pengawal Kefa."
"HAH? APA?" Kefa dan Kiara yang terkejut dan kebingungan.
"Hm hm hm jadi begini, pengawal adalah seseorang yang terus menjaga bosnya benarkan? Nah oleh karena itulah aku akan menjadi pengawalnya Kefa, Kefa akan mengawal mu, dan aku akan mengawal Kefa, bukankah ini menguntungkan dirimu, secara tidak langsung kau memiliki dua pengawal yang sangat hebat." Laura dengan tangan nya yang menyilang sambil tersenyum kemenangan.
Kiara pun terlihat sangat kesal.
"Aku setuju saja kamu bebas melakukan apapun yang kamu mau Laura."
"Yeayyy......" Laura yang menatap Kiara dengan tatapan kemenangan, Kiara pun semakin kesal.
"Tidak akan ku biarkan dada rata sepertimu merebut Kefa." Batin Laura.
"Dasar dada besar apa kau pikir aku akan menyerah hah?" Batin Kiara.
Hokatsu tidak bisa melakukan apapun, begitu pula dengan Kefa, mereka berdua tidak ingin ikut campur dalam masalah perempuan.
Jika mereka ikut campur nantinya akan jadi merepotkan.
"Ehem ehem Kiara tolong sampaikan alasan nya, aku ingin mengetahuinya."
"Ah iya aku hampir lupa hanya gara-gara penganggu."
"Apa maksudmu dengan penganggu, bukannya aku yang harusnya berkata seperti itu."
"Ah sudahlah." Batin Kefa yang lelah karena melihat mereka yang sepertinya ingin bertengkar.
"Ehem ehem Kefa, jadi alasan utama aku meminta seperti itu, karena ada masalah."
"Masalah ini sangat besar, jadi mau tidak mau aku harus meminta bantuan mu."
"Kau tau keluarga Kobayasi?"
"Iya aku tau."
"Mereka mengincarku,"
"Apa?" Kefa yang terlihat terkejut, begitu pula dengan Laura.
"Kenapa mereka mengincarmu?"
"Tentu saja sudah jelas bukan mereka ingin membunuhku dan mengambil semua hartaku." Ucap Kiara.
"Biar lebih jelas bagaimana kalau aku menceritakan nya jadi awal."
"Yah ceritakanlah aku jadi ikut penasaran juga." Ucap Laura yang duduk di pangkuan Kefa.
"Penasaran-penasaran tapi jangan abaikan aku juga, aku ada di sini, apa kalian berdua berpikir bumi ini milik kalian, tolong jaga sikap kalian aku masih jomblo." Ucap Kiara.
"Hhahahaha salah mu memiliki sifat pemarah."
"Entah kenapa istri mu Kefa sangat menyebalkan."
"Kau yang memulainya."
Mereka berdua pun kembali bertatapan. Aura iblis dari masing-masing kedua belah pihak terlihat dan membuat atmosfer di sana berubah jadi mengerikan.
Pertarungan tatapan antara dua betina tidak bisa di hentikan oleh Kefa ataupun Hokatsu.
__ADS_1
Singkatnya Kiara pun bercerita kenapa dia bisa sampai di incar oleh keluarga Kobayasi dan bahkan sampai ingin di bunuh.
Ini up udah lama tapi napa ga ke up up yah mangatoon eror keknya ges